...# Happy Reading #...
Waktu berlalu begitu saja, tak terasa dua bulan sudah system menemani keseharian Arexa, misi yang di berikan system juga terbilang masih dalam batas wajar, seperti berenang bersama Hiu, Tidur bersama ular, dan masih banyak tantangan bersama hewan buas lainnya.
Arexa yang sudah kembali bersekolah mendapati Kenan berada di kelasnya, pemuda itu terus mendekati Arexa. Tak lupa Arga yang masih setia dengan perjuangannya dan Viana yang masih dalam selimut penantian.
Arexa membatasi diri dengan keduanya, ia sama sekali tak berencana untuk memulai hubungan saat ini, setidaknya ia akan mencari orang yang sepadan dengannya, Mas Duda.
Sedangkan di sisi lain, Zaka sedang uring-uringan melakukan kencan buta yang di atur oleh ibunya sejak seminggu yang lalu, sesuai kesepakatan, ia akan di carikan perempuan oleh sang mama.
Juga semakin frustasi mencari keberadaan perempuan yang bersamanya 2 bulan yang lalu.
________
Saat ini Arexa tengah kedatangan banyak berkas dari kantor nya. Ia sedang berada di ruang kerjanya, ternyata mengurus bisnis tak semudah yang Arexa banyangkan.
Banyak grafik yang membuat kepalanya hampir meledak karena tak mengerti sama sekali.
"System beli kemampuan Berbisnis" perintah Arexa sambil terus membolak-balik data perusahaan Zec Company juga Xeon Crop.
[Ding!!!
Beli Kemampuan Pebisnis Profesional 100 PT
Ya/Tidak ]
"Ya" jawab Arexa.
Seketika otaknya langsung dapat memproses grafik dan diagram yang ada di hadapannya, ia menyusun laporan kedua perusahaan itu untuk mencari kesalahan perhitungannya.
Data perusahaan Zec Company cukup bagus, hanya saja masih ada lubang tikus di sana, ± 20 Jt uang perusahaan keluar dengan tak jelas.
Sementara Xeon Crop cukup banyak kerugian, Arexa memaklumi itu, karena sebelumnya Papa Amanda yang memimpin perusahaan, dan sudah di pastikan ia yang menggelapkan dananya.
Setelah cukup lama berkutat dengan pekerjaannya, Arexa merasa lapar, ia berjalan menuruni tangga menuju lantai 1 di dapur ia tak menemukan keberadaan bu Tina, Arexa yang sudah lapar memilih untuk makan lebih dulu.
"Eh Non Rexa, maaf ya saya tadi sedang ke kamar mandi" kata Bu Tina dengan senyum di wajahnya.
"Iya bu, nggak papa, ibu udah makan?" Tanya Arexa sambil m naikkan sebelah alisnya Bu Tina nampak sangat bahagia hari ini.
"Udah non" kata Bu Tina masih dengan senyum nya.
"Bibi keliatan senang banget ya?" Tanya Arexa karena terlalu penasaran.
Bu Tina nampak tersenyum malu "Seneng Non, sekarang saya lagi Hamil" kata bu Tina.
Arexa ikut senang mendengar kabar dari Bu tina.
"Wahh selamat ya bu" kata Arexa "Udah berapa bulan bu?" Lanjut Arexa.
"Saya belum tau Non, rencana bentar mau periksa" kata Bu Tina.
"Yaudah Bu, entar saya cari orang buat bantu ngurus Mansion biar ibu nggak terlalu capek" kata Arexa "Perginya di antar sama Vino ya Bu ajak pak Hasan juga" lanjut Arexa.
Vino dengan beberapa anggota Qinlin mendapat tugas menjaga mansion Arexa saat ini, ia akan bertukar dengan kelompok Leon setiap minggunya. Beberapa bodyguard lainnya bertugas di perusahaan, walaupun keterampilan beladiri mereka masih dalam tahap peningkatan, namun Arexa sudah menugaskannya.
"Iya non makasih banyak" kata Bu Tina.
Setelah makan, Arexa menuju kamarnya dan membuka Ig miliknya, sudah banyak pengikut di sana, akun Arexa pun sudah centang biru, namun masih banyak dari mereka yang penasaran dengan wajah Arexa.
Arexa beralih ke banyaknya DM yang berasal dari orang yang tak ia kenal, dan Arexa lebih memilih menghiraukan semuanya, termasuk Akun dengan Nama ~dzk_vocanicoxa~ akun milik Zaka.
Arexa menghubungi seseorang.
"Halo" kata Arexa.
"Ya Nona" jawab orang yang di telfon.
"Ke Mansion sekarang" kata Arexa.
"Ya Nona"
Arexa mematikan Hp nya, ia berjalan menuju ruang tamu untuk menunggu tamu yang ia telpon.
Sambil menunggu ia memainkan HP dengan sesekali memasukkan cemilan yang tadi ia ambil di tempat penyimpanan makanan.
Setelah hampir 20 menit, orang yang di tunggu pun datang. Vino yang berjaga di luar mempersilahkannya masuk, karena Arexa telah mengatakan sebelumnya.
"Maaf Nona saya terlambat" kata orang itu.
"Tak masalah Brian" kata Arexa.
Brian pemuda 25 tahun adalah wakil CEO Xeon Crop yang baru saja di angkat, dia anak ke dua dari salah satu perusahaan besar yang ada di Jakarta NUI Crop, ia memilih untuk bekerja di tempat Arexa.
Arexa mengangkat nya sebagai wakil CEO bukan tanpa sebab, dalam 1 bulan bekerja sebagai manager perencanaan, Brian sudah banyak memberikan kontribusi untuk Xeon Crop, hal ini yang mendasari Arexa untuk mengangkat Brian.
"Saya memiliki cetak biru untuk model yang dapat kita keluarkan tahun depan" kata Arexa memperlihatkan cetak biru sebuah Motor dan Mobil yang ia dapat dari menyelesaikan beberapa misi, Xeon Crop bergerak di bidang Otomotif.
Brian dengan ragu mengambil cetak buru itu untuk melihatnya, seketika ia membeku saat melihat rancangan milik Arexa.
"Ini luar biasa Nona" kata Brian.
"Aku tahu itu, karena itu aku mempercayakan ini padamu" kata Arexa.
"Saya tidak akan mengecewakan anda Nona" jawab Brian.
"Kalau begitu saya serahkan tugas ini padamu, lakukan semuanya termasuk mencari Investor" kata Arexa.
"Itu hal yang mudah Nona perusahaan ayah dan sahabatku bisa membantu" kata Arexa.
"NUI? Dan..." Arexa menggantungkan ucapannya.
"Von.inc itu perusahaan sahabat ku" kata Brian.
"Baiklah terserah kau saja" kata Arexa "jangan lupa, saat kalian rapat kabari saya" lanjut Arexa.
"Itu hal yang sudah pasti Nona" sahut Brian.
Arexa mengangguk "Perlu ku ambilkan minum?, Sepertinya Bu Tina baru saja keluar bersama Vino" kata Arexa.
"Tak perlu Nona, saya akan kembali ke perusahaan untuk mengurus proyek baru ini dengan sebaiknya" kata Brian.
Arexa berdiri untuk mengantarkan Brian menuju pintu depan.
Setelah mobil Brian sudah tak terlihat, ia segera masuk menuju kamarnya untuk keluar mencari beberapa orang yang bernasib kurang beruntung yang dapat ia pekerjakan sebagai pelayan.
Setelah siap dengan penampilannya yang cukup santai, Arexa menuju garasi mobil Mansion, di sana sudah ada beberapa mobil yang terparkir indah yang juga merupakan hadiah dari system serta beberapa yang ia ambil dari Xeon Crop sebagai uji Coba.
Arexa berjalan mendekati mobil yang terbilang sederhana dengan 4 kursi di dalamnya.
Mobil Arexa pun pergi meninggalkan Mansion yang di jaga oleh anggota Qinlin.
Arexa Mengemudi mobil dengan arah yang tak tentu, memindai sekeliling mencari orang yang sedang mencari pekerjaan, misal warga desa yang merantau ke kota.
Lama mengemudi, Namum Arexa tak mendapat apa yang ia inginkan, sehingga ia memutuskan menuju stasiun bus.
Namun, belum sempat sampai di stasiun, ia mendapat misi dari system yang cukup tak masuk akal.
[Ding!!!
Misi menjadi gila.
Bergaya layaknya orang gila, kemudian meminta sesuap makanu dari para pedagang.
Hadiah :
~1Jt PT
Gagal :
~ Host akan mendapat hukuman secara Acak dari System.
Misi tak dapat di tolak ]
Arexa hanya mampu mengeram tertahan mendengar nya.
Ia mengambil gunting di dashboard mobil menggunting kaos yang ia kenakan, kemudian mengambil lipstik di tasnya mencoret bibir cantiknya dengan lipstik berwarna brown itu.
Kemudian sisanya ia coret di kaosnya, tak lupa rambutnya ia acak berantakan, dan sekarang Arexa telah terlihat seperti orang gila sesungguhnya.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
See You ❣️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Ayu Dani
wkwkwkwk wadidauuuuu
2025-01-18
0
Oka Derza
gokil🤣🤣🤣
2025-01-03
0
Ibuk'e Denia
misi yang aneh
2023-08-14
0