Suara pintu yang terbuka dari ruang sebelah terdengar, tidak lama kemudian maka sosok Shi Yan muncul menuju Myro "Patriak, dimana serangga itu? Aku paling senang membersihkan serangga!".
Myro menunjuk ke arah tetua yang masih berdiri dengan bodoh di tempatnya "Itu adalah orang yang harus kau bersihkan, lepaskan tangan dan kakinya sebelum membunuh pria tersebut. Selain itu biarkan mayatnya digantung di depan sekte kita, tunjukkan kepada dunia bahwa siapapun yang melawan sekte kita akan berakhir sama dengannya".
Tetua itu masih berdiri dengan bodoh, ia tidak pernah berpikir bahwa Myro akan begitu berani untuk melawannya. Ia sudah pergi ke banyak sekali sekte palsu, memang ada beberapa orang yang menolaknya tapi mereka masih akan bersikap sopan. Oleh karena itu, belum pernah ada orang yang memperlakukannya sampai akan membunuhnya seperti Myro.
Ia menatap Myro dengan mata merah yang terlihat akan meledak "Nak, apakah kau mencari kematian! Jangan sombong hanya karena kau seorang patriak! Aku beritahu padamu bahwa setiap hari akan selalu ada patriak dari sekte palsu yang akan mati, hal ini menunjukkan seberapa tidak berharganya jabatan patriak milikmu. Hari ini patriak yang mati adalah dirimu juga!".
Kekuatan Prajurit Martial tingkat 3 muncul dari tubuh tetua tersebut yang menekan semua orang di sekitar, tetua tersebut akan maju melawan Myro, tapi Shi Yan menghentikan tetua tersebut secepat mungkin dengan menekan pundaknya.
"Brak!".
Tetua itu langsung berlutut di tanah akibat kekuatan tekanan Shi Yan pada pundaknya, Shi Yan menatap tetua tersebut sebelum tertawa "Patriak, orang ini bukanlah serangga, tidak ada serangga yang segemuk ini. Lebih tepat untuk memanggilnya bayi gajah, hahahahaha".
Myro menatap Shi Yan yang tertawa dengan aneh sebab tubuh milik Shi Yan hampir segemuk tetua ini, walaupun Shi Yan masih sedikit lebih kurus. Tapi bukankah perkataan Shi Yan sama seperti mengejek dirinya sendiri?
Myro tidak peduli lagi terhadap hal ini, ia melambaikan tangannya "Bersihkan tetua ini dari depan mataku, jangan biarkan aku melihatnya lagi".
"Baik patriak!", jawab Shi Yan yang akan membawa tetua ini pergi.
Tetua tersebut berusaha melawan Shi Yan sekuat tenaga, tapi tangan Shi Yan terlalu kuat sehingga tubuhnya tidak bisa bergerak sedikitpun, bahkan ia merasa seluruh pundaknya kesakitan akibat tekanan tangan Shi Yan.
Meskipun ia masih belum mengerti kenapa Shi Yan bisa mengalahkannya padahal memiliki kultivasi yang lebih lemah, tapi tetua itu berteriak dengan keras "Nak, jangan berpikir kau sudah menang! Aku akan menunjukkan seberapa kuat roh milikku!".
Sebuah cahaya terang muncul di belakang tetua tersebut, sebuah beruang setinggi 2 meter yang terbuat dari tanah muncul di belakangnya.
"Graaaaa!", beruang tersebut mengaum ke arah langit sangat keras, lalu ia mengangkat tangannya untuk memukul Shi Yan.
Roh Ganesha Shi Yan terlalu besar sehingga jika ia memanggilnya maka bangunan ini pasti akan hancur, oleh karena itu Shi Yan memutuskan untuk bergabung bersama rohnya.
Sebelum Shi Yan bergabung bersama Ganesha, Sagitarius yang sebenarnya dari tadi sudah berdiri di belakang Myro untuk berjaga-jaga menembakkan busurnya pada beruang tersebut.
"Brak!".
Beruang tanah hancur dengan sekali tembakan Sagitarius, Myro sedikit menggelengkan kepalanya ketika menemukan bahwa roh beruang tanah itu hancur hanya karena sekali tembakkan panah. Bakat tetua ini memang sangat buruk, roh miliknya terlalu lemah.
Tetua itu memuntahkan seteguk darah sebab roh miliknya sudah mati, ia menatap semua kejadian tersebut penuh rasa tidak percaya. Bagaimana mungkin orang-orang dari sekte palsu bisa sekuat ini? Bukankah lebih baik untuk bergabung dengan sekte asli? Dengan kekuatan mereka maka tidak ada masalah untuk menjadi tetua sekte tingkat 8.
Sebelum pria itu bisa kembali sadar, Myro melambaikan tangannya "Bawa pergi pria itu dari sini, jangan biarkan aku melihatnya lagi kecuali ia sudah menjadi mayat. Selain itu lepaskan semua pakaiannya sebelum mayatnya digantung, biarkan seluruh dunia tahu harga melawan sekte kita".
"Baik patriak", kata Shi Yan yang mulai membawa tetua itu pergi.
"Tunggu! Kalian tidak bisa membunuhku! Selama aku mati maka Sekte Beruang Tanah tidak akan pernah melepaskan kalian! Sekte Beruang Tanah pasti akan membalas kematian diriku apabila aku mati! Lebih baik untuk melepaskan sebelum Sekte Beruang Tanah datang, apakah kalian dengar? Kalian tidak bisa untuk--", teriak tetua itu berlebihan sebab ia penuh ketakutan akan kematian, jadi ia hanya bisa memakai nama sekte miliknya untuk menakuti Myro agar membiarkannya pergi.
Tapi baik itu Myro ataupun Shi Yan tidak peduli, tetua itu masih di bawa pergi untuk di bunuh sesuai perkataan Myro.
Setelah tetua itu dibersihkan, Myro berkata kepada Zhi Li "Biarkan para pelayan membawa makanan yang sudah siap, lalu beritahu Gristi dan yang lainnya yang ada di sebelah untuk datang kesini juga dan makan".
"Baik guru!", kata Zhi Li penuh semangat, ia pergi dari tempat ini dengan senyum yang sangat lebar di wajahnya seakan-akan ada hal yang sangat menyenangkan terjadi.
Myro melihat Zhi Li dengan aneh "Kenapa anak ini terlihat sangat senang? Apakah ia senang melihat pembunuhan atau pertarungan?".
Myro menggelengkan kepalanya dan berhenti berpikir sebab ia tidak tahu pasti apa yang membuat Zhi Li senang, Sagitarius yang ada di belakang hanya memutar matanya serta tidak mengatakan apapun terhadap Myro yang tidak menyadari alasan Zhi Li senang.
Akhirnya banyak makanan diletakkan di atas meja, Gristi bersama yang lain sudah datang lagi kesini dan duduk di sekitar untuk makan bersama Myro.
Menunggu sebentar, Shi Yan akhirnya kembali juga "Tuan, aku sudah selesai melakukan tugas yang anda berikan".
Myro mengangguk sedikit "Duduk, tugas sudah selesai sehingga kita bisa makan".
Shi Yan Dudi sebelum semua orang mulai makan, tidak ada dari mereka yang berbicara sebab mereka tahu bahwa Myro hanya akan berbicara ketika mereka sudah selesai makan.
Semua makanan yang ada di atas meja habis sebelum para pelayan pergi, Feka bertanya kepada Myro "Tuan, apakah tidak masalah menggantung mayatnya seperti itu, bukankah lebih baik menyembunyikan mayat tetua tersebut? Jika Sekte Beruang Tanah mengetahui hal ini, mereka pasti akan memulai perang terhadap kita".
Myro hanya tersenyum sedikit "Tujuanku memang untuk memulai perang, apa yang akan kita berikan apabila kalah adalah Sekte Zodiak sedangkan mereka adalah gelar sekte tingkat 9, kita hanya perlu menang agar Sekte Zodiak menjadi sekte tingkat 9".
Feka berkata sedikit ragu "Tapi tuan, saya memang yakin bahwa pertarungan patriak ataupun tetua maka kita pasti akan menang. Masalahnya pertarungan murid, semua murid kita masih baru berkultivasi yang menyebabkan kemungkinan kita kalah sangat besar".
"Tidak perlu khawatir, perang antara sekte tidak bisa di mulai secepat itu, paling tidak membutuhkan waktu sebulan untuk memulai perang sebab mereka harus melaporkan perang ini ke sekte tingkat 8 agar menjadi penengah dari pertarungan. Mereka juga harus mengirim kita surat tantangan, lalu kita harus mengirim surat menerima tantangan tersebut. Oleh karena itu, untuk memulai perang maka tidak semudah yang kalian pikirkan", kata Myro yang meminum tehnya di atas meja.
Myro meletakkan lagi cangkir tehnya di atas meja sebelum berkata lagi "Lagipula ada peraturan bahwa sekte yang ditantang serta menerimanya bisa menentukan peraturan atau pertarungan seperti apa yang akan dilakukan, kita hanya perlu memilih pertarungan antara patriak dan tetua yang membuat kemungkinan menang kita semakin besar. Sekte Beruang Tanah pasti akan menantang kita sebab dibutakan oleh kemarahan, kemenangan ini sudah ada di tangan kita!".
Mata semua orang bersinar, mereka tidak berpikir bahwa ada celah seperti itu di perang antara sekte.
Sekarang mereka merasa sangat yakin akan kemenangan mereka, sebulan lagi maka sekte mereka pasti akan menjadi sekte tingkat 9 juga yang merupakan sekte asli di Dunia Kaisar ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Sippp....
2022-01-03
0
XD
k
2021-12-03
0
Anonymous
478
2021-11-30
0