BABY 2

Kedua orang tua Luein begitu terkejut ketika pagi-pagi sekali gadis itu menyerahkan bayi berusia delapan bulan.

"Sayang, anak siapa ini?" tanya Wina langsung menggendong bayi montok yang berada di keranjangnya.

"Semuanya datanya ada di keranjang itu Ma, Pa. Nanti aku akan menjelaskannya setelah pulang dari kantor," ujar Luien lalu mencium ayah ibunya.

"Sayang?" tanya Wina pada suaminya.

"Sudah, tidak apa-apa kau urus saja. Aku percaya putriku," ujar Deon menenangkan istrinya.

Setelah berciuman. Pria itu pun pamit pergi ke kantornya. Wina langsung mengurus bayi tampan itu.

Luein memacu kecepatan mobilnya. Perjalanannya cukup jauh, butuh waktu satu jam setengah. Karena, waktu masih terlalu pagi. Ia pun menekan pedal gas dalam-dalam. Hingga waktu hanya setengah jam saja, ia sudah sampai di gedung perusahaan.

Ia melempar kunci ke juru vallet bertepatan dengan turunnya Gloria dari mobil Leo.

"Sayang, lihatlah. Mobil kredit saja, dia sudah begitu sombong!" adu gadis itu pada pria yang mengantarkannya.

Leo tak begitu menanggapi.

"Sayang!" panggil Gloria.

"Sudah turun lah. Aku sudah terlambat!" bentak Leo.

"Kau ... kau membentakku?" tanya Gloria mulai berdrama. "Baik kita putus!"

Gloria turun dari mobil dan membanting pintunya. Leo tak perduli. Itu lah yang ia inginkan, putus dari Gloria. Dengan itu. Ia bisa mendekati Luien kembali.

Melihat pria pujaannya pergi begitu saja, tak menghiraukan dirinya. Membuat Gloria menghentak-hentakkan kakinya kesal. Ia pun berjalan dengan dagu terangkat. Ia mengenakan kemeja putih lengan sesiku dengan kerah renda, rok span warna hitam. Ia tak boleh memakai pakaian lain selain, selain dua warna itu.

Lift tertutup. Gloria belum sempat berteriak untuk menunggunya. Lagi-lagi ia kesal setengah mati. Luein yang biasa menahan pintu untuknya, kini bersikap acuh.

"Awas kau Luein!"

Hari ini Adrian dan Vic sudah hadir. Wajah keduanya sedikit pucat. Luein sampai kasihan melihatnya. Diana ditugaskan oleh Adrian untuk langsung pergi ke perusahaan Joe's Corp untuk mengambil berkas, Vic pun akan berangkat menyusul Diana. Alex sedang ada pertemuan dengan beberapa kolega.

"Luien, siapkan berkas untuk kerjasama dengan perusahaan Dhompshon Brothers!" titah Adrian.

"Sudah Tuan. Sudah saya siapkan," sahut Luein sambil memeriksa berkas yang dipinta atasannya.

Ketiga orang itu berangkat. Vic menggunakan mobil lain. Sedang Adrian dan Luein menggunakan mobil Bantley hitam miliknya.

Semua sibuk dengan pekerjaan. Hingga melewatkan makan siang. Diana dan Vic selesai membawa kerjasama dengan perusahaan Joe's Corp. Sedang Adrian mengkaji ulang kerjasama yang diberikan pihak Dhompshon Brothers.

"Aku lapar," ujar Vic mengusap perutnya.

"Aku juga. Kita makan siang di restauran ini saja," ujar Adrian.

Waktu pun berlalu. Diana dan Luein akhirnya pulang setelah meminta tanda tangan Adrian.

"Diana, hebat sekali tadi. Ia bisa membawa forum menjadi milik perusahaan kita. Padahal, kita berada di Joe's Corp. Kau tahu, jjka Mr. George Joesun itu pria yang sangat dominan!" puji Vic.

"Ya, kemarin Kak Alex juga bercerita, bagaimana gadis itu bisa menjalin kerjasama dengan salah satu pengusaha yang katanya kemarin kompetitor kita juga lumayan sulit," sahut Adrian mengakui kehebatan Diana.

"Luien juga tak kalah menarik. Aku nyaris saja menandatangani sebuah kerjasama yang tidak begitu menguntungkan ku," lanjutnya.

"Sepertinya, kita menyukai gadis yang tepat," ucap Vic kemudian.

Adrian mengangguk setuju. Sedang, di tempat parkir. Lagi-lagi Luien mengajak Hugo untuk ikut bersamanya.

"Ayo, biar aku antar sampai rumahmu!"

Diana pun menggaet tangan Hugo dan menyuruhnya masuk setelah membuka pintu untuk pria itu. Sedang Gloria berkali-kali menelepon kekasihnya tidak diangkat. Ternyata Leo benar-benar menganggap mereka putus.

Gadis itu terpaksa meminta supir di rumahnya untuk menjemputnya. Gloria menatap mobil Luien dengan pandangan nanar.

"Ck ... aku harus minta mobil sama Papa!" tekadnya.

Setelah mengantar dua orang temannya. Luein kembali ke mansion orang tuanya. Tadinya ia nyaris lupa, jika saja Wina tak mengingatkan gadis itu akan bayi yang ia titipkan tadi pagi.

Melewati jalur alternatif. Luein sampai dengan waktu hanya dua puluh menit. Ia pun turun dari mobilnya. Matilda membuka pintu. Wanita itu langsung tersenyum lebar.

"Sore, Matilda!" sapa Luien lalu mencium dan memeluk wanita itu.

"Selamat sore Nona, apakah kau akan membersihkan diri dulu?" Luein mengangguk.

Matilda pun langsung ke kamar mandi. Sedang Luien masuk kamar ibunya.

"Sore Mam!" sapa gadis itu lalu memberi ciuman pada ibunya.

"Hei Baby," Luien pun mencium bayi montok itu.

"Bersihkan dulu tubuhmu, sayang. Baru kau boleh memegangnya," titah Wina.

Luien menurut. Gadis itu pun mandi, air hangat dan baju tidur sudah disiapkan oleh Matilda. Deon belum pulang. Ia akan pulang larut.

"Sayang, jelaskan soal bayi ini!' pinta Wina begitu penasaran.

Deon sudah membaca surat-surat yang terbawa di keranjang bayi itu. Ia sangat yakin jika bayi laki-laki ini adalah salah satu putra dari Xavier Thomas.

"Luein dapat dari tumpukan kardus Ma," jawab gadis itu.

"Apa kau tidak tahu, bayi siapa ini?" Luein menggeleng.

"Yang aku tahu namanya Edrico Thomas," jawabnya.

"Apa kau tidak mendengar kabar tentang pembantaian masal di kediaman Xavier Thomas?" lagi-lagi Luien menggeleng.

"Sayang, bayi ini milik mendiang Tuan Xavier Thomas. Pria itu ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala," penjelasan Wina membuat Luien tertegun sejenak.

"Kau tau. Tadi, berita mengabarkan Paman dari bayi ini mencari keberadaannya. Ia mengatakan jika Sandra, pengasuh dari bayi ini bekerjasama dengan perampok yang membunuh semua kerabatnya," lanjut Wina.

"Jadi, Ma. Bagaimana selanjutnya?" tanya Luien sedikit takut.

"Papa mu membaca surat yang ditulis oleh orang yang membuang Baby Rico. Memastikan, jika dia mengetahui semua yang terjadi, makanya bayi ini ia bawa untuk diselamatkan," jelas Wina lagi.

"Apa tidak kita kembalikan saja, Ma?" tanya Luien.

"Tidak, sayang!" sebuah suara menginterupsi. Deon baru saja tiba dari kantornya, ternyata pria itu pulang lebih awal.

"Kita akan merawatnya, Daddy sudah mendaftarkan dia sebagai Philips," lanjut pria itu lalu.memberi kecupan di kening Istri dan putrinya

"Mmm ... aku tidak akan diabaikan lagi kan?" cicit Luien takut-takut.

"Oh ... sayangku, Mama tidka akan melakukan kesalahan itu lagi, Nak," jawab Wina lalu memeluk putrinya sayang.

Luien pun lega. Ia pun menggendong Baby Rico yang akan menjadi adiknya.

"Hi, Baby, namamu sekarang adalah Edrico Lazuard Philips, ya," ujar Luien lalu meniup perut buncit bayi itu hingga tergelak.

"Mamma ... mamma!" sahut bayi itu sambil menyemburkan ludahnya.

Wina tertawa lepas. Deon menatap istrinya yang begitu cantik ketika tertawa. Ia pun memberi ciuman dan membisikkan sesuatu yang membuat Wina merona.

"Apa yang kalian rencanakan?" tanya Luein curiga melihat rona merah di pipi ibunya.

"Ck ... menikahlah, maka kau akan tau, apa saja yang menjadi percakapan suami istri itu," sahut Deon menjawab pertanyaan putrinya.

"Ah, apa kau sudah punya pacar?" tanya Wina menggoda putrinya.

"Pacar apa," sahut Luien lalu membawa Rico keluar kamar dan membiarkan ayah dan ibunya melanjutkan apa yang mereka rencanakan tadi.

bersambung.

Terpopuler

Comments

Nur Hayati

Nur Hayati

mudah2an jodoh lueina bukan Adrian... tidak suka Thor... berikan sisok yg terbaik thor

2024-10-12

4

Sandisalbiah

Sandisalbiah

Lueina langsung siaga satu saat Rico diangkat jd keluarga phillip... waspada ya lu..

2024-02-04

2

Yuni

Yuni

wahhh dady sm. momy punya baby luein punya adekk

2022-08-09

1

lihat semua
Episodes
1 AWAL KISAH
2 PERUBAHAN BESAR
3 AKHIRNYA DIAKUI
4 MENAIKAN LEVEL KARTU
5 MENAIKAN LEVEL KARTU 2
6 MOBIL BARU
7 ENGGAN BERUBAH
8 MAGANG
9 THE MONSTER
10 MENYEMBUNYIKAN FAKTA
11 IKUTAN BALAPAN LIAR
12 BERTEMU DENGAN LUEIN
13 KERINDUAN YANG BERKARAT
14 RINDU YANG BERKARAT2
15 RINDU YANG BERKARAT3
16 MENYAMAR
17 A GIFT
18 BABY
19 BABY 2
20 CEMBURU
21 KONSPIRASI
22 KONSPIRASI 2
23 KONSPIRASI 3
24 KONSPIRASI 4
25 RUTINITAS
26 WHAT IS LOVE?
27 SEBUAH CERITA
28 PERKARA
29 PERKARA 2
30 PERKARA 3
31 PERKARA 4
32 PERKARA 5
33 MEMBASMI
34 THE ANGEL RIDER
35 KALAH
36 MENGAKU KALAH
37 RENCANA
38 RENCANA 2
39 MENTAL GLORIA
40 PERKELAHIAN
41 KEMARAHAN DEON
42 HADIAH KELULUSAN
43 KERIBUTAN
44 FAKTA
45 LUIEN
46 LUEIN 2
47 BEKERJA
48 KEJUTAN
49 KEJUTAN 2
50 BERNARD
51 BERNARD 2
52 BERNARD 3
53 PESTA
54 PESTA 2
55 PERNYATAAN
56 KESAL
57 BERKELAHI
58 ORANG BAIK
59 ORANG BAIK 2
60 VERSUS
61 BALASAN
62 MENGHUKUM
63 THE REAL PRINCESS
64 THE REAL PRINCESS 2
65 THE REAL PRINCESS 3
66 MEMBEKUK MUSUH
67 INTERMEZO
68 ARMIRA
69 ARMIRA 2
70 BALAPAN DAN LAMARAN
71 KEMARAHAN GLORIA
72 TRAUMA GLORIA
73 INTERMEZO
74 romantic accident
75 SIDANG PUTUSAN
76 MENYAMAR
77 MENYAMAR 2
78 MENYAMAR 3
79 MENYAMAR 4
80 MENGEMBAN MISI
81 KONSPIRASI MESUM
82 DITANGKAP
83 PUTRA MAHKOTA
84 KE ISTANA
85 DI ISTANA
86 MISI
87 MISI 2
88 KARNAVAL
89 PENGEMIS?
90 SEBUAH RENCANA
91 MENGHABISI
92 MENGHABISI 2
93 MENGHABISI 3
94 NAIK TAHTA
95 TERUNGKAP
96 TERUNGKAP 2
97 BUKTI BESAR
98 PENGANGKATAN
99 PENGANGKATAN 2
100 PENGANGKATAN 3
101 PERNIKAHAN
102 PERNIKAHAN2
103 KEBENCIAN
104 MAAF
105 PERNIKAHAN DIANA
106 HILANG AKAL
107 HOT
108 BULAN MADU
109 RICO
110 RICO 2
111 PERGINYA SANG IBU RATU
112 AMPLOP PERJODOHAN
113 PERNIKAHAN HUGO
114 MELAMAR
115 MELAMAR2
116 MELAMAR 3
117 GLORIA VS BRIGITTA
118 SANDIWARA
119 SEBUAH PERISTIWA
120 PERNIKAHAN GLORIA
121 HAMIL SIMPATIK
122 PERIKSA KEHAMILAN
123 KELAHIRAN BAYI-BAYI
124 FIFTH DAMBALDORE'S Ext part
125 DALANG PEMBUNUH KELUARGA THOMAS
Episodes

Updated 125 Episodes

1
AWAL KISAH
2
PERUBAHAN BESAR
3
AKHIRNYA DIAKUI
4
MENAIKAN LEVEL KARTU
5
MENAIKAN LEVEL KARTU 2
6
MOBIL BARU
7
ENGGAN BERUBAH
8
MAGANG
9
THE MONSTER
10
MENYEMBUNYIKAN FAKTA
11
IKUTAN BALAPAN LIAR
12
BERTEMU DENGAN LUEIN
13
KERINDUAN YANG BERKARAT
14
RINDU YANG BERKARAT2
15
RINDU YANG BERKARAT3
16
MENYAMAR
17
A GIFT
18
BABY
19
BABY 2
20
CEMBURU
21
KONSPIRASI
22
KONSPIRASI 2
23
KONSPIRASI 3
24
KONSPIRASI 4
25
RUTINITAS
26
WHAT IS LOVE?
27
SEBUAH CERITA
28
PERKARA
29
PERKARA 2
30
PERKARA 3
31
PERKARA 4
32
PERKARA 5
33
MEMBASMI
34
THE ANGEL RIDER
35
KALAH
36
MENGAKU KALAH
37
RENCANA
38
RENCANA 2
39
MENTAL GLORIA
40
PERKELAHIAN
41
KEMARAHAN DEON
42
HADIAH KELULUSAN
43
KERIBUTAN
44
FAKTA
45
LUIEN
46
LUEIN 2
47
BEKERJA
48
KEJUTAN
49
KEJUTAN 2
50
BERNARD
51
BERNARD 2
52
BERNARD 3
53
PESTA
54
PESTA 2
55
PERNYATAAN
56
KESAL
57
BERKELAHI
58
ORANG BAIK
59
ORANG BAIK 2
60
VERSUS
61
BALASAN
62
MENGHUKUM
63
THE REAL PRINCESS
64
THE REAL PRINCESS 2
65
THE REAL PRINCESS 3
66
MEMBEKUK MUSUH
67
INTERMEZO
68
ARMIRA
69
ARMIRA 2
70
BALAPAN DAN LAMARAN
71
KEMARAHAN GLORIA
72
TRAUMA GLORIA
73
INTERMEZO
74
romantic accident
75
SIDANG PUTUSAN
76
MENYAMAR
77
MENYAMAR 2
78
MENYAMAR 3
79
MENYAMAR 4
80
MENGEMBAN MISI
81
KONSPIRASI MESUM
82
DITANGKAP
83
PUTRA MAHKOTA
84
KE ISTANA
85
DI ISTANA
86
MISI
87
MISI 2
88
KARNAVAL
89
PENGEMIS?
90
SEBUAH RENCANA
91
MENGHABISI
92
MENGHABISI 2
93
MENGHABISI 3
94
NAIK TAHTA
95
TERUNGKAP
96
TERUNGKAP 2
97
BUKTI BESAR
98
PENGANGKATAN
99
PENGANGKATAN 2
100
PENGANGKATAN 3
101
PERNIKAHAN
102
PERNIKAHAN2
103
KEBENCIAN
104
MAAF
105
PERNIKAHAN DIANA
106
HILANG AKAL
107
HOT
108
BULAN MADU
109
RICO
110
RICO 2
111
PERGINYA SANG IBU RATU
112
AMPLOP PERJODOHAN
113
PERNIKAHAN HUGO
114
MELAMAR
115
MELAMAR2
116
MELAMAR 3
117
GLORIA VS BRIGITTA
118
SANDIWARA
119
SEBUAH PERISTIWA
120
PERNIKAHAN GLORIA
121
HAMIL SIMPATIK
122
PERIKSA KEHAMILAN
123
KELAHIRAN BAYI-BAYI
124
FIFTH DAMBALDORE'S Ext part
125
DALANG PEMBUNUH KELUARGA THOMAS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!