Di rumah kediaman Alexander kini terlihat sangat tenang sekali bahkan mereka kini terlihat menikmati sekali makanan nya dan seperti biasa yang menyediakan makanan tersebut adalah Felisha
"Bagaimana pa keadaan perusahaan?". Tanya Sheryl
"Sudah membaik ma berkat tuan Dave ". Kata Sonny
"Bagus lah kalau begitu". Kata Sheryl yang masih makan di sana
"Bagaimana pekerjaan Felisha di kantor ma, apa dia buat ulah ?". Tanya Jane
"Seperti nya tidak sayang sebab jika dia membuat masalah pasti tuan Dave akan marah kepada kita nanti". Kata Sheryl
"Bagus lah kalau begitu dan mungkin saja di sana dia akan di siksa habis oleh tuan Dave". Kata Jane
"Benar sekali sayang dan mama juga berharap begitu". Kata Sheryl
"Kalian Kenapa ingin sekali melihat Felisha tersiksa padahal dia selalu berkorban untuk kita". Kata Sonny
"Papa Jangan membela nya dan jika papa sering membela dia maka kita akan semakin tidak menyukai nya". Kata Sheryl
Sonny pun tidak bisa berbuat apa-apa bahkan dia juga tidak bisa menolong putri nya itu
Makan malam itu pun berakhir dengan sangat tenang nya bahkan terlihat sekali sekarang mereka sedang bersantai bersama setelah makan dan beberapa kali juga Jane menyuruh Felisha membawakan dia makanan Serta minuman untuk bersantai
"Felisha ambil kan makanan ku yang ada di kulkas". Kata Jane
Felisha pun mengambil kan nya alu memberikan makanan tersebut kepada Jane. Tidak hanya itu saja bahkan sejak tadi Felisha pun mondar mandir untuk melayani Jane dan juga Sheryl layak nya pelayanan di sana
Pyaar
Tidak sengaja Felisha menjatuhkan toples yang dia bawah membuat Sheryl pun berdiri dari duduk nya lalu menghampiri nya
Plak
Satu tamparan sukses mendarat di pipi kanan felish membuat dia meringis kesakitan
"Dasar tidak berguna, hanya membawa itu saja kau tidak bisa". Kata Sheryl penuh Amarah
"Maaf ma tadi felish tidak sengaja menjatuhkan nya karena tadi kaki Felisha tersandung". Kata Felisha
"Banyak alasan sekali kamu ya. Kau tahu berapa harga barang yang kau pecahkan ini hah". Kata Sheryl yang masih saja marah kepada Felisha Sambil dia menjambak rambut nya
"Mama hentikan". Kata Sonny sambil menarik sang istri
Sheryl pun terlihat tidak senang ketika Sonny masih saja membela Felisha
"Lihat dia tidak becus sekali kerja nya dan itu semua akibat papa selalu saja membela nya". Kata Sheryl
"Ma, kamu sungguh sangat keterlaluan bahkan dia bukan pembantu di sini dan kalian selalu saja menyuruh nya ini dan itu". kata Sonny yang kini terlihat tidak bisa menahan amarah nya
Dia sudah tidak bisa melihat jika anak nya itu selalu saja di tindas dan di jadikan pembantu di rumah nya sendiri
"Papa berani sekali membentak mama karena dia " Kata Sheryl sambil menunjuk ke arah Felisha dengan tidak terima
"Papa membela nya karena mama sudah sangat keterlaluan sekali bahkan kita semua sekarang masih numpang di rumah dia ma". Kata Sonny
Hal itu membuat Sheryl sangat kesal sekali dan kini dia pun pergi meninggalkan Sonny di sana
"Kamu tidak apa-apa sayang?". Tanya Sonny kepada Felisha sambil mengelus rambut nya penuh dengan sayang
Felisha tersenyum mendengar perhatian papa nya "Felisha tidak apa-apa pa". Kata Felisha
"Kamu sebaik nya istirahat saja dan semua nya ini biar bik Merry yang membereskan nya". Kata Sonny.
"Iya pa dan terima kasih telah membela Felisha". Kata Felisha
Sonny pun kini memeluk anak nya itu bahkan dia baru membela Felisha setelah bertahun-tahun dia mendapat kan perilaku yang tidak baik dari Sheryl. Dan kini bik Merry sudah membereskan semua nya sekarang
"Seharusnya papa melakukan hal tersebut sedari dulu Sayang. maafkan papa ya". Kata Sonny
"Ya sudah kalau begitu Felisha mau istirahat dulu pa ". Kata Felisha sambil tersenyum lalu beranjak pergi menuju kamar nya
"Felish tunggu". Kata Sonny menghentikan Langkah kaki Felisha yang hendak naik ke tangga
"Ada apa pa?". Tanya Felisha
Sonny pun mendekati anak nya dan dia pun menatap Felisha sekarang
"Apa kamu tidak mengalami masalah apapun tadi di kantor tuan Dave?". Tanya Sonny
"Tidak pa bahkan Felisha sudah melakukan segala yang di perintahkan tuan Dave dengan baik ". Kata Felisha
"Tuan Dave tidak kasar kan sama kamu di sana?". Tanya Sonny yang memang merasa khawatir sekali
"Tidak pa justru dia sangat baik sekali kepada Felisha". Kata Felisha membuat Sonny pun kaget sebab dia tahu betul bagaimana sikap Dave yang selalu saja bersikap sombong dan Arogan bahkan dia selalu saja bersikap se enak nya kepada semua orang
"Syukur lah kalau memang dia baik kepada kamu dan sekarang kamu istirahat saja agar besok bisa fit kembali". Kata Sonny
Felisha pun kembali menaiki anak tangga di rumah nya dan kini dia pun segera masuk ke kamar nya untuk beristirahat
Sementara di rumah Dave kini dia terlihat sangat santai sekali
"Bagaimana Robin apa ada hal yang mencurigakan?". Tanya Dave
"Sejauh ini masih belum tuan bahkan tuan Marco juga tidak melakukan pergerakan sama sekali". Kata Robin
"Jika sekali saja dia melakukan penyerangan bantai saja semua tanpa tersisa". Kata Dave
"Ya tuan saya sudah mengatakan hal tersebut kepada anak buah kita". Kata Robin
"Lalu bagaimana keadaan wanita ku di rumah itu Robin, apa dia baik-baik saja?". Tanya Dave
"Menurut orang kepercayaan kita yang ada di sana tadi nona Felisha baru saja mendapat kan tamparan akibat memecahkan sebuah barang". Kata Robin
terlihat sekali kini emosi Dave pun memuncak dan tatapan nya sangat tajam sekali sekarang
"Kurang ajar sekali mereka. Berani memperlakukan wanita ku dengan buruk. beri mereka pelajaran Robin ". Kata Dave
Robin pun mengangguk paham dan dia akan memberikan pelajaran kepada Jane dan juga Sheryl karena berani membuat Felisha bersedih
*****
Pagi sudah menjelang dan seperti biasa felish harus membuatkan mereka semua makan pagi sebelum dia berangkat ke kantor. bekas tamparan dari Sheryl sebenar nya masih ada dan dia berhasil menutupi nya dengan makeup yang dia gunakan
"Bik Merry, saya pergi dulu ya". Kata Felisha
"Hati-hati di jalan non". Kata Bik Merry
Kini Felisha pun berjalan keluar meninggalkan rumah itu bahkan dia terlihat tergesa-gesa sekali sekarang padahal masih pagi dan tidak mungkin juga dia akan terlambat ke kantor nanti
Felisha Terlihat sedang menunggu taxi di sana dan setelah taxi itu datang dia pun bergegas masuk ke dalam
"Ke kantor DK Company ya pak ". kata Felisha
"Siap non ". Kata sopir taxi tersebut
kini taxi itu berjalan dengan kecepatan sedang menuju kantor Dave . Sesampai nya di kantor Felisha segera turun dari taxi lalu dia pun tersenyum kepada seseorang yang terlihat sudah menunggu kedatangan nya sedari tadi
"Lupa ya kalau punya teman, pindah kerja di sini saja kau tidak memberi tahukan nya kepada ku". Kata kristal sahabat baik Felisha sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama
Dia adalah Kristal Putri Romessa anak kedua dari Henrry Andrion Romessa seorang pebisnis ternama juga dalam bidang properti Bahkan banyak sekali cabang perusahaan nya dan dia juga terkenal sangat ramah sekali kepada siapapun dan tidak membedakan mereka
"Maaf kristal aku sangat sibuk jadi lupa mengabari mu". Kata Felisha sambil tersenyum
"Untung saja aku bisa aku bertemu Farah waktu itu dan dia mengatakan semua nya kepada ku jika kamu pindah menjadi karyawan kantor. Bagaimana kalau kita ngobrol sambil ngopi di coffe shop seberang sana kan kantor kamu juga belum buka". Kata Kristal
Felisha pun menyetujui nya dan Kristal memarkirkan mobil nya di halaman gedung Dave sementara mereka kini berjalan menuju coffe shop untuk mengobrol bersama
Kini Felisha pun menceritakan segala nya kenapa dia sampai bisa dan mau bekerja di perusahaan itu
"Memang kurang ajar sekali mama kamu itu dan papa kamu kenapa tidak membela kamu sama sekali padahal kamu kan anak kandung nya". kata kristal yang terlihat kesal
"Papa sudah membela ku Kris namun ya begitu lah mana mungkin bisa menang dengan mama". Kata Felisha
"Sudah jangan bersedih dan jika kamu mau tinggal saja di rumah ku dan jadi anak papi Henry". Kata kristal
"Ah iya sampai lupa aku menanyakan kabar papi. Bagaimana keadaan nya apa papi masih sehat?". Tanya Felisha
"Apa kau mendoakan jika papi sakit hah". Kata kristal bercanda
"mana mungkin aku melakukan hal tersebut karena papi sangat baik sekali kepada ku". Kata Felisha
Kini mereka berusaha Terlihat berbincang dengan santai nya bahkan mereka juga bercanda bersama. Tidak terasa sudah tiga puluh menit mereka mengobrol dan kini Felisha pun segera bangkit dari duduk nya untuk segera menuju kantor
"Terima Kasih ya Kris sudah datang mengunjungi dan mengkhawatirkan ku". Kata Felisha
"Sama-sama dan kalau ada apa-apa hubungi aku". Kata kristal sambil memeluk Felisha
mereka tidak ada yang menyadari jika sepasang mata kini sedang menatap nya sekarang
"Siapa wanita itu Robin ?". Tanya Dave
"Dia adalah anak dari tuan Henrry Andrion Romessa dan sahabat baik nona Felisha". Kata Robin
"Jadi dia memiliki sahabat baik juga". Kata Dave dan Robin pun mengangguk kan kepala nya
sebelum Kristal pergi dan masuk ke mobil nya dia pun melihat Dave keluar dari mobil dan menatap nya sekarang
Dave berjalan mendekati mereka berdua "Kenapa kau masih ada di luar bukan nya masuk ke dalam kantor karena jam kerja akan segera di mulai". Kata Dave
"Iya tuan maaf saya tadi hanya ingin mengobrol dengan sahabat saya". Kata Felisha
"Kau masuk saja Felisha dan jika tidak betah Beker dengan tuan sombong ini kau bisa bekerja di perusahaan papi. aku pergi dulu ya dan kita bertemu lagi nanti waktu kau sudah pulang. aku akan menjemput mu". Kata kristal sambil melambaikan tangan nya lalu pergi dari sana melaju kan mobil nya dengan kencang
"Tunggu apalagi cepat masuk ke dalam". Kata Dave
Dave yang kini masih menatap mobil kristal Terlihat sangat kesal sekali sekarang "Berani sekali kau mengatakan hal itu kristal awas saja kau nanti ". Kata Dave lalu masuk ke dalam kantor nya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 287 Episodes
Comments
Rangrizal28
moga kristal nggak jadi pelakor
2023-01-25
0
菲菲 Dwi L Arema
ketok ae manuke bapake kui banci
2022-06-18
0
Mr.VANO
dave kasihan la dg felisha,kerjaan felisha jngan di bentak bentak,beban hidup felisha berat,di rmh jd babu,bekerja pulak
2022-05-22
0