Arexa's System~3

...# Happy Reading #...

Arexa yang melihat pria mabuk itu tak berhasrat pun memilih untuk menggodanya dan membangkitkan hasrat nya.

Tangannya bergerak menari di atas dada bidang laki laki itu, entah kebetulan atau memang takdir, Baju yang di kenakan pria itu senada dengan dress Arexa yang berwarna biru Navi.

Masih tak mendapat respon, dengan berani Arexa memeluk tubuh pria itu, dan benar saja tubuhnya merespon dan membalas pelukan Arexa.

Setelah lama menunggu, namun tak terjadi apapun, Arexa kembali memberanikan diri untuk mencium bibir pria itu menjelajahi seluruh yang ada di dalamnya, lidahnya bergerak bermain di mulut beralkohol itu.

'Gue berasa kek jal4ng njr' pikir Arexa.

Tubuh pria itu kembali merespon sentuhan Arexa lidahnya bergerak membelit lidah Arexa, kemudian dengan cepat ia bangun memindahkan Arexa di pangkuannya.

Mereka berada di posisi duduk, Arexa mendongak agar Belitan dalam mulut mereka tak terlepas. Sedangkan si pria menahan tengkuk Arexa memperdalam ciuman.

Tangan yang lainnya bergerak dari bawah dress menuju gunung kembar Arexa meremasnya dengan lembut. Ukurannya sangat pas di tangan pria itu.

Arexa yang baru pertama kali merasakan kenikmatan seperti itu mengeluarkan suara-suara indah dari mulutnya.

Tangannya tak tinggal diam menari di atas kancing kemeja pria itu membukanya satu persatu.

Setelah semuanya terlepas, Arexa yang sudah terbawa suasana melempar kemeja itu ke sembarang Arah. Menampilkan tubuh indah pria itu.

Tangan pria itu mulai mengangkat dress Arexa, sedangkan Arexa mengangkat tangannya untuk mempermudah pria itu.

Setelah dress Arexa terlepas menyisakan dalam4nnya, jari pria itu bergerak menuju punggung Arexa membuka pengait yang membungkus gunung kembarnya.

Setalah pembungkus itu di lepaskan, pria itu meraup gunung Arexa menyedot nya kuat, sehingga membuat Arexa mendes4h tertahan. Tangannya sudah meremas rambut berwarna Hazel pria itu.

Pria itu kembali ke leher Arexa memberinya banyak tanda kepemilikan di sana, sementara tangannya menuju segitiga bermuda Arexa yang masih suci.

Tangan pria itu membelai lembut surgawi Arexa kemudian melesatkan jari tengahnya di lubang suci itu.

Ahhh~ Ahhh

Pria itu menggerakkan jarinya maju mundur di lubang Arexa dengan lembut sehingga suara indah Arexa kembali terdengar sangat merdu.

Tubuh pria itu seolah bergerak di tuntun oleh suara Arexa lama kelamaan gerakannya makin cepat, saat merasakan jarinya terjepit ia semakin gencar melajukan gerakan nya.

"Lepaskan" pintanya seolah sadar.

Arexa yang sudah menahan kenikmatan itu pun melepaskannya, tubuhnya bergetar saat pelepasan.

Tangan pria itu sudah basah oleh cairan Arexa, ia mengeluarkannya sebelum menjilatinya lebih dulu.

Pria itu mengurai pelukannya kemudian berdiri untuk melepas celana yang masih melekat di tubuhnya, hingga tak menyisakan apapun, sekarang tubuhnya sudah benar benar polos.

Ia menggerakkan junior nya ke kanan kiri kemudian meraih tangan Arexa untuk menggenggam nya.

Jari tengah dan jari ibu Arexa tak bertemu saat menggenggam nya, junior pria itu sangat besar.

Pria itu menuntun Arexa untuk menggerakkan tangganya maju mundur sementara bibir keduanya sudah saling menyapa.

Pria itu mengangkat kepalanya kemudian meraih Tengku Arexa dan melesatkan senjatanya ke mulut kecil Arexa.

Arexa rasanya ingin muntah saat senjata itu mencapai kerongkongannya. Pria itu kemudian menggerakkan pinggulnya pelan kedua tangan nya sudah berada di kepala Arexa untuk menahannya.

Sementara tangan Arexa sudah bertumpu pada paha pria itu.

Lama pria itu menggerakkan pinggulnya namun belum juga mencapai perlepasan. Mulut Arexa sudah terasa kaku.

Arexa menarik paksa kepalanya menjauh, kemudian berbaring dengan gaya centilnya, jari telunjuk dan jari tengah membuka lembah surgawi nya setelah menurunkan segitiga bermuda. Memperlihatkan lubang suci miliknya.

Seolah mengerti, pria itu mengarahkan junior ke lubang Arexa. Melesatkan nya perlahan.

Arexa menahan sakit saat benda tumpul itu menerobos masuk kemudian merusak apa yang selama ini ia jaga. Mengotori seprei putih milik hotel.

Ketika pria itu akan menggerakkan pinggulnya, kaki Arexa menahannya agar tidak bergerak dulu.

Seolah paham pria itu menunduk memberi ciuman hangat di bibir Arexa.

"Kamu harus tanggung jawab" bisik pria itu yang ternyata sudah mendapat kesadarannya.

Deg....

Jantung Arexa seolah ingin keluar dari tempatnya saat mendengar suara berat itu.

"Maaf" jawab Arexa dengan suara rendah.

"Loh kenapa kamu minta maaf? Di sini saya yang banyak untungnya" kata pria itu.

"Maaf hiks" Rancau Arexa merasa bersalah sekaligus menahan sakit.

Pria itu mengusap wajah Arexa yang tak dapat ia lihat.

"Don't Cry baby girl, sudah jangan menangis" kata pria itu.

Arexa mengeratkan pelukannya pada pria yang tak di ketahui namanya itu.

Setelah merasa milik Arexa sudah mulai menerima miliknya, pria itu menggerakkan pinggulnya perlahan.

Melodi keduanya bersahutan dengan suara penyatuan mereka.

Pria itu terus memompa Arexa, sesekali mencium bibir mungil itu, remangnya cahaya membuatnya sering salah mencium wajah Arexa.

Lama pria itu menggerakkan pinggulnya beberapa kali ia merasa Arexa menjepit miliknya kuat sebagai tanda bahwa Arexa telah melakukan pencapaian beberapa kali.

Pinggulnya terus menyentak Arexa, hingga tak lama kemudian Arexa merasakan benda keras itu menjadi lebih keras dari sebelumnya.

Sentakannya juga semakin cepat.

"Aghhhh" erang pria itu saat telah mencapai pelepasan pertamanya.

Ia mengecup kening Arexa sebelum berbaring di belakang Arexa memeluknya erat seolah tak ingin melepaskan Arexa.

"Terimakasih" bisiknya di telinga Arexa.

Arexa hanya diam tak menanggapi.

Setelah beberapa saat pria itu kembali menggerakkan pinggulnya memompa Arexa dari belakang.

Arexa hanya menerimanya, setidaknya hal ini dapat membuat rasa bersalahnya berkurang.

Tak mendapat penolakan dari Arexa, pria itu semakin gencar menggerakkan pinggulnya, sebelah kakinya terangkat untuk membantu mempermudah gerakan memompa Arexa.

Puas dengan posisi nya, pria itu mengangkat Arexa untuk duduk di atasnya kemudian menuntun Arexa untuk bergerak di atasnya.

Dan Arexa hanya menurut saja.

Mereka melakukan kegiatan panas itu berulang kali, lebih tepatnya pria itu tang melakukannya berulang kali, Arexa hanya menerima perlakuan itu.

Rasa bersalah menghampiri dirinya, padahal ia yang rugi banyak.

Pukul 1 dini hari Arexa telah terlelap, sedangkan pria itu masih terus gencar memompa Arexa hingga pukul 3 pagi.

Setelah mendapat pelepasan terakhirnya ia kembali memeluk Arexa dari belakang mencium tengkuk Arexa yang terekspos.

"Terimakasih untuk semuanya" bisik pria itu mengeratkan pelukan kemudian ikut terlelap menyusul Arexa yang sudah tertidur lebih dulu.

...\=\=\=\=\=\=\=\=...

See You ❣️

Terpopuler

Comments

Erni Nofiyanti

Erni Nofiyanti

mana lagi hujan,MLM lagi plus suami blm plg 😭😭😭😭

2024-12-09

0

Apud Tahu

Apud Tahu

sistem durjana nuntun mc jadi jalang.

2025-03-19

0

Mariyam Mys

Mariyam Mys

yg benar' thor.menyesatkan ini mah thor

2025-02-07

0

lihat semua
Episodes
1 Arexa's System~1
2 Arexa's System~2
3 Arexa's System~3
4 Arexa's System~4
5 Arexa's System~5
6 Arexa's System~6
7 Arexa's System~7
8 Arexa's System~8
9 Arexa's System~9
10 Arexa's System~10
11 Arexa's System~11
12 Arexa's System~12
13 Arexa's System~13
14 Arexa's System~14
15 Arexa's System~15
16 Arexa's System~16
17 Arexa's System~17
18 Arexa's System~18
19 Arexa's System~19
20 Arexa's System~20
21 Arexa's System~21
22 Arexa's System~22
23 Arexa's System~23
24 Arexa's System~24
25 Arexa's System~25
26 Arexa's System~26
27 Arexa's System~27
28 Arexa's System~28
29 Arexa's System~29
30 Arexa's System~30
31 Arexa's System~31
32 Arexa's System~32
33 Arexa's System~33
34 Arexa's System~34
35 Arexa's System~35
36 Arexa's System~36
37 Arexa's System~37
38 Arexa's System~38
39 Arexa's System~39
40 Arexa's System~40
41 Arexa's System~41
42 Arexa's System~42
43 Arexa's System~43
44 Arexa's System~44
45 Ekstra Part S1
46 ZS~01 (Mengirim)
47 ZS~2(Kakek)
48 ZS~3(Gadis Kecil Lara)
49 ZS~4(Kumpul Kumpul)
50 ZS~5(Pulang)
51 ZS~6(Tragedi)
52 ZS~7(Kondisi Zaid)
53 ZS~8 (Zifa)
54 ZS~9 (Ayora)
55 ZS~10(Bertemu Zaid)
56 ZS~11(Jalan Regan)
57 ZS~12(Cara Kembali)
58 ZS~13 (Proses Kembali)
59 ZS~14(Kembali)
60 15~(19)
61 ZS~16(Yora)
62 ZS~17
63 ZS~18
64 ZS~19(Warning)
65 Pengumuman ( Author Pusing)
66 Baca Ajah :-o
Episodes

Updated 66 Episodes

1
Arexa's System~1
2
Arexa's System~2
3
Arexa's System~3
4
Arexa's System~4
5
Arexa's System~5
6
Arexa's System~6
7
Arexa's System~7
8
Arexa's System~8
9
Arexa's System~9
10
Arexa's System~10
11
Arexa's System~11
12
Arexa's System~12
13
Arexa's System~13
14
Arexa's System~14
15
Arexa's System~15
16
Arexa's System~16
17
Arexa's System~17
18
Arexa's System~18
19
Arexa's System~19
20
Arexa's System~20
21
Arexa's System~21
22
Arexa's System~22
23
Arexa's System~23
24
Arexa's System~24
25
Arexa's System~25
26
Arexa's System~26
27
Arexa's System~27
28
Arexa's System~28
29
Arexa's System~29
30
Arexa's System~30
31
Arexa's System~31
32
Arexa's System~32
33
Arexa's System~33
34
Arexa's System~34
35
Arexa's System~35
36
Arexa's System~36
37
Arexa's System~37
38
Arexa's System~38
39
Arexa's System~39
40
Arexa's System~40
41
Arexa's System~41
42
Arexa's System~42
43
Arexa's System~43
44
Arexa's System~44
45
Ekstra Part S1
46
ZS~01 (Mengirim)
47
ZS~2(Kakek)
48
ZS~3(Gadis Kecil Lara)
49
ZS~4(Kumpul Kumpul)
50
ZS~5(Pulang)
51
ZS~6(Tragedi)
52
ZS~7(Kondisi Zaid)
53
ZS~8 (Zifa)
54
ZS~9 (Ayora)
55
ZS~10(Bertemu Zaid)
56
ZS~11(Jalan Regan)
57
ZS~12(Cara Kembali)
58
ZS~13 (Proses Kembali)
59
ZS~14(Kembali)
60
15~(19)
61
ZS~16(Yora)
62
ZS~17
63
ZS~18
64
ZS~19(Warning)
65
Pengumuman ( Author Pusing)
66
Baca Ajah :-o

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!