Part 9 RUMIT

Kenapa tiba-tiba mau masuk klub Renang ? Bukannya kamu nggak bisa renang

" justru itu Kak, Moza ikut ekskul renang biar bisa berenang. jadi kalau suatu hari Kak Keenan tenggelam di laut. Moza bisa tolongin

Keenan mengacak rambut Moza dengan gemas, " Ya udah sana belajar renang sampai jago"

" liih, " Moza mengeluh karena ulah Kakaknya. Dia kemudian merapikan kembali rambutnya yang berantakan

Keenan kembali sibuk dengan kegiatan awalnya bermain game di Ponselnya

" Kak "

" Hmmm, " sahut Keenan tanpa menoleh

" Menurut Kakak, cewek klub renang itu menarik nggak sih, "

Keenan berdecak Pelan karena kehilangan nyawa dalam game yang dia mainkan. Dia menyimpan Ponsel ke sakunya, kemudian menoleh sepenuhnya pada Keenan, " Emangnya kenapa, " tanyanya

Keenan memutar bola matanya, " Ya, Manda mau tanya sudut pandang Kakak sebagai seorang Cowok, kalua lihat Cewek dari klub renang itu gimana,"

Keenan menyipitkan matanya, curiga dengan pertanyaan itu

" Ya udah, kalau nggak mau jawab, " Moza kesal dengan tatapan Keenan Dia baru saja hendak bangkit dan Pergi dari, sana tetapi Keenan lebih dahulu menahannya

" menurut Kakak, Perempuan itu Punya daya tarik lebih saat dia menggeluti kegiatan yang disukainya. Begitu juga Cewek-cewek klub renang yang kamu maksud. Cowok mana sih yang nggak suka sama Cewek yang jago renang. Apalagi kalau Cewek dari klub renang itu manisnya Kayak kamu, " keenan mencolek hidung mancung Moza hingga membuat gadis itu tersipu malu

Moza Tersenyum manis, " Moza jadi tambah semangat ikut ekskul renang.

...•••...

Keenan memejamkan matanya rapat-rapat. Potongan kenangan itu kembali bergelut di kepalanya. Hatinya bergejolak hebat tiap kali teringat sosok gadis manis itu

Mata keenan Perlahan terbuka ketika menyadari seseorang mendekatinya. Dia mendongak dan langsung menemukan Naura berdiri di hadapannya dengan rambut yang masih setengah basah. Cewek itu sudah berganti kaus Putih Polos lengan Pendek serta Celana jeans Panjangnya

" jadi, apa alibi Lo ? tanya Naura sambil memangku tangannya di Dada

Keenan menatap Naura Penuh tanya. Begitu banyak Pertanyaan yang kini bersarang di kepalanya. Dia sangat ingin Langsung bertanya sejelas-jelasnya mengenai semua hal yang berhubungan dengan Moza yang mungkin saja Naura tahu jawabannya. Namun, tidak semudah itu. Keenan harus berhati-hati mengungkap semuanya

Keenan kembali menormalkan sikapnya dia lalu menepuk bangku kosong tepat di sebelahnya, " Duduk dulu, sini kita ngobrol-ngobrol sebentar"

Ajakan Keenan justru membuat Naura kesal, "Gue samperin lo ke sini buat dengerin alasan masuk akal dari Lo yang tiba-tiba menyelinap masuk ke Arena kolam renang kalau bukan ngintip terus apa, "

" Gue udah nungguin Lo dua Jam di sini. masa Lo nggak mau Temenin gue sebentar ? Gue terpaksa skip makan siang gue, nih Padahal gue Punya Penyakit mag,"

Naura melepaskan lipatan tangannya di dada. Raut wajahnya sungguh sangat tidak bersahabat saat ini

" Sebentar aja, kok "

Naura berdecak sekali, Kemudian terpaksa menuruti Keenan. Dia sengaja mengambil jeda satu bangku untuk dia duduki sehingga Posisi duduknya tidak benar-benar bersebelahan dengan Cowok itu.

Keenan tersenyum kecil. Rupanya benar yang Pernah diceritakan Ethan tentang Naura. Naura memang dingin dan galak, tetapi sesungguhnya cewek itu mempunyai hati lembut dan tidak tegaan

" Lo sejak kapan masuk Klub renang ? tanya keenan yang kini sedang memutar tubuhnya menghadap Naura

" Lo sebenarnya mau jelasin alibi Lo atau mau nanya-nanya sih ? kesal Naura

" Dua-duanya, " jawab Keenan dengan senyuman

Naura memutar bola matanya, jengah melihat tingkah Keenan. seketika Teringat Perdebatan di kelas beberapa waktu lalu tentang Cowok romantis VS cowok humoris. jelas Naura tidak bisa tertawa tiap kali berada di dekatnya. sebutan yang lebih tepat untuk Keenan adalah cowok yang terlalu percaya diri

" jawab aja. Gue cuma mau tahu, " lanjut keenan

" Dari SMP, " Jawab Naura singkat

Keenan tertegun. keyakinan kini semakin meningkat Dia yakin 100% bahwa Naura mengenal Moza

" jadi Lo ngaku Kalau Lo tadi mau ngintip, kan "

Keenan terdiam. Pikirannya kini sedang sibuk merangkai kemungkinan kemungkinan tentang Naura dan Moza

" Emang dasar Cowok mesum !" Naura bangkit setelah memaki Keenan Dia hendak pergi menjauh, tetapi sebuah tangan berhasil menahannya

Naura menoleh Pada Keenan yang kini menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan

" Gue nyariin Lo , " kata Keenan yang masih menggenggam pergelangan tangan Naura kuat-kuat, " Gue mau ngajak Lo Pulang bareng, makannya gue samperin Lo sampai ke tempat latihan Lo ," Keenan terpaksa berbohong. Dia hanya tidak ingin terlalu gegabah dalam tindakan

Naura mengentakkan tangannya hingga terbebas dari cekalan Keenan, " Lo tahu gue bakalan nolak, kan ? Dia menatap Keenan, " Lain kali nggak usah Cariin gue lagi. Nggak usah ngajak Pulang bareng,"

Keenan tidak bergerak untuk menyusul kepergian Naura. Pikirannya saat ini terlalu rumit. kira-kira apa saja diketahui Naura tentang Moza ? Keenan merasa perlu mencari tahu hal itu

...•••...

Sore ini Keenan kembali memberanikan diri masuk ke kamar Moza yang sudah beberapa minggu belakangan tidak pernah dia kunjungi lagi

Keenan membuka lebar Pintu kamar itu. Dia seolah bisa merasakan Moza hanya dengan menatap. barang-barang milik gadis itu. kamar terlalu indentik dengan Moza. Moza yang rapi dan teratur, semua tergambar jelas pada kamarnya yang masih rapi hingga detik ini

Keenan mendekat, kemudian memperhatikan tiap sudut kamar yang selalu mengingatkannya pada adik manisnya. Mata keenan terpaku pada sebuah kertas yang terlihat menyembul di selipan salah satu novel koreksi Moza di atas meja belajar

Keenan meraih novel itu, lalu mengambil secarik kertas berwarna biru muda dari selipan buku itu. Dia langsung dapat mengenali tulisan Moza di kertas itu. walaupun sebagian besar kertas itu di penuhi coretan yang tidak karuan, tetapi Keenan dapat membaca tulisan Moza di sana

...Dear Kakak yang telah mencuri hati ini...

...Mungkin kakak nggak kenal siapa pengirim surat ini. Tapi aku cuma mau mengungkapkan kekagumanku akan sosok Kakak. aku sering diam-diam mencuri pandang saat Kakak me ......

Keenan menyakini surat ini adalah surat Cinta yang belum selesai ditulis Moza. Tulisan Moza hanya sampai di sana karena selebihnya adalah coretan tak karuan yang hampir memenuhi kertas itu.

Keenan kini menemukan fakta baru bahwa Moza menutupi sesuatu darinya. Dia tidak pernah tahu bahwa Keenan menyukai seseorang Dia mulai paham. ini pasti berkaitan dengan perubahan sikap Moza kepadanya setahun ini

Akan tetapi, siapa Cowok itu ? siapa Kakak si pencuri hati yang dimaksud Moza dalam surat itu ? Di mana bisa mendapatkan isi surat Moza dengan lengkap

Keenan sungguh merasa sangat Frustasi saat ini. Dia bingung harus memulai Penyelidikan dari mana, Dan di mana lagi dia bisa menemukan Pertunjuk yang lebih jelas ?

DRRRT

Getaran singkat di sakunya menyadarkan Keenan bahwa sebuah Pesan baru saja masuk. Namun dia memilih mengabaikannya. Dia sedang tidak berselera meladeni Pesan tersebut

DRRTTT

kali ini Getaran itu berhasil membuat kesabaran Keenan habis Dia sungguh kesal Pada seseorang yang berani sekali menganggu Konsentrasinya saat ini

Keenan langsung mengaktifkan layar ponselnya. Amarah yang tadinya, memuncak, tiba-tiba saja teredam Perlahan setelah membaca nama si pengirim pesan. Apalagi setelah membaca isi Pesan itu

...Naura : Hei Bunda ngajak makan malam bareng malem ini...

...Naura : Lo Pasti udah makan kan dan akan nolak,kan...

...Naura : kalau waktu dalam 10 menit Lo nggak bales Pesan ini gue anggap Lo nolak...

Episodes
1 Part 1 Pertemuan Awal
2 Part 2 Pertandingan
3 Part 3 PDKT
4 Part 4 Putih abu-abu
5 Part 5 Masa lalu
6 Part 6 CEMBURU
7 Part 7 TETANGGA NYEBELIN
8 Part 8 PANAS
9 Part 9 RUMIT
10 Part 10 Dinner
11 Part 11 Pelindungmu
12 Part 12 MAAF
13 Part 13 DIARY MOZA
14 Part 14 TEKA-TEKI
15 Part 15 SNOWBALL
16 Part 16 Khawatir
17 Part 17 CURIGA
18 PART 18 TRUTH OR DARE
19 Part 19 NAURA DAN MAMA
20 Part 20 Rain
21 Part 21 Ada apa sebenarnya dengan Naura ?
22 Part 22 JATUH CINTA
23 Part 23 SUKA
24 Part 24 GUE SAYANG SAMA LO NAURA
25 Part 25 MOZA LARASATI
26 Part 26 MULAI ADA RASA
27 Part 27 THE DISCUSSION
28 Part 28 RAHASIA YANG MULAI TERUNGKAP
29 Part 29 I'm loving you
30 Part 30 HURT
31 Part 31 mulai tidak peduli
32 Part 32 BEKU
33 Part 33 LEMBARAN YANG HILANG
34 Part 34 FLASHBACK
35 Part 35 MELAWAN KATA HATI
36 Part 36 TENTANG KEBAHAGIAAN
37 Part 37 MENJAUH
38 Part 38 DEVIl AND ANGEL
39 Part 39 Memilih
40 Part 40 RINDU
41 Part 41 MENGALAH
42 Part 42 YANG SEBENARNYA TERJADI
43 Part 43 Wifie ?
44 Part 44 Baikan ?
45 Part 45 Ethan & Salma
46 Part 46 JANGAN MEMAKSA HATI GUE ?
47 Part 47 TEMPAT PULANG
48 Part 48 THE KORTING
49 Part 49 Maju atau mengalah
50 Part 50 Harus Bahagia
51 Part 51 MAAF DAN TERIMA KASIH
52 Part 52 See you again
53 Part 53 Please buat dia bahagia
54 Part 54 DIA KEMBALI
55 Part 55 I LOVE YOU NAURA
56 Part 56 LDR
57 Part 57 akhir yang Bahagia
58 58
Episodes

Updated 58 Episodes

1
Part 1 Pertemuan Awal
2
Part 2 Pertandingan
3
Part 3 PDKT
4
Part 4 Putih abu-abu
5
Part 5 Masa lalu
6
Part 6 CEMBURU
7
Part 7 TETANGGA NYEBELIN
8
Part 8 PANAS
9
Part 9 RUMIT
10
Part 10 Dinner
11
Part 11 Pelindungmu
12
Part 12 MAAF
13
Part 13 DIARY MOZA
14
Part 14 TEKA-TEKI
15
Part 15 SNOWBALL
16
Part 16 Khawatir
17
Part 17 CURIGA
18
PART 18 TRUTH OR DARE
19
Part 19 NAURA DAN MAMA
20
Part 20 Rain
21
Part 21 Ada apa sebenarnya dengan Naura ?
22
Part 22 JATUH CINTA
23
Part 23 SUKA
24
Part 24 GUE SAYANG SAMA LO NAURA
25
Part 25 MOZA LARASATI
26
Part 26 MULAI ADA RASA
27
Part 27 THE DISCUSSION
28
Part 28 RAHASIA YANG MULAI TERUNGKAP
29
Part 29 I'm loving you
30
Part 30 HURT
31
Part 31 mulai tidak peduli
32
Part 32 BEKU
33
Part 33 LEMBARAN YANG HILANG
34
Part 34 FLASHBACK
35
Part 35 MELAWAN KATA HATI
36
Part 36 TENTANG KEBAHAGIAAN
37
Part 37 MENJAUH
38
Part 38 DEVIl AND ANGEL
39
Part 39 Memilih
40
Part 40 RINDU
41
Part 41 MENGALAH
42
Part 42 YANG SEBENARNYA TERJADI
43
Part 43 Wifie ?
44
Part 44 Baikan ?
45
Part 45 Ethan & Salma
46
Part 46 JANGAN MEMAKSA HATI GUE ?
47
Part 47 TEMPAT PULANG
48
Part 48 THE KORTING
49
Part 49 Maju atau mengalah
50
Part 50 Harus Bahagia
51
Part 51 MAAF DAN TERIMA KASIH
52
Part 52 See you again
53
Part 53 Please buat dia bahagia
54
Part 54 DIA KEMBALI
55
Part 55 I LOVE YOU NAURA
56
Part 56 LDR
57
Part 57 akhir yang Bahagia
58
58

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!