Part~11

Ariana hampir saja terbuai dalam pelukan Demian, namun akal sehatnya menyadarkannya kembali. Meski ia masih sangat mencintai laki-laki itu, tapi kebencian yang ia rasakan padanya juga sama besarnya.

Lagipula Demian adalah laki-laki beristri, tak seharusnya ia berbuat seperti itu pada wanita lain.

Dengan cepat Ariana melepaskan diri dari dekapan Demian, ia langsung menatap nyalang laki-laki tersebut.

"Mau apa anda kemari tuan? bukannya masalah anak-anak sudah selesai dari kemarin ?" tegasnya.

Ariana bersikap sangat dingin, seolah-olah Demian adalah laki-laki asing baginya.

"Ariana...." Demian ingin menyentuh Ariana lagi, namun wanita itu langsung menepisnya kemudian sedikit menjauh.

"Jika tidak ada keperluan lagi silakan anda pergi dari sini, tuan ?" perintah Ariana, setelah itu ia melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumahnya.

"Apa suamimu begitu pelit hingga memberimu tempat tinggal sepertinya ini ?" ujar Demian yang langsung membuat Ariana menghentikan langkahnya.

"Saya menggaji Herman sangat besar tapi kenapa dia membiarkan mu bekerja sangat keras." sarkasnya lagi.

"Jadi dia mengira aku adalah istrinya mas Herman."

Ariana berbalik badan lalu menatap Demian kembali. "Itu bukan urusan anda, tuan. Sekarang silakan pergi dari sini, lagipula tak seharusnya laki-laki beristri seperti anda mendatangi istri orang lain." sahut Ariana tak kalah sarkas.

Melihat penolakan Ariana, Demian nampak mengepalkan tangannya. Menurutnya wanitanya itu sekarang menjadi sangat dingin dan angkuh dan tatapannya itu seolah menyimpan sebuah kebencian yang teramat besar pada dirinya.

"Ibuk." panggil Ricko.

Bocah kecil itu nampak berjalan tertatih menghampiri ibunya yang sedang berada di ambang pintu.

"Buk, siapa yang datang? kenapa ibuk marah-marah ?" ucapnya lagi, namun ia sedikit terperanjat ketika melihat Demian berdiri di teras rumahnya.

"Ibuk nggak marah kok, Nak. Ayo masuk kamar lagi !!" perintah Ariana dengan lembut.

Namun sepertinya Ricko enggan untuk pergi, meski dia masih kecil tapi jiwa untuk melindungi ibunya sangat tinggi. Apalagi ketika melihat sosok Demian yang ia tahu sangat galak.

"Om mau ngapain kesini? jika mau marah, marah saja sama saya jangan sama ibuk." ucap Ricko, bocah kelas 2 sd itu sedikitpun tidak ada rasa takut.

Kenapa dia harus takut? bukannya dia anak laki-laki dan anak laki-laki wajib membela ibunya jika ada orang jahat yang mengganggunya.

"Nak...."

Ariana nampak menghela napasnya dengan berat, wajah Ricko sedikit mirip dengan Demian. Semoga saja laki-laki itu tak menyadarinya.

"Om kesini hanya ingin menjengukmu, tadi di kantor kata ayahmu kamu sedang sakit ?" ujar Demian lembut.

Entah kenapa ada perasaan aneh di hatinya ketika melihat sosok Ricko, bocah kecil itu seperti dirinya waktu kecil yang selalu bersikap berani pada siapapun.

"Anak saya baik-baik saja tuan, terima kasih sudah mengkhawatirkannya. Jika tidak ada keperluan lagi, silakan pergi dari sini." sarkas Ariana seraya memeluk Ricko di pinggangnya dengan erat, seakan takut jika Demian akan mengambilnya darinya.

Ia tidak mau putranya dan Demian berhubungan dekat, lebih baik mereka tidak perlu saling mengenal.

"Baiklah, Om pergi dulu ya."

Demian nampak mengulas senyumnya pada Ricko, kemudian ia menatap Ariana sejenak. Setelah itu ia segera meninggalkan tempat tersebut.

"Buk, ternyata ayahnya Olive baik juga ya." ucap Ricko dengan polos.

"Nggak semua orang yang terlihat baik itu memang baik, sayang. Ingat kata ibuk, kita harus selalu waspada." sahut Ariana.

"Hmm, Ricko sudah tidak demam lagi Buk." Ricko nampak memegang dahinya.

"Syukurlah, tapi harus tetap istirahat sayang biar besok bisa masuk sekolah lagi."

"Hmm." Ricko nampak naik ke atas ranjang lagi.

Setelah menemani sang putra tidur, Ariana kembali menjaga warungnya.

Di sisi lain Demian nampak duduk bersandar di kursi kemudinya, bayangan memeluk Ariana tadi masih lekat di benaknya.

Bahkan aroma wanita itu masih sama seperti dulu, parfum bayi yang menjadi favoritnya kini melekat di kemejanya.

"Aku mencintaimu Ariana, maafkan aku yang dulu hanya berpura-pura menyukaimu tapi sekarang aku benar-benar mencintaimu."

Demian terlihat frustrasi, nyatanya ia belum bisa melepaskan Ariana. Meski wanita itu sudah bersuami tapi nyatanya cintanya padanya masih sangat besar.

Apalagi melihat keadaan Ariana yang memprihatinkan, sepertinya wanita itu tidak bahagia dengan suaminya dan ia akan mencari celah untuk merebutnya kembali.

Hanya dengan memikirkan Ariana saja, semangat hidupnya bertambah berkali-kali lipat. Apalagi pelukan hangat wanita itu masih begitu ia rasakan.

"Vic, untuk meeting selanjutnya biar saya saja." ujarnya ketika menghubungi Victor.

Setelah mematikan panggilannya, ia segera mengemudikan kembali mobilnya menuju kantornya.

"Bukannya itu mobilnya mas Demian ?"

Monica yang baru memarkirkan mobilnya tak jauh dari sekolahan putrinya nampak terkejut ketika melihat mobil suaminya.

"Apa Olive sudah di jemput sama mas Demian? tapi ini belum waktunya pulang." Monica nampak memperhatikan sekolahan Olive yang masih sepi karena semua anak masih berada di dalam kelasnya.

Keesokan harinya......

ting

Bunyi lift terbuka, Demian yang baru datang segera masuk ke dalam lift tersebut bersama Victor siang itu. Nampak juga Herman dan beberapa karyawan lainnya terlihat ragu-ragu untuk masuk ke dalam.

"Masuklah bukannya lift ini masih muat untuk beberapa orang !!" perintah Demian seraya menatap Herman.

"Terima kasih, tuan." Herman sedikit menganggukkan kepalanya kemudian ia masuk ke dalam lift bersama dua temannya yang lain, sepertinya mereka baru selesai istirahat siang.

Setelah lift tertutup Demian nampak memperhatikan penampilan Herman dari pantulan dinding lift, laki-laki itu begitu rapi dan ia tahu semua yang melekat di tubuhnya barang-barang bermerk semua termasuk jam tangannya.

"Kurang ajar, apa dia menikmati gajinya sendiri dengan membeli barang-barang mahal dan membiarkan istrinya bekerja keras seperti itu."

Demian nampak mengepalkan tangannya, sepertinya ia semakin mantap untuk merebut Ariana dari sisi Herman.

"Vic, coba kamu evaluasi gaji semua karyawan di kantor ini. Jangan sampai ada yang kurang, saya tidak mau melihat istri dan anak dari karyawan saya terlantar hanya karena kita memberikan gaji yang kecil." ujar Demian bernada sindiran hingga membuat Herman dan kedua temannya saling menatap tak mengerti.

"Baik tuan, saya akan evaluasi lagi meski saya rasa untuk saat ini gaji para karyawan di atas rata-rata perusahaan lain." sahut Victor.

"Hmm." sahut Demian sembari melirik Herman dari ekor matanya.

Di sisi lain siang itu Ricko baru saja pulang sekolah, bocah kecil itu nampak sudah sangat sehat. Namun entah kenapa selepas pulang sekolah wajahnya seolah menyiratkan kesedihan.

"Nak, kamu sedang ngapain ?" tanya Ariana ketika baru masuk ke dalam kamarnya.

Ia melihat putranya itu sedang duduk di meja belajarnya sembari memegang celengan ayamnya.

"Buk, apa Ricko boleh pecahkan celengan ini ?" sahut Ricko.

"Untuk apa sayang ?" Ariana nampak kaget.

"Ricko di suruh beli laptop Buk, Ricko di suruh menyerahkan uang 2 juta nanti kekurangannya akan di bantu sama sekolah." sahut Ricko ragu-ragu.

Ariana yang sedang duduk di ranjangnya nampak menghela napasnya, darimana ia akan mendapatkan uang 2 juta.

Sedangkan tabungannya sudah ia pakai untuk modal jualan, apalagi tabungan Ricko, mungkin hanya berisi seratus ribuan saja.

Ariana lupa meski Ricko mendapatkan beasiswa, tapi sekolahan anaknya itu adalah sekolahan elit dan pasti laptop sangat di butuhkan di sana.

"Sabar ya Nak, ibuk akan berusaha secepatnya mendapatkan uang itu."

.

Maaf ya guys belum bisa crazy up, gara-gara kelamaan libur sampai lupa caranya nulis 🤦‍♂️🤦‍♂️🤣🤣🤣

Terpopuler

Comments

Mamah dini

Mamah dini

ooh kalau sekolah elit baru kelas dua juga harus pakai leptop ya

2025-02-22

0

Ima Kristina

Ima Kristina

next

2024-11-27

0

Ayu sutriani

Ayu sutriani

la msuk sklah elit, hrsnya sklh yg dgn kemampuan ekonominy dong meski dpt beasiswa😎

2024-01-20

1

lihat semua
Episodes
1 Part~1
2 Part~2
3 Part~3
4 Part~4
5 Part~5
6 Part~6
7 Part~7
8 Part~8
9 Part~9
10 Part~10
11 Part~11
12 Part~12
13 Part~13
14 Part~14
15 Part~15
16 Part~16
17 Part~17
18 Part~18
19 Part~19
20 Part~20
21 Part~21
22 Part~22
23 Part~23
24 Part~24
25 Part~25
26 Part~26
27 Part~27
28 Part~28
29 Part~29
30 Part~30
31 Part~31
32 Part~32
33 Part~33
34 Part~34
35 Part~35
36 Part~36
37 Part~37
38 Part~38
39 Part~39
40 Part~40
41 Part~41
42 Part~42
43 Part~43
44 Part~44
45 Part~45
46 Part~46
47 Part~47
48 Part~48
49 Part~49
50 Part~50
51 Part~51
52 Part~52
53 Part~53
54 Part~54
55 Part~55
56 Part~56
57 Part~57
58 Part~58
59 Part~59
60 Part~60
61 Part~61
62 Part~62
63 Part~63
64 Part~64
65 Part~65
66 Part~66
67 Part~67
68 Part~68
69 Part~69
70 Part~70
71 Part~71
72 Part~72
73 Part~73
74 Part~74
75 Part~75
76 Part~76
77 Part~77
78 Part~78
79 Part~79
80 Part~80
81 Part~81
82 Part~82
83 Part~83
84 Part~84
85 Part~85
86 Part~86
87 Part~87
88 Part~88
89 Part~89
90 Part~90
91 Part~91
92 Part~92
93 Part~93
94 Part~94
95 Part~95
96 Part~96
97 Part~97
98 Part~98
99 Part~99
100 Part~100
101 Part~101
102 Part~102
103 Part~103
104 Part~104
105 Part~105
106 Part~106
107 Part~107
108 Part~108
109 Part~109
110 Part~110
111 Part~111
112 Part~112
113 Part~113
114 Part~114
115 Part~115
116 Part~116
117 Part~117
118 Part~118
119 Part~119
120 Part~120
121 Part~121
122 Part~122
123 Part~123
124 Part~124
125 Part~125
126 Part~126
127 Part~127
128 Part~128
129 Part~129
130 Part~130
131 Part~131
132 Part~132
133 Part~133
134 Part~134
135 Part~135
136 Part~136
137 Part~137
138 Part~138
139 Part~139
140 Part~140
141 Part~141
142 Part~142
143 Part~143
144 Part~144
145 Part~145
146 Part~146
147 Part~147
148 Part~148
149 Part~149
150 Part~150
151 Part~151
152 Part~152
153 Part~153
154 Part~154
155 Part~155
156 Part~156
157 Part~157
158 Part~158
159 Part~159
160 Part~160
161 Part~161
162 Part~162
163 Part~163
164 Part~164
165 Part~165
166 Part~166
167 Part~167
168 Part~168
169 Part~169
170 Part~170
171 Part~171
172 Part~172
173 Part~173
174 Part~174
175 Part~175
176 Part~176
177 Part~177
178 Part~178
179 Part~179
180 Part~180
181 Part~181
182 Part~182
183 Part~183
184 Part~184
185 Part~185
186 Part~186
187 Part~187
188 Part~188
189 Part~189
190 Part~190
191 Part~191
192 Part~192
193 Part~193
194 Part~194
195 Part~195
196 Part~196
197 Part~197
198 Part~198
199 Part~199
200 Part~200
201 Part~201
202 Part~202
203 Part~203
204 Part~204
205 Part~205
206 Part~206
207 Part~207
208 Part~208
209 Part~209
210 Part~210
211 Part~211
212 Part~212
213 Part~213
214 Part~214
215 Part~215
216 Part~216
217 Part~217
218 Part~218
219 Part~219
220 Part~220
221 Part~221
222 Part~222
223 Part~223
224 Part~224
225 Part~225
226 Part~226
227 Part~227
228 Part~228
229 Part~229
230 Part~230
231 Part~231
232 Part~232
233 Part~233
234 Part~234
235 Part~235
236 Part~236
237 Part~237
238 Part~238
239 Part~239
240 Part~240
241 Part~241
242 Part-242
243 Part~243
244 Part~244
245 Part~245
246 Part~246
247 Part~247
248 Part~248
249 Part~249
250 Part~250
251 Part~251
252 Part~252
253 Part~253
254 Part~254
255 Part~255
256 Part~256
257 Part~257
258 Part~258
259 Part~259
260 Part~260
Episodes

Updated 260 Episodes

1
Part~1
2
Part~2
3
Part~3
4
Part~4
5
Part~5
6
Part~6
7
Part~7
8
Part~8
9
Part~9
10
Part~10
11
Part~11
12
Part~12
13
Part~13
14
Part~14
15
Part~15
16
Part~16
17
Part~17
18
Part~18
19
Part~19
20
Part~20
21
Part~21
22
Part~22
23
Part~23
24
Part~24
25
Part~25
26
Part~26
27
Part~27
28
Part~28
29
Part~29
30
Part~30
31
Part~31
32
Part~32
33
Part~33
34
Part~34
35
Part~35
36
Part~36
37
Part~37
38
Part~38
39
Part~39
40
Part~40
41
Part~41
42
Part~42
43
Part~43
44
Part~44
45
Part~45
46
Part~46
47
Part~47
48
Part~48
49
Part~49
50
Part~50
51
Part~51
52
Part~52
53
Part~53
54
Part~54
55
Part~55
56
Part~56
57
Part~57
58
Part~58
59
Part~59
60
Part~60
61
Part~61
62
Part~62
63
Part~63
64
Part~64
65
Part~65
66
Part~66
67
Part~67
68
Part~68
69
Part~69
70
Part~70
71
Part~71
72
Part~72
73
Part~73
74
Part~74
75
Part~75
76
Part~76
77
Part~77
78
Part~78
79
Part~79
80
Part~80
81
Part~81
82
Part~82
83
Part~83
84
Part~84
85
Part~85
86
Part~86
87
Part~87
88
Part~88
89
Part~89
90
Part~90
91
Part~91
92
Part~92
93
Part~93
94
Part~94
95
Part~95
96
Part~96
97
Part~97
98
Part~98
99
Part~99
100
Part~100
101
Part~101
102
Part~102
103
Part~103
104
Part~104
105
Part~105
106
Part~106
107
Part~107
108
Part~108
109
Part~109
110
Part~110
111
Part~111
112
Part~112
113
Part~113
114
Part~114
115
Part~115
116
Part~116
117
Part~117
118
Part~118
119
Part~119
120
Part~120
121
Part~121
122
Part~122
123
Part~123
124
Part~124
125
Part~125
126
Part~126
127
Part~127
128
Part~128
129
Part~129
130
Part~130
131
Part~131
132
Part~132
133
Part~133
134
Part~134
135
Part~135
136
Part~136
137
Part~137
138
Part~138
139
Part~139
140
Part~140
141
Part~141
142
Part~142
143
Part~143
144
Part~144
145
Part~145
146
Part~146
147
Part~147
148
Part~148
149
Part~149
150
Part~150
151
Part~151
152
Part~152
153
Part~153
154
Part~154
155
Part~155
156
Part~156
157
Part~157
158
Part~158
159
Part~159
160
Part~160
161
Part~161
162
Part~162
163
Part~163
164
Part~164
165
Part~165
166
Part~166
167
Part~167
168
Part~168
169
Part~169
170
Part~170
171
Part~171
172
Part~172
173
Part~173
174
Part~174
175
Part~175
176
Part~176
177
Part~177
178
Part~178
179
Part~179
180
Part~180
181
Part~181
182
Part~182
183
Part~183
184
Part~184
185
Part~185
186
Part~186
187
Part~187
188
Part~188
189
Part~189
190
Part~190
191
Part~191
192
Part~192
193
Part~193
194
Part~194
195
Part~195
196
Part~196
197
Part~197
198
Part~198
199
Part~199
200
Part~200
201
Part~201
202
Part~202
203
Part~203
204
Part~204
205
Part~205
206
Part~206
207
Part~207
208
Part~208
209
Part~209
210
Part~210
211
Part~211
212
Part~212
213
Part~213
214
Part~214
215
Part~215
216
Part~216
217
Part~217
218
Part~218
219
Part~219
220
Part~220
221
Part~221
222
Part~222
223
Part~223
224
Part~224
225
Part~225
226
Part~226
227
Part~227
228
Part~228
229
Part~229
230
Part~230
231
Part~231
232
Part~232
233
Part~233
234
Part~234
235
Part~235
236
Part~236
237
Part~237
238
Part~238
239
Part~239
240
Part~240
241
Part~241
242
Part-242
243
Part~243
244
Part~244
245
Part~245
246
Part~246
247
Part~247
248
Part~248
249
Part~249
250
Part~250
251
Part~251
252
Part~252
253
Part~253
254
Part~254
255
Part~255
256
Part~256
257
Part~257
258
Part~258
259
Part~259
260
Part~260

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!