"Apa? Apakah anak ini berpikir bahwa nilai sekte mereka sama dengan sekte kita? Ini jelas-jelas adalah penipuan!", teriak patriak lagi penuh kemarahan, kali ini ia melemparkan gelas teh miliknya sampai hancur kembali.
Tetua tertua senang mendengar hal tersebut, ia sebelumnya berpikir bahwa patriak mereka akan dipenuhi oleh kemarahan yang membuat ia di tipu oleh musuh. Walaupun mereka yakin menang tapi selama mereka kalah maka itu berarti Sekte Beruang Tanah akan kehilangan semuanya, jadi tetua tertua merasa tidak perlu untuk melakukan pertarungan merugikan ini.
"Patriak memang cerdas! Ia bisa membaca jebakan musuh dengan sangat jelas, patriak memang orang paling hebat", kata tetua tertua yang mencoba membuat patriak senang dan melupakan tantangan ini.
Tetapi ia tidak pernah berpikir bahwa perkataan patriak berikutnya akan membuat dirinya sangat terkejut.
"Sudah aku putuskan, kau pergi ke kelompok penjaga sekte untuk memberitahu bahwa kita akan terus melanjutkan tantangan serta menerima persyaratan dari Sekte Zodiak!", kata patriak itu.
"Patriak, ini adalah jebakan milik musuh! Kita tidak boleh menerimanya, tidak peduli apakah kita menang ataupun kalah maka kita pasti akan dirugikan, patriak harus memikirkannya lagi!", kata tetua tertua sedikit panik untuk membujuk patriak nya.
Tapi patriak melambaikan tangannya "Tetua tertua, kau adalah orang yang di tipu oleh musuh, sebenarnya mereka sudah tahu bahwa mereka bukanlah lawan kita, jadi mereka memutuskan untuk memakai cara ini agar kita menolak tantangan tersebut. Mereka pasti tidak berpikir bahwa aku menerima tantangan ini, orang yang terjebak sebenarnya bukanlah aku melainkan mereka! Padahal mereka adalah orang yang takut, tapi mereka berpikir bisa membuatku takut dan mundur dari tantangan ini, terlalu naif!".
Melihat kepercayaan diri patriak, tetua tertua menjadi ragu "Apakah benar begitu?".
"Tetua tertua, kau tidak percaya padaku? Sejak kapan aku pernah salah?", kata patriak penuh rasa percaya diri seakan-akan ia ia yakin bahwa dirinya benar "Segera pergi ke kelompok penjaga sekte bahwa kita menerima persyaratan ini, sebagai gantinya maka Sekte Zodiak tidak lagi boleh menolak memakai alasan apapun!".
"Baik patriak!", tetua tertua sebenarnya masih tidak yakin tapi ia memutuskan untuk mengikuti perkataan patriak.
Tetua tertua adalah orang yang cerdas, setidaknya jauh lebih cerdas daripada patriak mereka sekarang, jika bukan karena kekuatannya yang lebih lemah maka ia pasti sudah menjadi patriak sekarang. Kali ini tetua tertua merasakan bahwa mereka seperti melompat ke jebakan musuh, tapi ia tidak tahu alasannya sehingga ia yakin bahwa patriak tidak akan percaya. Jadi pilihannya adalah melajukan semuanya sesuai yang dikatakan patriak.
...----------------...
10 hari setelah kematian tetua Sekte Beruang Tanah, Myro duduk di ruang pertemuan sambil tersenyum dan ada sebuah surat di tangannya, surat ini tidak lain adalah Sekte Beruang Tanah yang menerima persyaratan mereka tetapi sebagai gantinya maka Sekte Zodiak tidak bisa menolak lagi.
"Myro, orang ini benar-benar sangat bodoh! Mereka melompat ke arah jebakan yang kita siapkan tanpa curiga tersebut, aku penasaran bagaimana wajah penyesalan mereka nanti ketika tahu bahwa mereka sudah kalah dan kehilangan semuanya", kata Shi Yan tersenyum kejam, ia sekarang terlihat seperti penjahat.
Myro menggelengkan kepalanya "Jangan cepat merasa senang, jadikan ini pelajaran bagi kalian bahwa jangan sampai dibutakan oleh kemarahan. Berpikir lebih banyak lagi sebelum bertindak sebab tanpa kalian ketahui, musuh mungkin menjebak kalian hingga membuat kalian bisa-bisa kehilangan semuanya".
"Baik tuan, kami mengerti!", jawab semua orang di ruangan itu dengan tegas.
Myro mengangguk melihat semua orang yang mengerti "Baiklah, ini waktunya untuk menjawab pesan ini dan memulai perang!".
...----------------...
Tidak lama kemudian berita tersebut menyebarkan ke sekitar, bagaimanapun ini hanyalah pertarungan antara sekte kecil yang bahkan tidak menarik perhatian sekte tingkat 7 ke atas.
Peperangan antara sekte tingkat 9 dan sekte palsu, pertarungan ini adalah perebutan bendera antara sekte. Orang yang bisa bergabung adalah tetua dan patriak masing-masing sekte, jika diketahui ada orang yang berasal dari sekte lain maka mereka akan dianggap kalah.
Myro adalah yang memilih pertarungan ini, seperti namanya maka setiap sekte memiliki bendera mereka masing-masing. Tujuan dari setiap kelompok adalah merebut bendera milik sekte musuh, siapapun yang bisa merebut bendera musuhnya lebih dulu maka mereka adalah pemenangnya.
Selain itu, sebuah sekte tingkat 8 akan menjadi penengah yang mengamati jalannya pertarungan ini yaitu Sekte Tinju Api, mereka adalah sekte yang diundang oleh kelompok penjaga sekte sehingga mereka tidak bisa menolak untuk menjadi penengah.
Sedangkan waktu peperangan maka itu akan dilakukan 20 hari lagi, selama waktu ini maka masing-masing sekte bisa melakukan persiapan mereka masing-masing.
...----------------...
"Guru, kenapa harus melakukan peperangan saling merebut bendera? Bukankah lebih cepat untuk saling bertarung dan membunuh?", tanya Zhi Li yang duduk di samping Myro.
Sekte Zodiak sudah berjalan sepenuhnya sebagai sekte yang membuat semua orang sibuk, mereka melakukan tugas mereka sebagai tetua dan melatih para murid.
Oleh karena itu, hanya ada Zhi Li saat ini yang masih membahas tentang sumber daya yang bisa dibagikan kepada murid-murid serta sumber daya yang tidak bisa.
Sebagai tetua bangunan sumber daya maka pembagian sumber daya kultivasi sudah menjadi tugas Zhi Li, tapi ia masih membutuhkan izin Myro sebelum bertindak. Bagaimanapun sumber daya kultivasi sangat fatal bagi setiap sekte, jadi memerlukan izin patriak untuk menggunakan sumber daya yang memiliki jumlah besar.
"Apabila bertarung secara langsung maka itu akan memerlukan waktu lama, kita harus membersihkan musuh secara bergantian yang sangat merepotkan. Tapi pertarungan merebut bendera ini sangat mudah, kita hanya perlu merebut bendera musuh sehingga peperangan akan berakhir. Mungkin paling lama hanya membutuhkan waktu sejam untuk menyelesaikan peperangan ini", kata Myro tersenyum percaya diri.
Myro memeriksa daftar sumber daya yang akan diberikan, setelah memastikan tidak ada kesalahan maka Myro membiarkan Zhi Li untuk pergi lebih dulu.
Tidak lama kemudian dari kepergian Zhi Li, ada suara ketukan pintu lagi.
"Tuan, saya membawa para murid yang kau butuhkan", suara Gristi terdengar dari balik pintu itu.
"Kau bisa membuka pintunya", kata Myro yang berdiri dan bersiap untuk pergi.
Gristi membuka pintunya perlahan-lahan agar tidak membuat suara keras sebelum berkata lagi dengan hormat kepada Myro "Tuan, saya sudah membawa 100 murid sesuai yang anda katakan. Apa lagi yang harus saya lakukan selanjutnya?".
"Sebagai tetua bangunan tugas maka kau belum memiliki pekerjaan apapun sebab para murid belum memiliki kekuatan yang cukup untuk menyelesaikan tugas. Jadi kau akan pergi bersamaku, kita akan pergi menuju tambang tersebut. Aku akan menunjukkan kepada kalian tentang manfaat dari tambang di tengah sekte kita", kata Myro yang sudah berjalan pergi dari ruangan tersebut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
OVIC
Akwoakwoak kaisar zodiak yg umurnya udah ribuan tahun dibilang naif sama bocah
2022-03-05
0
LEO
o
2022-02-14
0
Anggi Angelina
mantap cuma 1 jam👍
2022-02-02
0