Part~20

Ariana nampak harap-harap cemas menunggu Ricko yang sedang di operasi, ia berjalan mondar mandir di depan ruang operasi sembari berdoa untuk kesembuhan sang putra.

"Rin, pergilah makan dulu biar mbak yang menjaga Ricko ?" pinta Widya, ia melihat Ariana belum makan sedari pagi. Entahlah mungkin juga dari kemarin.

"Aku tidak lapar mbak." sahut Ariana, meski wajahnya terlihat pucat.

Karena dari kemarin ia hanya menengguk air putih saja, bagaimana ia bisa makan sedangkan putranya masih terbaring tak sadarkan diri.

Beberapa saat kemudian, lampu operasi nampak mati. itu berarti operasi sudah selesai dan tak berapa lama seorang dokter keluar dari ruangan tersebut.

"Dokter, bagaimana keadaan putra saya ?" tanya Ariana tak sabar.

"Operasinya sudah selesai bu dan kita tunggu anak ibu siuman dulu ya." sahut Dokter tersebut dengan senyum mengembang, sepertinya Dokter tersebut juga turut senang atas keberhasilan operasi yang di lakukan oleh timnya.

"Apa anak saya akan bisa jalan lagi, Dok ?"

"Tentu saja, Bu. Meski membutuhkan beberapa waktu untuk proses pemulihan." sahut Dokter tersebut yang langsung membuat Ariana dan Widya nampak lega.

Setelah menjelaskan semuanya, Dokter tersebut segera pamit pergi.

"Rin, pergilah makan dulu. Kamu tidak mau kan melihat Ricko sedih karena ibunya tidak makan ?" perintah Ariana.

"Tentu saja nggak mbak, kalau begitu aku akan pergi membeli makan sekarang."

"Pergilah ke kantin, biar mbak yang menunggu di sini." perintah Widya.

Kemudian Ariana segera meninggalkan tempat tersebut, bukan kantin yang ia tuju. Karena makanan di sana pasti mahal.

Lebih baik ia makan di pinggir jalan saja dengan harga yang lebih murah, pikirnya.

Ariana nampak berjalan menuju penjual lontong sayur di pinggir jalan, ternyata selain murah rasanya juga sangat enak menurutnya.

Setelah merasa kenyang Ariana segera meninggalkan warung tersebut, namun ketika ia akan masuk kembali ke dalam area rumah sakit ia merasa ada seseorang yang mencekal tangannya dari belakang.

Deg!!

"Demian ?"

"Lepaskan !!" perintah Ariana, ketika Demian tak kunjung melepaskan cekalannya.

"Apa yang sedang kamu lakukan di sini ?" Demian nampak menatap rumah sakit umum di depannya tersebut.

"Bukan urusanmu." sahut Ariana dingin.

"Mulai sekarang apa yang menjadi urusanmu juga menjadi urusanku." tegas Demian.

Mendengar ucapan Demian, Ariana nampak tersenyum sinis. "Anda siapa? berani sekali ikut campur kehidupan saya. Meski sebelumnya kita pernah tidur bersama, itu hanyalah sebuah transaksi. Jadi lebih baik anda segera pergi dari sini dan meminta maaflah pada istri anda karena sudah tega menghianatinya." tekan Ariana.

Kemudian Ariana nampak menghempaskan tangan Demian, setelah itu ia melangkahkan kakinya meninggalkan laki-laki tersebut.

"Aku mempunyai bukti kalau suamimu juga menghianatimu." teriak Demian yang langsung membuat Ariana menghentikan langkahnya.

"Kamu pasti penasaran kan, siapa wanita pertama yang suami itu temui ketika baru datang dari luar kota ?" imbuhnya lagi.

"Apa maksudmu ?" Ariana menatap Demian tak mengerti.

Selama ini Demian mengira Herman adalah suaminya, lalu siapa yang Herman temui? Sepertinya Ariana harus mencari tahu, ia tidak mau jika Widya sampai di hianati oleh suaminya.

"Sepertinya suamimu itu mulai berani berselingkuh di tempat umum." ujar Demian yang semakin membuat Ariana penasaran.

"Omong kosong." gertak Ariana, Herman tidak mungkin selingkuh. Karena yang ia tahu Herman sangat mencintai Widya, meskipun sampai saat ini mereka belum di karunia seorang anak.

"Aku mempunyai bukti rekaman mereka berdua, tapi ponselku berada di dalam mobil. Kalau kamu ingin tahu, Ikutlah bersama ku." bujuk Demian.

"Alasan." cibir Ariana.

"Kalau tidak percaya, terserah." sahut Demian sembari melangkahkan kakinya menuju mobilnya yang terparkir tak jauh dari sana.

Ia nampak melirik Ariana dari ekor matanya dan ia bersorak dalam hati ketika melihat wanita itu yang tadinya ogah-ogahan, kini berjalan cepat ke arahnya.

Demian segera masuk ke dalam kendaraannya, kemudian ia langsung membuka kaca mobilnya ketika Ariana nampak berdiri di samping mobilnya.

"Masuklah !!" perintah Demian.

"Kamu jangan macam-macam." ancam Ariana.

"Kalau tidak mau ya sudah, aku akan pergi dari sini." sahut Demian tak kalah mengancam.

"Sialan." gerutu Ariana, namun ia segera masuk ke dalam mobil tersebut.

Demian yang melihat itu nampak mengangkat sudut bibirnya, kemudian ia segera menutup kaca mobilnya lalu mengunci pintunya setelah Ariana duduk di kursi sebelahnya

"Katakan mana rekamannya ?" pinta Ariana tak sabar.

"Tenanglah sayang, tak sabaran banget kamu. Sekarang katakan dulu kenapa tadi pagi kamu meninggalkan ku sendiri ?" ujar Demian seraya memandang lekat Ariana.

Ariana yang di tatap oleh Demian dengan jarak yang begitu dekat, tentu saja langsung salah tingkah. Ariana tak menampik semakin dewasa, Demian nampak semakin tampan dan matang.

Tubuhnya yang terlihat semakin kekar dan bulu-bulu tipis yang tumbuh di sekitar rahangnya membuat ketampanan laki-laki itu tak terelakkan lagi.

Apalagi mengingat kejadian semalam, betapa perkasanya Demian menguasai tubuhnya. Membuat pipi Ariana semakin memerah.

"Sialan, kenapa aku tidak bisa melupakan kejadian semalam. Ingat Ariana dia sudah mempunyai istri."

Ariana langsung merutuki dirinya sendiri, bisa-bisanya dia diam-diam mengagumi mantan kekasihnya itu yang kini sudah menjadi suami orang.

"Hey kenapa tidak di jawab? lihatlah kenapa wajahmu memerah? apa kamu sakit ?" Demian nampak khawatir, namun Ariana langsung menjauhkan badannya ketika Demian hendak menyentuhnya.

"Tidak, aku tidak sakit. Aku hanya kepanasan, iya aku kepanasan." Ariana langsung mengipasi wajahnya dengan telapak tangannya.

"Panas? bukannya ini sangat dingin ?" Demian langsung mengecek pendingin di dalam mobilnya.

"Bukan begitu, hatiku yang kepanasan. Jadi sekarang tunjukkan mana rekamannya ?" ucap Ariana.

"Tentu saja, setelah ini lebih baik kamu tinggalkan laki-laki brengsek itu."

Demian nampak mengambil ponselnya yang sedang ia charge, kemudian ia memutar videonya Herman di parkiran tadi pagi.

"Lihatlah, betapa brengseknya laki-laki yang kamu bela itu." Demian menunjukkan video tersebut pada Ariana.

Melihat Herman yang sedang berciuman dengan Widya di atas Motornya, membuat Ariana diam-diam mengangkat sudut bibirnya.

Ia nampak bernapas lega, ternyata wanita yang di maksud oleh Demian adalah Widya.

Sedangkan Demian nampak memperhatikan reaksi Ariana, namun wanita itu nampak biasa saja tak sesuai dengan perkiraannya.

Dan itu membuat Demian semakin penasaran dengan hubungan antara Ariana dan Herman yang sebenarnya. Benarkah mereka benar-benar pasangan suami istri?

Kalau memang mereka pasangan suami istri, lalu kenapa Ariana tidak terlihat marah ketika melihat kemesraan Herman dengan wanita lain.

Tapi kalau mereka tidak mempunyai hubungan, lalu kenapa Ricko memanggil Herman dengan sebutan ayah. Apalagi mengingat kejadian di sekolah beberapa waktu lalu.

Waktu itu Herman terlihat sangat khawatir pada Ricko, layaknya kekhawatiran seorang ayah pada anak kandungnya.

"Apa kamu tidak cemburu ?" tanya Demian.

"Hah, ten-tentu saja aku cemburu." sahut Ariana yang mendadak gugup.

"Bohong."

"Aku tidak bohong, tentu saja aku cemburu. Wanita mana yang tidak cemburu melihat suaminya bermesraan dengan wanita lain." sahut Ariana beralasan.

"Aku tidak percaya, matamu mengatakan lain. Katakan, sebenarnya Herman bukan suami mu kan ?" tegas Demian seraya menatap tajam ke arah Ariana.

Sedangkan Ariana yang merasa terintimidasi, nampak menelan salivanya sendiri.

Kini tubuhnya mendadak panas dingin, apa yang harus dia katakan.

.

Ntar malem Othor nggak up ya guys, coz ada jadwal check up ke dokter dan setelah itu sepertinya mau nobar timnas jd nggak sempat nulis 😁😁✌✌

Terpopuler

Comments

Ima Kristina

Ima Kristina

makin seru ceritanya Thorr menghibur banget pokoknya lanjut kakaaa

2024-11-27

0

V-hans🌺

V-hans🌺

,terlalu bertele tele bgt mc nya, ngapain minta tolong kalo gk mau ngasih tau anaknya keliatan murahan bgt malahan...

2024-04-29

1

🤎ℛᵉˣ𝐀⃝🥀OMADEVI💜⃞⃟𝓛

🤎ℛᵉˣ𝐀⃝🥀OMADEVI💜⃞⃟𝓛

is selidiki aja jgn tanya lagi

2024-03-28

0

lihat semua
Episodes
1 Part~1
2 Part~2
3 Part~3
4 Part~4
5 Part~5
6 Part~6
7 Part~7
8 Part~8
9 Part~9
10 Part~10
11 Part~11
12 Part~12
13 Part~13
14 Part~14
15 Part~15
16 Part~16
17 Part~17
18 Part~18
19 Part~19
20 Part~20
21 Part~21
22 Part~22
23 Part~23
24 Part~24
25 Part~25
26 Part~26
27 Part~27
28 Part~28
29 Part~29
30 Part~30
31 Part~31
32 Part~32
33 Part~33
34 Part~34
35 Part~35
36 Part~36
37 Part~37
38 Part~38
39 Part~39
40 Part~40
41 Part~41
42 Part~42
43 Part~43
44 Part~44
45 Part~45
46 Part~46
47 Part~47
48 Part~48
49 Part~49
50 Part~50
51 Part~51
52 Part~52
53 Part~53
54 Part~54
55 Part~55
56 Part~56
57 Part~57
58 Part~58
59 Part~59
60 Part~60
61 Part~61
62 Part~62
63 Part~63
64 Part~64
65 Part~65
66 Part~66
67 Part~67
68 Part~68
69 Part~69
70 Part~70
71 Part~71
72 Part~72
73 Part~73
74 Part~74
75 Part~75
76 Part~76
77 Part~77
78 Part~78
79 Part~79
80 Part~80
81 Part~81
82 Part~82
83 Part~83
84 Part~84
85 Part~85
86 Part~86
87 Part~87
88 Part~88
89 Part~89
90 Part~90
91 Part~91
92 Part~92
93 Part~93
94 Part~94
95 Part~95
96 Part~96
97 Part~97
98 Part~98
99 Part~99
100 Part~100
101 Part~101
102 Part~102
103 Part~103
104 Part~104
105 Part~105
106 Part~106
107 Part~107
108 Part~108
109 Part~109
110 Part~110
111 Part~111
112 Part~112
113 Part~113
114 Part~114
115 Part~115
116 Part~116
117 Part~117
118 Part~118
119 Part~119
120 Part~120
121 Part~121
122 Part~122
123 Part~123
124 Part~124
125 Part~125
126 Part~126
127 Part~127
128 Part~128
129 Part~129
130 Part~130
131 Part~131
132 Part~132
133 Part~133
134 Part~134
135 Part~135
136 Part~136
137 Part~137
138 Part~138
139 Part~139
140 Part~140
141 Part~141
142 Part~142
143 Part~143
144 Part~144
145 Part~145
146 Part~146
147 Part~147
148 Part~148
149 Part~149
150 Part~150
151 Part~151
152 Part~152
153 Part~153
154 Part~154
155 Part~155
156 Part~156
157 Part~157
158 Part~158
159 Part~159
160 Part~160
161 Part~161
162 Part~162
163 Part~163
164 Part~164
165 Part~165
166 Part~166
167 Part~167
168 Part~168
169 Part~169
170 Part~170
171 Part~171
172 Part~172
173 Part~173
174 Part~174
175 Part~175
176 Part~176
177 Part~177
178 Part~178
179 Part~179
180 Part~180
181 Part~181
182 Part~182
183 Part~183
184 Part~184
185 Part~185
186 Part~186
187 Part~187
188 Part~188
189 Part~189
190 Part~190
191 Part~191
192 Part~192
193 Part~193
194 Part~194
195 Part~195
196 Part~196
197 Part~197
198 Part~198
199 Part~199
200 Part~200
201 Part~201
202 Part~202
203 Part~203
204 Part~204
205 Part~205
206 Part~206
207 Part~207
208 Part~208
209 Part~209
210 Part~210
211 Part~211
212 Part~212
213 Part~213
214 Part~214
215 Part~215
216 Part~216
217 Part~217
218 Part~218
219 Part~219
220 Part~220
221 Part~221
222 Part~222
223 Part~223
224 Part~224
225 Part~225
226 Part~226
227 Part~227
228 Part~228
229 Part~229
230 Part~230
231 Part~231
232 Part~232
233 Part~233
234 Part~234
235 Part~235
236 Part~236
237 Part~237
238 Part~238
239 Part~239
240 Part~240
241 Part~241
242 Part-242
243 Part~243
244 Part~244
245 Part~245
246 Part~246
247 Part~247
248 Part~248
249 Part~249
250 Part~250
251 Part~251
252 Part~252
253 Part~253
254 Part~254
255 Part~255
256 Part~256
257 Part~257
258 Part~258
259 Part~259
260 Part~260
Episodes

Updated 260 Episodes

1
Part~1
2
Part~2
3
Part~3
4
Part~4
5
Part~5
6
Part~6
7
Part~7
8
Part~8
9
Part~9
10
Part~10
11
Part~11
12
Part~12
13
Part~13
14
Part~14
15
Part~15
16
Part~16
17
Part~17
18
Part~18
19
Part~19
20
Part~20
21
Part~21
22
Part~22
23
Part~23
24
Part~24
25
Part~25
26
Part~26
27
Part~27
28
Part~28
29
Part~29
30
Part~30
31
Part~31
32
Part~32
33
Part~33
34
Part~34
35
Part~35
36
Part~36
37
Part~37
38
Part~38
39
Part~39
40
Part~40
41
Part~41
42
Part~42
43
Part~43
44
Part~44
45
Part~45
46
Part~46
47
Part~47
48
Part~48
49
Part~49
50
Part~50
51
Part~51
52
Part~52
53
Part~53
54
Part~54
55
Part~55
56
Part~56
57
Part~57
58
Part~58
59
Part~59
60
Part~60
61
Part~61
62
Part~62
63
Part~63
64
Part~64
65
Part~65
66
Part~66
67
Part~67
68
Part~68
69
Part~69
70
Part~70
71
Part~71
72
Part~72
73
Part~73
74
Part~74
75
Part~75
76
Part~76
77
Part~77
78
Part~78
79
Part~79
80
Part~80
81
Part~81
82
Part~82
83
Part~83
84
Part~84
85
Part~85
86
Part~86
87
Part~87
88
Part~88
89
Part~89
90
Part~90
91
Part~91
92
Part~92
93
Part~93
94
Part~94
95
Part~95
96
Part~96
97
Part~97
98
Part~98
99
Part~99
100
Part~100
101
Part~101
102
Part~102
103
Part~103
104
Part~104
105
Part~105
106
Part~106
107
Part~107
108
Part~108
109
Part~109
110
Part~110
111
Part~111
112
Part~112
113
Part~113
114
Part~114
115
Part~115
116
Part~116
117
Part~117
118
Part~118
119
Part~119
120
Part~120
121
Part~121
122
Part~122
123
Part~123
124
Part~124
125
Part~125
126
Part~126
127
Part~127
128
Part~128
129
Part~129
130
Part~130
131
Part~131
132
Part~132
133
Part~133
134
Part~134
135
Part~135
136
Part~136
137
Part~137
138
Part~138
139
Part~139
140
Part~140
141
Part~141
142
Part~142
143
Part~143
144
Part~144
145
Part~145
146
Part~146
147
Part~147
148
Part~148
149
Part~149
150
Part~150
151
Part~151
152
Part~152
153
Part~153
154
Part~154
155
Part~155
156
Part~156
157
Part~157
158
Part~158
159
Part~159
160
Part~160
161
Part~161
162
Part~162
163
Part~163
164
Part~164
165
Part~165
166
Part~166
167
Part~167
168
Part~168
169
Part~169
170
Part~170
171
Part~171
172
Part~172
173
Part~173
174
Part~174
175
Part~175
176
Part~176
177
Part~177
178
Part~178
179
Part~179
180
Part~180
181
Part~181
182
Part~182
183
Part~183
184
Part~184
185
Part~185
186
Part~186
187
Part~187
188
Part~188
189
Part~189
190
Part~190
191
Part~191
192
Part~192
193
Part~193
194
Part~194
195
Part~195
196
Part~196
197
Part~197
198
Part~198
199
Part~199
200
Part~200
201
Part~201
202
Part~202
203
Part~203
204
Part~204
205
Part~205
206
Part~206
207
Part~207
208
Part~208
209
Part~209
210
Part~210
211
Part~211
212
Part~212
213
Part~213
214
Part~214
215
Part~215
216
Part~216
217
Part~217
218
Part~218
219
Part~219
220
Part~220
221
Part~221
222
Part~222
223
Part~223
224
Part~224
225
Part~225
226
Part~226
227
Part~227
228
Part~228
229
Part~229
230
Part~230
231
Part~231
232
Part~232
233
Part~233
234
Part~234
235
Part~235
236
Part~236
237
Part~237
238
Part~238
239
Part~239
240
Part~240
241
Part~241
242
Part-242
243
Part~243
244
Part~244
245
Part~245
246
Part~246
247
Part~247
248
Part~248
249
Part~249
250
Part~250
251
Part~251
252
Part~252
253
Part~253
254
Part~254
255
Part~255
256
Part~256
257
Part~257
258
Part~258
259
Part~259
260
Part~260

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!