LGMH BAB 20 - Membanting Pria Brengsek

"Harusnya aku belajar dengan aunty Luna caranya membanting pria brengsek," ucap Bella, membuat Azam tersenyum kecil di balik wajah sang istri.

"Lepaskan aku, atau aku akan membuat kita sama-sama jatuh disini," ancam Bella pula, tak mau kalah.

Mendapatkan perlakuan manis dari Azam, bukannya senang Bella malah merasa muak. Malah merasa jika Azam adalah pemain cinta.

Mengumbar kata-kata manis pada semua wanita. Benar-benar pria yang brengsek.

Perlahan, Azam melerai pelukannya. Namun masih memegang kedua sisi pinggang sang istri. Ia tahu, wanita dihadapannya ini bukanlah Arra yang mudah dibujuk, tapi Bella si wanita pemarah dan keras kepala.

Tapi bukan Azam namanya jika ia tak punya rencana B. Karena setelah rencana ini gagal, rencana B akan datang menghampiri.

Azam, sudah meminta pada ayah dan ibunya untuk berkunjung kesini.

"Masya Allah Bella, Azam, kenapa rumah kalian jadi penuh bunga mawar seperti ini," ucap Haura dengan sangat terkejut. Dari awal masuk ke dalam mansion ia sudah dibuat menganga dengan banyaknya bunga mawar putih. Ia kira akan berhenti hanya di ruang tamu, namun nyatanya hingga memenuhi ruang tengah.

Melihat kedua anaknya di sana, membuat Haura langsung mengungkapkan isi hatinya. Tak percaya dengan apa yang dilihat.

Dan Bella lebih tak percaya lagi, jika kini ibu mertuanya berkunjung.

"Ibu Haura," sapa Bella, ia segera menepis tangan Azam, dan berjalan dengan mepet-mepet tubuh suaminya itu agar bisa lewat.

Melewati ruang kosong yang hanya bisa dilewati oleh satu orang. Jalan itu, sudah Azam rencanakan sedari tadi.

"Ini apa-apaan, kenapa rumah kalian jadi penuh bunga seperti ini?" tanya Haura sekali lagi, dengan membiarkan Bella mencium punggung tangan kanannya takzim.

"Bella marah padaku Bu, jadi aku membujuknya dengan bunga-bunga ini." Azam yang menjawab, lalu mencium pula punggung tangan kanan ibunya.

Belum selesai keterkejutan Haura, kini Adam datang dengan terkejut pula.

"Kalian mau buat taman di dalam rumah?" tanya Adam, ia bahkan menutup hidungnya, merasa sudah terlalu banyak mencium aroma bunga mawar.

Bella hanya mencebik, tidak jadi kabur dari suami brengseknya ini gara-gara ayah Adam dan ibu Haura datang.

"Ibu bawakan makanan untuk kalian, ini bagaimana caranya masuk ke dapur?" tanya Haura pula. Dan Azam akhirnya memimpin jalan.

Mereka semua berjalan menuju dapur, seperti semut yang berbaris rapi.

"Repot ya kalau terus begini, sudahlah sayang, maafkan saja suamimu," ucap Haura, meski ia tak tahu apa kesalahan anaknya.

Bella hanya diam, membantu ibunya itu untuk memindahkan beberapa makanan ke dalam piring saji.

"Ini kan makanan kesukaanku Bu," ucap Bella dengan senyumnya yang kembali muncul, salad buah dan sayuran yang sengaja Haura buat untuk menantunya.

Bella, memang selalu makan seperti kambing. Untuk menjaga penampilan, katanya.

"Ibu memang membuatkannya untukmu sayang," balas Haura seraya mengelus pucuk kepala sang menantu dengan sayang.

Haura makin merasa bahagia, saat berulang kali melihat Bella yang mencicip-cicipi makannya menggunakan jari.

Dan Azam yang melihat itu hanya mampu tersenyum getir. Entah kenapa ia jadi sebodoh ini, selalu menilai Bella dari sisi buruk. Tak pernah sekalipun melihat Bella dari sisi lainnya.

Jujur saja, kini Azam merasa bersalah akan pemikirannya itu.

Bahkan ibu dan ayahnya bisa menerima Bella dengan sepenuh hati, namun ia malah menghianati.

Keluarganya sudah hidup sebahagia ini. Namun ia nyaris saja menghancurkan semuanya.

"Ayah, ibu, menginaplah di rumah ini malam ini," tawar Azam, pada kedua orang tuanya.

Tak hanya Adam Haura yang langsung menatap anaknya itu, tapi juga Bella. Jika kedua mertuanya menginap disini, tidak mungkin ia tidur dikamar yang terpisah dengan Azam.

Menyadari itu, Bella langsung menatap suaminya. Namun yang ditatap memilih untuk pura-pura tidak tahu.

Azam akan melakukan segala cara, untuk memperbaiki apa yang sudah ia rusak.

"Baiklah, malam ini ayah dan ibu akan menginap." putus Adam.

Membuat Bella akhirnya tersenyum getir.

Selain brengsek, kamu juga licik Zam. batin Bella dengan kesal.

Dan saat malam hari tiba, Azam Bella dan Adam Haura naik kelantai 2.

Adam mengajak istrinya itu untuk tidur dilantai 2 saja, disebelah kamar anak-anaknya. Karena Adam sudah tak sanggup mencium aroma bunga mawar.

Haura setuju-setuju saja, di mana pun ia tidur asalkan bersama sang suami, Haura akan bersedia.

"Kalian masuklah," ucap Haura pada Azam dan Bella.

Azam mengangguk antusias, ia bahkan menggenggam tangan istrinya untuk mulai masuk ke dalam kamar.

Lalu menguncinya rapat, saat ia dan Bella sudah berada di dalam sana.

"Lepas!"

"Jangan marah-marah, nanti ibu dengar," ucap Azam, ia tersenyum kecil. Dan Bella bisa melihat dengan jelas senyum itu.

Membuat darah didalam tubuh gadis ini mendidih sampai ke ubun-ubun.

"Maafkan aku Arra, malam ini kita akan tidur bersama."

"Jangan panggil aku Arra!"

Azam hanya diam, ia malah meninggalkan Bella di sana dan masuk ke dalam kamar mandi. Dengan mengantongi kunci kamar ini.

Setelah suaminya menghilang, Bella langsung menghentakkan kakinya kuat, benar-benar kesal.

ia bahkan berulang kali mecoba membuka pintu itu, namun gagal.

"Hih! menyebalkan. Bagaimana caranya aku bisa keluar!" keluh Bella.

Ia duduk di sofa ruangan itu dan memikirkan berbagai cara. Hingga sebuah ide akhirnya muncul dengan sendirinya.

Bella masuk ke dalam walk in closetnya dulu dan melihat satupun yang berubah. Bahkan barang-barangnya masih tersusun dengan rapi.

"Kalau aku pakai lingerie, pasti Azam akan merasa tak nyaman dan memintaku pergi," ucap Bella dengan yakinnya.

Ia langsung menanggalkan semua bajunya dan menggantikannya dengan sebuah lingerie tipis. Bahkan kedua bongkahan sintalnya pun makin nampak menyembul.

Bella terkekeh, membayangkan wajah Azam yang akan terkejut nanti.

Bella tahu, jika Azam tak menyukainya ketika menggunakan baju-baju terbuka seperti ini.

Terakhir, Bella mengikat rambutnya tinggi, membuat bahunya pun agar nampak jelas.

"Menghadapi pria brengsek, aku harus terlihat lebih brengsek."

Terpopuler

Comments

Khadijah Nafisah

Khadijah Nafisah

duh aku yg LG diet tu.. baca ni kek gmn gitu .🤣 rasa nano2

2024-12-08

0

andi hastutty

andi hastutty

Azam malah suka nanti hahhaha jangan cepat luluh Bella

2024-09-15

0

Anita noer

Anita noer

takutx si azam malah memakanmu lo arra....azam kn kucing la qm kasih pindang ya dmknlah...

2024-06-05

0

lihat semua
Episodes
1 LGMH BAB 1 - Azam Dan Bella
2 LGMH BAB 2 - Menemukan Jawaban
3 LGMH BAB 3 - Kebenaran Dan Pertengkaran
4 LGMH BAB 4 - Pria Brengsekk
5 LGMH BAB 5 - Kecurigaan Azura
6 LGMH BAB 6 - Membuatnya Menjadi Nyata
7 LGMH BAB 7 - Sebuah Permainan
8 LGMH BAB 8 - Makan Malam
9 LGMH BAB 9 - Tidak Sendiri
10 LGMH BAB 10 - Pan Pacific, Singapura
11 LGMH BAB 11 - Turuti Saja
12 LGMH BAB 12 - Bisakah Seperti Dulu?
13 LGMH BAB 13 - Jatuh Dan Tak Sadarkan Diri
14 LGMH BAB 14 - Singapura, Jakarta, Bandung
15 LGMH BAB 15 - Si Pembuat Ulah
16 LGMH BAB 16 - Bukan Alasan
17 LGMH BAB 17 - Keputusan Azam
18 LGMH BAB 18 - Tidak Ingin Tahu
19 LGMH BAB 19 - Seribu Bunga Mawar Putih
20 LGMH BAB 20 - Membanting Pria Brengsek
21 LGMH BAB 21 - Selamat Malam
22 LGMH BAB 22 - Tidak Akan Melepaskanmu
23 LGMH BAB 23 - Jangan Bohong
24 LGMH BAB 24 - Kesalahan Yang Tidak Pernah Habis
25 LGMH BAB 25 - Kejujuran
26 LGMH BAB 26 - Sakit Tapi Tidak Berdarah
27 LGMH BAB 27 - Berlagak Seperti Orang Bodoh
28 LGMH BAB 28 - Rindu Kebersamaan Ini
29 LGMH BAB 29 - Mencintaimu Lebih Dalam
30 LGMH BAB 30 - Pesan Azam
31 LGMH BAB 31 - Permainan Mesuum
32 LGMH BAB 32 - Pergi Ke Jepang
33 LGMH BAB 33 - Mandi
34 LGMH BAB 34 - Mendeteksi Perasaan Melalui Ciuman
35 LGMH BAB 35 - Inilah Dunia Bella
36 LGMH BAB 36 - Abang Sayang
37 LGMH BAB 37 - Kembali Terluka
38 LGMH BAB 38 - Meninggalnya Nenek Zahra
39 LGMH BAB 39 - Pesan Terakhir
40 LGMH BAB 40 - Kejujuran Bella
41 LGMH BAb 41 - Beri Aku Sedikit Waktu
42 LGMH BAB 42 - Gerimis Malam Ini
43 LGMH BAB 43 - Skandal
44 LGMH BAB 44 - Cintanya Bukan Untukku
45 LGMH BAB 45 - Pelukan Hangat
46 LGMH BAB 46 - Menata Hidupnya Kembali
47 LGMH BAB 47 - Letting Go My Husband
48 LGMH BAB 48 - Bunga Lagi
49 LGMH BAB 49 - Menjadi Teman
50 RETURN
51 LGMH BAB 50 - Mungkin Aku Salah Lihat
52 Bringing Back, My Wife
53 jangan dibaca
54 Gairah Sang Casanova
55 Wajib Baca
56 After Divorce
57 Bride Of Choice Karya Lunoxs
58 Crazy Love karya baru Lunoxs
59 Pengasuh Tuan Muda Genius karya baru Lunoxs
Episodes

Updated 59 Episodes

1
LGMH BAB 1 - Azam Dan Bella
2
LGMH BAB 2 - Menemukan Jawaban
3
LGMH BAB 3 - Kebenaran Dan Pertengkaran
4
LGMH BAB 4 - Pria Brengsekk
5
LGMH BAB 5 - Kecurigaan Azura
6
LGMH BAB 6 - Membuatnya Menjadi Nyata
7
LGMH BAB 7 - Sebuah Permainan
8
LGMH BAB 8 - Makan Malam
9
LGMH BAB 9 - Tidak Sendiri
10
LGMH BAB 10 - Pan Pacific, Singapura
11
LGMH BAB 11 - Turuti Saja
12
LGMH BAB 12 - Bisakah Seperti Dulu?
13
LGMH BAB 13 - Jatuh Dan Tak Sadarkan Diri
14
LGMH BAB 14 - Singapura, Jakarta, Bandung
15
LGMH BAB 15 - Si Pembuat Ulah
16
LGMH BAB 16 - Bukan Alasan
17
LGMH BAB 17 - Keputusan Azam
18
LGMH BAB 18 - Tidak Ingin Tahu
19
LGMH BAB 19 - Seribu Bunga Mawar Putih
20
LGMH BAB 20 - Membanting Pria Brengsek
21
LGMH BAB 21 - Selamat Malam
22
LGMH BAB 22 - Tidak Akan Melepaskanmu
23
LGMH BAB 23 - Jangan Bohong
24
LGMH BAB 24 - Kesalahan Yang Tidak Pernah Habis
25
LGMH BAB 25 - Kejujuran
26
LGMH BAB 26 - Sakit Tapi Tidak Berdarah
27
LGMH BAB 27 - Berlagak Seperti Orang Bodoh
28
LGMH BAB 28 - Rindu Kebersamaan Ini
29
LGMH BAB 29 - Mencintaimu Lebih Dalam
30
LGMH BAB 30 - Pesan Azam
31
LGMH BAB 31 - Permainan Mesuum
32
LGMH BAB 32 - Pergi Ke Jepang
33
LGMH BAB 33 - Mandi
34
LGMH BAB 34 - Mendeteksi Perasaan Melalui Ciuman
35
LGMH BAB 35 - Inilah Dunia Bella
36
LGMH BAB 36 - Abang Sayang
37
LGMH BAB 37 - Kembali Terluka
38
LGMH BAB 38 - Meninggalnya Nenek Zahra
39
LGMH BAB 39 - Pesan Terakhir
40
LGMH BAB 40 - Kejujuran Bella
41
LGMH BAb 41 - Beri Aku Sedikit Waktu
42
LGMH BAB 42 - Gerimis Malam Ini
43
LGMH BAB 43 - Skandal
44
LGMH BAB 44 - Cintanya Bukan Untukku
45
LGMH BAB 45 - Pelukan Hangat
46
LGMH BAB 46 - Menata Hidupnya Kembali
47
LGMH BAB 47 - Letting Go My Husband
48
LGMH BAB 48 - Bunga Lagi
49
LGMH BAB 49 - Menjadi Teman
50
RETURN
51
LGMH BAB 50 - Mungkin Aku Salah Lihat
52
Bringing Back, My Wife
53
jangan dibaca
54
Gairah Sang Casanova
55
Wajib Baca
56
After Divorce
57
Bride Of Choice Karya Lunoxs
58
Crazy Love karya baru Lunoxs
59
Pengasuh Tuan Muda Genius karya baru Lunoxs

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!