...# Happy Reading #...
Saat ini Arexa bersama sahabatnya telah sampai di mal terbesar kota Jakarta, mereka berencana untuk menonton film.
"Gue pesen tiket dulu ya" kata Viana.
"Gue sama Hana mau pesan minuman sama pop corn" sahut Meisa juga.
"Iya, Gue tunggu di sini" kata Arexa mengambil duduk di depan Bioskop menunggu sahabatnya.
Viana kembali dengan cepat.
"Loh kok cepat banget?" Tanya Arexa.
Viana menyingir
"Kita mau nonton film Apa?" Tanya Viana.
"Loh bukannya tadi udah sepakat buat nonton Squid Game?" jawab Arexa.
"Eh iya ya, Kok gue bego ya?" Kata Viana kemudian kembali mengantri untuk membeli tiket.
"Dia kenapa?" Tanya Meisa yang baru saja tiba bersama Hana.
"Dia lupa kita mau nonton apa" jawab Arexa.
"Oh" Meisa hanya ber oh ria sambil kepalanya mengangguk singkat.
Tanpa di duga, Arga dkk datang berjalan mendekati mereka.
"Ngapain Beb?" Tanya Meisa pada Raga.
Raga mendekat kemudian merangkul Meisa setelah memberinya kecupan di pipi.
"Lagi main sama mereka, kebetulan liat kamu di sini" jawab Raga.
Sementara Hana sudah di pepet oleh Zico.
Arga sedari tadi memperhatikan Arexa yang sedang sibuk membaca komentar di akun Instagramnya tanpa mempedulikan kehadiran mereka.
"Ekhmm, Viana mana?" Tanya Arga setelah berdehem keras hingga mengalihkan perhatian Arexa.
"Pesan tiket" jawab Hana. Sementara Arexa kembali dengan Hpnya.
Arga melihat Arexa dengan kecewa, kemudian beranjak menuju Viana yang sedang mengantri memesan tiket.
"Loh lo ngapain?" Tanya Viana yang melihat Arga ikut mengantri di belakangnya.
"Mau pesan tiket" jawab Arga.
Viana hanya mengangguk.
Setelah mendapat tiketnya, Viana akan beranjak menuju sahabatnya namun Arga menahannya.
"Tiket Arexa no berapa?" Tanya Arga.
Viana menaikkan alisnya sebelum menjawab, setelah mengerti ia memberitahu nomor tiket Arexa.
"Terimakasih" kata Arga.
Arga menyusun Agar ia bisa duduk di samping Arexa, ia akan berusaha mengejar gadis itu.
Keduanya kembali untuk segera masuk ke Bioskop.
Sesuai rencana, Arga duduk di samping Arexa,di samping Arexa ada Viana, Meisa, Raga, Zico, dan Hana. Sedangkan Tata duduk di samping Arga.
Arexa tak nyaman dengan posisi duduknya, ia ingin bertukar dengan Viana, namun Viana menolak.
Film pun di tayangkan Mereka menonton ditemani cemilan dan minuman.
Arga terus memperhatikan Arexa tangannya terulur menyentuh tangan Arexa yang berada di atas kursi.
Arexa yang merasakan sentuhan di tangannya menatap Arga, kemudian tanpa di duga ia berdiri keluar dari bioskop meninggalkan sahabatnya.
Arga mengejar Arexa yang terus berusaha kabur darinya.
Setelah sampai di depan Bioskop Arga segera menarik tangan Arexa untuk menghentikan nya.
"Lo kenapa sih Xa?" Tanya Arga.
Arexa melihat Arga dengan tatapan muak.
"Lo yang kenapa? Kenapa sih deketin gue mulu?" Tanya Arexa.
"Gue suka sama lo" jawab Arga.
"Lepasin" Arexa menyentak tangannya untuk menjauh dari Arga.
Keduanya sudah menjadi pusat perhatian.
"Nggak" Arga ngotot tak ingin melepaskan Arexa.
"Gue nggak suka sama lo, lepasin gak?" Kata Arexa masih terus menyentak tangannya kuat.
"Nggak" jawab Arga lagi.
Arexa memejamkan matanya.
'system beli kemampuan Beladiri' pinta Arexa.
[ Ding!!!
Kemampuan Beladiri 100 PT
Beli
Ya/Tidak ]
'Ya' Jawab Arexa.
Kemampuan beladiri berputar di otaknya kemudian tubuhnya ikut menyinkronkan gerakan gerakan itu.
Arexa berbalik menatap Arga.
"Lepasin, kalau nggak mau gue kabarin" pinta Arexa menatap tajam Arga.
Arga yang melihat itu membuat nyalinya menciut, ia melepas pergelangan tangan Arexa.
"Hampir aja gue tendang keturunan lo" kata Arexa Sarkas.
Kemudian pergi dari sana.
...BIGOS 👄...
...¹⁴'³⁶...
^^^Maaf Gue duluan kalian lanjut aja mainnya •^^^
Setelah mengirim pesan, tanpa menunggu jawaban, Arexa bergegas keluar Mall menuju dealer untuk membeli mobil.
Saat di Taksi, tiba tiba Arexa di beri misi yang tak masuk akal oleh system.
[Ding!!!
Misi tersembunyi terpicu
Geng Motor melakukan Tawuran, ikut andil dalam tawuran kalahkan kedua bos geng Motor
Hadiah :
- 1 Buah Mobil Mewah
- 1Jt PT
- Zec Company
Gagal : mengurangi setengah dari seluruh kekayaan.
Terima
Ya/Tidak ]
'Eh hadiahnya banyak bener' pikir Arexa.
'Terima' sahutnya.
Tak lama taksi yang ditumpanginya berhenti di perempatan jalan, terlihat banyak orang yang sedang beradu di sana.
"Maaf Nona, di depan sepertinya ada orang tawuran" kata sopir taksi itu.
Arexa melihat keluar dari jendela mobil, benar saja di sana geng motor itu tengah tawuran.
Kubu terbagi menjadi dua mereka di tandai dengan switer dengan lambang Burung Garuda dan Naga di punggung mereka.
"Yaudah pak sampai sini aja ya" kata Arexa kemudian memberi sopir taksi itu uang berwana biru.
"Eh Nona" Tahan si sopir.
"Tenang aja pak, saya bisa kok" kata Arexa dengan percaya diri.
"Bukan gitu Non, uangnya nggak cukup" kata si sopir taksi.
Wajah Arexa berubah warna.
Kemudian tanpa bertanya mengeluarkan lembar merah dari dompetnya.
Ia berjalan menjauh dari mobil taksi yang ia tumpangi. Mendekat ke arah tempat tawuran.
"Berhenti"
Teriak Arexa saat sudah berada di tengah tegah Area.
Seketika mereka yang asik saling memukul melihat ke arah Arexa yang terlihat Cantik tak lupa pahanya yang terekspos membuat kaum Adam yang sedang bentrokan itu menjadi kepanasan.
"Kalian udah hebat ya?" Tanya Arexa, mereka semua masih diam memperhatikan.
"Gue tantangin ketua kalian buat kalahin gue, kalau gue menang keduanya akur di bawah pimpinan gue" kata Arexa dengan pedenya.
Mendengar itu mereka semua tak sanggup menahan tawanya.
"Hahahaha"
Seseorang dari mereka menggunakan switer bergambar burung Garuda berjalan mendekat.
"Gue setuju, tapi kalau lo kalah, jadi pacar gue" kata pemuda tidak terlalu tampan namun juga tak jelek dia berumur sekitar 26 tahun.
"Oke" jawab Arexa dengan Santai.
Kemudian seseorang lainnya jalan mendekat, terlihat di punggungnya ada gambar naga di sana.
"Terus lo mau kasi apa ke gue?" Tanya nya.
Arexa melihat pemuda itu, hampir sama dengan pemuda yang menggunakan switer bergambar burung Garuda.
"Lo mau apa?" Tanya Arexa.
"Em Temenin gue tidur" katanya.
Arexa dengan berani mengangguk menyetujui.
"Oke" kalian berdua maju.
Kata Arexa, tangannya ia ulurkan seperti memancing kedua pemuda itu.
"Yakin mau lawan kita barengan?" Tanya Si Naga.
"Yakin" Arexa berkata dengan tegas.
Kedua pemuda yang tadinya bermusuhan saling menatap memberi kode, kemudian mereka mengangguk singkat sebelum akhirnya maju bersamaan menghajar Arexa.
Dengan gerakan lincah Arexa mulai melakukan gerakan menghindar memutar tubuh mungilnya di antara kedua pemuda yang menjadi lawannya.
Kakinya sebagai anggota perlawanan terkuat bergerak menyerang titik titik lemah lawannya.
Dari arah belakang, Garuda bersiap menghantam punggung Arexa dengan tangan terkepal.
Arexa mengelak, sehingga tangan itu menghantam dada Naga.
Perkelahian sengit itu terus berlanjut dan di saksikan oleh anggota Geng motor itu, juga beberapa masyarakat yang sibuk merekam aksi Arexa.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
See You ❣️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
TANIAACR
pasti naga hitam wkwkw
2025-01-20
0
Ayu Dani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
2025-01-18
0
Ghiets'Enay
tawuran diusia 26😲🤦🏻♀️
2022-02-11
1