malam ini iratih mengantar anaknya ke rumah mantan mertuanya selepas tadi malam ia meluapkan emosinya kepada anaknya dea hanya diam ia tidak mengerti mengapa ayah ibunya begitu tega pada mereka sedang dea dan mila tidak tau kesalahan mereka.
iratih tidak terlalu cocok pada keluarga mantan suaminya sebenarnya mertuanya baik sangat baik malah tapi ia akan selalu berselisih dengan kakak iparnya yang tinggal dengan mertuanya.
"mah..mamah kita mau kemana."ucap dea bertanya
sedangkan mila hanya diam ia sangat takut pada ibunya takut salah ngomong kena marah lagi.
"udah diam aja kamu "kata iratih dengan suara dingin
"aku akan mengantar kalian berdua kerumah nenek mu"ucap iratih.sambil berkemas barang yang harus di bawa.
"aku capek hidup begini terus ,aku akan pergi tanpa kalian jadi aku akan mengantar kalian sekarang juga."kata iratih.
ia tidak menyaring kata-katanya yang menyakitkan hati kedua anaknya.
untuk pertama kalinya mila melarang ibunya pergi.
"mamah janan pelgi janan tinggal mila mah mila janji gak akal lagi mila cayang mamah."ucap mila dengan berderai airmata.
dea melihat mamahnya tidak merespon kata adiknya mila.
singkat cerita iratih yang membawa anaknya ke rumah mertuanya ia meninggalkan anak nya di depan pintu pagar ditengah malam begini .
sebelum iratih meninggalkan anaknya ,ia berhenti karna kata-kata anaknya dea.
"sebegitunya kah mamah ingin meninggalkan kami dimana hati nurani mu sebagai ibu!.mamah ingin meninggalkan kami karna mamah ingin menikah dengan bos mamah iya kan."jawab mah kata dea pada iratih mamanya.
iratih yang mendengarnya syok ,kaget dan jadi pertanyaannya bagaimana dea tau kelakuannya itu tapi ia tdk menjawab ia hanya diam saja.
"jangan mamah kira dea tidak tau kelakuan mamah.!dea bisa berpura-pura buta meski mata dea terbuka dan dea bisa pura-pura diam meski tau semuanya ."sambung dea
"aku dan mila .!tidak memilih untuk di lahirkan
Tapi.....kalian lah yang memulih untuk mempunyai anak."ucap dea dengan menekan kan kata-katanya.
plarrrr(anggap aja suara petir ya😅)menyambar.
"karna itu kenapa kamu melahirkan kami jika pada akhirnya kalian membuang kami".sambung dea lagi.
iratih hanya diam membisu.
"jika menurut mamah dia lebih pantas untuk jadi prioritas kami pamit ya mah maaf kalau selama ini sudah merepotkan mamah.".kata dea lagi.
setelah kepergian iratih hujan pun turun dengan derasnya seakan menggambarkan kesedihan keduanya.
"kakak..mila tatut ." kata mila.
mila sangat ketakutan karna di tengah malam , hujan turun pula.
"jangan takut ada kakak di sini ".sambil memeluk adik nya .
mereka tidur di teras rumah nenek nya.
setelah mengganti baju dea yang basah terkena hujan soalnya tadi dea yang menyamperin ibunya sehingga hanya ia yang kehujanan.
ia melihat adik nya meringkuk kedinginan ia lansung memeluknya dengan kasih sayang
dan barulah air matanya keluar dengan derasnya ia menangis dalam diam agar tidak mengganggu adiknya yang tidur.
"(kenapa ......!kenapa kami harus bernasib begini kami tidak menginginkan nasib seperti ini,adik ku yg tidak pernah merasakan kasih sayang kedua orang tuaku tapi kenapa orang tuaku begitu tega kepadanya mila kak dea janji akan menjadi ayah serta ibu untukmu yang akan memberikan kasih sayang penuh padamu.").kata dea dalam hatinya sambil menangis diam.
*
*
*
*
**ASSALAMUA'LAIKUM
salam dari author 🤗
JANGAN LUPA LIKE ,KOMEN DAN VOTE YA😊🙏**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 112 Episodes
Comments
Yani Hendayani
ibu dzalim nih
2023-04-22
0
Rapa Rasha
Dea kamu anak baik
2022-10-07
0