Arexa's System~13

...# Happy Reading #...

Seperti pagi sebelumnya, Arexa terbangun dan bersiap berangkat ke sekolah setelah tadi menyelesaikan misi hariannya.

"system tampilkan status" perintah Arexa.

[Status

Nama : Arexa Danendrix

Umur : 18 Tahun

Gelar : Pemegang system Kekayaan.

Penampilan : 95/100

Sifat : 87/100

Kecerdasan : 100/100

Kekuatan : 85/100

Keterampilan :

- Pengguna Elektronik

- Pemain Musik

- Pengetahuan

- Mengemudi

- Ilmu beladiri

Kekayaan : 240M

Poin Tukar : 1.249.000

Properti :

- Mansion Arexa

- Buggati la voiture noir

-  Zec Company

1 Misi berjalan]

"system Zec Company itu perusahaan apa?"

[ Zec Company salah satu perusahaan terbesar di negara Indonesia yang sudah merambah ke beberapa negara ] jawab system.

"Aku pemimpin nya?"

[Benar Host]

"Kantor utamanya di mana?"

[ Di kota Jakarta ]

"Ehh deket dong"

[Benar Host]

"Oke sekarang gue dah jadi sultan, Entar kita ke perusahaan." gumam Arexa kemudian turun untuk sarapan pagi bersama Bu Tina dan Pak Hasan yang sudah menunggunya.

"Pagi pak, bu" sapa Arexa.

Mereka pun makan dengan hikmat.

Arexa menuju garasi mansion untuk mengemudikan mobilnya menuju sekolahnya.

Arexa mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi menghiraukan umpatan dan suara nyaring yang di keluarkan oleh pengendara lain.

Menyalip mereka bak pembalap profesional.

Brummm

Mobil mewah itu tiba di parkiran sekolah mengundang banyak tatapan dari orang-orang terlebih kawan kawan Arga dan Arexa yang kebetulan berada di parkiran.

Mobil terparkir sempurna, Arexa keluar dari mobil dengan anggun rambut legamnya yang tergerai di sapu oleh angin membuat mereka terpesona, terlebih Arga dan Tata.

"Xa...!" Pekik ketiga sahabat Arexa yang melihat nya.

Ketiganya menghampiri Arexa yang menjadi pusat perhatian.

"Astag Xa, ini serius? Lo bawa mobil ini?" Tanya Meisa.

"Lo liat sendiri kan?" Kata Arexa.

Mereka pun berjalan menuju kelasnya meninggalkan Arga yang menatapnya dari kejauhan dengan tatapan sedu.

Keempat sahabat itu duduk di kursi mereka.

"Eh kemarin lo kenapa cepat pulang Xa?" Tanya Hana.

Arexa melihat Hana yang bertanya di hadapannya. "Ada problem dikit" jawab Arexa.

"Kok lo nggak ngajak kita buat beli mobilnya sih?" Tanya Meisa. "Emang mobil kayak gitu ada ya di dealer?" Lanjutnya bertanya.

"Heheh itu problemnya, kemarin emang gue udah pesan, jadi gue di telponnya pas di Bioskop" jawab Arexa berbohong.

"Oh gitu" kata mereka kemudian mengangguk.

"Eh kalian ada waktu gak?, Kita ke rumah gue buat party" kata Hana mengalihkan pembicaraan.

"Party apa?" Tanya Viana.

"Ya party lah, bokap nyokap gue lagi ada urusan di luar kota, jadi rumah gue lagi sepi" jawab Hana.

"Kalau gue sih ngikut aja" kata Meisa.

"Gue juga" sahut Viana.

Kemudian mereka semua melihat ke arah Arexa.

"Sorry, gue nggak bisa" jawab Arexa.

"Kok gitu sih?" Tanya Hana.

"Iya Xa, udah lama juga kita nggak party" kata Meisa.

Arexa pun tak mampu menolak, terpaksa ia harus menunda kunjungannya ke perusahaan.

"Yaudah, gue ikut" kata Arexa "Atau kita di rumah gue aja? Sekalian main musik?" Lanjut Arexa bertanya.

Ketiga sahabatnya tampak berfikir lebih dulu.

"Bagus juga" kata Meisa.

"Gimana Na?" Kata Viana.

"Yaudah, kita ke Mansion Rexa aja, sekalian liat liat rumahnya kan" kata Hana menyetujui.

Setelahnya mereka kembali bergosip sambil menunggu jam pelajaran selanjutnya masuk.

Tringgg

Bel istirahat pun berbunyi, Arexa dan kawan-kawan nya menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang kosong.

"Sekarang kita yang pesan ya Xa" kata Meisa mengajak Hana.

"Eh gpp kali, gue udah biasa mah" jawab Arexa.

"Nggak, lo sana cari meja buat kita" sahut Meisa kemudian menarik tangan Hana menuju stand makanan kantin.

"Yuk Xa" ajak Viana.

Keduanya berjalan menuju meja yang kosong. Suasana kantin cukup ramai.

"Gimana? Udah keliatan gak hilal lo bareng Arga?" Tanya Arexa.

Mereka berdua sudah duduk di meja yang kosong menunggu Meisa dan Hana yang memesan makanan.

"Gak tau, gue ngikutin alur aja" jawab Viana.

"Loh, kok gitu? Emang nggak takut di tikung?" Tanya Arexa.

"Kayaknya dia belum move on deh sama lo" jawab Viana lesu.

"Usaha kali"

"Ini juga sedang usaha Juminah, cuman pelan pelan biar nggak keliatan murahan" jawab Viana.

"Yaudah gue sih cuman mau bilang Semangat" kata Arexa.

Tak lama Meisa dan Hana datang membawa nampan berisi makanan pesanan mereka.

"Ini makan" kata Meisa membagi mangkok Bakso di hadapan Arexa dan Viana.

"Makasih, kali ini gue yang bayarin" kata Arexa.

"Gpp, gue aja" jawab Hana.

"No, no ,no gue yang bayar" kata Meisa.

"Kalian berdua diem, gue yang bayar" kata Viana.

"Kita giliran aja, sekarang gue, besok Viana terus Meisa dan Hana yang terakhir" kata Arexa menengahi.

"Loh, kok gue terakhir sih?" Tanya Hana.

"Astaga sama aja, bakal kebagian semua" kata Viana.

Merekapun kembali memakan bakso masing masing.

Dari arah pintu masuk, terlihat beberapa siswi datang dengan tangan bersedekap di dada mereka.

Pakaian yang cukup press di badan mereka memperlihatkan lekuk tubuhnya.

Seorang dari mereka menghampiri meja Arexa dkk di ikuti yang lainnya.

Brakkk...

Siswi itu dengan berani mengebrak meja yang Arexa tempati makan. Dan dengan berani menarik rambut hitam legam Arexa, membuat Arexa mendongakkan kepalanya menatap langit-langit.

"Jal4ng lo nggak usah deketin Arga" kata Siswi dengan name tag Amanda.

Arexa menatap tajam Amanda seolah ingin mengulitinya.

"Apa liat liat? Pengen gue colok mata lo?" Tanya Amanda lagi.

Arexa hanya diam sambil terus menatap Amanda dalam.

Tangan Amanda terangkat untuk menampar wajah Arexa. Viana  yang melihat itu segera berdiri menangkap tangan Amanda.

"Lo apa apaan sih?" Tanya Viana menarik tangan Amanda.

"Lo jangan ikut campur, gue liat kemarin dia deketin Arga" kata Amanda.

"Loh, kalau emang dia dekatin Arga kenapa? Emang lo siapanya Arga?" Tanya Viana.

Seketika Amanda tak dapat berkutik. Namun tangannya masih terus menarik rambut Arexa.

"Udah?" Tanya Arexa dengan wajah datarnya memandang Amanda.

Arexa menyentak rambutnya agar Amanda melepasnya, kemudian ia berdiri memandang Amanda yang sedikit lebih pendek darinya.

"Lo mau sok-sokan labrak gue ya?" Tanya Arexa.

Amanda hanya diam tak menjawab, entah kemana keberanian dirinya yang tiba-tiba menciut.

Dengan sisa-sisa keberaniannya ia mengambil mangkok yang berisi kuah bakso di meja Arexa.

Dengan cepat Amanda mengarahkan mangkok itu ke seragam Arexa untuk mengotorinya.

Arexa dengan cepat menarik tangan Amanda mengambil mangkok itu menumpahkan isinya ke seragam mini milik Amanda.

Prang

Mangkok itu jatuh kelantai setelah isinya telah berada di seragam Amanda.

"Lo nggak usah sok sokan sama gue" kata Arexa.

"Lo berani sama gue?, Lo cuman murid beasiswa" kata Amanda marah.

"Emang kenapa kalau gue murid beasiswa? Gue harus takut sama lo?" Tanya Arexa.

"Ayah gue donatur di sekolah ini" kata Amanda keras.

Antek anteknya hanya diam memperhatikan.

Amanda yang melihat keterdiaman Arexa menyeringai penuh kemenangan.

"Gimana? Lo berani sama gue?" Tanya Amanda.

Melihat kesombongan Amanda mbuat Arexa tersulut.

Bukh

Arexa memberi bogeman di wajah sombong Amanda hingga ia terjatuh ke lantai.

"Ya! Gue berani, lo mau apa ha?" Kata Arexa.

Dan tanpa takut ia melayangkan bogeman ke wajah Amanda yang sudah tersungkur di lantai. Ilmu beladiri yang ia peroleh dari system ia gunakan sekuat tenaga.

Bukh

Bukh

Bukh

Arexa benar benar tak menyukai kesombongan Amanda.

Sahabat Arexa yang melihat Arexa mulai tak terkendali dengan segera melerainya.

"Mati anak orang Xa" kata Viana menarik tangan Arexa.

"Biarin dia mati biar hama di dunia berkurang" desis Arexa.

"Hei kalian" teriak Pak Bimo yang datang karena di panggil seorang siswa.

"Ini kenapa kalian berkelahi?" Tanya pak Bimo "Astaga dia kenapa?" Tanya Pak Bimo melihat Amanda yang sudah tergeletak di lantai.

"Pingsan" jawab Arexa yang sudah berdiri dekat Amanda.

"Kalian bawa Amanda ke UKS, dan kamu ikut saya ke ruangan" kata Pak Bimo pada teman Amanda kemudian pada Arexa.

"Iya pak" kata Arexa.

...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...

See You ❣️

Terpopuler

Comments

Oka Derza

Oka Derza

bukannya tadi ada Xeon corp yahh

2025-01-03

1

💀~_~THE DARK QUUEN~_~💀

💀~_~THE DARK QUUEN~_~💀

Bukanya udah 2 juta poin nya? Kenapa masih 1 jt

2022-04-23

0

Fitlin Maylee

Fitlin Maylee

rasain tu

2021-12-30

0

lihat semua
Episodes
1 Arexa's System~1
2 Arexa's System~2
3 Arexa's System~3
4 Arexa's System~4
5 Arexa's System~5
6 Arexa's System~6
7 Arexa's System~7
8 Arexa's System~8
9 Arexa's System~9
10 Arexa's System~10
11 Arexa's System~11
12 Arexa's System~12
13 Arexa's System~13
14 Arexa's System~14
15 Arexa's System~15
16 Arexa's System~16
17 Arexa's System~17
18 Arexa's System~18
19 Arexa's System~19
20 Arexa's System~20
21 Arexa's System~21
22 Arexa's System~22
23 Arexa's System~23
24 Arexa's System~24
25 Arexa's System~25
26 Arexa's System~26
27 Arexa's System~27
28 Arexa's System~28
29 Arexa's System~29
30 Arexa's System~30
31 Arexa's System~31
32 Arexa's System~32
33 Arexa's System~33
34 Arexa's System~34
35 Arexa's System~35
36 Arexa's System~36
37 Arexa's System~37
38 Arexa's System~38
39 Arexa's System~39
40 Arexa's System~40
41 Arexa's System~41
42 Arexa's System~42
43 Arexa's System~43
44 Arexa's System~44
45 Ekstra Part S1
46 ZS~01 (Mengirim)
47 ZS~2(Kakek)
48 ZS~3(Gadis Kecil Lara)
49 ZS~4(Kumpul Kumpul)
50 ZS~5(Pulang)
51 ZS~6(Tragedi)
52 ZS~7(Kondisi Zaid)
53 ZS~8 (Zifa)
54 ZS~9 (Ayora)
55 ZS~10(Bertemu Zaid)
56 ZS~11(Jalan Regan)
57 ZS~12(Cara Kembali)
58 ZS~13 (Proses Kembali)
59 ZS~14(Kembali)
60 15~(19)
61 ZS~16(Yora)
62 ZS~17
63 ZS~18
64 ZS~19(Warning)
65 Pengumuman ( Author Pusing)
66 Baca Ajah :-o
Episodes

Updated 66 Episodes

1
Arexa's System~1
2
Arexa's System~2
3
Arexa's System~3
4
Arexa's System~4
5
Arexa's System~5
6
Arexa's System~6
7
Arexa's System~7
8
Arexa's System~8
9
Arexa's System~9
10
Arexa's System~10
11
Arexa's System~11
12
Arexa's System~12
13
Arexa's System~13
14
Arexa's System~14
15
Arexa's System~15
16
Arexa's System~16
17
Arexa's System~17
18
Arexa's System~18
19
Arexa's System~19
20
Arexa's System~20
21
Arexa's System~21
22
Arexa's System~22
23
Arexa's System~23
24
Arexa's System~24
25
Arexa's System~25
26
Arexa's System~26
27
Arexa's System~27
28
Arexa's System~28
29
Arexa's System~29
30
Arexa's System~30
31
Arexa's System~31
32
Arexa's System~32
33
Arexa's System~33
34
Arexa's System~34
35
Arexa's System~35
36
Arexa's System~36
37
Arexa's System~37
38
Arexa's System~38
39
Arexa's System~39
40
Arexa's System~40
41
Arexa's System~41
42
Arexa's System~42
43
Arexa's System~43
44
Arexa's System~44
45
Ekstra Part S1
46
ZS~01 (Mengirim)
47
ZS~2(Kakek)
48
ZS~3(Gadis Kecil Lara)
49
ZS~4(Kumpul Kumpul)
50
ZS~5(Pulang)
51
ZS~6(Tragedi)
52
ZS~7(Kondisi Zaid)
53
ZS~8 (Zifa)
54
ZS~9 (Ayora)
55
ZS~10(Bertemu Zaid)
56
ZS~11(Jalan Regan)
57
ZS~12(Cara Kembali)
58
ZS~13 (Proses Kembali)
59
ZS~14(Kembali)
60
15~(19)
61
ZS~16(Yora)
62
ZS~17
63
ZS~18
64
ZS~19(Warning)
65
Pengumuman ( Author Pusing)
66
Baca Ajah :-o

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!