Part 15 SNOWBALL

KELUAR, dari kelas, keenan memisahkan dari teman-temannya. Dia beralasan ingin ke toilet dan meminta yang lain Pulang lebih dahulu, kakinya melangkah menuju kantin. Dia butuh mendinginkan Pikirannya, sebotol air mineral dingin mungkin mampu menjernihkan kembali Pikirannya yang sangat kusut saat ini.

Seharian ini tidak satu pun materi pelajaran yang masuk dalam otaknya. Penjelasan guru di depan kelas seolah mental begitu saja tanpa sempat singgah di kepalanya. isi diary Moza sungguh menyita Pikirannya. Apalagi, dugaannya makin kuat bahwa Teman-temannya juga memiliki hubungan dengan kasus yang tengah diselidiki

Keenan butuh menetralkan Pikirannya sebelum memutuskan untuk bertindak, Dia tidak boleh terlalu gegabah

Di kantin, Keenan menemukan Naura yang berada di lemari Pendingin es krim setinggi Pinggang. Cewek itu tampak sedang memilih es krim untuk dibeli sambil berbicara dengan seseorang di seberang telepon

Senyum keenan langsung mengembang, walau tidak seceria hari-hari sebelumnya. Paling tidak sosok, Naura mampu mengurangi sedikit kegundahan dalam hatinya.

Keenan kemudian berjalan mendekati Naura Dengan harapan, kegundahan akut dalam dirinya dapat semakin berkurang atau bahkan sirna bila berinteraksi sebentar dengan makhluk Cantik itu.

" iya tunggu aku sebentar ya, aku lagi beli Es krim dulu di kantin"

Percakapan Naura dengan seseorang di seberang telepon membuat wajah di Keenan mendadak hilang. Dia tahu betul dengan siapa cewek itu berbicara apabila menggunakan Pilihan kata, " aku-kamu,"

" Aku masih ingat Es Krim kesukaan kamu Magnum white, kan kebetulan di sini tinggal satu, Tunggu aku di gerbang aja"

Keenan makin Panas di tempat. Naura bahkan hafal es krim kesukaan Arsen. Rasa kesalnya kian memuncak ketika dia melihat gantungan kunci berbentuk kelinci Pemberian Arsen tersemat cantik di ritsleting tas ransel Naura. Karakter kelinci itu seolah meledeknya bahwa dirinya masih belum menang dari Arsen untuk merebut hati cewek itu.

Seketika, terbesit ide dalam kepala Keenan. Memanfaatkan kelengahan Naura yang masih sibuk bertelepon, dengan sengaja dia mengaitkan gantungan kunci itu hingga menyangkut di resleting tas ransel miliknya Hingga kini gantungan kunci itu tersemat di antara resleting Naura dan miliknya

Naura mengakhiri sambungan teleponnya. Di genggamannya sudah ada satu buah Es krim Magnum white dan satu lagi Double chocolate. Dia melangkah, hendak membayar Pada ibu Penjaga kantin. Namun sesuatu yang berat seolah menahannya untuk tetap di tempat.

Naura menoleh, dan langsung terkejut karena menemukan Keenan berdiri di belakangnya, entah sejak kapan

" Lo ngapain narik-narik tas gue, " tanya Naura tak suka

" Siapa yang narik-narik ? Gantungan kunci Lo nyankut di tas, gue nih," tunjuk Keenan pada yang dimaksud

Naura berdecak kesal, " Lepasin deh, Buruan!" desaknya, tak sabaran

Keenan melepas sebelah sanggaan tasnya hingga kini berhadapan dengan Naura yang masih memunggunginya. Dia Pura-pura melepas gantungan kunci itu dari tas Naura. Namun selang beberapa detik kemudian, Keenan menghentikan gerakannya

" Waduh gue lupa kalau gue baru aja Potong kuku kemarin, jadi susah Lepasinnya Udah biarin gini aja,lah" katanya beralasan, " Mungkin aja ini kode dari Yang Di Atas,biar Lo sama gue bisa saling dekat"

Naura hampir saja mengumpat kesal. Dia terpaksa meletakkan kembali dua es krim di tangannya ke tempat semula. Dia lalu melepas sebelah sanggaan tasnya. Hingga kini dia berdiri saling berhadapan dengan Keenan sambil memeluk tasnya masing-masing. Naura menyingkirkan tangan Keenan dari tasnya kemudian berupaya melepaskan sangkutan gantungan kunci itu dari tas Keenan.

Sialnya, Naura Juga baru memotong kukunya sehingga kesulitan membuka sangkutan itu

" Nyangkutnya nggak Wajar banget. Masa bisa rapet begini nyangkut di ritsleting tas Lo ? keluh Naura curiga sambil mengangkat kepalanya untuk menatap Keenan, "Lo Sengaja, kali"

" Ya namanya juga jodoh, Ada aja jalan biar kita bisa dekat, " sahut keenan sambil menikmati pemandangan langka, bisa menatap Naura dalam jarak sedekat ini

Naura semakin kesal dibuatnya. Dia terus memaksa untuk melepaskan sangkutan itu walua jari-jarinya kini sudah memerah dan terasa perih

Pertanyaan Keenan selanjutnya mendadak membuat gerakan tangan Naura terhenti. Cowok itu sukses membuat Naura jadi salah tingkah

" Lo Pakai sampo apa, sih ? Dari kemarin gue Pengin tanya itu wanginya seger banget,"

Pikiran Naura langsung teringat kejadian canggung di rumah Keenan beberapa waktu yang lalu. Naura kemudian menarik tas Keenan, " siniin deh, tas gue lo, Gue jadi nggak konsen Lepasinnya kalau Lo deket-deket gue"

Keenan tersenyum kecil. Dia sungguh gemas dengan sikap Naura yang dia tahu sedang menutupi kegugupannya sendiri, Dengan lembut, Keenan mengambil alih tugas Naura yang berusaha keras melepaskan gantungan kunci itu. sentuhan tangan keduanya membuat Naura buru-buru menjauhkan tangannya dari sana

Suara Pintu lemari Pendingin yang di geser membuat Naura menoleh Dia langsung berseru ketika melihat seorang siswi yang baru saja mengambil es krim Magnum white yang memang tinggal satu, " Hey Jangan ambil yang itu"

Gerakan Naura yang hendak menyusul kepergian siswi itu tertahan karena tasnya masih tersangkut tas milik Keenan Teriakannya Pun sia-sia karena siswi itu sudah berlalu cukup jauh dari Posisinya

" Pilih Cowok jangan suka pilih-pilih makanan, " gumam Keenan hingga membuat Naura kembali mengangkat kepala untuk menatapnya," kalau gue pasti terima makanan apapun, asal Lo yang ngasih," lanjutnya sambil menatap Naura

Beberapa saat kemudian Keenan berhasil melepaskan gantungan kunci itu dari tasnya dan juga tas Naura. Dia mengangkat gantungan kunci itu hingga sejajar dengan Pandangannya, kemudian memperhatikannya

" Kalau gue minta lo Jangan Pergi sama dia, Lo akan nurut apa nggak Naura," tanya Keenan tanpa mengalihkan sedikit Pun tatapannya dari gantungan itu

Naura meraih gantungan kunci itu dengan gerakan cepat, Tetapi rupanya gerakan tangan Keenan lebih cepat menjauhkannya dari jangkauan Naura

" Kembaliin, " kata Naura yang sudah kesal luar biasa

Keenan membalas tatapan kesal Naura dengan senyuman, " inget, Lo nggak boleh kasih Tatapan galak Lo kayak gini ke cowok lain, " ujarnya memperingatkan" Karena Lo jadi tambah Cantik kalau galak kayak gini"

Naura membeku di tempatnya bisa-bisanya Keenan membuatnya gugup setengah mati, " Dasar Playboy jangan kira gombalan Lo mempan sama gue"

Lagi-lagi Keenan menanggapi dengan senyuman. Dia lalu meraih sebelah tangan Naura dan meletakkan gantungan kunci itu di telapak tangan cewek itu

" Gue mau suatu saat nanti Lo tahu bahwa Perasaan gue ini sungguh-sungguh Gue bukan cowok Playboy yang nggak Lo suka, Gue cuma mau satu cewek yang jadi Pacar gue Dan, itu adalah Lo " kata Keenan sungguh-sungguh

Naura mengerjapkan berkali-kali karena mendadak jadi salah tingkah. Berkali-kali Pula dia mengingatkan pada dirinya sendiri agar tidak mudah terhanyut dalam Permainan Cowok playboy seperti Keenan

Keenan berlalu Pergi setelah Puas menatap kegugupan Naura yang terpencar jelas dari sepasang mata Cantik cewek itu. Dia berharap Naura bisa membuka sedikit hati untuknya, agar di Punya kesempatan untuk singgah di hati cewek itu

Terpopuler

Comments

Rio Rahmad

Rio Rahmad

playboy tobat

2022-01-31

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1 Pertemuan Awal
2 Part 2 Pertandingan
3 Part 3 PDKT
4 Part 4 Putih abu-abu
5 Part 5 Masa lalu
6 Part 6 CEMBURU
7 Part 7 TETANGGA NYEBELIN
8 Part 8 PANAS
9 Part 9 RUMIT
10 Part 10 Dinner
11 Part 11 Pelindungmu
12 Part 12 MAAF
13 Part 13 DIARY MOZA
14 Part 14 TEKA-TEKI
15 Part 15 SNOWBALL
16 Part 16 Khawatir
17 Part 17 CURIGA
18 PART 18 TRUTH OR DARE
19 Part 19 NAURA DAN MAMA
20 Part 20 Rain
21 Part 21 Ada apa sebenarnya dengan Naura ?
22 Part 22 JATUH CINTA
23 Part 23 SUKA
24 Part 24 GUE SAYANG SAMA LO NAURA
25 Part 25 MOZA LARASATI
26 Part 26 MULAI ADA RASA
27 Part 27 THE DISCUSSION
28 Part 28 RAHASIA YANG MULAI TERUNGKAP
29 Part 29 I'm loving you
30 Part 30 HURT
31 Part 31 mulai tidak peduli
32 Part 32 BEKU
33 Part 33 LEMBARAN YANG HILANG
34 Part 34 FLASHBACK
35 Part 35 MELAWAN KATA HATI
36 Part 36 TENTANG KEBAHAGIAAN
37 Part 37 MENJAUH
38 Part 38 DEVIl AND ANGEL
39 Part 39 Memilih
40 Part 40 RINDU
41 Part 41 MENGALAH
42 Part 42 YANG SEBENARNYA TERJADI
43 Part 43 Wifie ?
44 Part 44 Baikan ?
45 Part 45 Ethan & Salma
46 Part 46 JANGAN MEMAKSA HATI GUE ?
47 Part 47 TEMPAT PULANG
48 Part 48 THE KORTING
49 Part 49 Maju atau mengalah
50 Part 50 Harus Bahagia
51 Part 51 MAAF DAN TERIMA KASIH
52 Part 52 See you again
53 Part 53 Please buat dia bahagia
54 Part 54 DIA KEMBALI
55 Part 55 I LOVE YOU NAURA
56 Part 56 LDR
57 Part 57 akhir yang Bahagia
58 58
Episodes

Updated 58 Episodes

1
Part 1 Pertemuan Awal
2
Part 2 Pertandingan
3
Part 3 PDKT
4
Part 4 Putih abu-abu
5
Part 5 Masa lalu
6
Part 6 CEMBURU
7
Part 7 TETANGGA NYEBELIN
8
Part 8 PANAS
9
Part 9 RUMIT
10
Part 10 Dinner
11
Part 11 Pelindungmu
12
Part 12 MAAF
13
Part 13 DIARY MOZA
14
Part 14 TEKA-TEKI
15
Part 15 SNOWBALL
16
Part 16 Khawatir
17
Part 17 CURIGA
18
PART 18 TRUTH OR DARE
19
Part 19 NAURA DAN MAMA
20
Part 20 Rain
21
Part 21 Ada apa sebenarnya dengan Naura ?
22
Part 22 JATUH CINTA
23
Part 23 SUKA
24
Part 24 GUE SAYANG SAMA LO NAURA
25
Part 25 MOZA LARASATI
26
Part 26 MULAI ADA RASA
27
Part 27 THE DISCUSSION
28
Part 28 RAHASIA YANG MULAI TERUNGKAP
29
Part 29 I'm loving you
30
Part 30 HURT
31
Part 31 mulai tidak peduli
32
Part 32 BEKU
33
Part 33 LEMBARAN YANG HILANG
34
Part 34 FLASHBACK
35
Part 35 MELAWAN KATA HATI
36
Part 36 TENTANG KEBAHAGIAAN
37
Part 37 MENJAUH
38
Part 38 DEVIl AND ANGEL
39
Part 39 Memilih
40
Part 40 RINDU
41
Part 41 MENGALAH
42
Part 42 YANG SEBENARNYA TERJADI
43
Part 43 Wifie ?
44
Part 44 Baikan ?
45
Part 45 Ethan & Salma
46
Part 46 JANGAN MEMAKSA HATI GUE ?
47
Part 47 TEMPAT PULANG
48
Part 48 THE KORTING
49
Part 49 Maju atau mengalah
50
Part 50 Harus Bahagia
51
Part 51 MAAF DAN TERIMA KASIH
52
Part 52 See you again
53
Part 53 Please buat dia bahagia
54
Part 54 DIA KEMBALI
55
Part 55 I LOVE YOU NAURA
56
Part 56 LDR
57
Part 57 akhir yang Bahagia
58
58

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!