Part~17

"Saya mohon pak, ini menyangkut nyawa anak saya dan hanya tuan Demian yang bisa menolong." mohon Ariana.

"Cepat pergi dari sini dasar sinting." bentak security tersebut.

"Saya mohon pak." Ariana masih saja bergeming di tempatnya berdiri.

"Cepat pergi !!" security tersebut nampak mengangkat tongkat yang di pegangnya untuk mengusir Ariana.

Ehmmm

"Ada apa ini ?" Demian yang tadinya sedang berada di lobby kantornya, langsung menghampiri pos security ketika melihat keributan di sana.

Ariana langsung berbalik badan ketika mendengar suara Demian, kini secercah harapan ada di depan matanya.

"Demian, ku mohon aku ingin bicara penting." ucapnya kemudian sembari mendekati Demian yang nampak berdiri tak jauh darinya bersama Victor.

"Maaf tuan, wanita gila ini memaksa untuk bertemu dengan anda. Secepatnya saya akan mengusirnya." lapor Security tersebut.

"Ayo cepat pergi dari sini." perintah security tersebut sembari menarik lengan Ariana agar menjauh dari Demian.

"Lepaskan dia !!" bentak Demian.

"Tapi tuan...." Security tersebut langsung melepaskan lengan Ariana ketika Demian menatap nyalang padanya.

"Ikuti aku !!" perintah Demian pada Ariana kemudian, setelah itu ia berlalu pergi masuk ke dalam kantornya.

Sedangkan beberapa security tersebut nampak pucat pasi, ketika melihat Victor menggelengkan kepalanya pada mereka.

"Gawat, ternyata tuan Demian mengenal wanita itu." ujar salah satu security tersebut.

"Lagipula kenapa tuan Demian berurusan dengan wanita seperti itu, bukannya banyak wanita yang berkelas mengejar-ngejarnya." timpal security lainnya.

"Sudahlah itu bukan urusan kita, lagipula tuan Demian itu sangat setia pada istrinya. Mungkin wanita itu hanya kenalannya saja, lebih baik sekarang kita pikirkan bagaimana nasib kita nanti karena tadi sudah mengusir wanita tadi." tegur security satunya lagi.

Sesampainya di dalam ruangan Demian, Ariana nampak duduk di sofa. Sedangkan Demian terlihat sedang berdiri memunggungi Ariana menghadap ke arah jendela kaca di depannya.

"Katakan, ada keperluan apa kamu mencariku ?" tanya Demian dengan posisi yang sama masih berdiri memunggungi Ariana.

Sebelumnya Demian sudah banyak merendahkan dirinya untuk memohon pada Ariana, tapi kali ini ia akan mencoba bersikap angkuh dan membiarkan Ariana memohon padanya.

"Tolong pinjamkan aku uang." sahut Ariana to the point.

Mendengar ucapan Ariana, Demian langsung berbalik badan. Ia nampak memindai penampilan Ariana yang berantakan dengan wajah sembabnya.

Ingin sekali Demian meraih wanita lemah yang selalu berpura-pura kuat itu ke dalam pelukannya, namun ia harus bisa menahan dirinya.

"Apa suamimu tidak pernah menafkahimu ?" cibir Demian.

"Aku mohon, ini tidak ada hubungannya dengan mas Herman. Aku janji akan mencicilnya sampai lunas." mohon Ariana.

"Ck, dasar suami tak bertanggung jawab." celah Demian.

"Aku bilang, ini tidak ada hubungannya dengan mas Herman. Tapi kalau kamu memang tidak bisa membantuku, aku akan pergi dari sini." Ariana langsung bangkit dari duduknya.

"Berapa yang kamu butuhkan." ujar Demian ketika Ariana bersiap pergi meninggalkan ruangannya tersebut.

"Jadi kamu mau meminjamkannya ?" Ariana terlihat senang.

"Hmm."

"Terima kasih, aku pasti akan mencicilnya dan tolong rahasianya ini dari mas Herman." pinta Ariana.

"Berapa yang kamu butuhkan ?"

"200 juta." sahut Ariana.

"Apa ?" Demian nampak terkejut, buat apa uang sebesar itu.

"Iya 200 juta, kamu pasti ada kan ?" mohon Ariana.

"Untuk apa uang sebesar itu ?" tanya Demian penasaran.

Ariana nampak berpikir sejenak, tidak mungkin Ariana mengatakan yang sebenarnya. Ia tidak mau Demian mengetahui tentang Ricko dan lebih baik laki-laki itu tidak tahu apapun tentang Ricko.

"Itu bukan urusanmu, sekarang kamu mau kasih pinjam atau tidak ?"sahut Ariana.

Mendengar jawaban Ariana, Demian nampak berdecak kesal.

"Ck, baiklah. Tapi aku tidak yakin kamu bisa mengembalikan uang itu meski kamu cicil sekalipun." ucap Demian.

"Aku akan berusaha." Ariana mencoba untuk meyakinkan.

"Berapa lama? sebulan? dua bulan? atau berapa tahun? sebagai seorang pengusaha aku selalu menghitung untung dan ruginya." cibir Demian dengan angkuh.

Ariana nampak mengepalkan tangannya, tapi ia mencoba untuk menahan emosinya.

"Aku pasti akan membayarnya bagaimana pun caranya." bujuk Ariana.

"Bagaimana pun caranya ?" tanya Demian memastikan.

"Iya tentu saja, aku akan melakukan apapun bahkan bekerja untukmu." sahut Ariana yakin.

"Bagaimana kalau kamu menggantinya dengan tubuhmu saja." ucap Demian yang langsung membuat Ariana menatap tajam padanya.

"Kenapa? bukannya kamu sudah terbiasa melakukannya? mungkin selain melakukan dengan suamimu, kamu juga pasti sering melakukan dengan pelanggan mu di bar kan ?" cibir Demian dengan tersenyum mengejek.

Ariana semakin mengepalkan tangannya, tapi lagi-lagi dia harus menahan emosinya. Karena keselamatan Ricko lebih penting saat ini.

"Maaf, sepertinya aku tidak jadi pinjam." ucap Ariana kemudian ia melangkahkan kakinya pergi.

"Jika kamu berubah pikiran, datanglah ke Apartemenku nanti malam." teriak Demian ketika Ariana sudah berada di ambang pintu.

Tanpa menoleh, Ariana langsung keluar dari ruangan Demian. Ia nampak membanting pintu tersebut dengan keras.

Merasa di abaikan, Demian terlihat sangat geram. Sebenarnya bisa saja Demian memberikan uang tersebut secara cuma-cuma, hanya saja ia ingin mengambil kesempatan ini untuk mendapatkan Ariana.

Jika Ariana sudah jatuh ke dalam pelukannya, maka akan mudah baginya untuk menaklukkan wanita itu.

Ariana yang baru saja meninggalkan kantor Demian, nampak duduk di sebuah halte dengan perasaan cemas.

Kemana lagi dia harus mendapatkan uang sebanyak itu, apa dia menerima tawaran Demian saja.

Lagipula, sebelumnya ia juga pernah tidur dengan laki-laki itu, apa salahnya jika melakukan sekali lagi.

Tapi, itu sama saja dia menjual diri. Meski ia masih mencintai Demian, tapi tidak seharusnya ia mengulang kesalahan yang sama.

Bagaimana kalau setelah melakukan itu ia mengandung lagi anak laki-laki itu, hidupnya pasti akan semakin menderita.

Sungguh Ariana begitu frustrasi saat ini, bahkan hari mulai senja dia masih saja menyusuri jalan yang entah akan membawanya kemana.

"Mbak, bagaimana keadaan Ricko ?" tanya Ariana ketika menghubungi Widya melalui telepon umum.

"Ricko belum juga siuman Rin dan dokter harus melakukan operasi besok pagi. Karena kalau tidak, keadaan Ricko akan bertambah bahaya." sahut Widya dari ujung telepon.

"Tolong jaga Ricko ya mbak, akan ku usahakan cari uang itu secepatnya." pinta Ariana setelah itu ia memutuskan panggilannya.

"Maafkan aku Tuhan, hanya ini satu-satunya jalan untuk menyelamatkan anakku. Maafkan hambamu yang kotor ini."

Ariana nampak mengusap matanya yang mulai berembun, kemudian ia bergegas untuk pulang.

Setelah membersihkan dirinya dan mengenakan pakaian yang layak, Ariana segera pergi ke Apartemen Demian. Biarlah dia membuat kesalahan untuk kedua kalinya dan dia siap menanggung semua resikonya asalkan putranya dapat di selamatkan.

Begitulah seorang ibu, akan melakukan apapun demi sang buah hati meski harus menjual harga dirinya sekalipun.

Terpopuler

Comments

Mamah dini

Mamah dini

kenapa kmu mempersulit hidupmu Ariana , coba terus terang sm Demian pasti Demian juga bisa menerima , apalagi di kluarga besar NY butuh cucu laki2 .

2025-02-22

0

Ima Kristina

Ima Kristina

kasihan banget nasib Ariana...lagian kenapa gak jujur saja soal Ricko ini malah dibikin ribet

2024-11-27

0

Yuri Imut

Yuri Imut

😭😭😭😭

2024-09-27

1

lihat semua
Episodes
1 Part~1
2 Part~2
3 Part~3
4 Part~4
5 Part~5
6 Part~6
7 Part~7
8 Part~8
9 Part~9
10 Part~10
11 Part~11
12 Part~12
13 Part~13
14 Part~14
15 Part~15
16 Part~16
17 Part~17
18 Part~18
19 Part~19
20 Part~20
21 Part~21
22 Part~22
23 Part~23
24 Part~24
25 Part~25
26 Part~26
27 Part~27
28 Part~28
29 Part~29
30 Part~30
31 Part~31
32 Part~32
33 Part~33
34 Part~34
35 Part~35
36 Part~36
37 Part~37
38 Part~38
39 Part~39
40 Part~40
41 Part~41
42 Part~42
43 Part~43
44 Part~44
45 Part~45
46 Part~46
47 Part~47
48 Part~48
49 Part~49
50 Part~50
51 Part~51
52 Part~52
53 Part~53
54 Part~54
55 Part~55
56 Part~56
57 Part~57
58 Part~58
59 Part~59
60 Part~60
61 Part~61
62 Part~62
63 Part~63
64 Part~64
65 Part~65
66 Part~66
67 Part~67
68 Part~68
69 Part~69
70 Part~70
71 Part~71
72 Part~72
73 Part~73
74 Part~74
75 Part~75
76 Part~76
77 Part~77
78 Part~78
79 Part~79
80 Part~80
81 Part~81
82 Part~82
83 Part~83
84 Part~84
85 Part~85
86 Part~86
87 Part~87
88 Part~88
89 Part~89
90 Part~90
91 Part~91
92 Part~92
93 Part~93
94 Part~94
95 Part~95
96 Part~96
97 Part~97
98 Part~98
99 Part~99
100 Part~100
101 Part~101
102 Part~102
103 Part~103
104 Part~104
105 Part~105
106 Part~106
107 Part~107
108 Part~108
109 Part~109
110 Part~110
111 Part~111
112 Part~112
113 Part~113
114 Part~114
115 Part~115
116 Part~116
117 Part~117
118 Part~118
119 Part~119
120 Part~120
121 Part~121
122 Part~122
123 Part~123
124 Part~124
125 Part~125
126 Part~126
127 Part~127
128 Part~128
129 Part~129
130 Part~130
131 Part~131
132 Part~132
133 Part~133
134 Part~134
135 Part~135
136 Part~136
137 Part~137
138 Part~138
139 Part~139
140 Part~140
141 Part~141
142 Part~142
143 Part~143
144 Part~144
145 Part~145
146 Part~146
147 Part~147
148 Part~148
149 Part~149
150 Part~150
151 Part~151
152 Part~152
153 Part~153
154 Part~154
155 Part~155
156 Part~156
157 Part~157
158 Part~158
159 Part~159
160 Part~160
161 Part~161
162 Part~162
163 Part~163
164 Part~164
165 Part~165
166 Part~166
167 Part~167
168 Part~168
169 Part~169
170 Part~170
171 Part~171
172 Part~172
173 Part~173
174 Part~174
175 Part~175
176 Part~176
177 Part~177
178 Part~178
179 Part~179
180 Part~180
181 Part~181
182 Part~182
183 Part~183
184 Part~184
185 Part~185
186 Part~186
187 Part~187
188 Part~188
189 Part~189
190 Part~190
191 Part~191
192 Part~192
193 Part~193
194 Part~194
195 Part~195
196 Part~196
197 Part~197
198 Part~198
199 Part~199
200 Part~200
201 Part~201
202 Part~202
203 Part~203
204 Part~204
205 Part~205
206 Part~206
207 Part~207
208 Part~208
209 Part~209
210 Part~210
211 Part~211
212 Part~212
213 Part~213
214 Part~214
215 Part~215
216 Part~216
217 Part~217
218 Part~218
219 Part~219
220 Part~220
221 Part~221
222 Part~222
223 Part~223
224 Part~224
225 Part~225
226 Part~226
227 Part~227
228 Part~228
229 Part~229
230 Part~230
231 Part~231
232 Part~232
233 Part~233
234 Part~234
235 Part~235
236 Part~236
237 Part~237
238 Part~238
239 Part~239
240 Part~240
241 Part~241
242 Part-242
243 Part~243
244 Part~244
245 Part~245
246 Part~246
247 Part~247
248 Part~248
249 Part~249
250 Part~250
251 Part~251
252 Part~252
253 Part~253
254 Part~254
255 Part~255
256 Part~256
257 Part~257
258 Part~258
259 Part~259
260 Part~260
Episodes

Updated 260 Episodes

1
Part~1
2
Part~2
3
Part~3
4
Part~4
5
Part~5
6
Part~6
7
Part~7
8
Part~8
9
Part~9
10
Part~10
11
Part~11
12
Part~12
13
Part~13
14
Part~14
15
Part~15
16
Part~16
17
Part~17
18
Part~18
19
Part~19
20
Part~20
21
Part~21
22
Part~22
23
Part~23
24
Part~24
25
Part~25
26
Part~26
27
Part~27
28
Part~28
29
Part~29
30
Part~30
31
Part~31
32
Part~32
33
Part~33
34
Part~34
35
Part~35
36
Part~36
37
Part~37
38
Part~38
39
Part~39
40
Part~40
41
Part~41
42
Part~42
43
Part~43
44
Part~44
45
Part~45
46
Part~46
47
Part~47
48
Part~48
49
Part~49
50
Part~50
51
Part~51
52
Part~52
53
Part~53
54
Part~54
55
Part~55
56
Part~56
57
Part~57
58
Part~58
59
Part~59
60
Part~60
61
Part~61
62
Part~62
63
Part~63
64
Part~64
65
Part~65
66
Part~66
67
Part~67
68
Part~68
69
Part~69
70
Part~70
71
Part~71
72
Part~72
73
Part~73
74
Part~74
75
Part~75
76
Part~76
77
Part~77
78
Part~78
79
Part~79
80
Part~80
81
Part~81
82
Part~82
83
Part~83
84
Part~84
85
Part~85
86
Part~86
87
Part~87
88
Part~88
89
Part~89
90
Part~90
91
Part~91
92
Part~92
93
Part~93
94
Part~94
95
Part~95
96
Part~96
97
Part~97
98
Part~98
99
Part~99
100
Part~100
101
Part~101
102
Part~102
103
Part~103
104
Part~104
105
Part~105
106
Part~106
107
Part~107
108
Part~108
109
Part~109
110
Part~110
111
Part~111
112
Part~112
113
Part~113
114
Part~114
115
Part~115
116
Part~116
117
Part~117
118
Part~118
119
Part~119
120
Part~120
121
Part~121
122
Part~122
123
Part~123
124
Part~124
125
Part~125
126
Part~126
127
Part~127
128
Part~128
129
Part~129
130
Part~130
131
Part~131
132
Part~132
133
Part~133
134
Part~134
135
Part~135
136
Part~136
137
Part~137
138
Part~138
139
Part~139
140
Part~140
141
Part~141
142
Part~142
143
Part~143
144
Part~144
145
Part~145
146
Part~146
147
Part~147
148
Part~148
149
Part~149
150
Part~150
151
Part~151
152
Part~152
153
Part~153
154
Part~154
155
Part~155
156
Part~156
157
Part~157
158
Part~158
159
Part~159
160
Part~160
161
Part~161
162
Part~162
163
Part~163
164
Part~164
165
Part~165
166
Part~166
167
Part~167
168
Part~168
169
Part~169
170
Part~170
171
Part~171
172
Part~172
173
Part~173
174
Part~174
175
Part~175
176
Part~176
177
Part~177
178
Part~178
179
Part~179
180
Part~180
181
Part~181
182
Part~182
183
Part~183
184
Part~184
185
Part~185
186
Part~186
187
Part~187
188
Part~188
189
Part~189
190
Part~190
191
Part~191
192
Part~192
193
Part~193
194
Part~194
195
Part~195
196
Part~196
197
Part~197
198
Part~198
199
Part~199
200
Part~200
201
Part~201
202
Part~202
203
Part~203
204
Part~204
205
Part~205
206
Part~206
207
Part~207
208
Part~208
209
Part~209
210
Part~210
211
Part~211
212
Part~212
213
Part~213
214
Part~214
215
Part~215
216
Part~216
217
Part~217
218
Part~218
219
Part~219
220
Part~220
221
Part~221
222
Part~222
223
Part~223
224
Part~224
225
Part~225
226
Part~226
227
Part~227
228
Part~228
229
Part~229
230
Part~230
231
Part~231
232
Part~232
233
Part~233
234
Part~234
235
Part~235
236
Part~236
237
Part~237
238
Part~238
239
Part~239
240
Part~240
241
Part~241
242
Part-242
243
Part~243
244
Part~244
245
Part~245
246
Part~246
247
Part~247
248
Part~248
249
Part~249
250
Part~250
251
Part~251
252
Part~252
253
Part~253
254
Part~254
255
Part~255
256
Part~256
257
Part~257
258
Part~258
259
Part~259
260
Part~260

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!