2 Oktober 2019
...Kata dia, Cewek yang mempunyai lesung Pipit itu manis, Bisa bikin modd buruk sirna hanya dengan lihat Cewek itu tersenyum....
...Awalnya gue cuma suka biasa aja. Tapi lama-lama jadi tambah suka jangan Salahin gue, tapi Salahin dia yang kenapa manis banget waktu itu ? iya, waktu itu saat gue dengan susah Payah menerobos padatnya orang-orang untuk melihat pembagian kelas yang ditempel di mading, Mentang-mentang badan gue mungil, jadi mereka Seenaknya aja nyikut gue buat menyingkir dari sana...
...Kemudian, suaranya yang tenang dan tegas, mampu membuat orang yang di depan mading menyingkir, Gue masih ingat Kata-katanya...
..." kalian ngalah dong, sama Cewek dia hampir jatoh, loh karena kalian sikut-sikut"...
...Mereka yang sebagian besar adalah Cowok-cowok bertubuh tinggi cuma berseru, "Iya, Kak maaf , " kemudian mereka menyingkir dan memberikan gue ruang untuk bisa lihat pengumuman di mading dengan jelas...
...Tapi sayangnya, saat itu gue lupa ngucapin makasih sama dia karena saat gue balik badan, dia udah nggak ada di tempat semula...
...Sejak kenaikan kelas gue jadi sering beralasan biar bisa main ke gedung SMA ANGKASA. karena gue tahu, setelah lulus dari SMP, dia lanjut sekolah di SMA ANGKASA. Gue seneng banget waluapun gue sama dia sekarang beda, gedung tapi gue bisa mengganggumi dia dari jarak jauh...
...Gue jadi mikir keras gimana caranya bisa deket sama dia. Makanya gue mutusin untuk ikut ekskul renang, karena gue tahu cuma ekskul renang yang gabungin anggota SMP dan SMA ANGKASA...
...Di klub renang gue beruntung banget bisa deket sama seseorang yang kebetulan satu kelas sama cowok yang gue suka X-5. gue tertarik sama semua kegiatannya yang di lakukan kelas X-5 dI SMA ANGKASA, terutama semua yang berhubungan tentang dia, si kakak kelas yang sudah mencuri hati ku...
Keenan mengingat kembali isi buku diary milk Moza yang dia baca semalam X-5. Dia mengulang kelas yang disebutkan di dalam buku itu Pikirannya langsung tertuju Pada Ethan yang dia tahu dahulu berada di kelas X-5
Maka, tanpa membuang waktu, pagi-pagi sekali Keenan menyusul Ethan di kelasnya. Dia hanya ingin memancing Ethan dengan Pertanyaan sederhana tentang tipe Cewek yang disukainya. Dia terkejut ketika Ethan menyebut salah seorang cewek yang disukainya adalah yang mempunyai lesung Pipit. Entah candaan Ethan itu serius atau tidak. Yang jelas, Keenan yang lebih waspada pada orang-orang yang dekat dengannya. yang bisa saja memiliki hubungan spesial dengan Moza
...•••...
" Naura, kamu tahu nggak Keenan suka rasa Cokelat atau keju,"
Naura Hampir saja tersedak ketika meneguk susu cokelat kesukaannya pagi ini. Pertanyaan Bunda barusan terdengar aneh
" Kenapa tanya sama Naura ? Mana Naura tahu, " katanya cuek Dan nggak mau tahu, Lanjutnya dalam hati
" Oh, Bunda kira kamu Tahu,"
kenapa juga Naura harus tau ?
" Bunda bingung mau kasih kue buatan Bunda yang rasa cokelat atau keju"
Naura langsung berdecak setelah menyelesaikan sarapannya Pagi ini
" Nggak usah di kasih Nggak apa-apa lah, Bun Ngapain sih Bunda repot-repot kasih dia "
" Kita harus baik-baik sama tetangga Naura " jawab Bunda sedang sibuk menyiapkan sesuatu di dapur, " Lagian Pula Siska minta tolong sama Bunda buat nengokin Keenan sekali-kali,"
" Bunda udah kelewatan baiknya jangan bikin dia keenakan," Naura beranjak dari kursinya, kemudian meraih tas ranselnya di sudut meja
" Ya udah Bunda titip ini buat keenan, ya" kata Bunda yang sudah berada di dekat Naura mengulurkan dua kotak makan berukuran sedang
" ini apa ? Naura terkejut. Dia enggan meraih dua kotak makan itu
" Yang satu bekal sarapan. Yang satu lagi kue bolu cokelat keju semuanya kamu kasih ke Keenan ya," Bunda mengulurkan dua kotak itu semakin dekat dengan Naura
" Apaan, sih Bunda ? Naura berniat menolak, " Nggak usah repot-repot begini lah"
" ini bukan buat kamu, tapi buat Keenan"
" Nanti dia malah keenakan kalau Bunda baik terus sama dia"
" Hitung-hitung ini sebagai ucapan terima kasih karena dia udah Temenin kamu malam Minggu kemarin, " desak Bunda
" Bukan Naura yang minta ditemenin," kata Naura cuek
" Tapi Bunda yang minta dia temenin sama kamu, " kata Bunda mengoreksi Bunda lalu memaksa Naura membuka tangannya dan menyambut kotak makanan itu," ini Bunda titip ya ingat langsung di kasih ke Keenan iya Bunda yakin dia belum sarapan Pagi,"
" Aduh Bun, " Naura pura-pura kesakitan sambil memegang perutnya dengan sebelahnya kiri. sedangkan dua kotak makan yang di Pegang dengan tangan kanannya Perlahan dia turunkan dan diletakkan di meja makan, " Perut Naura sakit nih Lagi halangan hari Pertama"
" Apa hubungannya, " tanya Bunda heran
" Naura harus ke toilet, lama Pasti terlambat nggak sempat kasih bekal ini ke Keenan, " kata Naura masih berusaha menjalankan aktingnya sealami mungkin.
" Yaudah kalau gitu habis dari toilet, kamu ke rumah Keenan aja buat kasih bekal itu, sekalian kamu berangkat bareng sama Keenan supaya kamu nggak telat ke sekolah,"
Naura langsung menegakkan tubuhnya setelah mendengar saran dari Bunda," Naura berangkat sendirian aja deh, Bun," Dia kemudian bergegas ke luar rumah setelah Pamit sekilas pada Bunda
Bunda hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah Naura Dia tahu betul ketika Putrinya sedang berbohong Dan dia juga tahu dengan cara mengatasinya
" Johan, " bisik Naura di depan kelas XII IPA 2
Beruntung banget Naura tiba di sekolah pagi-pagi sekali. Keadaan kelas itu masih sangat sepi. Dan, dia tahu Johan selalu datang Paling pagi dari teman-temannya sekelasnya
Johan datang menghampiri, " Ada apa"
Naura mengulurkan dua kotak titipan bundanya kepada Johan
" Gue udah sarapan, " tolak Johan Percaya diri
" ini bukan buat Lo," sahut Naura. " Gue titip buat Keenan," lanjut Naura sambil berbisik
Johan tidak langsung meraih kotak-kotak itu. Dia menyipitkan matanya, menatap Naura dengan heran
" ini titipan dari Bunda, bukan dari gue, " ujar Naura dengan tatapan memperingatkan
" Kenapa Lo nggak minta tolong Ethan aja yang sampein ke Keenan, " tanya Johan masih bergeming
Naura berdecak sekali, " Lo tahu sendiri kan Ethan itu mulutnya comel banget makanya gue minta tolong banget sama Lo. jangan sampai ada yang tahu bekal ini dari gue, ya Gue nggak mau digosipin lagi sama dia"
" Mending Lo kasih sendiri langsung ke orangnya,deh" saran Johan masih enggan menyentuh kotak itu
" Jadi Lo nggak mau bantuin gue nih Johan, " kata Naura bernada kesal
" Ngapain gue repot-repot sampein bekal itu, kalau nyatanya Orang yang Lo maksud sekarang lebih dekat sama Lo daripada gue,"
Naura mengerutkan keningnya tak mengerti. Dia baru Paham maksud perkataan Johan ketika Cowok itu memberikan kode dengan matanya menoleh ke arah belakang
Naura menoleh dengan ragu-ragu. Belum juga kepalanya menoleh sempurna ke belakang, sebuah tangan sudah mengambil alih dua kotak dari tangannya
" Jadi ini buat gue," tanya Keenan sumringah
" Itu titipan dari Bunda," jawab Naura dengan cepat, " Nggak usah dikembaliin kotaknya, " lanjutnya dengan nada memperingatkan. Dia takut kalau-kalau Keenan akan membuat kelasnya kembali heboh dengan kedatangannya
Tanpa menunggu jawaban dari Keenan, Naura melangkah pergi dengan langkah cepat. Keenan hanya mampu mengiringi kepergian cowok itu dengan senyuman lebar
Keenan menoleh pada Johan yang baru saja berniat untuk kembali masuk ke kelas
" Gue nggak Pernah tahu kalau Lo sama Naura ternyata saling kenal," tanya Keenan
" Lo nggak Pernah, tanya kan ? Ngapain gue Capek-capek jelasin," jawab Johan
" Ya udah sekarang gue tanya. Kalian bisa saling kenal, gimana ceritanya, " tanya Keenan Penasaran
" Ya jelas kenal Waktu kelas 1 gue sama Naura temen sekelas Bareng Ethan, Miko dan juga Satya,"
Keenan tertegun seketika, " kelas X-5" tanyanya menyakinkan
Johan mengganguk, membenarkan tebakan Keenan, Kemudian dia ke masuk kelas setelah beberapa saat menunggu, tetapi Keenan tidak kunjung bersuara
X-5 Keenan mencoba menghubungkan semua isi diary Moza. itu artinya Cowok yang disukai Moza sekelas dengan temannya saat kelas X Atau bisa jadi, Cowok itu adalah salah seseorang dari mereka
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments