Xu Lanling sudah sampai di hutan kematian setelah menempuh perjalanan cukup jauh dari kerajaan dengan menunggang kuda.
Xu Lanling mulai memasuki hutan kematian dengan berjalan kaki, sudah ada beberapa hewan spirit yang keluar namun tak ada yang berusaha menyerangnya. Sampai setelah beberapa langkah memasuki hutan, seekor rubah berusaha menyerangnya dan perkelahianpun tak terhindarkan hingga akhirnya Xu Lanling mampu menaklukan rubah itu dan telah menjadikannya hewan kontraknya.
"Baiklah sekarang kau telah menjadi hewan kontrakku dan aku akan akan memberimu nama Ruby, bagaimana kau suka" ucap Xu Lanling.
"Saya menyukainya tuan" jawab rubah yang kini memiliki nama Ruby.
"Bagus, sekarang masuklah dalam bayanganku dan kita akan kembali pulang" ucap Xu Lanling
"Baik tuan" ucap Ruby yang langsung masuk dalam bayangan Xu Lanling.
Xu Lanling pun kembali ke kerajaan.
Kekaisaran Han...
"Salam yang mulia" ucap Chen.
"Katakan" ucap seseorang yang dipanggil yang mulia oleh Chen.
"Kekaisaran Ming mengirim undangan perayaan kerajaannya yang akan diadakan dua hari lagi, yang mulia" ucap Chen.
"Baiklah kita akan pergi, aku ingin melihat seperti apa putri sampah yang berubah menjadi putri menakutkan dari kerajaan itu yang sedang menjadi pembicaraan semua orang" ucap kaisar Huan Zi.
Huan Zi adalah kaisar kerajaan Han yang terkenal dingin, kerajaan paling berpengaruh dan tak tersentuh.
Kembali kekediaman Sakura...
"Nona makanan sudah siap" ucap Yue Lan.
"Apakah gegeku sudah kembali" tanya Mei Lin.
"Sudah nona, sekarang tuan sedang ada di kamarnya membersihkan tubuhnya" ucap Yue Lan.
"Yasudah kalau begitu kita tunggu gege di ruang makan saja" ucap Mei Lin berjalan keluar dari kamar.
Di ruang makan sudah ada Anchie dan bibi Siu Si menunggu kedatangan Mei Lin.
"Salam nona" ucap keduanya.
"Bagaiman kabar kalian" tanya Mei Lin.
"Hamba baik-baik saja nona bahkan hamba merasa lebih kuat dari sebelumnya setelah berlatih bela diri" ucap Anchie senang.
"Lanjutkan latihanmu agar kau semakin kuat dan mampu melindungi dirimu sendiri juga ibumu" ucap Mei Lin.
"Baik nona" jawab Anchie.
"Bibi bagaimana kabarmu hm" ucap Mei Lin lembut.
"Hamba baik nona dan terima kasih nona sudah sangat baik kepada hamba dan putri hamba" ucap bibi Siu Si menahan tangisnya.
"Sudahlah bibi, aku sudah menganggap kalian keluargaku jadi tak perlu terus mengucap terima kasih" jawab Mei Lin sambil mengusap tangan bibi Siu Si.
"Benar bibi kami senang memiliki kalian semua, membuat kami dapat merasakan memiliki keluarga yang tulus" sahut Xu Lanling yang baru datang.
"Terima kasih tuan" ucap bibi Siu Si.
"Sudah sekarang ayo kita makan" ucap Mei Lin.
Merekapun makan dengan tenang.
Setelah makan Mei Lin dan Xu Lanling melanjutkan obrolan mereka di tepi kolam dengan menyesap teh.
"Kau mendapat seekor rubah gege" ucap Mei Lin.
Mendengar ucapan Mei Lin membuat Xu Lanling terkejut.
"Darimana kau tau aku mendapat seekor rubah" tanya Xu Lanling.
Mei Lin hanya mengangkat bahunya tanpa menjawab pertanyaan Xu Lanling.
"Keluarlah" ucap Mei Lin.
Ruby keluar dari bayangan Xu Lanling dan lagi-lagi itu membuatnya terkejut bagaimana bisa Mei Lin memanggil spirit beastnya yang seharusnya hanya dia saja yang bisa memanggil hewan kontraknya itu.
"Salam yang mulia" ucap Ruby sambil memberi hormat.
"Tunggu,,tunggu bagaimana kau bisa memanggilnya Lin'er, harusnya hanya aku yang bisa memanggilnya dan ke-kenapa dia memanggilmu yang-yang mulia" tanya Xu Lanling yang semakin bingung.
"Nanti kau akan tau sendiri gege" ucap Mei Lin.
"Kau semakin menambah daftar penasaranku meimei" kesal Xu Lanling yang lagi-lagi harus bersabar menunggu kebenaran rahasia yang tersembunyi dari Mei Lin.
Mei Lin hanya tersenyum melihat tingkah kakaknya.
"Ini lebih baik obati luka-lukamu dan beristirahatlah gege" ucap Mei Lin memberi obat kepada Xu Lanling.
"Hm terima kasih meimei, kau juga beristirahatlah" jawab Xu Lanling.
"Dan kau jagalah gegeku dengan baik" ucap Mei Lin kepada Ruby.
"Baik yang mulia" ucap Ruby yang kemudian masuk kembali kedalam bayangan Xu Lanling.
Merekapun kembali ke kamar masing-masing.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments
NEXT
2024-07-03
0
Shinta Dewiana
penasaran ini pas acara ntar gimana
2024-06-02
0
🍃🦂 Nurliana 🦂🍃
😐🥰🥰
2024-02-25
0