MOBIL BARU

Luein meraba dadanya yang tiba-tiba sesak. Sakit, perih. Menatap pria yang baru saja tersenyum melihat kebahagiaan wanitanya ketika menaiki mobil baru.

Seseorang tiba-tiba menghampiri Luein dan mengusirnya secara kasar.

"Hei, kamu jangan di sini, pergi sana!"

Luein tersadar. Tiba-tiba seorang sekuriti menarik lengannya kasar. Ia pun terjajar tergiring langkah sekuriti, hingga menjauh dari showroom. Sekuriti itu mendorong sedikit kasar tubuh Luein, hingga nyaris terjatuh.

"Dasar wanita gila!" hardik pria berkumis itu kasar.

Gadis itu mengepal tangannya kuat-kuat. Ia menatap pria yang memandangnya rendah dan hina. Seperti ini kah kelakuan manusia jaman sekarang. Mereka tak menghargai sesama. Hanya karena perbedaan status sosial.

"Saya tidak gila, saya ingin bertemu dengan Tuan Felipe Bernandez!" ucapnya tegas.

"Saya saja sudah dua tahun bekerja di sini, tidak bisa sembarangan menemui pemilik showroom ini. Orang miskin gembel seperti kamu mau menemui beliau? Jangan mimpi kamu!" hardiknya sinis.

"Saya benar-benar harus bertemu dengannya hari ini. Jadi, ijinkan saya masuk!" seru Luein bersikeras.

"Hei, jangan kurang ajar ya!" bentak sekuriti itu. "Jangan mentang-mentang kamu perempuan, saya tidak bisa mengasari kamu!"

"Panggil Tuan Bernandez sekarang!" seru Luein lagi.

Gloria dan Leo hanya melihat keributan itu dari dalam ruangan. Ternyata, penghasilan Leo belum bisa mengambil mobil yang diinginkannya, bahkan secara kredit sekali pun. Pria itu memintanya untuk memilih mobil lainnya. Gadis itu cukup kesal, ternyata kekasihnya belum cukup kaya untuk memiliki mobil yang diinginkannya.

"Apa jabatannya sebagai CEO tidak bisa menjadi ukuran untuk membeli mobil ini?" tanya gadis itu kecewa.

"Maaf, Nona. Untuk mobil ini, Tuan Ramirez harus memiliki jumlah rekening di atas satu miliyar, atau setidaknya penghasilan di atas sepuluh ribu dolar," jelas marketing tersebut berusaha tersenyum ramah.

'Cis, sombong. Langsung naik mobil mewah seakan bisa membelinya, ternyata kartu kreditnya ditolak karena saldo tidak mencukupi,' cibirnya dalam hati.

Leo sebelumnya sudah memilih mobil yang diinginkannya, bahkan ia telah menghitung batas limit kartu kreditnya. Tetapi demi gadis itu dengan entengnya langsung menaiki mobil Porsche hitam tanpa tahu berapa harganya.

"Sayang, kau pasti bisa membeli cash mobil ini. Kemarikan kartu kredit mu!" seperti nyonya besar, gadis itu meminta benda milik pria yang berdiri mematung.

"Ih, kau lama sekali!" sentaknya.

Dengan tak sopan Gloria mengambil dompet di saku belakang Leo dan mengambil kartu kredit di dalamnya tanpa bertanya. Sungguh saat ini pria itu ingin menenggelamkan dirinya karena malu.

Sedang di luar, Luein masih bersikeras ingin bertemu dengan pemilik showroom mewah ini. Manager yang dari tadi mendampingi marketingnya melayani Leo yang ternyata kartunya ditolak karena limitnya tak mencukupi. Akhirnya mendatangi dua orang yang berseteru.

"Ada apa ini?" tanyanya gusar. "Apa kau tidak bisa mengurusnya dari tadi?"

"Tuan, wanita gila ini ingin bertemu dengan Tuan Bernandez," jawab sekuriti sedikit kesal.

Manager bernama Alonso itu sedikit terkejut. Tak ada satu pun orang luar mengetahui pemilik showroom ini. Karena banyak orang mengetahui tempat ini adalah miliknya. Hanya karyawannya saja yang mengetahui pemilik tempat ini.

"Maaf, Nona. Siapa namamu?" tanya Alonso.

"Sudah tak usah mengurus wanita ini, Tuan. Saya akan membawanya pergi jauh," sahut sekuriti itu lagi.

"Apa kau mulai mengaturku, Pedro?" tanya Alonso datar.

"Bu-bukan seperti itu. Saya ... saya hanya tidak ingin Tuan bersusah payah mengurus wanita gila ini!' ujar sekuriti bernama Pedro itu tergagap.

"Kenapa kau mengatainya gila?" tanya Alonso lagi gusar.

Pria itu menatap penampilan gadis yang masih berdiri di sana dengan raut wajah kesal. Bajunya saja yang lusuh dan nyaris membuatnya seperti gembel. Tetapi, pembawaan gadis itu sangat jauh dari kata gila.

"Maaf, Nona anda siapa dan ingin bertemu dengan siapa?" tanya Alonso lagi.

"Saya Lueina Elizabeth Philips ingin bertemu dengan Tuan Felipe Bernandez!" jawab gadis itu dengan mimik wajah kesal.

Raut wajahnya sudah memerah karena terbakar matahari. Ia dari tadi berdiri cukup lama di luar karena sekuriti ini menghalanginya untuk berteduh.

"No ... Nona Philips?" tanya Alonso tak percaya.

Luein memberikan satu kartu nama pemberian manager Bank. Alonso menerimanya. Wajahnya langsung pucat ketika membaca nama yang tertera di kartu nama itu. Pedro menatap aneh atasannya.

'Ada apa ini. Kenapa muka Boss bisa pucat?' tanyanya cemas dalam hati.

"Hei, apa yang kau berikan wanita gila!" sentak Pedro.

"Diam kamu Pedro!" bentak Alonso berang.

"Nona, ma-maafkan kami, yang ... yang tidak berlaku sopan di depan anda," sahut Alonso langsung membungkuk.

Pedro terbelalak. Ia masih ragu dengan dugaannya. Tiba-tiba dari dalam sosok yang jarang ia temui setengah berlari menyambut gadis yang berkali-kali dikatainya wanita gila.

"Nona ... nona ... maafkan saya ... maafkan saya!" ujar Felipe ketakutan.

Sedang di dalam, Leo menarik Gloria keluar. Pria itu begitu malu atas kesombongan gadisnya. Kartunya sudah ditolak, tetapi Gloria malah menyalahkan pihak showroom karena membatasi keinginan customer untuk membeli mobil yang diinginkan.

Pria itu menarik Gloria setelah mengambil kartu kredit miliknya. Ia yakin semua karyawan yang ada di dalam menertawai dirinya saat ini.

Begitu sampai luar Gloria yang dari tadi meronta minta dilepaskan akhirnya terlepas. Ia marah pada Leo, karena tak bisa memenuhi keinginannya. Ia baru saja ingin menyentak pria itu, urung karena melihat perempuan yang ia benci tengah seperti diintrogasi.

Gloria mendatangi kumpulan itu. Leo hendak mencegahnya, tetapi tak berhasil.

"Wah, wah ... ada apa ini. Kenapa kalian ketakutan dengan perempuan miskin seperti dia?" tanyanya mengejek Luein.

"Jangan percaya dengannya. Memang dia bermarga Philips, tetapi apa kau yakin dia Philips yang sama?" tanyanya lagi memprovokasi.

"Gloria, sudah lah," ujar Leo menginginkan gadis itu berhenti menghina Luein.

"Diam!" sentak Gloria pada Leo marah.

Gadis itu masih tak terima jika pria yang ia perjuangkan ternyata kurang cukup kaya. Hingga tak bisa membelikan mobil impiannya.

Felipe tak menggubris perkataan Gloria. Ia meminta Luein masuk mengikutinya. Merasa diabaikan membuat gadis itu marah.

"Apa kalian sudah gila, memintanya masuk?"

"Gloria cukup!" bentak Leo.

"Apa, kenapa! Kau masih mencintainya iya?!" sentak Gloria dengan mata berkaca-kaca.

Leo sudah kehabisan akal. Ia pun pergi meninggalkan gadis penuh drama itu. Andai waktu bisa diulang. Sungguh, ia tak ingi termakan rayuan gadis yang mengatakan mencintainya tulus itu.

Melihat Leo meninggalkannya, membuat Gloria makin kesal. Ia berteriak memanggil pria itu, tetapi dihiraukan begitu saja.

Takut, jika Leo meninggalkannya. Gadis itu berlari mengejarnya. Lalu ikut masuk mobil pria itu.

Sedangkan Luein masuk ke dalam dan diperlakukan seperti ratu. Pedro tak berhenti meminta maaf pada gadis yang ia hina habis-habisan dari tadi. Luein begitu risih melihat sekuriti tersebut. Alonso terpaksa mengusir Pedro keluar.

"Nona, maafkan keterlambatan saya menyambut Anda. Saya baru saja diberitahu jika anda akan datang," ujar Felipe dengan nada penuh penyesalan.

"Sudahlah, saya ke sini untuk mengambil mobil milik saya," ujar Luein pada akhirnya.

"Baik, tapi sebelumnya, boleh saya minta kartu anda?" tanya Felipe lagi.

Para karyawan masih memandang rendah gadis yang duduk di sofa empuk di ruangan VVIP itu.

"Yang tadi saja, uangnya tidak cukup untuk membayar mobil. Apa lagi ini!" cibirnya berbisik pada salah satu rekannya.

"Iya, aku rasa hari ini kita tidak akan mendapat bonus. Aku mengira dua orang tadi akan membeli salah satu mobil di tempat ini. Ternyata, uangnya tidak cukup menggerakkan satu mobil pun," sahutnya menimpali perkataan rekannya.

Dengan hati-hati, Luein mengeluarkan kartu yang baru saja ia dapatkan. Baik, Felipe maupun Alonso menahan napasnya melihat kartu yang dikeluarkan.

"Alonso, ambilkan alat pendeteksi!" cicitnya.

Pria itu pun langsung mengambil alat yang di maksud dengan napas terengah-engah. Ketika kartu itu digesek pada alat. Maka, mobil yang dituju langsung berbunyi.

Semua menoleh pada mobil yang bersuara tersebut. Mobil yang baru saja diinginkan customer lain, tetapi tak bisa membayarnya. Mobil Porche terbaru warna hitam. Semua membelalakan mata.

Mereka memang sudah sering mendengar jika mobil itu telah ada yang memiliki. Kendaraan mewah tersebut sengaja disimpan sampai ada pemilik yang mengambilnya.

Sedang di tempat lain.

"Sayang, Putri kita mengambil mobilnya!" seru wanita cantik ketika melihat notifikasi pesan.

bersambung.

mantap Luein!

next?

Terpopuler

Comments

Memyr 67

Memyr 67

luein selamat dari pacar yg bodoh. dah jangan ikutan bodoh luein, dengan masih terus menyimpan cinta buat pria bodoh itu.

2024-11-26

0

Solekah

Solekah

nyesel kan lo leo.😅

2024-11-13

0

Sita Sit

Sita Sit

keren

2024-11-02

0

lihat semua
Episodes
1 AWAL KISAH
2 PERUBAHAN BESAR
3 AKHIRNYA DIAKUI
4 MENAIKAN LEVEL KARTU
5 MENAIKAN LEVEL KARTU 2
6 MOBIL BARU
7 ENGGAN BERUBAH
8 MAGANG
9 THE MONSTER
10 MENYEMBUNYIKAN FAKTA
11 IKUTAN BALAPAN LIAR
12 BERTEMU DENGAN LUEIN
13 KERINDUAN YANG BERKARAT
14 RINDU YANG BERKARAT2
15 RINDU YANG BERKARAT3
16 MENYAMAR
17 A GIFT
18 BABY
19 BABY 2
20 CEMBURU
21 KONSPIRASI
22 KONSPIRASI 2
23 KONSPIRASI 3
24 KONSPIRASI 4
25 RUTINITAS
26 WHAT IS LOVE?
27 SEBUAH CERITA
28 PERKARA
29 PERKARA 2
30 PERKARA 3
31 PERKARA 4
32 PERKARA 5
33 MEMBASMI
34 THE ANGEL RIDER
35 KALAH
36 MENGAKU KALAH
37 RENCANA
38 RENCANA 2
39 MENTAL GLORIA
40 PERKELAHIAN
41 KEMARAHAN DEON
42 HADIAH KELULUSAN
43 KERIBUTAN
44 FAKTA
45 LUIEN
46 LUEIN 2
47 BEKERJA
48 KEJUTAN
49 KEJUTAN 2
50 BERNARD
51 BERNARD 2
52 BERNARD 3
53 PESTA
54 PESTA 2
55 PERNYATAAN
56 KESAL
57 BERKELAHI
58 ORANG BAIK
59 ORANG BAIK 2
60 VERSUS
61 BALASAN
62 MENGHUKUM
63 THE REAL PRINCESS
64 THE REAL PRINCESS 2
65 THE REAL PRINCESS 3
66 MEMBEKUK MUSUH
67 INTERMEZO
68 ARMIRA
69 ARMIRA 2
70 BALAPAN DAN LAMARAN
71 KEMARAHAN GLORIA
72 TRAUMA GLORIA
73 INTERMEZO
74 romantic accident
75 SIDANG PUTUSAN
76 MENYAMAR
77 MENYAMAR 2
78 MENYAMAR 3
79 MENYAMAR 4
80 MENGEMBAN MISI
81 KONSPIRASI MESUM
82 DITANGKAP
83 PUTRA MAHKOTA
84 KE ISTANA
85 DI ISTANA
86 MISI
87 MISI 2
88 KARNAVAL
89 PENGEMIS?
90 SEBUAH RENCANA
91 MENGHABISI
92 MENGHABISI 2
93 MENGHABISI 3
94 NAIK TAHTA
95 TERUNGKAP
96 TERUNGKAP 2
97 BUKTI BESAR
98 PENGANGKATAN
99 PENGANGKATAN 2
100 PENGANGKATAN 3
101 PERNIKAHAN
102 PERNIKAHAN2
103 KEBENCIAN
104 MAAF
105 PERNIKAHAN DIANA
106 HILANG AKAL
107 HOT
108 BULAN MADU
109 RICO
110 RICO 2
111 PERGINYA SANG IBU RATU
112 AMPLOP PERJODOHAN
113 PERNIKAHAN HUGO
114 MELAMAR
115 MELAMAR2
116 MELAMAR 3
117 GLORIA VS BRIGITTA
118 SANDIWARA
119 SEBUAH PERISTIWA
120 PERNIKAHAN GLORIA
121 HAMIL SIMPATIK
122 PERIKSA KEHAMILAN
123 KELAHIRAN BAYI-BAYI
124 FIFTH DAMBALDORE'S Ext part
125 DALANG PEMBUNUH KELUARGA THOMAS
Episodes

Updated 125 Episodes

1
AWAL KISAH
2
PERUBAHAN BESAR
3
AKHIRNYA DIAKUI
4
MENAIKAN LEVEL KARTU
5
MENAIKAN LEVEL KARTU 2
6
MOBIL BARU
7
ENGGAN BERUBAH
8
MAGANG
9
THE MONSTER
10
MENYEMBUNYIKAN FAKTA
11
IKUTAN BALAPAN LIAR
12
BERTEMU DENGAN LUEIN
13
KERINDUAN YANG BERKARAT
14
RINDU YANG BERKARAT2
15
RINDU YANG BERKARAT3
16
MENYAMAR
17
A GIFT
18
BABY
19
BABY 2
20
CEMBURU
21
KONSPIRASI
22
KONSPIRASI 2
23
KONSPIRASI 3
24
KONSPIRASI 4
25
RUTINITAS
26
WHAT IS LOVE?
27
SEBUAH CERITA
28
PERKARA
29
PERKARA 2
30
PERKARA 3
31
PERKARA 4
32
PERKARA 5
33
MEMBASMI
34
THE ANGEL RIDER
35
KALAH
36
MENGAKU KALAH
37
RENCANA
38
RENCANA 2
39
MENTAL GLORIA
40
PERKELAHIAN
41
KEMARAHAN DEON
42
HADIAH KELULUSAN
43
KERIBUTAN
44
FAKTA
45
LUIEN
46
LUEIN 2
47
BEKERJA
48
KEJUTAN
49
KEJUTAN 2
50
BERNARD
51
BERNARD 2
52
BERNARD 3
53
PESTA
54
PESTA 2
55
PERNYATAAN
56
KESAL
57
BERKELAHI
58
ORANG BAIK
59
ORANG BAIK 2
60
VERSUS
61
BALASAN
62
MENGHUKUM
63
THE REAL PRINCESS
64
THE REAL PRINCESS 2
65
THE REAL PRINCESS 3
66
MEMBEKUK MUSUH
67
INTERMEZO
68
ARMIRA
69
ARMIRA 2
70
BALAPAN DAN LAMARAN
71
KEMARAHAN GLORIA
72
TRAUMA GLORIA
73
INTERMEZO
74
romantic accident
75
SIDANG PUTUSAN
76
MENYAMAR
77
MENYAMAR 2
78
MENYAMAR 3
79
MENYAMAR 4
80
MENGEMBAN MISI
81
KONSPIRASI MESUM
82
DITANGKAP
83
PUTRA MAHKOTA
84
KE ISTANA
85
DI ISTANA
86
MISI
87
MISI 2
88
KARNAVAL
89
PENGEMIS?
90
SEBUAH RENCANA
91
MENGHABISI
92
MENGHABISI 2
93
MENGHABISI 3
94
NAIK TAHTA
95
TERUNGKAP
96
TERUNGKAP 2
97
BUKTI BESAR
98
PENGANGKATAN
99
PENGANGKATAN 2
100
PENGANGKATAN 3
101
PERNIKAHAN
102
PERNIKAHAN2
103
KEBENCIAN
104
MAAF
105
PERNIKAHAN DIANA
106
HILANG AKAL
107
HOT
108
BULAN MADU
109
RICO
110
RICO 2
111
PERGINYA SANG IBU RATU
112
AMPLOP PERJODOHAN
113
PERNIKAHAN HUGO
114
MELAMAR
115
MELAMAR2
116
MELAMAR 3
117
GLORIA VS BRIGITTA
118
SANDIWARA
119
SEBUAH PERISTIWA
120
PERNIKAHAN GLORIA
121
HAMIL SIMPATIK
122
PERIKSA KEHAMILAN
123
KELAHIRAN BAYI-BAYI
124
FIFTH DAMBALDORE'S Ext part
125
DALANG PEMBUNUH KELUARGA THOMAS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!