...# Happy Reading #...
"Gimana Xa?" Tanya Viana.
Saat ini Arexa sudah berada di kelasnya setelah tadi ia di sidang oleh pak Bimo si guru Bk.
"Gak gimana-gimana sih, cuman di skors 3 hari" kata Arexa.
"Kok bisa langsung di skors sih?" Tanya Hana.
"Gue nggak bisa panggil bokap nyokap gue, kan mereka nggak ada, jadi langsung di skors" jelas Arexa.
Sahabatnya mengangguk mengerti.
"Lo Gpp gitu?" Tanya Meisa.
"Emang kenapa?" Tanya Arexa.
"Entar lo ketinggalan pelajaran" jawab Meisa.
"Astaga Sa, gue kan murid beasiswa, jadi otaknya encer" kata Arexa sombong, melupakan bahwa dirinya tak menyukai orang sombong.
"Iya juga sih" kata Meisa.
__________
Waktu pulang tiba sesuai janji, Arexa serta sahabatnya menuju Mansion nya.
"Eh, kita singgah di Injanuary ya, kita beli bahan kue" kata Arexa.
Saat ini ia sedang bersama Hana yang duduk di sampingnya.
"Buat apa?" Tanya Hana.
"Ya buat bikin kue lah Na" kata Arexa.
"Lo bisa?"
"Wihhh nantangin, nanti kita liat" kata Arexa.
Mobil mewahnya berhenti di parkiran Injanuary, dengan otomatis Meisa yang membawa mobil Hana bersama Viana pun ikut berhenti.
"Ngapain?" Tanya Viana saat telah berada di dekat Arexa.
"Beli bahan kue, gue mau buat" jawab Arexa.
"Lo bisa?" Tanya Viana, pertanyaan sama yang di lontarkan oleh Hana.
"Kalian gak percaya ya sama gue?" Kata Arexa.
Dengan kesal ia berjalan masuk ke dalam Injanuary.
"Lah kok ngamok?" Tanya Viana yang melihat kepergian Arexa.
"Gue juga tadi tanya kayak lo, mungkin dia lagi pms" kata Hana.
"Kalian ngapain di situ?" Teriak Meisa yang sudah berdiri di ambang pintu masuk.
Ketiganya ikut masuk ke dalam Injanuary.
Arexa menyusuri rak tempat bahan untuk membuat kue, ia mengambil keju, coklat, terigu, gula, dan bahan lainnya yang ia pikir bahan membuat kue.
Setelahnya tanpa menunggu sahabatnya ia menuju kasir untuk mengantri.
Antrian cukup panjang, di depan Arexa ada seorang pria menggunakan Hoodie hitam.
Setelah beberapa menit, giliran Arexa pun tiba, tanpa ia sadari pria yang tadi berada di depannya tak langsung pergi.
"Total Rp572.000 mba" kata mba kasir.
Arexa mengambil dompetnya mengeluarkan black card di sana.
Selesai Arexa melakukan pembayaran, ia akan pergi dari sana membawa belanjaannya, namun ia tertahan oleh kedatangan sahabatnya.
"Nih anak emang suka banget hilangnya" kata Meisa.
"Loh Kenan? Lo kenapa di sini?" Tanya Hana melihat pria ber Hoodie hitam itu.
"Beli minum" jawab Kenan si Hoodie hitam.
"Lo kenal Na?" Tanya Meisa.
Hana mengangguk mengiyakan.
"Dia sepupu gue, tinggal nya di Bandung" jawab Hana.
"Lo kenapa bisa ke Jakarta Nan?" Tanya Hana pada Kenan.
"Gue mau pindah di sekolah lo, Bokap ngurus perusahaan yang ada di sini" jawab Kenan.
"Kalian lanjut aja, gue mau pulang byeee" celutuk Arexa yang dari tadi memperhatikan.
Viana ikut mengejar Arexa yang berjalan cepat di ikuti Meisa.
"Gue tungguin di mobil Na" tariak Meisa sebelum benar-benar pergi.
"Eh gue pergi dulu ya, byee" kata Hana kemudian mengejar Meisa.
___________
Mereka telah berada di Mansion Arexa.
"Kok dia ikut Na?" Tanya Arexa yang baru saja keluar dari mobilnya bersama Viana, tadi mereka satu mobil.
"Dia maksa katanya nggak ada teman" jawab Hana.
"Dan dia main sama kita? Anak perempuan?" Tanya Arexa.
"Gpp Na, sekali doang kok"
Arexa memutar bola matanya malas kemudian melangkah masuk ke mansion, Bu Tina segera mengambil belanjaannya.
"Ikut? Gue mau ganti baju" ajak Arexa pada ketiga sahabatnya.
"Ikut" sahut ketiganya bersamaan.
Arexa berjalan lebih dulu menuju lift.
"Gue keatas dulu ya Ken? Lo tenang-tenang bae di sini" kata Hana meninggalkan sepupunya itu.
Di kamarnya, Arexa mengambil 4 set piyama dari walk in close untuk di kenakan olehnya dan sahabat.
"Kalau nggak suka pilih sendiri sana" kata Arexa, kemudian tanpa ba-bi-bu langsung membuka seragamnya mengganti nya dengan piyama.
Sahabatnya yang melihat itu ternganga.
"Gue nggak tau kalau body lo aduhai banget Xa" kata Meisa.
"Gue kira muka lo aja yang aduhai" celutuk Hana.
"Lo diet apa Xa?" Tanya Viana.
"Gue emang dari lahir cantiknya" kata Arexa bangga, kemudian menuju kamar mandi untuk menyelesaikan urusan.
Setelah semuanya selesai, mereka kembali ke bawah, di ruang tamu, ia bisa melihat Kenan sedang memainkan ponselnya, di hadapannya sudah ada cemilan yang di buatkan oleh Bu Tina.
"Non, makanan udah siap" kata Bu Tina yang telah berdiri di hadapannya.
"Iya Bu, ibu sudah makan?" Tanya Arexa.
"Sudah Non bereng suami" kata Bu Tina.
"Yaudah Bu saya makan dulu ya" kata Arexa.
Arexa berjalan melewati ruang tamu menuju ruang makan.
"Dia udah makan Na?" Tanya Arexa melihat Kenan.
"Nggak tau" jawab Hana.
"Yaudah samperin, kalau belum makan ajak makan" kata Arexa.
Hana berjalan mendekati Kenan yang tengah fokus dengan ponselnya, ternyata ia sedang bermain game.
"Udah makan Nan?" Tanya Hana.
Kenan mendongak menatap Hana yang ada di depannya, kemudian beralih melihat Arexa yang susah berjalan menjauh menuju Ruang Makan.
"Belum" jawab Kenan.
"Yaudah ikut gue" kata Hana kemudian beranjak menyusul Arexa.
Kenan dengan segera menghentikan gamenya berjalan mengikuti Hana, hingga ia bisa melihat Arexa yang sudah duduk di meja makan bersama Viana dan Meisa.
Hana mengambil duduk di samping Arexa, di ikuti Kenan yang juga mengambil duduk di sampingnya.
Mereka makan makan siang mereka sesekali saling melontarkan pertanyaan.
"Habis ini mau apa Xa?" Tanya Viana yang telah selesai dengan makanannya.
"Buat kue, gue buktiin kalau gue tuh bisa" jawab Arexa setelah menegak air menyisakan gelasnya yang kosong.
Bu Tina membantu membereskan meja makan mereka setelah selesai, Arexa beranjak menuju dapur bersama ketiga sahabatnya meninggalkan Kenan yang terus memperhatikan mereka.
'system beli kemampuan koki profesional' perintah Arexa, dari tadi ia menyombongkan kemampuan yang sama sekali belum ia miliki.
[Ding!!!
Beli kemampuan koki profesional 100 PT
Ya/Tidak ]
'Ya'
Arexa mulai mencampur bahan bahan kue yang akan ia buat, di bantu oleh sahabatnya.
Arexa bertindak sebagai komando, sesekali mereka tertawa karena melakukan kesalahan.
Wajah sahabatnya sudah di hiasi dengan sedikit tepung terigu, Apron yang mereka gunakan juga sudah di hiasi dengan tepung.
Mereka tak menyadari, tingkah mereka yang seperti itu membuat seseorang yang sedari tadi memperhatikan menjadi panas dingin.
Kenan terpesona melihat Arexa yang dengan serius membuat kuenya, juga beberapa kali melihat Arexa tersenyum dan tertawa bersama sahabatnya. Arexa terlihat sangat seksi.
Waktu Kenan seakan berpusat pada Arexa.
Ting
Bunyi Oven menyadarkan Kenan dari khayalannya yang sudah di atas langit.
"Udah masak Xa" kata Viana.
"Keluarin, pakai ini" jawab Arexa memberi sarung tangan untuk melindungi tangan sahabatnya agar tak kepanasan.
Viana mengangkat loyang dari oven dengan hati hati, ia berjalan mendekat menuju Arexa.
Dan karena ceroboh, Viana tak sengaja menjatuhkan loyang itu.
Dengan refleks, Arexa menangkap loyang yang masih panas itu membawanya menuju patri di sana.
"Xa!!!" Pekik sahabatnya.
Kenan dengan panik berjalan mendekat ke dapur untuk melihat Arexa yang sepertinya akan mendapat luka.
"Astaga Xa, lo bego banget sih, kalau jatuh kan gpp" kata Meisa.
"Heheh Refleks" Arexa cengengesan setelah meletakkan loyang itu di atas patri.
"Lo gpp?" Tanya seseorang yang membuat ketiga sahabat Arexa menganga.
Tangan kenan sudah membawa tangan Arexa yang terlihat melepuh di hadapannya.
"Gpp makasih udah khawatir" jawab Arexa.
"Gue bantu obatin ya?, Obatnya mana?" Tanya Kenan lagi.
"Gpp ntar Bu Tina yang bantuin, lagian mereka juga bisa kok" kata Arexa menolak dengan halus.
"Yaudah, sana obatin" kata Kenan memerintah, lupa jika di sini ia adalah seorang tamu.
Arexa mengangguk, bagaimana pun Kenan mengkhawatirkannya jadi ia tak boleh terlalu ketus terhadapnya untuk saat ini, bisa jadi kaku suasana bila ia melakukannya.
"Bu Tina" panggil Arexa.
"Iya Non?" Kata bu Tina yang sepertinya lari menuju arahnya.
"Nggak usah lari bu, di dapur saya lagi buat kue, mau ke kamar dulu sebentar, sahabat saya nggak ada yang tau buatnya, jadi ibu bantuin ya?" Jelas Arexa.
"Iya non" kata Bu Tina.
Arexa sengaja tak mengatakan bahwa ia terluka.
...\=\=\=\=\=\=\=...
See You ❣️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
mothur
sjsnnsns semangat
2021-10-31
2
Claire
niat pen nabung buat baca banyak banyak eh pas ada notif rasa penasaran mengalahkan niatku haha😂
2021-10-29
8
System Worlds
lanjut thorr
2021-10-29
0