Kenapa tiba-tiba mau masuk klub Renang ? Bukannya kamu nggak bisa renang
" justru itu Kak, Moza ikut ekskul renang biar bisa berenang. jadi kalau suatu hari Kak Keenan tenggelam di laut. Moza bisa tolongin
Keenan mengacak rambut Moza dengan gemas, " Ya udah sana belajar renang sampai jago"
" liih, " Moza mengeluh karena ulah Kakaknya. Dia kemudian merapikan kembali rambutnya yang berantakan
Keenan kembali sibuk dengan kegiatan awalnya bermain game di Ponselnya
" Kak "
" Hmmm, " sahut Keenan tanpa menoleh
" Menurut Kakak, cewek klub renang itu menarik nggak sih, "
Keenan berdecak Pelan karena kehilangan nyawa dalam game yang dia mainkan. Dia menyimpan Ponsel ke sakunya, kemudian menoleh sepenuhnya pada Keenan, " Emangnya kenapa, " tanyanya
Keenan memutar bola matanya, " Ya, Manda mau tanya sudut pandang Kakak sebagai seorang Cowok, kalua lihat Cewek dari klub renang itu gimana,"
Keenan menyipitkan matanya, curiga dengan pertanyaan itu
" Ya udah, kalau nggak mau jawab, " Moza kesal dengan tatapan Keenan Dia baru saja hendak bangkit dan Pergi dari, sana tetapi Keenan lebih dahulu menahannya
" menurut Kakak, Perempuan itu Punya daya tarik lebih saat dia menggeluti kegiatan yang disukainya. Begitu juga Cewek-cewek klub renang yang kamu maksud. Cowok mana sih yang nggak suka sama Cewek yang jago renang. Apalagi kalau Cewek dari klub renang itu manisnya Kayak kamu, " keenan mencolek hidung mancung Moza hingga membuat gadis itu tersipu malu
Moza Tersenyum manis, " Moza jadi tambah semangat ikut ekskul renang.
...•••...
Keenan memejamkan matanya rapat-rapat. Potongan kenangan itu kembali bergelut di kepalanya. Hatinya bergejolak hebat tiap kali teringat sosok gadis manis itu
Mata keenan Perlahan terbuka ketika menyadari seseorang mendekatinya. Dia mendongak dan langsung menemukan Naura berdiri di hadapannya dengan rambut yang masih setengah basah. Cewek itu sudah berganti kaus Putih Polos lengan Pendek serta Celana jeans Panjangnya
" jadi, apa alibi Lo ? tanya Naura sambil memangku tangannya di Dada
Keenan menatap Naura Penuh tanya. Begitu banyak Pertanyaan yang kini bersarang di kepalanya. Dia sangat ingin Langsung bertanya sejelas-jelasnya mengenai semua hal yang berhubungan dengan Moza yang mungkin saja Naura tahu jawabannya. Namun, tidak semudah itu. Keenan harus berhati-hati mengungkap semuanya
Keenan kembali menormalkan sikapnya dia lalu menepuk bangku kosong tepat di sebelahnya, " Duduk dulu, sini kita ngobrol-ngobrol sebentar"
Ajakan Keenan justru membuat Naura kesal, "Gue samperin lo ke sini buat dengerin alasan masuk akal dari Lo yang tiba-tiba menyelinap masuk ke Arena kolam renang kalau bukan ngintip terus apa, "
" Gue udah nungguin Lo dua Jam di sini. masa Lo nggak mau Temenin gue sebentar ? Gue terpaksa skip makan siang gue, nih Padahal gue Punya Penyakit mag,"
Naura melepaskan lipatan tangannya di dada. Raut wajahnya sungguh sangat tidak bersahabat saat ini
" Sebentar aja, kok "
Naura berdecak sekali, Kemudian terpaksa menuruti Keenan. Dia sengaja mengambil jeda satu bangku untuk dia duduki sehingga Posisi duduknya tidak benar-benar bersebelahan dengan Cowok itu.
Keenan tersenyum kecil. Rupanya benar yang Pernah diceritakan Ethan tentang Naura. Naura memang dingin dan galak, tetapi sesungguhnya cewek itu mempunyai hati lembut dan tidak tegaan
" Lo sejak kapan masuk Klub renang ? tanya keenan yang kini sedang memutar tubuhnya menghadap Naura
" Lo sebenarnya mau jelasin alibi Lo atau mau nanya-nanya sih ? kesal Naura
" Dua-duanya, " jawab Keenan dengan senyuman
Naura memutar bola matanya, jengah melihat tingkah Keenan. seketika Teringat Perdebatan di kelas beberapa waktu lalu tentang Cowok romantis VS cowok humoris. jelas Naura tidak bisa tertawa tiap kali berada di dekatnya. sebutan yang lebih tepat untuk Keenan adalah cowok yang terlalu percaya diri
" jawab aja. Gue cuma mau tahu, " lanjut keenan
" Dari SMP, " Jawab Naura singkat
Keenan tertegun. keyakinan kini semakin meningkat Dia yakin 100% bahwa Naura mengenal Moza
" jadi Lo ngaku Kalau Lo tadi mau ngintip, kan "
Keenan terdiam. Pikirannya kini sedang sibuk merangkai kemungkinan kemungkinan tentang Naura dan Moza
" Emang dasar Cowok mesum !" Naura bangkit setelah memaki Keenan Dia hendak pergi menjauh, tetapi sebuah tangan berhasil menahannya
Naura menoleh Pada Keenan yang kini menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan
" Gue nyariin Lo , " kata Keenan yang masih menggenggam pergelangan tangan Naura kuat-kuat, " Gue mau ngajak Lo Pulang bareng, makannya gue samperin Lo sampai ke tempat latihan Lo ," Keenan terpaksa berbohong. Dia hanya tidak ingin terlalu gegabah dalam tindakan
Naura mengentakkan tangannya hingga terbebas dari cekalan Keenan, " Lo tahu gue bakalan nolak, kan ? Dia menatap Keenan, " Lain kali nggak usah Cariin gue lagi. Nggak usah ngajak Pulang bareng,"
Keenan tidak bergerak untuk menyusul kepergian Naura. Pikirannya saat ini terlalu rumit. kira-kira apa saja diketahui Naura tentang Moza ? Keenan merasa perlu mencari tahu hal itu
...•••...
Sore ini Keenan kembali memberanikan diri masuk ke kamar Moza yang sudah beberapa minggu belakangan tidak pernah dia kunjungi lagi
Keenan membuka lebar Pintu kamar itu. Dia seolah bisa merasakan Moza hanya dengan menatap. barang-barang milik gadis itu. kamar terlalu indentik dengan Moza. Moza yang rapi dan teratur, semua tergambar jelas pada kamarnya yang masih rapi hingga detik ini
Keenan mendekat, kemudian memperhatikan tiap sudut kamar yang selalu mengingatkannya pada adik manisnya. Mata keenan terpaku pada sebuah kertas yang terlihat menyembul di selipan salah satu novel koreksi Moza di atas meja belajar
Keenan meraih novel itu, lalu mengambil secarik kertas berwarna biru muda dari selipan buku itu. Dia langsung dapat mengenali tulisan Moza di kertas itu. walaupun sebagian besar kertas itu di penuhi coretan yang tidak karuan, tetapi Keenan dapat membaca tulisan Moza di sana
...Dear Kakak yang telah mencuri hati ini...
...Mungkin kakak nggak kenal siapa pengirim surat ini. Tapi aku cuma mau mengungkapkan kekagumanku akan sosok Kakak. aku sering diam-diam mencuri pandang saat Kakak me ......
Keenan menyakini surat ini adalah surat Cinta yang belum selesai ditulis Moza. Tulisan Moza hanya sampai di sana karena selebihnya adalah coretan tak karuan yang hampir memenuhi kertas itu.
Keenan kini menemukan fakta baru bahwa Moza menutupi sesuatu darinya. Dia tidak pernah tahu bahwa Keenan menyukai seseorang Dia mulai paham. ini pasti berkaitan dengan perubahan sikap Moza kepadanya setahun ini
Akan tetapi, siapa Cowok itu ? siapa Kakak si pencuri hati yang dimaksud Moza dalam surat itu ? Di mana bisa mendapatkan isi surat Moza dengan lengkap
Keenan sungguh merasa sangat Frustasi saat ini. Dia bingung harus memulai Penyelidikan dari mana, Dan di mana lagi dia bisa menemukan Pertunjuk yang lebih jelas ?
DRRRT
Getaran singkat di sakunya menyadarkan Keenan bahwa sebuah Pesan baru saja masuk. Namun dia memilih mengabaikannya. Dia sedang tidak berselera meladeni Pesan tersebut
DRRTTT
kali ini Getaran itu berhasil membuat kesabaran Keenan habis Dia sungguh kesal Pada seseorang yang berani sekali menganggu Konsentrasinya saat ini
Keenan langsung mengaktifkan layar ponselnya. Amarah yang tadinya, memuncak, tiba-tiba saja teredam Perlahan setelah membaca nama si pengirim pesan. Apalagi setelah membaca isi Pesan itu
...Naura : Hei Bunda ngajak makan malam bareng malem ini...
...Naura : Lo Pasti udah makan kan dan akan nolak,kan...
...Naura : kalau waktu dalam 10 menit Lo nggak bales Pesan ini gue anggap Lo nolak...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments