Keesokan harinya, Myro memanggil Shi Yan dan Zhi Li untuk membantunya di tambang kali ini. Tujuan Myro sekarang bukanlah untuk membawa para murid latihan di tambang, melainkan untuk membersihkan sepenuhnya tambang-tambang ini sampai ke level 4 dari para monster. Oleh karena itu, Myro membawa 2 orang tetua yang memiliki kekuatan cukup kuat dibandingkan yang lain.
Mungkin Rena ataupun Gristi lebih kuat daripada Shi Yan, tapi harus ada orang yang menjaga sekte selama Myro di tambang sehingga Myro tidak membawa mereka.
Bagaimanapun saat ini adalah beberapa hari sebelum peperangan di mulai, apabila musuh memanfaatkan kesempatan ini untuk melukai tetua Myro agar mengurangi kekuatan bertarung Myro di perang nanti maka Myro akan mengalami kerugian.
Setiap tetua atau rekan Myro adalah orang yang berbakat, jadi kehilangan 1 di antara mereka merupakan sebuah kerugian yang besar.
Myro, Shi Yan dan Zhi Li berkumpul di depan pintu tambang, Myro menatap mereka dengan hati-hati "Kalian memang kuat, tapi musuh yang ada di tambang ini juga tidak bisa diremehkan. Terutama ketika berada di level 4 nanti, kalian harus lebih berhati-hati".
"Kami mengerti, patriak", jawab 2 orang itu.
"Kalau begitu, ayo pergi!", kata Myro yang langsung melompat ke arah lubang tambang itu.
Kali ini Myro tidak berjalan melalui tangga lagi sebab ia tidak membawa murid, baik itu Shi Yan ataupun Zhi Li bisa terbang sehingga mereka bisa untuk lompat langsung menuruni tambang.
Saat tiba kembali di level 1, mereka berjalan di jalan yang sudah kosong, sebagian besar monster disini sudah dibersihkan yang membuat mereka tidak perlu membuang banyak waktu.
Meskipun begitu, mereka masih bertemu beberapa monster di tengah jalan yang membuat wajah Myro menjadi suram "Kemarin semua monster disini sudah tidak ada lagi, tapi dengan waktu kurang dari sehari maka sudah ada beberapa monster yang kembali muncul akibat energi pada tambang. Nampaknya aku masih meremehkan kekuatan energi pada tambang ini".
Akhirnya mereka tiba di depan sebuah gerbang besi, Myro membuka gerbang tersebut dan aura yang lebih kuat segera dapat dirasakan, ini adalah aura level 2 yang jauh lebih kuat.
Mereka berjalan melalui level 2 tanpa masalah, sebagian besar monster disini memiliki kekuatan Soul Wandering sampai True Fondation.
Sedangkan monster terkuat yang menjaga gerbang menuju level 3 adalah tikus berbulu emas dengan kekuatan Nascent Soul tingkat 1, tikus itu masih mati di bawah tendangan Shi Yan.
Sampai di level 3, wajah Myro sedikit berubah sebab sebagian besar monster disini memiliki kekuatan Transcendent ataupun Saint hingga Saint King.
Monster pada level 3 ini jauh lebih kuat daripada yang Myro pikirkan sebelumnya, bahkan Myro kali ini ikut mengambil pedangnya untuk membantu Shi Yan bertarung. Terutama melawan puluhan kelelawar tahap Saint King tingkat tinggi.
Ketika mendekati pintu akhir, mereka menemukan 3 kelelawar raksasa yang tergantung di atas langit-langit tambang.
Kelelawar ini sangat besar, tingginya lebih dari 5 meter.
Myro menarik pedangnya tanpa ragu selagi 3 kelelawar itu masih tidak sadar "Tebasan Malam tanpa Akhir tahap 6, Pedang Bulan Merah!".
"Slash!".
Aura di pedang Myro berubah menjadi warna merah, ada rasa darah yang sangat kuat di sekita pedang tersebut.
Pedang Myro menebas 2 ekor kelelawar sedangkan Zhi Li dan Shi Yan menyerang kelelawar lain secara bersamaan.
Darah berterbangan dari tubuh 2 kelelawar yang Myro tebas, mereka baru membuka mata mereka dan berpikir untuk menyerang. Tetapi darah terus jatuh dari tubuh mereka, 2 tubuh kelelawar raksasa itu sudah menjadi mayat sebelum bisa menyerang Myro.
"Brak!".
Tubuh 2 kelelawar yang bergantung di langit itu jatuh ke tanah dengan keras, Myro melangkah mundur agar darah mereka tidak mengenai dirinya.
Zhi Li dan Shi Yan juga berhasil menjatuhkan kelelawar yang lain, Shi Yan memukul kelelawar itu setelah ia bergabung bersama Ganesha sedangkan Zhi Li memakai kemampuan jaringnya untuk memotong para kelelawar ini.
Melihat 3 kelelawar Saint King tingkat tinggi yang sudah dikalahkan, Myro berkata dengan suram ke arah pintu gerbang besi yang sudah ada di depan matanya, pintu itu merupakan gerbang menuju level 4 "Musuh terakhir level 3 adalah Saint King, tidak diragukan lagi bahwa musuh pada level 4 pasti semuanya Prajurit Martial ke atas, persiapkan diri kalian! Apabila kalian tidak berhati-hati, orang yang mati adalah kalian! Seperti 3 kelelawar ini, mereka menganggap remeh kedatangan kita yang menyebabkan kematian mereka tanpa sedikitpun perlawanan".
Zhi Li dan Shi Yan mengangguk, Lalu Myro melangkah maju untuk membuka gerbang level ke 4. Bahkan Myro sekalipun tidak meremehkan level 4 ini, menurut Myro monster pada level 4 ini akan jauh lebih sulit daripada melawan Sekte Beruang Tanah.
...----------------...
Patriak Sekte Beruang Tanah masih sangat percaya diri tentang kemenangannya melawan Sekte Zodiak, ia sama sekali tidak melakukan persiapan apapun untuk peperangan ini. Menurutnya kemenangan sudah ada di depan mata, oleh karena itu ia masih tidak melakukan apapun setiap harinya untuk menghadapi perang ini.
Berbeda dari patriak nya, tetua tertua Sekte Beruang Tanah terus merasa khawatir. Ia tidak bisa tidur setiap malam sebab firasat buruk terus menghantuinya, ia merasa bahwa sekte mereka akan kalah dari musuh, tidak peduli cara apa yang mereka lakukan maka mereka pasti kalah.
Jika itu orang lain maka mereka pasti tidak akan peduli terhadap firasat ini, tapi tetua tertua berbeda. Ia sudah berkali-kali lari dari kematian akibat mempercayai firasat buruk di hatinya, jadi ia kali ini juga memutuskan bahwa ia harus bertindak atau mereka akan kalah.
Ia sudah berusaha untuk meyakinkan patriak berkali-kali, tapi patriak tidak pernah mendengarnya dan hanya menganggap ia kurang beristirahat. Patriak memberinya libur sampai sehari sebelum peperangan, agar ia tidak mengganggunya lagi.
Di bawah keputusasaan sebab patriak tidak mempercayainya, tetua tertua hanya bisa pergi mencari pembunuh.
Ia memanggil seorang pembunuh dari Poison Skull untuk membunuh sebanyak mungkin tetua atau bahkan patriak Sekte Zodiak.
Poison Skull adalah sebuah kelompok yang bukan bagian dari sekte apapun, tapi mereka mendapatkan pengakuan bahwa kekuatan mereka setingkat dengan sekte tingkat 9 manapun.
Poison Skull mengirim pembunuh Prajurit Martial tingkat 4 untuk pergi ke Sekte Zodiak, menurutnya ini sudah cukup untuk membersihkan seluruh Sekte Zodiak yang merupakan sekte palsu.
Tetua tertua Sekte Beruang Tanah juga membuang kekhawatirannya, meskipun pembunuh yang di kirim lebih lemah daripada kultivasi patriak mereka tapi pembunuh lebih ahli membunuh. Jadi kekuatan bukan segalanya, pengalaman serta pengetahuan sangat penting bagi pembunuh. Apabila para pembunuh ini lebih lemah, tetua tertua tidak akan repot-repot membayar mahal mereka untuk membunuh musuh di Sekte Zodiak.
Seorang pembunuh Prajurit Martial tingkat 4 berangkat dari markas Poison Skull secara diam-diam menuju ke Sekte Zodiak.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
LEO
k
2022-02-14
0
Anggi Angelina
tetua tertua panik takut mati duluan
2022-02-02
0
ARA
walah
tetua tertua malah sewa pembunuh bayaran😀😀😀
2022-01-12
0