...Happy Reading #...
Arexa melakukan room tour di mansion nya sendiri, mansion seluas 500M² itu memiliki banyak kamar.
Mansion memiliki 3 lantai dengan sebuah lift dan tangga yang menghubungkan ketiganya.
Lantai 1 hanya memiliki dapur, ruang makan, ruang tamu, ruang keluarga, ada juga ruang bermain anak.
Di lantai 2 terdapat 10 kamar tamu, GYM, Ruang Musik, Bioskop mini, juga tempat hiburan mirip casino.
Sedangkan di lantai 3 terdapat 4 kamar utama yang membagi Empat ruangan.
Kamar Arexa terletak di lantai 3, kamar pertama.
Kamar yang terlihat berwarna abu, sangat Manly sesuai dengan selera Arexa.
Pengurus mansion Hanya pak Hasan dan Bi Tina.
Arexa merebahkan badan lelahnya di atas kasur kemudian mengambil Handphone nya membuat akun Instagram.
Lelah akibat mengurus barang belanjaannya yang baru saja selesai ia bereskan dan susun di lemari.
~Arx_Drx~
Akun Instagram Arexa, tak ada postingan apapun di sana, dan tak ada pengikut maupun mengikuti.
Setelahnya Arexa yang selesai dengan permulaannya menjadi Artis pun terlelap.
Di dapur Bi Tina sibuk memasak makan malam, sedangkan pak Hasan berada di gerbang untuk berjaga.
_________
Di sisi lain Zaka sedang berada di Apartemen nya mengerjakan tugas kantor.
Tringggg
Panggilan masuk dari Gerald.
Zaka mengangkat telponnya.
"Hmm, kenapa?" Tanya Zaka.
"Emm itu Ka, perempuan yang sama kamu malam itu nggak bisa di lacak" kata Gerald.
"Sudah Cek CCTV hotel?" Tanya Zaka.
"Sudah, tapi rekamannya nggak ada, karena kebetulan waktu itu CCTV hotel sedang masa perawatan" jawab Gerak.
"Cari lagi, Aku nggak peduli mau berapa lama, kamu harus cari" kata Zaka.
Tut
Zaka memutuskan sambungan telfonya sepihak, entah mengapa ia malah merasa gundah saat tak dapat melacak gadis itu.
Zaka berjalan ke balkon apartemen melihat pemandangan senja dari atas.
Zaka memejamkan mata mencoba mengingat gadis yang tidur dengannya, wajah terkejut Arexa di restoran tiba tiba muncul di benaknya, seketika itu pula, Zaka membuka kedua matanya.
"Gadis Restoran?" Gumam Zaka, alisnya nyaris bertemu.
_________
Pukul 19:34 Arexa terbangun karena merasa lapar ia berjalan menuju lift untuk sampai di lantai satu, di sana ia bisa melihat bu Tina sedang membersihkan dapur.
"Udah makan Bu?" Tanya Arexa saat sudah berada di meja makan, mengambil duduk di sana.
"Belum Non, saya nungguin Non makan dulu" kata Bu Tina.
Arexa mengangguk "Panggil pak Hasan Bu, kita makan sama sama" kata Arexa.
"Eh Gpp Non, non bisa makan duluan, entar saya sama suami makan di belakang" kata Bu Tina.
"Gpp Bu, telfon pak Hasan, kalau nggak mau makan sama saya, saya juga nggak mau makan" Ancam Arexa.
Dengan terpaksa Bu Tina mengambil Hp jadul di sakunya menelfon pak Hasan untuk makan bersama.
Tak lama pak Hasan datang.
Mereka makan malam dengan hikmat, tak ada yang membuka pembicaraan.
Setelah makan malam, Arexa masih setia duduk di meja makan, memperhatikan Bu Tina yang sibuk membersihkan alat makan mereka.
"Bibi nggak capek kerja sendirian ngurus Mansion?" Tanya Arexa.
Bi Tina tersenyum "Nggak non, lagian saya juga nggak punya kegiatan lain" kata bu Tina sambil terus berlalu membereskan meja makan.
"Masa nggak capek bersihin mansion segede ini?" Tanya Arexa lagi.
"Nggak Non, kan saya buat jadwal, kalau senin lantai 1, selasa lantai 2, rabu lantai 3 terus kamis nyuci baju, jumat kolam renang, sabtu taman, kalau minggu biasanya kerja santai ajah nyapu nyapu" kata Bu Tina.
Arexa kembali mengangguk.
"Bibi nggak ada hari libur?, Pulang ke rumah gitu?" Tanya Arexa.
"Saya nggak punya rumah Non" kata Bu Tina.
"Anak Ibu?" Tanya Arexa lagi.
Bu Tina tersenyum.
"Saya nggak bisa hamil lagi Non" kata Bu Tina.
"Duh Maaf ya bu, saya nggak maksud melukai perasaan ibu" kata Arexa.
"Gpp Non, Memang udah takdir kayaknya" kata bu Tina.
Arexa melihat senyum kecut Bu Tina.
"Mau punya anak Bu?" Tanya Arexa
Bu Tina mengangguk sebagai jawaban, tak lupa senyum di wajahnya.
"Emang kenapa nggak bisa hamil lagi bu?" Tanya Arexa lagi.
"Waktu itu saya 25 tahun hamil 7 bulan, terus nggak sengaja jatuh dan kandungannya nggak bertahan Non, kata dokter hamil lagi bakal susah" kata Bu Tina matanya memerah.
"Tapi kata dokter susah bukan berarti nggak bisa kan?" Kata Arexa meyakinkan.
Bu Tina hanya mengangguk "saya udah berusaha Non, tiap hari berdoa sama tuhan biar di kasi" kata Bu Tina.
"Tunggu ya Bi, saya mau ambil sesuatu" kata Arexa kemudian berjalan menuju kamar mandi.
"system Ada nggak obat yang bisa bantu bu Tina?" Di dalam kamar mandi dengan suara kecil.
[ Host dapat melakukan perintah atau bertanya menggunakan pikiran] bukannya menjawab, system malah memberinya pemberitahuan.
[Ding!!!
Permen penguat Rahim 50 PT
Fungsi : merawat dan menguatkan Rahim untuk kandungan.
Beli
Ya/Tidak ] Kata system
"Ya" kata Arexa.
Tak lama di hadapannya sudah ada sebuah permen tusuk yang membuat Arexa tergiur.
'Gpp sekalian rawat rahim gue' pikir Arexa kemudian memakan permen yang membuatnya tergiur.
Dan ternya rasanya enak
Arexa keluar dari kamar mandi setelah membeli satu permen lagi, ia berjalan mendekat Bu Tina yang menunggunya di meja makan.
"Ini Bu makan Ya" kata Arexa menyerahkan permen itu. "Biar nggak sedih lagi, semoga cepat di kasih Anak"
Bu Tina tersenyum "Makasih Non" kata Bu Tina kemudian ikut makan permen yang Arexa kasih.
Arexa kembali ke kamarnya menggunakan tangga, saat di perjalanan ia di tarik menuju Ruang musik yang ada di lantai 2.
Kakinya menuntun ia ke sana, tangannya membuka kenop pintu memperlihatkan isi ruangan.
Ada Piano, Gitar, Biola,Drum dan masih banyak lagi alat musik di sana.
Arexa berjalan mendekat menuju Piano, kemudian membuka penutup piano memperlihatkan Tuts piano. Jari lentiknya bergerak indah di sana, menimbulkan suara nyaring.
Arexa tak tau memainkan piano.
'system, Apa aku bisa mendapat kemampuan memainkan alat musik?' pikir Arexa.
[Ding!!!
Beli kemampuan menggunakan alat musik 100 PT
Beli
Ya/Tidak ]
"Ya" kata Arexa
Seketika ingatan-ingatan Musisi Musisi ternama memenuhi kepalanya.
Arexa mengambil duduk di kursi piano, Ia membuka Ig sebagai loncatannya untuk menjadi Artis. Kemudian menyadarkan Hpnya mengarahkan agar wajahnya tak terlihat.
Arexa melakukan siaran langsung.
Jari lentiknya bergerak menari di atas tuts piano, mengeluarkan melodi indah dari sana.
Penonton Ig mulai naik seiring piano itu berbunyi.
- wah lagunya kedengaran sangat lembut.
- siapa dia
- sepertinya dia orang kaya, lihat alat musik di sekitarnya
- kenapa dia tak memperlihatkan wajahnya?
- aku rindu keluargaku setelah mendengar melodi ini
- Ya aku juga
- tunjukkan dirimu
- ya tunjukkan diri mu
Banyak komentar dari penggunaan Ig yang lain kebanyakan dari mereka penasaran untuk melihat wajah Arexa.
Sedangkan Arexa tak membaca komentar itu, ia memejamkan mata menghayati lagu.
Setelah tuts terakhir di tekan Arexa, lagu pun berhenti.
"Terimakasih sudah mampir di siaran Aku, penonton jangan lupa ikuti saya ya!" Seru Arexa tanpa melihat jumlah penonton nya.
Arexa hanya berfikir penonton itu tak terlalu banyak.
Ia kemudian meraba atasan piano untuk mendapat hpnya.
Tuk
Hp yang tadinya bersandar kini sudah menghadap Langi langit kamar, Arexa melihat itu segera menghentikan siaran live nya meninggalkan banyak orang yang penasaran dengan wajahnya.
Arexa kemudian berjalan menaiki tangga menuju lantai tiga untuk tidur menyambut pagi.
___________
Zaka yang sedang membuka berkasnya di alihkan dengan banyaknya yang membicarakan live Ig seseorang di group kantor nya.
Orang kantor tak tahu bahwa pemilik kantor menyamarkan Akunnya dan bergabung bersama mereka.
Zaka membuka Link yang membawanya menuju siaran live seorang gadis yang membelakangi kamera.
Saat gadis itu menutup siaran live, jantung zaka berdegup kencang mendengar suaranya.
Suara yang sangat mirip dengan perempuan yang bersamanya malam itu.
Zaka mengikuti Akun Arx_Grx.
Rasa penasaran untuk melihat wajah pemain piano itu membuncah membuatnya tak fokus melanjutkan pekerjaannya.
Pikirannya kembali ke malam panasnya bersama Seorang gadis yang tak lain adalah Arexa.
Mengingat peristiwa malam itu membuat yang ada di antara pahanya merespon.
"**!*" umpat Zaka.
Kemudian berjalan menuju kamar mandi melepas hasratnya, sambil membayangkan malam indahnya bersama Arexa yang belum ia ketahui namanya.
"Kau lari dari tanggung jawab Baby Girl" kata Zaka setelah menyelesaikan urusannya.
...\=\=\=\=\=\=\=\=...
See You ❣️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Lyssa Ly Alex
biasa lelaki yg lari Dr tanggungjawab... ni si Alexa pula kebalik... hahahha
2025-01-20
0
Fisee
yaah cuma do'a.. lalu bercocok tanam ngak.. 😒
sama aja bo'ong 😒😒🤣
2025-03-07
0
Erni Nofiyanti
alamat entar alexsa bunting dah.
2024-12-09
0