Yi Han Tao Se mengerahkan tenaga Im Yang miliknya, untuk meredam kekuatan Api dan es di dalam tubuh Fei Yang.
Meski mendapatkan perlawanan kuat dari kedua tenaga liar itu, tapi Yi Han Tao Se dengan susah payah berhasil mengendalikan kedua kekuatan dahsyat itu
Lalu di giring untuk di kumpulkan menjadi satu di dalam Dan Tien milik Fei Yang.
Kemudian Yi Han Tao Se, menyegelnya di sana agar kedua tenaga liar itu tidak lagi lepas kendali dan membahayakan nyawa Fei Yang.
Yi Han Tao Se menghapus butiran keringat di wajahnya dengan ujung lengan bajunya yang lebar.
Wajahnya sendiri sedikit pucat, beberapa guratan keriput muncul di dahi dan kedua sudut matanya.
Akibat menolong nyawa Fei Yang, Yi Han Tao Se kehilangan cukup banyak hawa Chi murninya.
Bila bukan karena dia memiliki latihan Chi 100 tahun lebih tua dari dua kekuatan, yang bersemayam di tubuh Fei Yang.
Dia pun tidak akan sanggup dan bisa berhasil menjinakkan kedua kekuatan dahsyat tersebut.
Sehingga bisa berhasil menyelamatkan nyawa Fei Yang yang sudah di ujung tanduk itu..
Yi Han Tao Se menutup sepasang matanya, mengatur pernafasan untuk menstabilkan aliran Chi di dalam tubuhnya, yang sedikit kacau, karena pengerahan tenaga yang berlebihan.
Yi Han Tao Se sadar, setelah menolong Fei Yang, dia harus kembali secepatnya ke Xu San menutup diri bermeditasi memulihkan diri.
Paling cepat memerlukan waktu 5 tahun baru mungkin bisa pulih kembali.
Tidak ada pilihan lain, nyawa manusia lebih penting dari segala nya, bila mampu menolong kenapa tidak.
Fei Yang yang mulai sadar dari pingsannya, perlahan-lahan dia mulai membuka matanya, untuk memperhatikan sekitarnya.
Perlahan-lahan Fei Yang mulai ingat kembali kejadian sebelumnya.
Fei Yang mencoba mengambil nafas beberapa kali.
Dia tidak lagi mengalami siksaan seperti tadi, juga tidak lagi merasakan kekuatan panas dingin, yang terus bergolak dan bergerak liar di dalam tubuhnya.
Kedua tenaga aneh itu, kini seolah olah telah hilang sama sekali.
Fei Yang di samping merasa lega juga heran kenapa bisa demikian.
Fei Yang coba bangkit berdiri, tubuhnya tidak lagi terpental ke udara seperti sebelumnya, kini semuanya kembali terasa normal.
Fei Yang coba coba melompat, hasilnya dia hanya bisa melompat setinggi manusia biasa saja
Fei Yang mencoba mengerahkan tenaga api dan es yang dia latih selama 3 tahun terakhir ini, hasilnya nihil.
Fei Yang tidak berhasil mengerahkan tenaga yang selama ini di simpan di dalam Dan Tiennya.
Fei Yang merasa Dan Tiennya seolah olah ada kekuatan yang menyegelnya, selain itu dia juga merasa ukuran Dan Tiennya membesar dan penuh terisi dua kekuatan besar, yang tidak bisa dia keluarkan.
Fei Yang mulai sadar pasti ada yang membantunya menyegel kedua kekuatan itu, untuk menolong nyawanya.
Saat Fei menoleh ke belakang melihat di sana ada seorang pria berpakaian putih, sedang bermeditasi. Fei Yang pun sadar orang inilah yang kelihatannya telah menolong dirinya.
Fei Yang segera menjatuhkan diri berlutut di hadapan Yi Han Tao Se,
dan menempelkan dahi nya di atas tanah.
Yi Han Tao Se dalam posisi mata tertutup berkata,
"Anak muda bangunlah, tidak perlu banyak peradatan.."
Fei Yang masih tetap dalam posisi nya dan berkata,
"Terimakasih banyak atas pertolongan yang senior berikan dalam menyelamatkan nyawa ku.."
"Budi besar ini sampai mati pun Fei Yang tidak akan pernah lupa.."
"Fei Yang bangunlah, kita bisa bertemu itu adalah jodoh, sudah menjadi kewajiban ku sebagai seorang pendeta."
"Selalu mengulurkan tangan memberikan bantuan kepada siapapun yang memerlukannya.."
Fei Yang mengangguk, lalu duduk bersila di hadapan Yi Han Tao Se dan berkata,
"Tuan penolong bolehkah aku tahu nama anda..?"
Yi Han yang merasa sirkulasi energi Chi nya sudah stabil, dia membuka kembali matanya dan berkata,
"Nama ku adalah Yi Han, karena aku kini adalah seorang pendeta Tao, maka orang orang memanggil ku Yi Han Tao Se.
Mendengar kata-kata tuan penolongnya, Fei Yang sangat terkejut, dia segera teringat dengan pesan Wu Ming Lau Jen padanya.
Agar mencari Yi Han Tao Se, ketua perguruan Xu San, lalu bergabung menjadi murid Xu San dan berlatih diri di sana.
.
"Jadi tuan penolong ini adalah ketua perguruan Xu San...?"
ucap Fei Yang sedikit gugup dan mencoba memastikan nya .
Yi Han Tao Se tersenyum dan menganggukkan kepalanya sambil berkata,
"Tepat sekali Fei Yang, bagaimana kamu bisa tahu ketua perguruan Xu San adalah aku..?"
Fei Yang pun menceritakan tentang pertemuan nya dengan Wu Ming Lau Jen, sambil menyerahkan sebuah medali Giok berwarna hijau tua, kepada Yi Han Tao Se.
Melihat medali Giok itu, Yi Han Tao Se pun tertawa dan berkata,
"Fei Yang kamu sungguh beruntung bisa bertemu dengan manusia Dewa itu."
Seluruh orang di dunia persilatan, tidak ada yang tidak mendambakan untuk bertemu dengan nya.
Tapi mereka semua tidak ada yang berhasil bertemu dengan nya, tapi kamu malah tanpa sengaja bisa bertemu dengan nya.
"Baiklah Fei Yang, sebenarnya tanpa rekomendasi dari manusia dewa itu sekalipun, aku memang berniat membawa mu ke Xu San.
Kini setelah kamu adalah rekomendasi darinya, tentu aku tidak punya alasan buat menolaknya.
"Fei Yang ayo kita berangkat sekarang menuju Xu San.."
"Untuk mempersingkat waktu, kamu ikut dengan ku naik pedang saja.."
ucap Yi Han Tao Se, menggunakan jarinya membuat mantra yang memunculkan sebuah lingkaran kecil, yang di dalamnya ada ukiran tulisan kuno.
Ketika jari telunjuk Yi Han Tao Se di gerakkan, pedang di punggungnya keluar sendiri dari punggungnya.
Lalu melayang di hadapan Yi Yi Han Tao Se, Saat Yi Han Tao Se dan Fei Yang naik ke atas badan pedang.
Pedang itu membesar dengan sendirinya.
Lalu Pedang tersebut perlahan lahan melayang keatas langit.
Kemudian melesat dengan kecepatan tinggi menembus awan.
Fei Yang yang awalnya sedikit terkejut dan ngeri, tapi saat lengan tangan nya di pegang oleh Yi Han Tao Se, Fei Yang pun merasa jauh lebih tenang dan tidak takut lagi
Dia mulai bisa menikmati pemandangan alam di bawahnya dengan hati gembira.
Air sungai yang panjang berwarna perak, berkelok-kelok di apit oleh pegunungan Kun Lun.
Terlihat seperti seekor Naga perak raksasa, yang sangat panjang dan tidak berujung.
Fei Yang juga bisa melihat beberapa air terjun, yang terlihat bagaikan tirai putih yang menutupi tebing puncak gunung yang berwarna hijau.
Awan awan putih yang biasanya, dia lihat dari bawah, kini berada di bawah kakinya, bahkan beberapa kali mereka melewati awan putih yang berpapasan dengan tubuhnya.
Fei Yang yang baru pertama kal menikmati pengalaman perjalanan seperti ini, sangat takjub dan gembira
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 729 Episodes
Comments
spooky836
harimau api di lupakan terus. lembab dan sampah cerita ni.
2024-12-14
0
MATADEWA
Harimau Api ketinggalan...mungkin ketemu lain kali....
2023-07-06
1
Dawa Sunata
lanjuut
👍😎
2023-05-09
0