Berbagi Cinta : Suami Yang Tak Tergapai

Berbagi Cinta : Suami Yang Tak Tergapai

Bab 1 : Menyaksikan perselingkuhannya.

Sena menyiapkan sarapan lalu meletakkan pada kotak makanan satu persatu, gadis berambut keriting panjang itu melakukannya dengan hati-hati. Sena bukan lagi seorang  gadis melainkan sudah bersuami.

Umur pernikahannya sudah 2 tahun namun belum dikaruniani anak, bagaimana tidak? Sena tak pernah disentuh sedikitpun oleh

suaminya. Menjadi seorang yang tak dicintai membuatnya harus tegar, lalu kenapa dia menikah dengan pria yang tidak mencintainya?

Itu semua karena perjodohan, apalagi Sena kala itu harus menikah dengan dosennya,  Regan Anggara. Dosen mengerikan yang selalu

melempar hasil skripsinya dulu ketika tak sesuai yang dia inginkan. Sekarang Sena sudah lulus kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan.

“Sudah siap, semoga saja Kak Regan menyukainya. Aku gak tahu harus bagaimana lagi untuk membuatnya melirikku sekali saja. Sudah 2 tahun sejak kita menikah namun dia masih saja dingin denganku.” Sena tersenyum kecil membayangkan nasibnya yang tragis. Dia harus menikah dengan dosen killer yang seperti es balok.

“Semangat, Sena! Kau pasti bisa. Es batu saja terkena matahari bisa mencair.” Sena menyemangati dirinya sendiri supaya tidak sedih dalam menjalani pernikahan hampa ini.

Sena mengambil tasnya lalu memasukkan kotak bekal tadi dengan senyuman yang mengembang. Mata Sena lalu melirik laptop Regan yang tertinggal di sofa ruang tamu, di laptop itu terdapat flashdisk yang memiliki gantungan berupa kunci. Itu adalah kunci cadangan ruangan Regan di kampus ternama itu.

Tanpa berpikir panjang, Sena lalu mengambil laptop tersebut dan memasukkannya di tas, sebelum berangkat bekerja dia menyempatkan diri untuk mampir memberikan laptop dan bekal untuk suaminya.

Motor Vario menemaninya sepanjang perjalanan, ia sudah membayangkan reaksi dingin dari Regan. Sifat Sena juga keras kepala, dia tak akan mundur sampai Regan benar-benar melihat perjuangannya.

Sesampanya di kampus, Sena memarkirkan motornya.

Kampus ini adalah saksi bisu pertemuan Regan dan Sena pertama kali bahkan Sena menjadi mahasiswi daftar hitam yang ada di catatan Regan. Sena tidak pintar dan juga tidak bodoh, dengan dosen lain dia mudah untuk lolos namun jika berhubungan dengan Regan makan Sena akan mendadak menjadi mahasiswi yang sangat bodoh.

Dengan berjalan santai, Sena berjalan ke gedung tempat ruangan sang suami berada. Menurut jadwal harusnya sang suami sudah mengajar, tak masalah karena Sena akan meletakkan bekal makanan dan laptop suami di atas meja saja lalu setelah itu dia akan berangkat bekerja. Kampus ini masih sama seperti dulu bahkan jauh lebih segar karena tembok yang dulu kusam sudah dicat ulang.

Sesampainya di ruangan sang suami, Sena mengingat tatkala dulu harus mempunyai nyali untuk mengetuk pintu tersebut. Senyumannya

muncul saat mengingat betapa mengerikannya Regan dulu saat menjadi dosennya.  Karena yakin jika Regan sedang ada kelas mengajar, Sena membuka ruangan itu namun terkunci. Sena yang mengingat kunci cadangan menggantung di laptop sang suami segera mengambilnya.

Sena berpikir jika Regan tak akan marah akan hal itu, dia memasukkan kunci tersebut dan setelah itu membuka pintu. Ruangan Regan sangat sepi sekali, Sena meletakkan laptop dan bekal makanannya di atas meja, namun pendengarannya menguat tatkala mendengar suara yang asing ditelinganya.

Suara ******* terdengar dari sudut ruangan, ruangan Regan memang memiliki rak buku yang tinggi dan besar seperti yang ada di perpustakaan. Sena bergetar sangat kuat bahkan untuk berjalan saja dirinya tertatih. Suara itu sangat kecil dan nyaring namun masih bisa di dengarnya. Kaki Sena melangkah pelan, selangkah demi selangkah, ketakutan demi ketakutan sampai dia menemukan fakta mengejutkan saat suaminya sedang memadu kasih dengan teman sesama dosen. Sena yang tak kuat dan mendadak pening segera mundur berusaha tanpa bersuara, namun dirinya yang

panik menabrak rak buku yang membuat bunyi kuat dan pada akhirnya Regan dan Maya mengetahui kedatangan Sena.

Pasangan mesum itu segera memakai pakaiannya, Maya adalah dosen  baru segera keluar meninggalkan ruangan itu. Sedangkan Regan menatap sang istri yang matanya sudah

memerah.

“Aku bisa jelaskan semuanya.”

“Selama ini aku hanya menjadi badut dalam pernikahan ini. Aku sadar dan saat ini sudah jelas semuanya.” Sena berjalan untuk menjauhi Regan namun ucapan Regan membuatnya terhenti.

“Kami sudah menikah sirih di depan orang tua kami.”

“Hahaha ... Menikah sirih?” Sena mulai mengeluarkan air matanya. “Menikah sirih dan mesum di kampus? Apa tidak ada tempat lain, Kak Regan?” Dada Sena bergemuruh, rasanya sakit sekali dan terasa sesak.

Sena yang istri sahnya saja tidak pernah disentuh sekalipun, betapa jahatnya Regan. Pria dingin itu tak menunjukan penyesalan pada Sena, wajahnya sangat datar dan tanpa ekspresi.

“Salah aku apa? Aku kurang apa untuk Kak Re? Aku sudah mencoba menjadi istri yang baik untuk Kak Re, tapi apa? Kau jahat sekali,” ucap Sena dengan berderai air mata.

Sena berlari keluar, Regan menatap datar pada

kepergian sang istri. Pria misterius itu memang seolah tak punya hati telah melukai wanita yang sudah menjadi istrinya. Sena mengelap air matanya dan berlari ke parkiran, banyak  mahasiswi dan mahasiswa yang melihatnya dan mereka tahu jika Sena adalah istri dari sang dosen killer.

“Sena...” Seorang wanita menarik tangannya dan rupanya adalah Maya.

Sena menepis tangannya dan menatapnya tajam. “Kak Maya pasti tahu jika Kak Re sudah beristri dan aku adalah istrinya.”

“Sena, maafkan aku! Aku sangat salah namun kami saling mencintai.”

Dasar pelakor! Cinta katanya? Bullshit! Punya pendidikan tinggi pun percuma jika

mempunyai otak dangkal seperti mereka.

Sena tak menggubris ucapan Maya lalu segera naik ke motornya.

Maya masih menatapnya seolah memohon. “Sena, tolong apa yang kau lihat tadi anggap saja tidak pernah terjadi. Aku memohon dengan sangat, jika perbuatan kami ketahuan oleh...”

“Jangan khawatir! Aku akan tutup mulut karena ingin melindungi karir SUAMI-ku!” ucap Sena dengan penuh kata penekanan.

Sena melajukan motornya dan segera menuju ke tempatnya bekerja bahkan untuk saat ini saja dia malas sekali untuk bekerja. Ah ... bolos sehari bekerja mungkin saja diperbolehkan daripada berangkat bekerja namun tidak bisa konsentrasi. Sena memutuskan untuk membolos saja dan ia melihat kotak bekal yang tercantel di motornya, setelah kejadian tadi rasanya tidak rela memberikan makanan pada Regan. Sena akan memberikan makanan itu pada orang yang lebih membutuhkan saja yaitu sang bapak  yang bekerja menjadi tambal ban di pinggir jalan dekat kampusnya. Kendaraan ia hentikan tepat disamping tanbal ban sang

bapak.

“Ini makan, Pak.” Sena mengulurkan bekal makanan pada sang bapak.

“Nana, tumben? Gak kerja?”

Sena duduk di bangku yang disediakan untuk

pelanggan. “Enggak, aku cuti dulu. Hari in aku bantu Bapak saja, boleh ‘kan?”

Sang bapak mencuci tangannya. “Senarita, ada apa? Ada masalah?”

“Itu....”

Terpopuler

Comments

Yuene

Yuene

keren

2023-11-29

0

Kenny sihyanti

Kenny sihyanti

Baru awal sudah bikin mrebes Mili

2022-07-31

0

Sananda

Sananda

Yang halal di anggurin...

2022-06-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 : Menyaksikan perselingkuhannya.
2 Bab 2: Hati yang kau lukai
3 Bab 3 : Regan, pria jahat
4 Bab 4 : Pergi
5 Bab 5 : Untuk apa?
6 Bab 6 : Gosip
7 Bab 7 : Warna janda
8 Bab 8 : Tak terduga
9 Bab 9 : Surat perjanjian
10 Bab 10 : Lift
11 Bab 11 : Anniversary
12 Bab 12 : Villa
13 Bab 13 : Rahasia
14 Bab 14 : Tinggal bersama
15 Bab 15 : Itu masih sakit?
16 Bab 16 : Kunci
17 Bab 17 : Pergi
18 Bab 18 : Mencari Sena
19 Bab 19 : Kost
20 Bab 20 : Talak si Maya!
21 Bab 21 : Main cantik
22 Bab 22 : Janji
23 Bab 23 : Manis
24 Bab 24 : Bertemu
25 Bab 25 : Bapak
26 Bab 26 : Janda muda
27 Bab 27 : Janda muda 2
28 Bab 28 : Menyesal
29 Bab 29 : Tamparan
30 Bab 30 : Menjenguk
31 Bab 31 : Menguntit
32 Bab 32 : Oma, Opa
33 Bab 33 : Tidak bisa
34 Bab 34 : Pingsan
35 Bab 35 : Dari siapa?
36 Bab 36 : Merasa sendiri
37 Bab 37 : Menjauh
38 Bab 38 : Jatuh
39 Bab 39 : Pilu
40 Bab 40 : Menguatkan diri
41 Bab 41 : Maya
42 Bab 42 : Bram & Intan
43 Bab 43 : Memohon
44 Bab 44 : Atap
45 Bab 45 : Kesal
46 Bab 46 : Membujuk
47 Bab 47 : Kejelasan?
48 Bab 48 : Duda of bucin
49 Bab 49 : Ditangkap
50 Bab 50 : Taman hiburan
51 Bab 51 : Taman hiburan
52 Bab 52 : Keterpurukan
53 Bab 53 : Menyesal
54 Bab 54 : Restu
55 Bab 55 : Salah paham
56 Bab 56 : Mental
57 Bab 57 : Restu
58 Bab 58 : Devan & Regan
59 Bab 59 : Devan & Regan 2
60 Bab 60 : Devan & Regan 3
61 Bab 61 : Uang
62 Bab 62 : Adopsi
63 Bab 63 : Mencoba ikhlas
64 Bab 64 : Kiss
65 Bab 65 : Aku mandul!
66 Bab 66 : Regan
67 Bab 67 : Undangan
68 Bab 68 : Pentas
69 Bab 69 : Lecet
70 Bab 70 : Mengembalikan
71 Bab 71 : Bunga tidur
72 Bab 72 : Married again
73 Bab 73 : Pengantin baru
74 Bab 74 : Berpamitan
75 Pengumuman
76 Bab 75 : Jangan pergi, Pak!
77 Bab 76 : Romantis
78 Bab 77 : Flek
79 Bab 78 : Flek 2
80 Bab 79 : Naughty Kiss
81 Bab 80 : Season 1 selesai
82 Bab 81 : SEASON 2
83 Bab 82 : Adopsi
84 Bab 83 : Bingung
85 Bab 84 : Tak mengapa
86 Bab 85 : Devan tak terkalahkan
87 Bab 86 : Regan datang
88 Bab 87 : Kejutan
89 Bab 88 : Keberanian
90 Bab 89 : Serafina
91 Bab 90 : Duda tua
92 Bab 91 : Bramasta
93 Bab 92 : Hamil?
94 Bab 93 : Bersyukur
95 Bab 94 : Tak mungkin
96 Bab 95 : Tragedi
97 Bab 96 : Maafkan Kia, Papa!
98 Bab 97 : Pesta dan menunggu Kia
99 Bab 98 : Membuka kado
100 Bab 99 : Regan
101 Bab 100 : Tak terima
102 Bab 101 : Kenapa selalu salahku?
103 Bab 102 : Sebenarnya
104 Bab 103 : Sena
105 Bab 104 : Posesifnya Devan
106 Bab 105 : Benarkah?
107 Bab 106 : Bahagia
108 Bab 107 : Tamat
109 Boncap : Nikahan mantan suami
110 Promo novel baru
111 Promosi novel
112 Novel baru
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Bab 1 : Menyaksikan perselingkuhannya.
2
Bab 2: Hati yang kau lukai
3
Bab 3 : Regan, pria jahat
4
Bab 4 : Pergi
5
Bab 5 : Untuk apa?
6
Bab 6 : Gosip
7
Bab 7 : Warna janda
8
Bab 8 : Tak terduga
9
Bab 9 : Surat perjanjian
10
Bab 10 : Lift
11
Bab 11 : Anniversary
12
Bab 12 : Villa
13
Bab 13 : Rahasia
14
Bab 14 : Tinggal bersama
15
Bab 15 : Itu masih sakit?
16
Bab 16 : Kunci
17
Bab 17 : Pergi
18
Bab 18 : Mencari Sena
19
Bab 19 : Kost
20
Bab 20 : Talak si Maya!
21
Bab 21 : Main cantik
22
Bab 22 : Janji
23
Bab 23 : Manis
24
Bab 24 : Bertemu
25
Bab 25 : Bapak
26
Bab 26 : Janda muda
27
Bab 27 : Janda muda 2
28
Bab 28 : Menyesal
29
Bab 29 : Tamparan
30
Bab 30 : Menjenguk
31
Bab 31 : Menguntit
32
Bab 32 : Oma, Opa
33
Bab 33 : Tidak bisa
34
Bab 34 : Pingsan
35
Bab 35 : Dari siapa?
36
Bab 36 : Merasa sendiri
37
Bab 37 : Menjauh
38
Bab 38 : Jatuh
39
Bab 39 : Pilu
40
Bab 40 : Menguatkan diri
41
Bab 41 : Maya
42
Bab 42 : Bram & Intan
43
Bab 43 : Memohon
44
Bab 44 : Atap
45
Bab 45 : Kesal
46
Bab 46 : Membujuk
47
Bab 47 : Kejelasan?
48
Bab 48 : Duda of bucin
49
Bab 49 : Ditangkap
50
Bab 50 : Taman hiburan
51
Bab 51 : Taman hiburan
52
Bab 52 : Keterpurukan
53
Bab 53 : Menyesal
54
Bab 54 : Restu
55
Bab 55 : Salah paham
56
Bab 56 : Mental
57
Bab 57 : Restu
58
Bab 58 : Devan & Regan
59
Bab 59 : Devan & Regan 2
60
Bab 60 : Devan & Regan 3
61
Bab 61 : Uang
62
Bab 62 : Adopsi
63
Bab 63 : Mencoba ikhlas
64
Bab 64 : Kiss
65
Bab 65 : Aku mandul!
66
Bab 66 : Regan
67
Bab 67 : Undangan
68
Bab 68 : Pentas
69
Bab 69 : Lecet
70
Bab 70 : Mengembalikan
71
Bab 71 : Bunga tidur
72
Bab 72 : Married again
73
Bab 73 : Pengantin baru
74
Bab 74 : Berpamitan
75
Pengumuman
76
Bab 75 : Jangan pergi, Pak!
77
Bab 76 : Romantis
78
Bab 77 : Flek
79
Bab 78 : Flek 2
80
Bab 79 : Naughty Kiss
81
Bab 80 : Season 1 selesai
82
Bab 81 : SEASON 2
83
Bab 82 : Adopsi
84
Bab 83 : Bingung
85
Bab 84 : Tak mengapa
86
Bab 85 : Devan tak terkalahkan
87
Bab 86 : Regan datang
88
Bab 87 : Kejutan
89
Bab 88 : Keberanian
90
Bab 89 : Serafina
91
Bab 90 : Duda tua
92
Bab 91 : Bramasta
93
Bab 92 : Hamil?
94
Bab 93 : Bersyukur
95
Bab 94 : Tak mungkin
96
Bab 95 : Tragedi
97
Bab 96 : Maafkan Kia, Papa!
98
Bab 97 : Pesta dan menunggu Kia
99
Bab 98 : Membuka kado
100
Bab 99 : Regan
101
Bab 100 : Tak terima
102
Bab 101 : Kenapa selalu salahku?
103
Bab 102 : Sebenarnya
104
Bab 103 : Sena
105
Bab 104 : Posesifnya Devan
106
Bab 105 : Benarkah?
107
Bab 106 : Bahagia
108
Bab 107 : Tamat
109
Boncap : Nikahan mantan suami
110
Promo novel baru
111
Promosi novel
112
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!