Part 11 Pelindungmu

Ting tong

" Naura bukain Pintu siapa tahu itu keenan udah datang jemput kamu. kamu udah siap kan ? jangan bikin dia lama nunggu kamu,"

Suara Bunda nyaring sekali. Naura yang berada di kamarnya langsung keluar. Karena Naura yakin. Bunda tidak akan berhenti berteriak sampai Naura menuruti Perintahnya

Naura sudah tampil sangat cantik malam ini. Dia menggunakan dress berwarna kuning tanpa lengan dengan bagian rok yang sedikit mengembang. rambut lurusnya dia ubah sedikit culy di bagian ujung hingga terlihat lebih volume. Riasan Wajahnya Pun tidak berlebihan, sangat Pas dengan usianya yang masih belia

Naura berjalan malas menuju ruang depan untuk membukakan Pintu.

" Naura, udah cantik begitu, Tapi kok Wajahnya ditekuk gitu, sih ? komentar Bunda tetapi tidak tanggapi Naura

Naura membukakan Pintu itu. Dia sudah yakin betul Keenan yang datang, Namum rupanya dugaannya salah. Yang berdiri dihadapannya saat ini bukan Keenan tapi Arsen

" Arsen, " Naura hampir tak percaya cowok itu kini berada di rumahnya karena, seperti dia tahu selama ini cowok itu selalu Punya alasan untuk tidak berkunjung ke rumahnya. Namun sekarang Arsen berada di rumahnya dengan Penampilan yang sangat rapi sekali

" Hai Naura kamu Cantik banget malam ini, " Puji Arsen sambil menatap Naura dengan kagum

" Naura, Keenan suruh masuk dulu"

Teriakan Bunda dari dalam rumah membuat Naura dan Arsen menoleh ke dalam

" Bukan Keenan yang datang Bun, " teriak Naura kemudian, dia bergeser membuka pintu lebar-lebar, " masuk dulu yuk, " ajaknya Pada Arsen

Kali ini Arsen menggaguk Dia langsung melangkah masuk begitu Naura menawarinya

" Siapa, " tanya Bunda yang baru muncul dan bergabung di ruang depan

" Selamat malam Tante. Perkenalkan saya Arsen teman satu sekolah Naura," kata Arsen ramah

Bunda memperhatikan Arsen dari atas sampai bawah, " Oh jadi kamu yang namanya Arsen, ? katanya sambil menggaguk paham, " Naura sering sebut nama kamu, Tapi Tante baru bisa ketemu kamu hari ini, "

" iya Tante, Ada halangan tiap kali saya mau main ke sini hari ini baru sempat. sekalian saya izin jemput Naura Pergi ke acara ulang tahun teman, " sahut Arsen bernada santun

" Wah, Tapi Naura udah janjian sama Keenan buat berangkat bareng, " Ucap Bunda bernada menyesal

" Selamat malam, "

suara sapaan itu membuatnya semuanya menoleh ke arah Pintu. Keenan muncul dari sana Penampilannya sungguh sangat rapi dan menawan, lengkap dengan jas hitamnya yang semiformal.

" Tante saya izin jemput Naura Sekarang," kata Keenan tanpa terpengaruh kehadiran Arsen yang sudah lebih dahulu berada di sana

" Tuh, kan , " kata Bunda menyesal Pada Arsen, " memangnya Naura nggak bilang sama kamu kalau dia berangkatnya sama Keenan,"

Arsen dan Naura saling Pandang tanpa bisa berkata apa-apa

" Ya udah kamu berangkat sana, " kata Bunda Pada Naura, " Keenan Tante titip Naura ya,"

" iya Tante, " jawab Keenan menyakinkan

Arsen memperhatikan interaksi itu dalam diam. Ada Perasaan tidak suka ketika menyadari kedekatan Keenan dan bundanya Naura

Mereka Pun semua pamit pergi. Di luar sana Naura berkata Pada Arsen sebelum naik ke mobil Keenan, " Kita ketemu di sana ya, "

Arsen menggaguk, " Hati-hati ya dijalan,"

Keenan yang sejak tadi duduk di balik kemudi, membuang Pandangannya ke arah lain. interaksi dua orang di luar mobil membuat nafasnya jadi tidak beraturan

" Udah Perpisahannya ? ejek Keenan ketika Naura sudah ke mobil dan Duduk disampingnya, " Kayak mau Pisah lama aja,"

Naura langsung melirik Keenan dengan kesal, " Udah, buruan jalan Nanti di sana kita Pisah gue nggak deket-deket sama Lo "

Keenan tidak menyahut. Dia menyalahkan mesin, kemudian dia melajukan mobilnya menuju lokasi Ulang tahun Santi

Tidak ada Pembicaraan lagi selama mereka dalam perjalanan. Baik keenan maupun Naura dengan kegiatannya masing-masing Keenan yang berkonsentrasi mengendarai mobilnya, serta Naura yang sibuk membalas Chat dari Loli yang menanyakan keberadaannya

Naura langsung melepaskan sabuk pengamannya setelah mobil keenan terparkir sempurna di area parkir sebuah Kafe, " Thank you, " ucapnya singkat pada Keenan, kemudian turun dari mobil

Keenan hanya bisa menghela nafas berat melihat sikap Cuek Naura padanya

Naura bergegas masuk ke kafe. Lokasi acara ulang tahun Santi berada di bagian belakang Kafe, area outdoor dekat dengan kolam renang

Langkah Naura tiba-tiba saja, terhenti di tengah-tengah kafe karena diadang oleh sekumpulan laki-laki yang berpenampilan menakutkan di mata Naura

" Buru-buru banget Mau ke mana Cantik," tanya salah satu dari mereka

Naura mundur beberapa langkah sambil menunduk, tak berani menatapnya

" Malam Minggu gini sendirian aja"

" Gabung sama kita yuk,"

Naura melangkah semakin mundur. sudah Tubuhnya gemetar di tambah dengan keringat dingin mulai memenuhi keningnya. Dia ketakutan

Naura baru saja berniat mundur kembali, tetapi sebuah tangan yang menggenggamnya erat saja membuatnya urung. Naura menoleh ke arah samping, dan langsung menemukan Keenan sudah berada di sebelahnya. Cowok itu menautkan jari-jarinya dengan jari-jari Naura, dan menggenggamnya erat sekali

" Hei Lo Jangan ganggu Cewek gue ngerti " Ucap Keenan berhasil menyingkirkan sekumpulan cowok di hadapannya.

" Udah Punya Cowok ternyata, " kata salah seorang pria itu menyingkir dari hadapan Naura

Naura mengikuti tuntunan tangan Keenan. Di masih sangat terkejut dengan situasi ini. Dia merasakan sesuatu yang menyelinap masuk ke dalam dadanya

karena menurut gue, nggak ada yang Paling membahagiakan selain dilindungi oleh kakak Cowok

Naura Teringat kata-katanya sendiri. Dia benar-benar merasakannya sekarang, merasa benar-benar dilindungi. Namun ada yang aneh dengan Perasaannya Mengapa jantungnya berdebar hebat saat ini ?

Keenan dan Naura sudah tiba di acara ulang tahun Santi. sudah banyak orang yang hadir di ruang terbuka itu, semuanya berpencar sambil menikmati hidangan serta bercengkrama asyik ditemani lantunan musik yang berdentum nyaring menambah suasana kemeriahan acara

Loli datang mendekat untuk menyambut Naura, " Ra, Lo dateng sama bareng Keenan "

Naura baru tersadar. Sejak tadi ia terpaku menatap Keenan tanpa berkedip Dia kemudian menoleh pada Loli yang kini menunduk, seperti melihat sesuatu yang aneh di bawah

Naura mengikuti arah pandang loli, Kemudian langsung mengerti apa yang membuat cewek itu terkejut

Dengan salah tingkah, Naura membebaskan tangannya yang sejak tadi digenggam Keenan erat sekali, sementara itu Keenan tampak santai menyaksikan orang-orang disekitarnya kini memperhatikan mereka sambil berbisik-bisik

" kebetulan gue aja kita ketemu sama dia di depan, " jawab Naura sambil berusaha tersenyum alami

" Harus sampai Pegangan tangan segala, ya ? tanya Loli heran

" ini ... " Naura kesulitan mencari alasan tepat Beruntung sekali kehadiran Santi membuat pembahasan mereka teralihkan. Santi menggunakan dress berwarna Putih yang indah sekali

" Naura akhirnya Lo datang juga, " kata Santi antusias, " Padahal gue hampir kecewa karena nggak nemuin Lo dari tadi,"

" iya sorry gue agak terlambat tadi,"

" Lo dateng bareng Keenan,"

" Eh ? Naura terkesiap, " Oh, ya ini kado buat Lo," Naura mengalihkan Pembicaraan dengan mengulurkan kado yang dibawanya kepada Santi

" Wah makasih, "

" happy birthday Santi, semoga Lo sehat dan selalu ceria terus Kayak gini semoga impian Lo selama ini tercapai, " doa Naura sambil memeluk sahabatnya

" Tuh kan apa kata gue. Keenan Pasti dateng !" suara Ethan tiba-tiba saja terdengar dan sudah bergabung di dekat mereka, " Untung Lo dateng Keenan," Katanya Pada Keenan, " Gue hampir aja diusir dari sini kalau Lo nggak jadi dateng,"

" Terus Lo bawah kado apa buat gue Keenan, " tanya Santi malu-malu Pada keenan, sama sekali tidak menghiraukan Ethan

Keenan balas menatap Santi. Dia sama sekali tidak menyiapkan hadiah apa Pun untuk Santi. Niat awalnya hanya ingin menemani Naura. Namun ditagih langsung oleh Santi membuatnya tak enak hati

" Sorry gue nggak Bawa kado apa-apa. Tapi kalau di bolehin gue mau sumbang satu lagu,"

Tawaran Keenan disambut ceria oleh Santi, " Tentu aja boleh, itu kan jadi kado paling spesial buat gue, silakan, Silahkan"

Keenan melangkah menuju panggung mini di pinggir kolam renang Dentuman musik sudah dimatikan, membuat semua orang menanti dengan antusias Pertunjukan Keenan di atas Panggung

Keenan mengalunkan gitar di lehernya, Kemudian duduk di depan tepat di belakang standing mic. beberapa kali bersuara untuk memastikan mic berfungsi sempurna. kemudian menciptakan nada-nada kecil dari Petikan senar gitarnya, untuk memastikan gitar sudah di setting dengan baik

Semua orang bertepuk tangan menyambut Penampilan Keenan. Berbeda dengan Penampilannya dengan teman-temannya di konser dadakan di koridor sekolah, kali ini keenan tampil sendiri di atas Panggung juga dengan Penampilan yang sungguh menawan dan memesona

" Lagu ini gue Persembahkan untuk seseorang yang cantik malam ini,"

kata-kata Pembuka dari Keenan di sambut tepuk tangan meriah semua orang. termasuk Santi yang mendengarnya dibuat seolah terbang melayang ke langit ketujuh. Dia semakin terhanyut dalam Pesona yang dipancarkan oleh Keenan

Keenan mulai memetik gitarnya. sambutan orang-orang masih antusias Baru kemudian setelah Keenan mulai bernyanyi. suasana jadi hening semua orang terhanyut dan menikmati suara merdu Keenan, lengkap dengan Pesona Cowok idola itu

...KURAYU BIDADARI...

...Aku di sini di atas awan...

...Aku tertawan paras Cantik rupawan...

...Tak jemu-jemu aku memandang...

...Ingin ku merayu dengarkan aku berlagu...

...Baru aku mengerti artinya bidadari...

...Sejak di hari ini jumpa kamu di sini...

...Pasti inilah surga, ku di dalam nirwana...

Keenan menyayikan lagu " Kurayu bidadari milik Al - Ghazali sambil menatap lurus Cewek yang sejak awal membuat terpesona Dia ingin mengatakan bahwa Cewek itu sungguh Cantik malam ini. Mungkin di tidak bisa mengatakannya secara langsung Namun dia berharap Naura mengerti bahasa lagu yang dinyanyikan ini memang untuknya

...Meskipun sementara saat kita berjumpa...

...Sebentar lagi kita segera tiba...

...Lepas dari mimpi ku jelang realita...

...Menapak jejak di atas bumi ini...

...Akan ku kenang selalu memori...

...Baru aku mengerti artinya bidadari...

...Sejak di hari ini jumpa kamu di sini...

...Pasti inilah surga, ku di dalam nirwana...

...Meskipun sementara saat kita berjumpaaaa......

...Huu huu huu huu...

...Baru aku mengerti artinya bidadari...

...Sejak di hari ini jumpa kamu di sini...

...Pasti inilah surga, ku di dalam nirwana...

...Meskipun semetara saat kita berjumpa...

...Aku di sini di atas awan...

Naura berkali-kali berusaha menyakinkan dirinya sendiri bahwa Tatapan mata keenan saat ini bukan mengarah padanya. jelas-jelas Cowok itu bilang akan menyumbangkan lagu untuk Santi. jadi tentu saja Cowok itu kini sedang menatap Santi yang kebetulan ada di sebelahnya

Akan tetapi, mengapa Naura masih saja melirik Keenan benar-benar menatapnya ? Dan, lagi mengapa debaran jantungnya jadi semakin hebat hanya dengan menatap Cowok itu di atas Panggung

Santi tak henti-hentinya menatap Keenan kagum. Tatapan mata Cowok di atas Panggung itu seolah menghujamnya tanpa ampun.

" Ya ampun, Sumpah gue meleleh dibuatnya,"

Naura dan loli kompak menatap Santi. Naura memaksakan senyumannya untuk mengembang. Tentu saja Santi tampak senang luar biasa saat ini Perempuan mana yang tidak meleleh ketika dinyanyikan lagu oleh orang disukainya ?

" Santi, bukannya Lo sukanya sama Cowok yang romantis,"

" kalua ada Paket lengkap, gue nggak bakalan nolak, " sahut Santi tanpa mengalihkan tatapannya sedikit pun dari keenan

" kamu udah lama sampainya,"

Naura menoleh Pada seseorang yang baru bertanya Padanya. Arsen yang berdiri di dekatnya sambil mengulurkan segelas jus jeruk untuk Naura

" Belum lama, " jawab Naura sambil menyambut Pemberian Arsen, " kamu baru sampai, " tanyanya, yang dijawab anggukan Arsen

Suara tepuk tangan yang meriah membuat Naura menoleh kembali ke arah panggung. Keenan baru saja menyelesaikan Pertunjukannya. Namun cowok itu sudah tidak terlihat di atas Panggung. Naura mengedarkan pandangannya ke sekitar hingga membuat Arsen bertanya

" kamu nyariin siapa,"

" Eh ? Nggak kok. Nggak nyari siapa-siapa ," jawab Naura mengakhiri usaha Pencariannya, " Aku cuma lagi Perhatiin dekorasi acara ini, Bagus ya"

Arsen ikut memperhatikan dekorasi sekitar, "iya manis banget "

Arsen lalu mengajak Naura untuk berjalan-jalan di pinggir kolam renang .

" Ra, " Panggil Arsen dengan suara lembut. Dia dan Naura kini sedang berdiri berdampingan di Pinggir kolam renang sambil menikmati minuman di genggaman masing-masing

" HM, " Naura menjawab dengan gumaman pelan

" Aku mau tanya satu hal sama kamu"

Kata-kata Arsen barusan sukses membuat Naura menoleh karena penasaran, " mau tanya apa, sih ? Nggak biasanya kamu minta izin kalua mau tanya-tanya"

Arsen terkekeh menyadari kebenaran ucapan Naura barusan, " iya, sih "

Naura masih menatap lekat Arsen menyipitkan mata. Dia merasa sikap cowok itu sangat aneh malam ini

Arsen balas menatap Naura dengan serius kemudian mulai melontarkan Pertanyaan yang ia maksud, " Menurut kamu wajar nggak sih, kalau cewek nembak ke cowok duluan"

Naura tidak langsung menjawab, Dia justru menatap Arsen tanpa berkedip, seolah mencari maksud dari pertanyaan cowok itu

" Umumnya,kan Cowok yang ungkapin perasaan ke cewek yang dia suka lebih dulu. kalua sebaliknya, menurut kamu gimana,"

" HM, " Naura mulai berpikir, " ya nggak gimana-gimana tergantung sifat pribadi si Cewek,"

" kalau kamu, termasuk tipe cewek yang bisa nembak duluan, "

Naura langsung terdiam. Dia sungguh tidak mengerti dengan pertanyaan Arsen. Apa Cowok itu mengharapkan dia mengungkapkan perasaannya terlebih dahulu ? Tentu Naura bukan tipe seperti itu

Tatapan mata Arsen seolah mendesaknya untuk segera menjawab, Namun. suara heboh Santi yang tidak jauh dari Posisi mereka membuat menoleh keduanya menoleh ke sumber suara

" Keenan makasih ya Hadiahnya istimewa banget," kata Santi sambil menghalau langkah Keenan yang baru saja berniat mendekat ke Posisi Naura

" iya sama-sama Sorry gue cuma bisa kasih hadiah nyanyian, " jawab Keenan basa-basi. Dia lalu bergegas melewati Santi, tetapi cewek itu dengan sigap bergeser hingga kembali menghalangi mereka

" Nggak apa-apa itu juga udah bikin gue senang banget,"

Keenan hanya menanggapi dengan senyum yang dipaksakan. Dia mengangkat kepalanya untuk menatap Naura yang kebetulan yang sedang memandangnya

Santi masih aja menghalangi langkahnya hingga Keenan berusaha mencari alasan untuk Pergi dari sana

" Sorry gue harus ke sana. Ethan barusan manggil gue,"

Santi menoleh ke arah tunjuk Keenan. kelengahan Santi tidak disia-siakan Keenan. Keenan langsung berjalan cepat menyusul keberadaan Ethan yang tidak jauh dari Posisi Naura

" He Ethan Lo nyariin Gue ? tanya Keenan sambil menepuk bahu Ethan keras-keras

Ethan sedikit terlonjak akibat Pukulan dan sapaan Keenan yang tiba-tiba. Untung saja dia sigap menggenggam piring kecil ditangannya agar kue-kue hasilnya buruannya tidak jatuh

" Nggak, " Jawab Ethan enteng, " Gue lagi berburu makanan enak nih"

jawaban Ethan yang tidak sesuai prediksi membuat Keenan menoleh ke belakang untuk memastikan bahwa Naura tidak mendengarkan jawaban memalukan itu. Namun, sialnya Cewek itu masih Memperhatikannya dan kemungkinan besar mendengar percakapannya dengan Ethan secara jelas.

" jadi gimana, "

Perhatian Naura kembali terpusat pada Arsen yang baru saja bertanya Padanya

" Kamu tipe Cewek yang bisa ungkapin perasaan duluan ke cowok atau nggak," Arsen mengulang Pertanyaannya

Keenan yang mendengar dengan jelas Pertanyaan itu. mendadak Panas ditempat Rupanya Arsen berusaha memancing Naura untuk mengungkapkan Perasaannya terlebih dahulu

Nggak bisa dibiarin

" Than, lo Pernah ditembak Cewek nggak," tanya Keenan pada Ethan dengan suara yang sengaja dibuat nyaring. sesekali dia melirik ke belakang untuk melihat reaksi Arsen

Ethan menghentikan kunyahan kue brownies di mulutnya, kemudian menoleh Pada Keenan dengan kening berkerut, " Lo Ngomong Apa-apaan sih Nembak Cewek aja gue belum Pernah, apalagi ditembak. Langsung sujud syukur Pasti gue,"

" Kalua gue, Paling anti terima Cewek yang nembak duluan. Karena prinsip gue, Cewek itu Peranannya buat dipilih,"

" Ya udah biasa aja kali ngomongnya, nggak usah Pakai toa begitu Emangnya gue budek, apa ?" sahut Keenan, " kalua Punya Prinsip begitu itu hak Lo jangan samain gue sama Lo ,"

Arsen mulai jengah dengan tingkah Keenan yang dia yakin disengaja, Keenan Pasti berusaha memengaruhi jawaban Naura

" Kita Pindah tempat aja yuk, " ajak Arsen Pada Naura, yang dijawab anggukan Pelan oleh Naura

Arsen berjalan di depan Naura untuk menuntun arah jalan. sementara itu, Naura yang baru saja mengikuti Arsen tiba-tiba saja kehilangan keseimbangan akibat tak sengaja bertabrakan dengan seorang cewek yang kebetulan berniat mengambil jalan yang sama dengannya

" Aaaaaaa .... " Naura berteriak sambil menyeimbangkan Pijakannya di tepi kolam. Tangan kirinya masih memegang jus jeruk yang tinggal setengah, sedangkan tangan kanannya bergerak tak tentu arah, berusaha menggapai angin dengan sia-sia

Arsen berbalik kembali karena suara Naura. Dia buru-buru menghampiri tetapi keenan lebih sigap meraih tangan kanan Naura, lalu menariknya agar tetap di daratan.

Naura yang Panik langsung mencengkram lengan jas Keenan kuat-kuat Bersamaan dengan tarikan tangan kanan Keenan, dia mengeluarkan seluruh kekuatannya agar tidak sampai tercebur ke kolam renang. Dia berhasil berdiri seimbang di tepi kolam renang. Namun justru Keenan yang kini tercebur ke kolam renang akibat tarikan Tangannya

BYURR

Semua orang mendekat ke tepi kolam renang karena suara itu. Naura menutup mulut dengan tangannya Dia terkejut sekaligus bersalah

Semua orang kini menyaksikan Keenan yang tampak tidak bisa diam di dalam air. Tangannya menggapai-gapai ke atas. Tapi wajahnya belum juga muncul dari dalam air

Ethan menerobos kerumunan orang sehingga sampai ke barisan Paling depan. Dia adalah yang paling panik dari semua orang yang menyaksikan pemandangan di kolam renang saat ini

" Naura Keenan itu nggak bisa berenang, " kata Ethan dengan nada Panik

" Hah ? Naura terpancing, " kolam ini kedalamannya cuma 2 meter doang,"

" Tetep aja, Pasti kelelep, Tolongin teman gue, Ra, " Kata Ethan. Gerakan Keenan di dalam kolam masih tak karuan,"

" Lo aja yang tolongin, gih " sahut Naura tak kalah Panik

" Gue nggak bisa berenang, Ra"

Naura berdecak Pelan, kemudian suara orang-orang kompak terdengar setelah mereka tidak lagi melihat Pergerakan Keenan di dalam air. Cowok itu tidak muncul ke Permukaan untuk waktu cukup lama

" Ra, tolongin Keenan Lo, kan jago renang," desak Santi.

Naura yang merasa terdesak sekaligus Panik, meminta Santi untuk mengambil alih gelas dari tangannya. Dia lalu melepaskan high heels-nya, kemudian menceburkan diri ke kolam renang untuk menolong Keenan

Semua orang menanti dengan harap-harap cemas. Mereka menyaksikan aksi Penyelamatan Naura bagai sedang menonton adegan film yang menegangkan

Naura memeluk tubuh Keenan yang sudah sangat lemas, kemudian mengarahkan menuju tepi kolam dengan membiarkan wajah Cowok itu muncul di Permukaan

Sesampainya di tepi kolam renang, Ethan membantu mengangkat tubuh Keenan hingga berbaring di tepi kolam. kemudian, membantu Naura keluar dari kolam

" Ra, gimana nih ? Keenan Pingsan, " Kata Ethan masih Panik. semua orang kini semakin Padat mengelilingi mereka untuk melihat kondisi Keenan

" Minggir, " Naura kini mendekati keenan yang tidak sadarkan diri. Tangannya menekan dada Cowok itu beberapa kali, bermaksud agar Cowok itu bernafas serta mengeluarkan air yang mungkin saja menghambat Pernapasan cowok itu

Sekian lama melakukan aksinya, Keenan tak kunjung sadar. semua orang jadi semakin Panik

" Kasih nafas buatan aja, Ra"

Usulan itu terlontar dari siapa, kemudian suara gaduh yang lainnya menyusul, menyetujui usulan, tadi,

" iya, Ra"

" Masa harus gue sih" kata Naura bingung

" Ya, iya Di sini cuma Lo doang yang klub renang. Tolongin Keenan Ra, keburu mati anak orang,"

Naura Pusing luar biasa. Desakan orang-orang membuatnya seolah tidak ada Pilihan lain. Dia semakin dekat Pada Keenan sebelah tangannya menjapit hidung Keenan dengan jari telunjuk dan ibu jarinya, sementara sebelah tangannya yang lain menyentuh dagu dan perlahan membuka mulut cowok itu. Dia bersiap melakukan nafas buatan untuk keenan

Terpopuler

Comments

Anonymous

Anonymous

Romantis banget sih Keenan

2021-11-23

1

lihat semua
Episodes
1 Part 1 Pertemuan Awal
2 Part 2 Pertandingan
3 Part 3 PDKT
4 Part 4 Putih abu-abu
5 Part 5 Masa lalu
6 Part 6 CEMBURU
7 Part 7 TETANGGA NYEBELIN
8 Part 8 PANAS
9 Part 9 RUMIT
10 Part 10 Dinner
11 Part 11 Pelindungmu
12 Part 12 MAAF
13 Part 13 DIARY MOZA
14 Part 14 TEKA-TEKI
15 Part 15 SNOWBALL
16 Part 16 Khawatir
17 Part 17 CURIGA
18 PART 18 TRUTH OR DARE
19 Part 19 NAURA DAN MAMA
20 Part 20 Rain
21 Part 21 Ada apa sebenarnya dengan Naura ?
22 Part 22 JATUH CINTA
23 Part 23 SUKA
24 Part 24 GUE SAYANG SAMA LO NAURA
25 Part 25 MOZA LARASATI
26 Part 26 MULAI ADA RASA
27 Part 27 THE DISCUSSION
28 Part 28 RAHASIA YANG MULAI TERUNGKAP
29 Part 29 I'm loving you
30 Part 30 HURT
31 Part 31 mulai tidak peduli
32 Part 32 BEKU
33 Part 33 LEMBARAN YANG HILANG
34 Part 34 FLASHBACK
35 Part 35 MELAWAN KATA HATI
36 Part 36 TENTANG KEBAHAGIAAN
37 Part 37 MENJAUH
38 Part 38 DEVIl AND ANGEL
39 Part 39 Memilih
40 Part 40 RINDU
41 Part 41 MENGALAH
42 Part 42 YANG SEBENARNYA TERJADI
43 Part 43 Wifie ?
44 Part 44 Baikan ?
45 Part 45 Ethan & Salma
46 Part 46 JANGAN MEMAKSA HATI GUE ?
47 Part 47 TEMPAT PULANG
48 Part 48 THE KORTING
49 Part 49 Maju atau mengalah
50 Part 50 Harus Bahagia
51 Part 51 MAAF DAN TERIMA KASIH
52 Part 52 See you again
53 Part 53 Please buat dia bahagia
54 Part 54 DIA KEMBALI
55 Part 55 I LOVE YOU NAURA
56 Part 56 LDR
57 Part 57 akhir yang Bahagia
58 58
Episodes

Updated 58 Episodes

1
Part 1 Pertemuan Awal
2
Part 2 Pertandingan
3
Part 3 PDKT
4
Part 4 Putih abu-abu
5
Part 5 Masa lalu
6
Part 6 CEMBURU
7
Part 7 TETANGGA NYEBELIN
8
Part 8 PANAS
9
Part 9 RUMIT
10
Part 10 Dinner
11
Part 11 Pelindungmu
12
Part 12 MAAF
13
Part 13 DIARY MOZA
14
Part 14 TEKA-TEKI
15
Part 15 SNOWBALL
16
Part 16 Khawatir
17
Part 17 CURIGA
18
PART 18 TRUTH OR DARE
19
Part 19 NAURA DAN MAMA
20
Part 20 Rain
21
Part 21 Ada apa sebenarnya dengan Naura ?
22
Part 22 JATUH CINTA
23
Part 23 SUKA
24
Part 24 GUE SAYANG SAMA LO NAURA
25
Part 25 MOZA LARASATI
26
Part 26 MULAI ADA RASA
27
Part 27 THE DISCUSSION
28
Part 28 RAHASIA YANG MULAI TERUNGKAP
29
Part 29 I'm loving you
30
Part 30 HURT
31
Part 31 mulai tidak peduli
32
Part 32 BEKU
33
Part 33 LEMBARAN YANG HILANG
34
Part 34 FLASHBACK
35
Part 35 MELAWAN KATA HATI
36
Part 36 TENTANG KEBAHAGIAAN
37
Part 37 MENJAUH
38
Part 38 DEVIl AND ANGEL
39
Part 39 Memilih
40
Part 40 RINDU
41
Part 41 MENGALAH
42
Part 42 YANG SEBENARNYA TERJADI
43
Part 43 Wifie ?
44
Part 44 Baikan ?
45
Part 45 Ethan & Salma
46
Part 46 JANGAN MEMAKSA HATI GUE ?
47
Part 47 TEMPAT PULANG
48
Part 48 THE KORTING
49
Part 49 Maju atau mengalah
50
Part 50 Harus Bahagia
51
Part 51 MAAF DAN TERIMA KASIH
52
Part 52 See you again
53
Part 53 Please buat dia bahagia
54
Part 54 DIA KEMBALI
55
Part 55 I LOVE YOU NAURA
56
Part 56 LDR
57
Part 57 akhir yang Bahagia
58
58

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!