MENYAMAR

Lueina menyuapi ibunya makan, begitu juga sebaliknya. Keduanya makan satu piring berdua. Ludwina yang tidak berselera makan setelah kepergian Louis secara tragis, kini makan dengan lahap.

"Mama mau nambah?" Ludwina menggeleng.

"Mama, kenyang sayang," jawabnya.

"Aku juga kenyang," sahut Luein lalu keduanya pun tersenyum.

Deon begitu bahagia melihat istrinya makan dengan lahap, begitu juga Matilda. Wanita itu sengaja memasak enak siang ini.

"Sayang, kau akan tinggal di sini lagi kan?" tanya Wina hati-hati.

Luein terdiam. Ia memang memikirkan itu dari tadi. Tetapi, ia masih ingin bersembunyi sebagai orang miskin.

"Sayang," panggil Deon.

"Sebenarnya. Aku masih ingin seperti ini. Hidup miskin, dengan miskin, aku bisa melihat orang sekelilingku dengan wajah aslinya," jawab Luien menjelaskan.

Wina terdiam, ia sangat sedih jika putrinya meninggalkannya lagi. Luein memeluk ibunya.

"Mam, aku akan tetap datang setiap dua minggu sekali," ujarnya.

"Kenapa harus begitu. Kenapa tidak tiap hari?" tanya sang ibu sedih.

"Mam ...."

"Sudah tidak apa-apa sayang. Yang penting kita tau dia baik-baik saja. Aku akan tempatkan beberapa orang kepercayaanku untuk menjaganya secara diam-diam," putus Deon tegas.

Wina tak membantah. Dengan berat hati, ia mengikuti apa keinginan putri dan suaminya.

"Baiklah. Tetapi, kenapa kau tak menetap di penthouse yang kami berikan?" tanyanya kemudian, "bahkan mobil yang kau pakai keluaran lama?"

"Mam, apartemen itu sudah seperti rumahku selama nyaris tiga tahun ini. Bahkan aku mengenal baik pemiliknya yang berhati malaikat," jelas Luien mengemukakan alasannya.

"Di sana juga ada tetangga yang sangat aku sayang, ia sudah begitu tua, namun masih menunggu kedatangan putranya selama lima belas tahun," lanjutnya.

"Kalau begitu, kita bayar penuh apartemen mu," usul Wina.

"Mama, kan aku orang miskin ... please," Luein meminta ibunya mengerti.

"Sayang ... aku menjadi merasa bersalah," rengek Wina.

"Tidak, Ma ... kau tidak salah, malah aku berterima kasih telah mengabaikanku dan tak memberiku uang. Semua orang yang baik tiba-tiba memusuhi dan menghinaku. Hanya ada satu dua orang yang masih setia denganku," jelas Luien.

"Sayang," Wina memeluk putrinya erat.

Deon tersenyum mendengar penjelasan anak gadisnya. Ia akan mendukung penuh apa pun keputusan Luein dengan hidupnya.

"Berarti ketika kita bertemu di luar, apakah harus seperti kemarin, tidak saling mengenal?" tanya Deon.

"Jadi, kau sudah bertemu dengannya?" tanya Wina kaget.

"Iya, jika tidak aku tak mungkin datang ke sini, Ma," jawab Luien. "Dan aku datang karena ingin tahu tentang kematian Louis."

"Mama sudah mengatakannya kan, jika saudara kembarmu itu meninggal karena Mama," cicit Wina lirih.

"Ma ... sudahlah, kita tak usah ingat itu lagi ya," ujar Luien menenangkan ibunya.

Deon juga ikut sedih. Karena ikut andil penyebab kematian putranya itu. Luein pun mencium pipi ayahnya tiba-tiba hingga pria itu terkejut, lalu kemudian ia pun tersenyum.

"Tolong jangan sedih lagi. Kita kirimkan doa untuk Louis agar ia hidup tenang di sana," ujar Luein menenangkan kedua orang tuanya.

Deon dan Ludwina pun mengangguk tanda setuju. Mereka memang harus mendoakan arwah putranya agar tenang di alam sana. Mereka juga harus melakukan pengakuan dosa karena hal itu.

'Kau menginap kan sayang?" tanya Deon.

"Ya, aku menginap. Tapi aku ingin tidur di kamarku dulu, apa masih ada?" tanya Luein sambil tersenyum.

"Apakah aku begitu kejam hingga melenyapkan kamar putriku sendiri?" tanya Wina kesal.

"Maaf, Mama. Aku hanya bercanda," pinta Luein merasa bersalah.

Gadis itu langsung duduk di pangkuan ibunya, merajuk meminta maaf. Wina pun menghukum anak gadisnya dengan menggelitik dengan ciuman di perut Luien, hingga tergelak.

"Mama ... ampun .. hahahaha .. ampun!" jerit Luien tertawa meminta ampun.

Deon ikut tertawa melihat hal itu. Ia pun mencium istri dan putrinya. Ia begitu bahagia, setelah sekian lama hidup dalam kesedihan, setelah kehilangan putranya ia pun nyaris kehilangan putrinya.

Sedang di tempat lain. Adrian dan Victor telah sadar dari obat bius yang membuat diri mereka tak sadar.

"Aku bersumpah, Kak. Aku minum minuman biasa Rocky buat. Dan dia tak akan berani menaruh sesuatu di minuman itu!" ucap Adrian setelah mengingat kejadian sebelumnya.

"Ya, Tu ... Kak. Aku menjadi saksinya. Aku rasa, kita tak sadarkan diri setelah Tuan Xavier Thomas merokok," sahut Vic mengingat kejadiannya.

Alex juga sangat yakin itu. Sayang, kamera pengintai ketika kejadian sengaja dirusak oleh musuh. Dokter juga mengatakan, tidak ada hal buruk yang terjadi pada tubuh kedua adiknya itu.

"Sepertinya mereka tidak sengaja menghirup chlorofrom," jelas dokter. "Tetapi untuk lebih jelasnya, sebaiknya mereka di cek secara seksama di rumah sakit."

"Kita ke rumah sakit," ajak Alex tak bisa dibantah.

Adrian dan Vic menurut. Mereka sangat geram dengan Xavier Thomas. Pria itu begitu ngotot tadi malam agar kerjasama di tanda tangani. Kerjasama yang tidak begitu menguntungkan Adrian, bahkan ia sangat yakin jika proyek Xavier adalah palsu.

"Lalu bagaimana dengan Tuan Thomas?" tanya Vic.

"Itu sedang kuurus. Kau tahu, Samuel mendapat empat wanita dalam keadaan bugil di kamar ini dan tengah melucuti baju kalian," jelas Alex dengan nada marah.

Tiba-tiba Samuel masuk dengan wajah tegang.

"Tuan, Tuan Thomas kami temukan tewas tertembak di kepalanya!" lapor pria itu.

"Apa kau yakin itu bukan bunuh diri?" tanya Adrian.

"Tidak, karena senjatanya bukan kaliber peluru yang bersarang di kepalanya," jelas Samuel.

"Bagaimana kau ta ... ah kau kan masternya senjata," sahut Vic meralat kata-katanya ketika mendengar penjelasan Samuel.

Samuel Barack, pria keturunan Amerika-Afrika ini, adalah mantan sniper yang biasa menembak orang dari jauh. Ia sangat ahli dalam persenjataan. Bahkan ia tahu, jenis peluru yang bisa hilang setelah masuk ke tubuh orang. Alex menjulukinya dewa senjata.

"Lalu apa lagi yang kau temukan?" tanya Alex kini.

"Ada beberapa berkas yang dibakar, semua pelayan tewas diracun, begitu juga anak dan istrinya," jelas Samuel.

"Tunggu ... tunggu Anak dan istrinya, katamu?" Samuel mengangguk.

"Semua anaknya?" Samuel berpikir sejenak. Ia tidak melihat secara keseluruhan tadi.

"Kau tahu dia memiliki tiga anak laki-laki," jelas Alex lagi.

"Saya akan meminta seseorang memastikannya Tuan," sahut Samuel lalu membungkuk hormat.

"Pastikan semuanya. Aku rasa ada sesuatu yang tersembunyi di balik ini semua. Libatkan aparat yang biasa berhadapan dengan mafia!" titahnya tegas. "Sisanya habisi!"

"Baik Tuan!"

Samuel pun pergi melaksanakan tugas yang diberikan atasannya. Kemudian ia pun membawa dua adiknya ke rumah sakit.

"Kak, apa kau yakin menghabisi semuanya?' tanya Vic, "Kita biarkan satu atau dua orang lolos, untuk memancing mereka mengejar korban yang lolos ini!"

"Idemu bagus juga, baiklah aku akan meloloskan manager bar sialan itu. Sepertinya ia mengenal sosok lain dari Thomas yang memerintahkannya," ucap Alex menyetujui saran dari Vic.

Bersambung.

next?

Terpopuler

Comments

Salma Suku

Salma Suku

Aku senang kalau ada cerita mafia...jadi tambah seru...

2025-02-08

0

Riwut wut Riwut

Riwut wut Riwut

wow ada cerita mafia nya juga makin seru nih

2024-12-04

0

Susi Andriani

Susi Andriani

makin seru keknya

2025-01-09

0

lihat semua
Episodes
1 AWAL KISAH
2 PERUBAHAN BESAR
3 AKHIRNYA DIAKUI
4 MENAIKAN LEVEL KARTU
5 MENAIKAN LEVEL KARTU 2
6 MOBIL BARU
7 ENGGAN BERUBAH
8 MAGANG
9 THE MONSTER
10 MENYEMBUNYIKAN FAKTA
11 IKUTAN BALAPAN LIAR
12 BERTEMU DENGAN LUEIN
13 KERINDUAN YANG BERKARAT
14 RINDU YANG BERKARAT2
15 RINDU YANG BERKARAT3
16 MENYAMAR
17 A GIFT
18 BABY
19 BABY 2
20 CEMBURU
21 KONSPIRASI
22 KONSPIRASI 2
23 KONSPIRASI 3
24 KONSPIRASI 4
25 RUTINITAS
26 WHAT IS LOVE?
27 SEBUAH CERITA
28 PERKARA
29 PERKARA 2
30 PERKARA 3
31 PERKARA 4
32 PERKARA 5
33 MEMBASMI
34 THE ANGEL RIDER
35 KALAH
36 MENGAKU KALAH
37 RENCANA
38 RENCANA 2
39 MENTAL GLORIA
40 PERKELAHIAN
41 KEMARAHAN DEON
42 HADIAH KELULUSAN
43 KERIBUTAN
44 FAKTA
45 LUIEN
46 LUEIN 2
47 BEKERJA
48 KEJUTAN
49 KEJUTAN 2
50 BERNARD
51 BERNARD 2
52 BERNARD 3
53 PESTA
54 PESTA 2
55 PERNYATAAN
56 KESAL
57 BERKELAHI
58 ORANG BAIK
59 ORANG BAIK 2
60 VERSUS
61 BALASAN
62 MENGHUKUM
63 THE REAL PRINCESS
64 THE REAL PRINCESS 2
65 THE REAL PRINCESS 3
66 MEMBEKUK MUSUH
67 INTERMEZO
68 ARMIRA
69 ARMIRA 2
70 BALAPAN DAN LAMARAN
71 KEMARAHAN GLORIA
72 TRAUMA GLORIA
73 INTERMEZO
74 romantic accident
75 SIDANG PUTUSAN
76 MENYAMAR
77 MENYAMAR 2
78 MENYAMAR 3
79 MENYAMAR 4
80 MENGEMBAN MISI
81 KONSPIRASI MESUM
82 DITANGKAP
83 PUTRA MAHKOTA
84 KE ISTANA
85 DI ISTANA
86 MISI
87 MISI 2
88 KARNAVAL
89 PENGEMIS?
90 SEBUAH RENCANA
91 MENGHABISI
92 MENGHABISI 2
93 MENGHABISI 3
94 NAIK TAHTA
95 TERUNGKAP
96 TERUNGKAP 2
97 BUKTI BESAR
98 PENGANGKATAN
99 PENGANGKATAN 2
100 PENGANGKATAN 3
101 PERNIKAHAN
102 PERNIKAHAN2
103 KEBENCIAN
104 MAAF
105 PERNIKAHAN DIANA
106 HILANG AKAL
107 HOT
108 BULAN MADU
109 RICO
110 RICO 2
111 PERGINYA SANG IBU RATU
112 AMPLOP PERJODOHAN
113 PERNIKAHAN HUGO
114 MELAMAR
115 MELAMAR2
116 MELAMAR 3
117 GLORIA VS BRIGITTA
118 SANDIWARA
119 SEBUAH PERISTIWA
120 PERNIKAHAN GLORIA
121 HAMIL SIMPATIK
122 PERIKSA KEHAMILAN
123 KELAHIRAN BAYI-BAYI
124 FIFTH DAMBALDORE'S Ext part
125 DALANG PEMBUNUH KELUARGA THOMAS
Episodes

Updated 125 Episodes

1
AWAL KISAH
2
PERUBAHAN BESAR
3
AKHIRNYA DIAKUI
4
MENAIKAN LEVEL KARTU
5
MENAIKAN LEVEL KARTU 2
6
MOBIL BARU
7
ENGGAN BERUBAH
8
MAGANG
9
THE MONSTER
10
MENYEMBUNYIKAN FAKTA
11
IKUTAN BALAPAN LIAR
12
BERTEMU DENGAN LUEIN
13
KERINDUAN YANG BERKARAT
14
RINDU YANG BERKARAT2
15
RINDU YANG BERKARAT3
16
MENYAMAR
17
A GIFT
18
BABY
19
BABY 2
20
CEMBURU
21
KONSPIRASI
22
KONSPIRASI 2
23
KONSPIRASI 3
24
KONSPIRASI 4
25
RUTINITAS
26
WHAT IS LOVE?
27
SEBUAH CERITA
28
PERKARA
29
PERKARA 2
30
PERKARA 3
31
PERKARA 4
32
PERKARA 5
33
MEMBASMI
34
THE ANGEL RIDER
35
KALAH
36
MENGAKU KALAH
37
RENCANA
38
RENCANA 2
39
MENTAL GLORIA
40
PERKELAHIAN
41
KEMARAHAN DEON
42
HADIAH KELULUSAN
43
KERIBUTAN
44
FAKTA
45
LUIEN
46
LUEIN 2
47
BEKERJA
48
KEJUTAN
49
KEJUTAN 2
50
BERNARD
51
BERNARD 2
52
BERNARD 3
53
PESTA
54
PESTA 2
55
PERNYATAAN
56
KESAL
57
BERKELAHI
58
ORANG BAIK
59
ORANG BAIK 2
60
VERSUS
61
BALASAN
62
MENGHUKUM
63
THE REAL PRINCESS
64
THE REAL PRINCESS 2
65
THE REAL PRINCESS 3
66
MEMBEKUK MUSUH
67
INTERMEZO
68
ARMIRA
69
ARMIRA 2
70
BALAPAN DAN LAMARAN
71
KEMARAHAN GLORIA
72
TRAUMA GLORIA
73
INTERMEZO
74
romantic accident
75
SIDANG PUTUSAN
76
MENYAMAR
77
MENYAMAR 2
78
MENYAMAR 3
79
MENYAMAR 4
80
MENGEMBAN MISI
81
KONSPIRASI MESUM
82
DITANGKAP
83
PUTRA MAHKOTA
84
KE ISTANA
85
DI ISTANA
86
MISI
87
MISI 2
88
KARNAVAL
89
PENGEMIS?
90
SEBUAH RENCANA
91
MENGHABISI
92
MENGHABISI 2
93
MENGHABISI 3
94
NAIK TAHTA
95
TERUNGKAP
96
TERUNGKAP 2
97
BUKTI BESAR
98
PENGANGKATAN
99
PENGANGKATAN 2
100
PENGANGKATAN 3
101
PERNIKAHAN
102
PERNIKAHAN2
103
KEBENCIAN
104
MAAF
105
PERNIKAHAN DIANA
106
HILANG AKAL
107
HOT
108
BULAN MADU
109
RICO
110
RICO 2
111
PERGINYA SANG IBU RATU
112
AMPLOP PERJODOHAN
113
PERNIKAHAN HUGO
114
MELAMAR
115
MELAMAR2
116
MELAMAR 3
117
GLORIA VS BRIGITTA
118
SANDIWARA
119
SEBUAH PERISTIWA
120
PERNIKAHAN GLORIA
121
HAMIL SIMPATIK
122
PERIKSA KEHAMILAN
123
KELAHIRAN BAYI-BAYI
124
FIFTH DAMBALDORE'S Ext part
125
DALANG PEMBUNUH KELUARGA THOMAS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!