" Kak Gimana Caranya ungkapin Perasaan ke orang yang kita suka,"
Naura memperhatikan gadis Polos yang baru saja menghampirinya dan ikut duduk di sebelahnya di Pinggir kolam renang.
" Kamu lagi Suka sama seseorang ya ? goda Naura ? siapa Cowok itu "
Gadis itu tampak malu-malu, " Nanti Kak Naura juga tahu sendiri ayo dong. Kak kasih tahu aku. Gimana Caranya,"
Naura mulai berpikir serius, " Kalau kamu nggak berani ungkapin langsung ke Orangnya, coba kamu tulis surat aja,"
" Bikin surat Cinta, " tanya gadis itu dengan wajah yang memerah.
Naura mengganguk sambil tersenyum manis. Ekspresi gadis SMP yang sedang jatuh Cinta memang sangat menggemaskan di matanya
" Nanti Kak Naura bantuin aku kasih surat itu ke dia,kan"
Naura langsung membulatkan matanya," Memangnya Kakak kenal sama cowok yang kamu suka itu, Moza ? tanyanya makin Penasaran
Gadis yang ditanya hanya merespons dengan memperhatikan senyuman manisnya itu tanpa menjawab Pertanyaan Naura barusan
...•••...
" Haaaah ... , " Naura menghela nafas berat untuk kesekian kenangan itu lagi. seharian ini dia terus dihantui Perasaan bersalah Walupun kejadiannya sudah cukup lama berlalu, dan orang mengatakan bahwa kejadian itu bukan kesalahannya. Namun tetap saja, Naura merasa lalai sebagai seorang Kakak
Naura membenamkan wajahnya di dalam selimut dan memaksa memejamkan matanya rapat-rapat. Dia berharap rasa kantuk segera datang menghampirinya sehingga Potong potongan memori itu tidak lagi mengganggunya
...•••...
" Welcome ," keenan menyambut kedatangan Yuda dan Beni ke sekolahnya dengan tos tangan dan Pelukan singkat. keduanya adalah Temannya akrabnya sewaktu bersekolah di SMA 1
" Udah banyak teman ya. Lo di sini Keenan, " kata Yuda sambil melirik beberapa teman-teman di belakang Keenan, " Gue Kira mantan Lo doang yang banyak,"
" Sial, " Keenan terbahak Walua sedikit tersinggung. Dia lalu mengenalkan Teman-temannya kepada Yuda dan Beni
" Wajah Lo kayaknya Familier banget bagi gue," komentar Ethan ketika menjabat tangan Yuda
" Oh ya ? Emang sih, banyak yang bilang gue ini mirip sama artis Al-ghazali mungkin itu yang Lo sebut Familier," jawab Yuda dengan Percaya diri
jawaban itu memancing tawa mereka. Kesan Pertama Perkenalan singkat itu membuat Ethan menyimpulkan sesuatu, teman teman Keenan sama asyiknya dengan Keenan mudah bergaul dan asyik bercanda
" Sehabis tanding ajak gue makan soto ayam Kantin ya kangen banget makanan itu, " kata Yuda
" Soto ayam ? Perasaan di kantin nggak ada jualan soto ayam, " sahut Miko, " iya, kan than,"
" Di Kantin SMP, " Yuda memperjelas maksudnya
" Oh soto ayam Pak Maman ? iya itu terkenal enak banget , " sambar Ethan Penuh semangat
" Kok Lo bisa tahu, Yuda, " tanya Keenan heran
" Gue udah beberapa kali futsal di sini, Keenan soto ayamnya bikin gue ketagihan Enak banget Pokoknya Sayang banget. kalau Lo yang sekolah di sini malah belum Pernah nyobain,"
" Traktir gue, ya, " Keenan mulai tertarik
" Gimana sih, Ada juga Lo yang Traktir gue. Gue, kan tamu di sini, " balas Yuda yang sukses memancing tawa
" BTW kalian bawa rombongan banyak bener, " kata Ethan sambil melihat wajah-wajah asing yang sudah memenuhi hampir setengah Futsal
Beni melirik sekilas arah Pandangan Ethan, kemudian menyahut, " Cewek cewek yang ikut itu kebanyakan Mantannya Keenan. mereka minta ikut karena kangen udah lama nggak Ketemu Sama keenan"
" Bisa aja Lo, " sahut keenan tak Percaya
" Wuih Cewek-cewek SMA 1 bening bening amat ternyata ya, ajak ke sini dong Ben kenalin beberapa sama kita-kita " Mata Ethan sejak tadi sibuk memperhatikan wajah-wajah Cantik di Pinggir lapangan
" Lo mau kenalan sama yang mana Ethan," tanya Beni
" Seriusan " Ethan langsung sumringah. Dia kemudian menyikut Miko di sebelahnya, " Yang mana yang Cantik, Ko"
Miko hanya memperhatikan sekilas, kemudian menyikut, Miko di sebelahnya
" Masih Cantikan Diana,"
Ethan berdecak Pelan, kemudian sibuk menentukan Pilihannya
" Ngomong-ngomong Satya ke mana kok nggak ada ? tanya Miko tiba-tiba. Di baru menyadari temannya yang satu itu tidak ada sekitar
" Yakin mau Satya ke mana, " tanya Johan yang baru terdengar suaranya
Miko langsung menoleh, " Di mana dia sekarang " tanyanya Penasaran
" Tuh, di bawah Pohon di Pinggir lapangan,"
Miko menoleh ke arah tunjuk Johan. Napasnya kemudian naik turun melihat Pemandangan yang tidak Pernah ingin Dilihatnya. Memang benar Satya ada di sana, tetapi tidak sendiri Namun berdua dengan Diana. sedang bercengkrama asyik sekali, sambil sesekali saling melempar senyuman satu sama lain
" Sejak kapan mereka bisa sedekat itu," tanya Miko kesal
" Ya sejak Lo nggak ngirim Chat ke Diana selama satu seminggu ini. Lo udah ketinggalan sangat jauh dari Satya, Ko, " Ethan melemparkan fakta telak kepada Miko
kedua tangan Miko mengepal kuat. Dia sungguh kesal dengan keadaan ini. Dia kemudian berbalik Pergi
" Eh Miko Lo mau ke mana Pertandingan futsal sebentar lagi mulai, " teriak Ethan kepada Miko
" Gue udah nggak berminat untuk nonton ! sahut Miko tanpa menoleh sama sekali
" Yah dia ngambek, " kata Ethan Pasrah. Dia membiarkan Miko Pergi
sementara itu, Keenan sejak tadi tidak fokus Pada obrolan Ethan Teman temannya. karena lagi-lagi sepasang lesung Pipit dari senyuman manis Naura berhasil menghipnotisnya, Keenan memperhatikan sosok itu dari kejauhan. Tidak lama kemudian, dia tergerak untuk menghampiri Cewek itu
" Keenan, Lo mau ke mana, "
Pertanyaan dari Yuda barusan di abaikan begitu saja oleh Keenan
" Palingan mau nyamperin, gebetannya," sahut Ethan
" Gebetan, "
" iya, Tuh yang lagi berdiri di ujung koridor,"
Keenan tidak memedulikan Percakapan Ethan dan Yuda yang sedang membahas dirinya. saat ini, Naura jauh lebih menarik baginya
Ketika Keenan sudah berada di dekat Naura, Cewek itu malah menunduk sambil berdecak Pelan
" Santi tungguin, Tali sepatu gue lepas," kata Naura setengah berteriak kepada temannya Santi yang sudah berjalan Cukup jauh di depannya
Tanpa menoleh, Naura mengulurkan Ponselnya ke Orang yang berdiri di sebelahnya, " Loli, Tolong Pegang sebentar, "
Keenan yang berada tepat di sebelah Naura sempat berpikir beberapa detik. Rupanya Naura mengira Loli masih berada di sebelahnya. Padahal temannya itu justru sudah memisahkan diri sejak tadi dan bergabung bersama siswi-siswi yang sedang berkenalan dengan Para Pemain tim futsal dari SMA 1
Keenan menyambut Ponsel itu dengan cepat sebelum Naura menoleh Padanya. sambil menunggu Cewek itu selesai mengikat tali sepatunya Keenan menyalakan layar ponsel Naura. sayangnya Ponsel itu dalam keadaan terkunci apabila tidak tentu saja dia akan langsung menghubungi nomornya sendiri untuk mengetahui nomor Ponsel Naura
Keenan terpaku menatap layar Ponsel di genggamannya. Tampilan wallpaper Ponsel itu seketika membuatnya tertegun. Bagaimana bisa tampilan foto Naura mirip dengan Moza ? mulai dari sudut Pengambilan gambar, latar belakang yang berada di kolam renang Di tambah senyuman dengan sepasang lesung Pipit yang sempurna. Keenan yakin, Pernah melihat foto Moza yang hampir sama dengan foto ini
Naura mencurigai sesuatu setelah dia mengikat tali sepatunya Dia melirik sepasang sepatu Putih yang berada di dekatnya, Bukan sepatu wanita yang dia yakini milik Loli. melainkan sepatu Pria
Naura mendongak dan langsung bangkit berdiri. Dia terkejut melihat Keenan berada di sebelahnya. Dengan gerakan cepat, dia menyambar Ponselnya yang berada di tangan Keenan
" kenapa Lo bisa ada di sini, " tanya Naura heran
Keenan masih belum menemukan suaranya. Dia masih terkejut dengan sesuatu yang baru saja dia temukan. semua ini terlalu kebetulan Untuk kesekian kalinya, Naura mengingatkannya akan sosok Moza
" KEENAN, "
Teriakan seseorang dari arah Lapangan membuat Keenan menoleh Roni yang berada di tengah lapangan memberikan kode agar dia segera bergabung di lapangan
" Pertandingan mau di mulai, " teriak Roni lagi
Keenan segera menyusul para Pemain yang sedang bersiap-siap di lapangan, setelah sebelum menyempatkan diri menoleh ke arah Naura sekali lagi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
Vio23 Vio23
Keenan go
2022-01-30
1