Sebaliknya bila sedang diserang hawa dingin yang membuat seluruh tubuhnya mengigil dan menjadi kaku, dia akan menggunakan cara meditasi Huo Lung untuk mengatasinya.
Demikianlah hari demi hari Fei Yang terus berlatih tanpa henti dari Huo Lung untuk menghadapi Bing Feng.
Lalu berlatih dari Bing Feng untuk menghadapi Huo Lung,
Karena mereka memiliki kemampuan yang hampir seimbang, maka Fei Yang tidak pernah berhasil mengalahkan Huo Lung maupun Bing Feng dengan ilmu kedua orang tersebut.
Tapi sebaliknya tubuh Fei Yang sendiri mengalami perubahan yang sangat besar, kekuatan nya semakin lama semakin dahsyat.
Baik Huo Lung maupun Bing Feng sebenarnya tahu, bila Fei Yang kelak mencapai puncak kekuatan nya, dengan kedua macam tenaga yang saling berlawanan di dalam tubuhnya.
Cepat lambat Fei Yang akan kerasukan dan akan menjadi gila, puncaknya Fei Yang akan meledakkan dirinya sendiri.
Tapi karena ego dari kedua orang itu, yang tidak mau saling mengaku kalah, mereka seolah olah tidak ambil pusing dan tidak perduli.
Yang penting ego mereka untuk saling mengalahkan, ada wadah yang membantu mereka untuk menyalurkannya.
Setelah lewat 3 bulan tanpa hasil Fei Yang sebenarnya mulai bosan dan berniat meninggalkan kedua orang sakti tersebut.
Tapi dengan cerdiknya, kedua orang itu mulai menurunkan berbagai jurus perubahan, yang aneh-aneh dan dahsyat pada Fei Yang..
Sehingga Fei Yang kembali tertarik dan penasaran, dia pun lupa dengan keinginannya untuk berpetualang.
Kedua orang sakti itu kini mulai bertanding berbagai macam jurus perubahan lewat diri Fei Yang.
Mereka selalu berpikir keras, untuk menciptakan berbagai jurus dahsyat untuk mengalahkan lawannya.
Yang satu menciptakan jurus menyerang yang lain menciptakan jurus bertahan, begitu pula sebaliknya.
Selain berlatih jurus, cara menghimpun tenaga dalam Api dan es pun terus mereka ajarkan cara peningkatannya, setahap demi setahap.
Tanpa terasa 3 tahun telah berlalu, kini Fei Yang telah tumbuh menjadi seorang remaja tanggung dengan kekuatan mengerikan.
Semua berkat pelatihan aneh yang di berikan oleh kedua orang sakti itu.
Karena setiap hari di paksa bertarung dan berlatih, meski usianya baru 11 tahun tapi bentuk tubuh Fei Yang yang kekar penuh otot, membuatnya terlihat seperti anak berusia 15 tahun.
Sedangkan kondisi Huo Lung dan Bing Feng, saat ini mereka berdua sudah pulih total dan kembali kepuncak kekuatan mereka.
Tanpa harus saling berbenturan langsung menggunakan tenaga sakti, mereka berdua bisa pulih lebih cepat.
Pagi itu seperti biasanya, mereka berdua secara bergantian berlatih tanding dengan Fei Yang.
Fei Yang terlihat sedang mengerahkan jurus jurus pukulan Tapak es dan serangan jarak jauh yang di ajarkan Bing Feng.
Bing Feng terlihat sangat puas dengan hasil yang di tunjukkan oleh Fei Yang.
Tapi saat serangan Fei Yang berhasil di patahkan, Huo Lung mulai melontarkan ejekan nya atas jurus ciptaan terbaru Bing Feng, yang menurut nya semakin lama semakin bobrok dan tidak mutu.
Bing Feng jadi terpancing, harusnya sesuai peraturan yang mereka sepakati, bila yang di serang berhasil memecahkan jurus Fei Yang.
Maka Fei Yang harus belajar dari pihak pertahanan, untuk melawan balik guru yang mengajarkan pada nya, jurus serangan tadi.
Tapi karena terpancing emosinya, oleh ucapan Huo Lung yang terlalu menghina.
Apalagi dia menambahkan dengan membahas soal Siu Lan kekasih masa silam.
Bing Feng tidak lagi bisa menahan sabar, dia terus berteriak agar Fei Yang mengikuti petunjuk dan gerakan yang dia tunjukkan, untuk menekan Huo Lung habis habisan.
Huo Lung tentu saja menjadi terdesak dan keteteran karena Bing Feng ikut hadir membantu Fei Yang menyerangnya..
Berkali kali dia berteriak berkoar-koar memaki Bing Feng yang melanggar aturan, dari Bing Feng yang terlanjur emosi pura pura tidak mendengar.
Dia terus memberi petunjuk sambil memberi contoh pergerakan yang seolah olah, bila hari ini tidak menghabisi Huo Lung dia tidak akan puas.
Beberapa kali bila Huo Lung kurang cepat menghindar, tentu dia akan menjadi bulan bulanan pukulan Fei Yang, yang datang nya sangat cepat dan tidak pernah putus putus.
Sambil mengumpat panjang pendek Huo Lung tidak bisa menahan diri untuk terus bertahan, kini dia mulai melakukan serangan balasan menggunakan tenaga sakti nya.
Kini Fei Yang mulai kembali tak berdaya, karena selain kekuatan dan kecepatan Huo Lung masih jauh di atas dirinya.
Huo Lung juga sepertinya sudah hapal dengan semua jurus dan gerak tipu yang dia lancarkan.
Hal ini tidak perlu heran, antara Huo Lung dan Bing Feng adalah musuh abadi.
Mereka hampir setiap hari selalu bertanding, sehingga setiap jurus dan perubahan dari lawannya mereka sangat lah hapal satu sama lainnya.
Sedikit demi sedikit Fei Yang mulai terdesak, Huo Lung kembali berkata,
"Bajingan curang, meski kamu sendiri terjun bergabung sekalipun aku tidak akan mundur.."
"Lebih baik jurus cakar bebek ini, kamu simpan saja sendiri, daripada membuang bakat Fei Yang.."
"Bangsat bermulut kotor,...!! tutup mulut mu..!! lihat serangan..!!"
ucap Bing Feng sambil membantu memegang tangan Fei Yang dan menggerakkan nya untuk menyerang Huo Lung.
Hawa es beku, yang tersalur dari kekuatan Bing Feng melalui tubuh Fei Yang, membuat pukulan dan tangkisan Fei Yang menjadi jauh lebih mantap.
"Ho..Ho...Ho...!! mulut mulut ku..kamu bisa apa ?"
"Heran apa yang Siu Lan lihat dari orang tak berguna seperti mu..?"
ucap Huo Lung sambil menangkis serangan Fei Yang yang di bantu Bing Feng
Mendengar ucapan ini emosi Bing Feng menjadi semakin tak terkendali.
Tubuhnya tahu tahu sudah menempel jadi satu dengan tubuh Fei Yang, lalu dia menggerakkan kaki tangan Fei Yang mengikutinya menyerang Huo Lung.
Tubuh mereka berdua lenyap berubah menjadi seekor naga biru menubruk kearah Huo Lung,
Huo Lung juga tidak tinggal diam, dia juga mengubah dirinya menjadi Seekor naga merah keemasan.
Kedua naga itu bertabrakan di udara saling dorong dan saling serang.
Fei Yang yang terjepit di antara pertarungan mereka berdua, tentu sangat menderita, beberapa kali dia meminta mereka berdua berhenti.
Tapi mereka seperti tuli dan tidak mendengarnya.
Siau Huo di bawah sana menatap dengan khawatir, kearah Naga biru dan Naga merah yang saling serang di udara.
Fei Yang pernah mencoba melawan melepaskan diri, tapi tidak berhasil.
Akhirnya dia pasrah, membiarkan dirinya di tarik kesana kemari oleh kedua orang itu.
Terkadang dia merasa sedang di rendam di dalam kolam es, tapi terkadang seperti tercebur kedalam kobaran api.
Huo Lung memegang lengan kanan Fei Yang, sedang kan Bing Feng memegang lengan kiri Fei Yang.
Awalnya mereka meminjam lengan Fei Yang untuk saling serang,.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 729 Episodes
Comments
SETAN KALAP
terlalu lebay kayaknya cerita ini
2023-07-23
1
MATADEWA
Berkah tak terduga....
2023-07-06
0
Dawa Sunata
lanjut bae
😀😀😀❤
2023-05-09
0