Semua orang melihat Feka dengan aneh, bukan hanya Myro yang berpikir bahwa Feka tidak akan ikut tapi semua orang berpikir seperti itu. Oleh karena itu, semua orang sangat bingung terhadap keputusan Feka sekarang.
Myro tidak lagi menatap Feka melainkan Monica "Bagaimana denganmu?".
Monica membungkuk ke arah Myro "Patriak, kami sudah membahas tentang keputusan ini dan sama-sama setuju, izinkan kami untuk ikut".
"Bagaimana dengan anak kalian? Jika kalian berencana membawanya ke dunia berikutnya maka aku tidak akan setuju, membawa anak kecil seperti itu hanya akan mempersulit kita", kata Myro penuh ketegasan, ia tidak tertarik untuk membawa sesuatu yang bisa mengganggu perkembangan dirinya maupun para pengikutnya.
"Kami sudah memutuskan untuk meninggalkan anak kami disini, biarkan para tetua yang tetap tinggal membantu merawat anak kami. Selain itu adik Monica ada disini, ia bisa dipercaya", kata Feka menjelaskan.
Melihat Feka serta Monica sudah memutuskan, Myro tidak lagi menolak mereka dan hanya bertanya "Jadi, apa alasan kalian untuk begitu keras kepala mengikuti ku ke perjalanan penuh resiko ini di saat kalian sudah memiliki anak? Aku peringatkan kepada kalian semua, perjalanan kali ini lebih sulit serta lawan kita jauh lebih kuat ataupun cerdas daripada orang-orang yang pernah kita lawan selama ini. Bahkan ada kemungkinan aku sendiri akan mati apabila tidak berhati-hati, kenapa kalian masih sangat keras kepala untuk ikut?".
Feka menatap Myro dengan tegas "Tuan, kami memutuskan memilih mengikuti anda ke dunia berikutnya untuk membuka jalan masa depan bagi anak kami! Semakin kuat kekuatan kita maka akan semakin mudah jalan anak kami di masa depan untuk menjadi kuat, ini sama seperti di bumi dulu. Apabila orang tuanya berasal dari keluarga kaya maka kemungkinan anaknya menjadi kaya di masa depan akan jauh lebih besar. Jadi kami memutuskan untuk menyiapkan jalan bagi anak kami di masa depan, bagaimanapun sebagai seorang ayah maka aku akan berusaha sebaik mungkin agar anakku tidak mengalami peperangan yang mematikan untuk meningkatkan kekuatannya seperti yang kita lakukan sekarang".
Mendengar penjelasan Feka, Myro sedikit tersenyum "Anak kalian pasti akan senang bisa memiliki orang tua yang sangat perhatian, tapi aku peringatkan sekali lagi bahwa resikonya tidak ringan. Aku tidak bisa selalu melindungi kalian di sana, hanya kekuatan kalian sendiri yang bisa melindungi diri kalian".
Setelah itu Myro tidak menjelaskan lebih lanjut, setiap orang memiliki jalan yang mereka pilih sendiri pada hidup mereka, apa yang perlu Myro lakukan hanya mengingatkan mereka sedangkan untuk keputusan akhir maka itu di tangan diri mereka masing-masing.
Berikutnya Lanzar adalah orang yang berbicara "Jika ini ratusan tahun yang lalu maka aku pasti akan ikut, tapi aku sekarang sudah cukup tua sehingga aku memilih untuk mengelola Sekte Kura-Kura Langit dan hidup damai sampai hari aku mati akibat kehabisan usia. Selama aku masih hidup, aku akan menjaga sekte ini".
Tetua Bangau mengangguk "Kami memang sudah terlalu tua, tidak cocok lagi dengan petualangan yang dilakukan anak muda seperti kalian. Aku juga akan tetap di Sekte Kura-Kura Langit".
"Aku akan ikut bersama patriak!", jawab Lars yang memutuskan untuk ikut.
Semua orang sudah menentukan keputusan mereka yang membuat Myro mengakhiri pertemuan ini "Baiklah, bagi mereka yang ikut maka harus mempersiapkan diri untuk besok. Aku beritahu bahwa jalan ke dunia berikutnya hanya dibuka setiap 50 tahun sekali, oleh karena itu aku harus menunggu disini selama 3 tahun sebelum bisa pergi. Apabila kalian tidak pergi besok maka kalian harus menunggu 50 tahun lagi, kalian bisa pergi untuk bersiap sekarang".
"Baik!", semua orang di ruangan itu menjawab dengan tegas sebelum berdiri, mereka mulai perlahan-lahan pergi dari ruang pertemuan tersebut.
Myro tidak khawatir terhadap kekuasaan Sekte Kura-Kura Langit, adanya Tetua Bangau bersama Lanzar sudah lebih dari cukup untuk memastikan kekuasaan mereka di Dunia Gott sebab kekuatan 2 orang ini juga sudah menjadi Saint King tingkat tinggi.
Ketika semua orang pergi, Myro menyadari bahwa masih ada 1 orang disini.
"Kenapa kau tetap disini, Gristi?", tanya Myro kepada Gristi yang belum meninggalkan ruangan.
"Tuan, sebenarnya saya memiliki sebuah pertanyaan yang sejak 3 tahun yang lalu akan saya tanyakan kepada anda. Tapi saya takut menganggu anda sehingga saya memutuskan untuk menyimpan kebingungan saya. Hari ini tuan merencanakan untuk membawa kami ke dunia lain, jadi saya merasa harus mendengarkan jawaban tuan akan pertanyaan ini. Apakah tuan keberatan?", tanya Gristi dengan hati-hati karena takut membuat Myro marah.
"Tanyakan, aku akan menjawabnya jika kau memang boleh mengetahui hal tersebut", kata Myro.
Gristi menarik nafas sebelum bertanya "Tuan, bukankah sebelumnya anda merekrut saya untuk menipu musuh anda? Aku yakin kemungkinan besar musuh tuan adalah Bolt. Tapi pada akhirnya Bolt sudah mati dan anda tidak menggunakan saya untuk menipunya, saya penasaran kenapa tuan tidak membiarkan saya mencoba menipu Bolt? Apakah tuan berpikir bahwa Gristi tidak memiliki kemampuan untuk menipunya?".
"Pertanyaan bodoh!", jawab Myro yang langsung berdiri untuk berjalan pergi dari ruangan ini.
Ketika Myro membuka pintu dan akan pergi, Myro berkata lagi "Gristi, kau sebelumnya hanyalah alat yang aku ambil untuk menipu Bolt tapi sekarang sudah berbeda. Kau adalah benda milikku, bagaimana mungkin aku memberikan benda milikku kepada orang lain tanpa alasan? Lagipula level mu jauh lebih tinggi daripada Bolt, menggunakan bakat sepertimu untuk Bolt terlalu membuang-buang bakat yang merupakan milikku. Ingat ini baik-baik, kau adalah benda milikku! Aku tidak akan membiarkan orang lain mengambil barang milikku dengan mudah!".
Tanpa menunggu lagi, Myro pergi dari ruang pertemuan itu untuk kembali ke rumahnya yang hanya meninggalkan Gristi di ruangan tersebut.
Jika itu orang lain maka mereka pasti akan marah di sebut sebagai benda oleh orang lain, tapi wajah Gristi sekarang sedikit merona "Aku mengerti tuan, aku adalah benda milik anda sehingga aku akan selalu mengikuti dan melindungi anda".
Lalu sebuah senyuman kecil muncul di wajah Gristi "Tuan menganggap ku sebagai bendanya! Untungnya aku bertanya kepada tuan masalah hal ini, sekarang tuan sudah mengakui keberadaan ku di sisinya".
Gristi berdiri dan pergi dari ruangan itu juga masih sambil tersenyum, selama ini ia memiliki sebuah masalah yang membuatnya takut yaitu Myro tidak pernah menentukan status miliknya dengan jelas. Pada awalnya ia adalah alat Myro untuk menipu Bolt, oleh karena itu Gristi takut terhadap Myro yang akan membuangnya setelah Bolt mati karena tidak berguna lagi.
Alasan inilah yang membuat Gristi selalu iri kepada Zhi Li yang memiliki status murid di sisi Myro, ia mempunyai alasan jelas untuk terus berada di sisi Myro.
Tapi sekarang berbeda, ia tidak peduli status apa yang Myro berikan kepada dirinya. Selama Myro memberikannya status yang cukup agar dirinya bisa tetap berada di sisi Myro, Gristi tidak keberatan. Jadi alasan inilah yang membuat Gristi senang ketika Myro mengatakan bahwa ia adalah benda miliknya, setidaknya Gristi bisa terus berada di sisi Myro.
Gristi sudah menyimpan kekhawatiran ini selama 3 tahun, ia tidak berani bertanya sebab takut Myro akan langsung memutuskan untuk membuangnya.
Jika Zhi Li adalah orang yang paling sering di sisi Myro dan berusaha yang terbaik untuk membantu Myro, bahkan ia berani untuk memberikan saran. Maka Gristi adalah orang yang mengikuti Myro tanpa pernah mempertanyakan apa yang Myro lakukan, ia tidak memberi saran apapun kepada Myro sebab menurutnya melakukan tugas yang Myro katakan adalah apa yang harus ia lakukan. Walaupun dirinya tidak sering bersama Myro seperti Zhi Li, tapi bisa di sisi Myro sesekali sudah lebih dari cukup untuk dirinya.
Apabila digambarkan maka Zhi Li adalah wanita yang menemani Myro dari sisi terang sedangkan Gristi adalah wanita yang menemani Myro dari sisi gelap, mereka memiliki perasaan pada Myro dengan cara mereka sendiri.
Gristi pergi dari bangunan pertemuan itu dan melihat langit yang sedang cerah "Cuaca hari ini benar-benar sangat baik! Aku harus bekerja lebih keras lagi untuk tuan".
Dengan senyuman cerah di wajahnya, Gristi pergi kembali ke rumahnya. Setiap orang yang ada di jalan pasti akan tertarik untuk melihatnya saat Gristi lewat, bagaimanapun Gristi memiliki wajah yang cantik tapi senyuman di wajahnya membuat Gristi semakin menarik lagi bagi para pria. Tapi tidak ada yang berani menganggu Gristi sebab semua orang tahu bahwa kekuatan Gristi sangat menakutkan.
...----------------...
Myro tidak tahu bahwa Gristi merasa sangat senang akibat perkataannya, lagipula Myro hanya mengatakan sesuai apa yang ia pikirkan.
Sedangkan untuk membuang Gristi, Myro tidak memiliki ide itu sama sekali.
Gristi memiliki roh rubah ekor 9 yang merupakan roh suci, selain itu bakat Gristi tidak lebih lemah daripada Zhi Li. Jadi Myro tidak akan membuang Gristi, kecuali ia berkhianat.
Myro sudah kembali ke rumahnya, saat Myro membuka pintunya maka sebuah teriakan terdengar dari rumah tersebut.
"Kakak Aries, kenapa kau mengambil makan milikku!", teriakan Capricorn bisa terdengar hingga ke Myro yang baru membuka pintu rumah tersebut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
Iskandar Yunaeni
njut
2022-04-30
1
★Ambil 5 Bayar 3★
mantabs
2022-03-11
1
Marni Honey
lanjut
2022-02-23
1