Kini dalam usia 8 tahun Li Fei Yang menyandang gelar ksatria terbaik di kerajaan Xi Xia.
Dia mahir menguasai ilmu gulat, ilmu menunggang kuda, memanah, bermain tombak dan pedang.
Sedangkan pamannya Li Yuan Tan adalah seorang jendral di perbatasan kerajaan Xi Xia dengan Song selatan.
Sama seperti Li Yuan Hao, Li Yuan Tan juga memegang kekuasaan militer kerajaan Xi Xia, yang jumlahnya mengimbangi kekuatan Li Yuan Hao.
Salah satu hal yang membuat Li Yuan Hao tidak berani melakukan kudeta, adalah kekuatan pendukung dari Li Yuan Tan ini.
Li Yuan Tan ini meski bukan adik satu kandungan dengan Raja Li Yuan Ming, tapi mereka sangat dekat dan akrab sejak kecil hingga besar.
Sangat berbeda jauh dengan hubungan Li Yuan Ming dan Li Yuan Hao, meski satu kandungan, tapi mereka selalu memiliki pandangan yang berbeda sejak kecil.
Li Yuan Hao sejak kecil selalu punya ambisi untuk menjadi penguasa dunia.
Sedangkan Li Yuan Ming lebih memilih hidup damai dan berdampingan dengan negara tetangga, agar rakyat nya bisa terbebas dari kehidupan perang yang menyengsarakan.
Karena pandangan Li Yuan Ming dan sikapnya yang sangat menyayangi rakyatnya inilah, ayah Li Yuan Ming raja sebelumnya menyerahkan kekuasaannya pada Li Yuan Ming.
Sedangkan Li Yuan Hao, boleh di bilang di asing kan ketanah yang tandus gersang dan berbatasan langsung dengan kerajaan Liao.
Tapi berkat kecerdikan dan keberanian nya, Li Yuan Hao malah berhasil di angkat menjadi menantu raja Sabutai dari Liao.
Inilah sekelumit jati diri rombongan kecil tersebut.
"Yang er,.. apakah kamu merasa kelelahan, bila lelah kita boleh beristirahat sejenak di sini."
Ucap Li Yuan Tan sambil menoleh kearah keponakannya.
"Terserah paman, aku sendiri pribadi sih tidak capek sama sekali, cuma tidak tahu mereka yang lainnya."
Li Yuan Tan mengangguk, kemudian dia memutar arah kudanya, menghampiri rombongan yang mengikutinya dari belakang dan berkata,
"Kalian semua baik baik saja ? mau istirahat sebentar atau lanjut..!?"
Kepala rombongan pengawal, langsung berdiskusi dengan anak buahnya, sesaat kemudian, dia baru melaporkan hasil diskusi anak buahnya ke Li Yuan Tan..
"Lapor Jendral, mereka semua setuju untuk beristirahat sejenak bila diijinkan.."
ucap kepala pengawal tersebut dengan tegas.
Karena mereka semua juga bukan orang biasa.
Mereka semua adalah pasukan pengawal pilihan dari pasukan elite yang di pimpin oleh Li Yuan Tan.
"Baiklah kalau begitu kita istirahat 15 menit di sini, setelah itu baru kita lanjutkan kembali perjalanan kita."
ucap Li Yuan Tan memberikan ijin.
Setelah berkata, Li Yuan Tan kembali mendekati keponakannya Li Fei Yang dan berkata,
"Yang er,..kita istirahat sejenak di sini.."
"Kota Tai Yuan sudah tidak begitu jauh lagi, setelah kita melewati Padang rumput ini kita akan sampai ke Tai Yuan."
ucap Li Yuan Tan, lalu melompat turun dari kudanya.
Dia berjalan menghampiri sebuah pohon rindang, kemudian berbaring di sana berbantalkan kedua lengannya.
Li Fei Yang mengikuti pergerakan pamannya, hanya saja dia tidak berbaring, melainkan memilih menyandarkan punggungnya di bawah pohon rindang tempat paman nya sedang berbaring.
Lalu Li Fei Yang mengambil selembar daun di depan kakinya dan meniupnya.
Sesaat kemudian terdengar alunan musik yang lembut dan mendayu-dayu, membuat yang mendengarnya merasa sangat nyaman dan ingin tidur.
Para pengawal juga duduk bersandar di dekat kereta bermuatan barang.
Rombongan itu tidak menyadari, satu Li dari tempat mereka beristirahat.
Terlihat sebuah rombongan kecil yang terdiri dari 10 orang.
Mereka semua berpakaian hitam ringkas, dan menggunakan penutup muka berbentuk topeng setan.
Di pinggang mereka semua terselip sebatang Golok pendek berbentuk bulan sabit.
Dari pergerakan mereka yang bisa berlari diatas rumput tanpa menginjak tanah, menunjukkan mereka rata-rata memiliki ilmu ringan tubuh tingkat tinggi.
Mereka bergerak dengan sangat cepat kearah di mana rombongan Li Yuan Tan dan Li Fei Yang sedang beristirahat.
Setelah mendekati rombongan Li Yuan Tan yang sedang beristirahat, salah seorang rombongan pakaian hitam, memberi kode agar teman temannya bergerak menyebar.
Kelihatannya dia adalah pimpinan rombongan tersebut, topeng setan yang dia kenakan pun sedikit berbeda.
Dia mengenakan Topeng iblis berwarna merah, sedangkan temannya yang lain semua mengenakan topeng iblis berwarna kuning.
Tanpa banyak bicara rombongan topeng iblis itu, langsung mencabut golok bulan sabit mereka dari pinggang masing-masing.
Lalu mereka langsung melakukan serangan dadakan tanpa bersuara.
Mereka semua melemparkan golok di tangannya, kearah rombongan pengawal yang sedang beristirahat ternyata golok mereka bisa di buka tutup.
Saat terbuka golok pendek mereka, memiliki dua sisi golok yang mata pisaunya menghadap ke dua sisi yang berbeda.
Saat golok itu di lemparkan, golok itu bisa bergerak memutar mutar di udara mengincar sasaran nya.
Para pengawal Li Yuan Tan yang sedang tidak siap sangat terkejut, mendapatkan serangan dadakan tersebut.
Dari 28 orang, 8 di antaranya langsung gugur tanpa sempat melakukan perlawanan.
Leher mereka putus tersambar golok bulan sabit yang sangat tajam dan berkilauan saat tertimpa sinar matahari.
Kepala 8 orang itu langsung menggelinding di atas tanah, sedangkan tubuh mereka yang tanpa kepala langsung ambruk berkelonjotan sesaat diatas tanah, dengan darah menyembur bagaikan keran bocor dari bekas luka di leher mereka.
Sesaat kemudian 8 tubuh itu pun diam tidak bergerak lagi.
Sedangkan 20 orang yang berhasil meloloskan diri dari maut, mereka langsung bersiaga dengan senjata mereka masing-masing ditangan.
Tapi ke 20 orang itu tidak menyadari golok bulan sabit itu bisa bekerja seperti bumerang.
Di mana saat dihindari ataupun di tangkis, mereka masih bisa bergerak balik dari arah sisi belakang mereka secara tidak terduga.
10 diantara 20 orang itu, kembali tumbang dengan tubuh berkelonjotan tanpa kepala.
Sisa sepuluh orang pengawal yang masih hidup langsung berteriak marah, menerjang kearah para penyerang mereka.
Ke 9 penyerang yang berpakaian hitam dengan sigap menangkap bagian tengah pegangan golok bulan sabit yang terletak di tengah-tengah, dimana kedua ujung mata golok bulan sabit menghadap ke dua sisi berbeda.
Lalu mereka dengan lincah bergerak melayani terjangan kesepuluh pengawal Li Yuan Tan.
Perang kecil pun pecah, tapi hal ini tidak berlangsung lama, para pasukan elite Li Yuan Tan yang bukan ahli bertanding satu lawan satu.
Satu persatu pasukan pengawal Li Yuan Tan roboh di atas tanah, dengan kondisi leher hampir putus.
Setelah para penyerang bertopeng setan menghabisi para bawahan Li Yuan Tan.
Kini mereka mulai mendekati dan mengepung Li Yuan Tan dan Li Fei Yang, mereka lalu satu persatu mulai ikut melompat maju membantu si topeng merah, menekan pergerakan Li Yuan Tan dan Li Fei Yang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 729 Episodes
Comments
QueenDevil
namanya 2 kata aja lah jangan 3 kata gaenak ngomongnya
2023-07-24
4
MATADEWA
Teruskan.....
2023-07-06
0
Dawa Sunata
kurang nyambung 😀
2023-05-08
1