Kebaikan palsu?

.

.

Perkiraan Lino benar, ternyata dia dipanggil karena urusan dengan guild tiger, mereka membantah semua tuduhan Lino terhadap mereka, bahkan pemimpin asosiasi, sampai ketua asosiasi pusat datang dari Jakarta untuk membahas masalah ini.

Lino takut masalah ini akan memakan banyak

waktu, untung saja Felly tidak bersamanya, dia bersama Hanna melihat-lihat toko yang dapat diakses siapa saja di lantai satu. Lino menitipkan uang 500 ribu karena mungkin saja Lino lama dan mereka ingin jajan dulu.

Lino saat ini ada di ruang rapat di lantai dua.

Rian, Joni dan Bobby datang sebagai perwakilan guild tiger, mereka menyangkal jika mereka meninggalkan Lino di dungeon, mereka juga membantah bertemu naga.

Mereka membuat alasan sedemikian rupa

hingga ketua pusat dan pemimpin asosiasi cabang kota ini hampir mempercayai mereka, namun wakil pemimpin, Bagas segera menunjukkan mata naga, taring dan juga core naga ke hadapan mereka.

Mereka semua terkejut melihat semua itu, Lino menyeringai senang melihat ekspresi mereka, dia sangat puas melihatnya.

Pasti mereka sangat terkejut, bagaimana mungkin pemburu rank rendah yang selalu mereka hina tiba-tiba memiliki semua barang asli tersebut.

Bahkan ketua asosiasi pusat sampai terperangah dibuatnya.

“Ini Asli...” kata pemimpin asosiasi cabang Malang, dia juga tidak percaya melihat semua itu, dia segera menoleh pada Lino “Ba.. bagaimana kamu bisa mendapatkan ini?”

Lino menghela nafas lelah, dia harus bercerita untuk kesekian kalinya, tapi tak apa “Seperti yang telah saya ceritakan pada tuan Bagas, saya ditinggal dalam perburuan terakhir bersama guild tiger karena saya memang bertugas mengambil core ratu semut – saat itu tiba-tiba ada naga remaja datang –”

“Sebesar itu kau bilang remaja? Yang benar saj –” Bobby segera menutup mulutnya

“Tadi kalian bilang tidak ada naga sama sekali, lalu sekarang bilang ada naga” kata ketua pusat, dia sudah tidak mempercayai guild tiger sama sekali, dia lebih percaya bukti mata naga asli tersebut, mata yang berkilauan seperti permata itu lebih dapat dipercaya dari pada ucapan mereka.

“Lanjutkan nak Lino...” pinta pemimpin asosiasi.

“Naga tersebut tiba-tiba menyerang, jadi mereka meninggalkanku dan memintaku untuk menahannya sebentar sementara mereka mencari bantuan, namun... kalaupun ada bantuan datang, aku tau aku tidak akan selamat, jadi aku berusaha kabur dari naga itu memasuki dungeon lebih dalam, kebetulan ada suatu ruangan yang penuh sulur-sulur tanaman berduri, aku tidak masuk, namun bersembunyi didekatnya, namun naga tersebut mengira aku

masuk, jadi dia masuk dan terjerat sulur berduri, dan aku memanfaatkan kesempatan iu untuk membunuhnya” cerita Lino lagi

“Tapi tidak mungkin kau bisa langsung membunuhnya! Kulitnya sangat keras, aku pernah baca di buku” bantah Joni

“Oh, kau juga membacanya, kalau begitu harusnya kau tau jika naga bisa langsung mati setelah ditusuk jantungnya kan? Aku harus menyayat kulit keras itu baru menusuk jantungnya, karena aku sudah sering membedah monster, aku lebih berpengalaman darimu” kata Lino.

Dengan ini mereka terdiam, tak bisa membantah Lino lagi.

“Jika bukti itu masih kurang, aku punya bukti lain, karena kadang ucapan saja masih belum kuat bukan?”

Lino mengeluarkan ponselnya, lalu memutar sebuah rekaman suara.

---0---

“Kita harus segera melapor pada asosiasi jika Lino sudah meninggal karena kecelakaan perburuan”

“Tapi itu akan berpengaruh pada guild kita, Tiger akan turun pamor”

“Tapi tidak mungkin kita menutup-nutupi hal itu, lagipula ini salah mu karena kau menerima bocah rank F itu”

“Mau bagaimana lagi, aku kasihan padanya... dan lagipula kita mendapat bonus dari asosiasi karena sudah mau memasukkannya ke guild kita”

“Kalau begitu, keluarkan aku dari guild ini, jadi masalah selesai”

“Lino? Kau – bagaimana kau bisa kembali?”

“Bukankah kau sudah dimakan naga? Aku melihatnya sendiri!”

“Hahaha.. melihatnya sendiri? Apa aku salah dengar? Yang ada kau meninggalkanku disana dan lari seperti pengecut bukan? Bagaimana kau bisa tau aku dimakan naga hah?”

“Li – Lino tenangkan dirimu dan duduk dulu”

“Aku tidak mau basa-basi, aku serahkan semua core ini, beri aku gaji karena sudah ikut perburuan.. dan, karena core boss dungeon ada tiga jadi harusnya aku dapat bonus kan?”

“Apa-apaan itu? Aku yang mengalahkannya, harusnya aku yang dapat bonus, kenapa jadi kau yang –”

“Joni, kau meninggalkanku disana bersama naga, jika asosiasi tau... kau bisa mendapat denda bukan? Karena kau pemimpin perburuan itu – aku sudah memilih bungkam dan hanya meminta gajiku saja, tapi jika kau ingin kena

denda...”

“Lino, tunggu! Jangan laporkan, Sherli, ambilkan gaji Lino sekarang, dan juga bonusnya”

“Ku mohon jangan laporkan ya, karena hal itu akan berakibat buruk pada guild ini”

---0---

Mendengar rekaman itu wajah Rian dan Joni jadi pucat, mereka tidak bisa mengelak lagi, Bobby juga ikut terdiam.

Lino sengaja merekam suara mereka untuk jaga-jaga, karena jika mereka tidak mau memberinya gaji, dia berencana ingin mengancam mereka dengan rekaman. Tapi ternyata rekamannya sangat berguna sekarang, dia lega.

“Dengan begini semuanya selesai kan?” tanya Lino

Bagas, pemimpin asosiasi dan ketua pusat tersenyum “Tentu saja nak Lino” jawab ketua pusat.

“Kami akan menghukum mereka dengan denda yang sesuai” kata pemimpin asosiasi

“Karena aku bukan orang jahat, bisakah  denda mereka dipotong setengahnya? Karena bagaimanapun jika mereka tidak meninggalkanku disana, aku tidak akan bisa mengalahkan naga, aku jadi tidak enak” Lino memasang wajah pura-pura peduli.

Joni dan Bobby yang tau itu hanya akting agar Lino terlihat sangat baik di mata ketua pusat dan pemimoinpun hanya berdecak malas, apalagi saat Lino mengatakan ‘Orang jahat’ dia sempat melirik Joni, Bobby dan Rian.

“Kamu baik sekali nak Lino, padahal mereka telah membahayakan nyawamu, kalian seharusnya bersyukur nak Lino sangat baik, dendanya akan ku potong setengah, jadi berapa Bagas?” kata pemimpin asosiasi

Setelah menghitung semuanya dengan kalkulator Bagas menjawab “Semuanya ada 4,5 miliar”

Lino berdecak kesal, ternyata dendanya sedikit jika dipotong, Lino pikir akan ada puluhan miliar! Tau begitu dia tidak perlu meminta potongan tadi, ah Lino bodoh.

Beda dengan reaksi Lino, wajah Rian, Joni dan Bobby makin pucat.

“It.. itu tidakkah terlalu banyak tuan?” tanya Rian

“Ini sudah dipotong setengahnya lho, ini sudah sangat ringan” kata Bagas

Tapi senyum Lino kembali melihat mereka berpikir denda itu sangat besar, masih untung mereka tidak di denda sembilan miliar, bersyukurlah kalian!

Rian melirik kesal pada Lino.

“Aku akan pura-pura jika kalian tidak berusaha menculik adikku kemarin... ups! keceplosan” Lino

Rian dan Joni makin geram mendengarnya.

“Nak Lino serius?” tanya Bagas

“Iya, tapi tidak apa, karena adik saya punya teman yang menolongnya, saya sangat bersyukur..” kata Lino

“Denda di naikkan jadi 5 miliar, seharusnya kalian dipenjara karena hal itu, tapi untungnya nak Lino sangat baik” kata pemimpin asosiasi.

Lino tertawa dalam hati ‘nah, sekarang carilah uang sebanyak-banyaknya untuk menambal hutang kalian! Hahahaha – kalian semakin miskin sementara aku akan semakin kaya! Siapa suruh merendahkanku’

PUK

Lino terperanjat setelah merasa seseorang menepuk bahunya, ternyata Bagas, dia tersenyum pada Lino.

“Syukurlah kamu tidak bersalah Lino, harusnya mereka dihukum dengan berat, tapi kamu malah berbaik hati pada mereka” kata Bagas

Lino menggeleng sambil tersenyum kecil “Tidak apa, bagaimanapun juga mereka yang sudah membantuku saat aku susah dulu, hitung-hitung balas budi”

Yah, sekarang Lino melepaskan mereka dulu, tapi lihat saja jika mereka berani menyentuh Lino apalagi adiknya, dia tidak akan tinggal diam, Lino akan menghancurkan mereka sampai ke akar-akarnya! Lihat saja nanti.

“Kamu terlalu baik Lino” Bagas

“Ah, tidak juga tuan Bagas”

“Oh iya, kami ada permintaan untuk nak Lino”

Lino mengerutkan dahinya bingung “Permintaan apa itu tuan Bagas”

Bagaspun berdiri dari duduknya “Ayo ikut kami”

Sementara Rian, Joni dan Bobby di suruh pulang dengan tidak hormat, yang Lain lanjut pergi ke suatu tempat yang sebenarnya sudah tidak asing bagi Lino.

Tempat itu masih di lantai dua, ada sebuah bola kristal besar berada ditengah-tengah ruangan, bola itu disangga oleh meja panjang yang kokoh.

Dengan bola kristal itu, para pemburu yang dibangkitkan bisa melihat rank mereka.

Lino memiliki memori buruk tentang bola kristal itu, karena bola itu menempatkannya di rank F.

Eh tapi... Hanna bilang karena energi sihirnya meningkat, bisa saja rank nya juga meningkat.

“Nak Lino, kenalkan mereka ini adalah pemburu yang masih sekolah” kata Bagas, Lino menoleh pada mereka, dan dia terbengong melihat anak kembar teman Felly juga ada disana.

“Anak kembar ini Rank S lalu ini Randy, dia rank A... karena mereka masih terlalu muda, jadi tidak bisa terikat dengan guild dulu, karena itu, maukah Nak Lino membentuk guild bersama mereka?” tanya Bagas

“H – Hah? G – Guild?”

Linno tidak salah dengar kan?

.

.

Terpopuler

Comments

Elok Fauziah

Elok Fauziah

hi aha🤣🤣

2024-11-16

0

dsnbl

dsnbl

langsung naik lagi dendanya

2022-10-01

3

108_Dugong

108_Dugong

si lino ni anak felix kah? kok sifatnya gak kamfreet kayak felix? atau ikut emaknya?

2021-12-18

0

lihat semua
Episodes
1 Pemburu rank F
2 Memasuki dungeon tingkat D
3 Mengalahkan anak naga
4 Sistem pemburu dan ruangan ajaib
5 Sesuatu yang tak dapat dikatakan
6 Hukuman membasmi slime
7 Menjual mata naga
8 Membeli apartemen baru
9 Pindah ke apartemen baru
10 Membasmi kawanan goblin
11 Anak kembar yang aneh
12 Apapun untuk adik
13 Kebaikan palsu?
14 Membuat guild tim khusus
15 Pintu dungeon A+
16 Peliharaan baru: Raja Srigala
17 Pengasuh bocah?
18 Tiket gacha level SS
19 Pemburu baru yang suram
20 Membeli sebuah gedung
21 Pintu dungeon level S
22 Putri kerajaan yang diusir
23 Menjadi calon Raja
24 Sam dan Luna
25 Kisah sedih anak kembar
26 Malam yang panjang
27 Mencoba senjata baru
28 Apa yang sebenarnya terjadi?
29 Harta para hantu
30 Saudara yang iri
31 Mimpi yang aneh
32 Kristal hitam
33 Merawat Luna yang sakit
34 Mimpi atau nyata?
35 Menjinakkan para kristal
36 Sihir hitam yang tidak terkendali
37 Di bawah sinar rembulan
38 Jangan makan sembarangan
39 Calon raja iblis?
40 Kristal biru, Angkasa
41 Kembar lima?
42 Kristal jingga yang hilang
43 Cerita tentang lima kristal
44 Yang sebenarnya terjadi
45 Dunia lain, Ardez
46 Nama baru untuk guild
47 Pintu dungeon di dalam laut
48 Kalian hidup lagi, tapi kami tidak
49 Putri duyung, Mutiara
50 Jika semuanya telah berakhir
51 Visual tokoh
52 Panen bunga mawar
53 Orang-orang tidak tau diri
54 Rubah putih licik
55 Hutan para elf
56 Menyelamatkan gadis dari naga
57 Rahasia masing-masing
58 Terasa familiar
59 Menghilangkan pengaruh buruk
60 Membuka gerbang wilayah iblis
61 Toko 'Aneka Jamur'
62 Pembicaraan dengan Raja Iblis
63 Persik putih yang familiar
64 Mengunjungi hutan peri
65 Bertemu teman lama
66 Bocah laki-laki yang kesepian
67 Dua mansion besar
68 Cerita yang membingungkan
69 Membuka kembali mansion besar
70 Membuka kotak kaca
71 Bertemu keluarga
72 Menceritakan yang sesungguhnya
73 Sama sama tertipu
74 Pada akhirnya...
75 Udah END
Episodes

Updated 75 Episodes

1
Pemburu rank F
2
Memasuki dungeon tingkat D
3
Mengalahkan anak naga
4
Sistem pemburu dan ruangan ajaib
5
Sesuatu yang tak dapat dikatakan
6
Hukuman membasmi slime
7
Menjual mata naga
8
Membeli apartemen baru
9
Pindah ke apartemen baru
10
Membasmi kawanan goblin
11
Anak kembar yang aneh
12
Apapun untuk adik
13
Kebaikan palsu?
14
Membuat guild tim khusus
15
Pintu dungeon A+
16
Peliharaan baru: Raja Srigala
17
Pengasuh bocah?
18
Tiket gacha level SS
19
Pemburu baru yang suram
20
Membeli sebuah gedung
21
Pintu dungeon level S
22
Putri kerajaan yang diusir
23
Menjadi calon Raja
24
Sam dan Luna
25
Kisah sedih anak kembar
26
Malam yang panjang
27
Mencoba senjata baru
28
Apa yang sebenarnya terjadi?
29
Harta para hantu
30
Saudara yang iri
31
Mimpi yang aneh
32
Kristal hitam
33
Merawat Luna yang sakit
34
Mimpi atau nyata?
35
Menjinakkan para kristal
36
Sihir hitam yang tidak terkendali
37
Di bawah sinar rembulan
38
Jangan makan sembarangan
39
Calon raja iblis?
40
Kristal biru, Angkasa
41
Kembar lima?
42
Kristal jingga yang hilang
43
Cerita tentang lima kristal
44
Yang sebenarnya terjadi
45
Dunia lain, Ardez
46
Nama baru untuk guild
47
Pintu dungeon di dalam laut
48
Kalian hidup lagi, tapi kami tidak
49
Putri duyung, Mutiara
50
Jika semuanya telah berakhir
51
Visual tokoh
52
Panen bunga mawar
53
Orang-orang tidak tau diri
54
Rubah putih licik
55
Hutan para elf
56
Menyelamatkan gadis dari naga
57
Rahasia masing-masing
58
Terasa familiar
59
Menghilangkan pengaruh buruk
60
Membuka gerbang wilayah iblis
61
Toko 'Aneka Jamur'
62
Pembicaraan dengan Raja Iblis
63
Persik putih yang familiar
64
Mengunjungi hutan peri
65
Bertemu teman lama
66
Bocah laki-laki yang kesepian
67
Dua mansion besar
68
Cerita yang membingungkan
69
Membuka kembali mansion besar
70
Membuka kotak kaca
71
Bertemu keluarga
72
Menceritakan yang sesungguhnya
73
Sama sama tertipu
74
Pada akhirnya...
75
Udah END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!