Part~9

Setelah melepaskan kemeja yang di pakai oleh Demian, Monica nampak mengusap lembut dada bidang suaminya itu. Sungguh ia sudah menunggu hari ini selama 8 tahun.

Ia merindukan sentuhan laki-laki itu, merindukan keperkasaannya yang pernah menguasai tubuhnya 8 tahun yang lalu.

Masih teringat jelas di mana waktu itu, Monica mengajak Demian minum-minum di bar sampai mabuk. Lalu mengajaknya bercinta di sebuah hotel, padahal saat itu dirinya sedang mengandung janin dari pria lain.

Dan kali ia akan melakukannya lagi, tapi bukan untuk menjebaknya tapi semata-mata ia lakukan agar ia bisa cepat mengandung janin laki-laki itu.

Setelah puas menatap dada bidang suaminya, tangan Monica perlahan turun menyentuh resleting celana bahan laki-laki itu.

"Ah tidak, aku lebih suka kalau dia melepaskannya sendiri. Aku suka keliaranya di atas ranjang seperti dulu."

Urung melepaskan celana panjang yang suaminya itu pakai, Monica justru menanggalkan pakaiannya sendiri hingga kini tanpa sehelai benangpun yang menutupi tubuh polosnya.

Setelah itu ia mulai menyentuh suaminya itu, memberikan rangsangan agar laki-laki itu sedikit sadar dari mabuknya.

Ketika Monica mulai melahap bibir sang suami, Demian nampak mengerjapkan matanya. Tubuhnya memanas, entah sadar atau tidak Demian langsung membalas ciuman Monica tak kalah rakus.

Dan itu membuat Monica melengkungkan bibirnya, akhirnya sebentar lagi rencananya akan berhasil.

Demian yang kini berada di atas tubuh Monica, perlahan nampak menjauhkan bibirnya. Kemudian di usapnya bibir Monica yang nampak basah dan itu membuat Monica semakin melengkungkan senyumnya.

Lalu tangan Demian semakin turun ke leher jenjang Monica, di usapnya dengan lembut hingga membuat Monica mengerang kegelian.

Namun perlahan Demian mencengkeram leher putih Monica dan semakin lama cengkeraman tersebut menjadi sebuah cekikan yang sangat kuat.

Hingga Monica nampak tersengal kehabisan napas. "Sa-sayang a-apa yang kamu lakukan ?"

"Apa kamu masih mau hidup, hah ?" bentak Demian murka.

Wajahnya memerah, rahangnya mengeras dan matanya menatap dengan penuh amarah.

Monica yang merasa di ambang kematian hanya bisa menganggukkan kepalanya, berharap suaminya itu melepaskan dirinya.

Demian semakin mengeratkan cekikannya hingga membuat Monica melotot kehabisan napas.

"Mulai sekarang, jangan pernah berani menyentuhku atau menginjakkan kaki di kamarku lagi. Mengerti ?" hardik Demian.

Kemudian ia langsung menjauhkan tangannya dari leher Monica, lalu segera beranjak dari ranjangnya.

Monica yang merasa terbebas langsung mengambil napas sebanyak mungkin, setelah itu dengan ketakutan ia beranjak dari ranjang tersebut.

Memunguti pakaiannya, kemudian segera pergi meninggalkan kamar tersebut.

Setelah melihat sang istri pergi, Demian langsung berteriak pada kepala pelayannya itu.

"Ya tuan, ada yang bisa saya bantu ?" Pak Salim nampak ketakutan ketika melihat amarah di wajah majikannya tersebut.

"Siapa yang mengizinkan wanita itu masuk ke dalam kamar saya ?" hardik Demian, ia nampak duduk di sofa yang ada di kamarnya.

"Maaf tuan, tadi anda dalam keadaan mabuk lalu tuan Victor membawa anda ke kamar. Ketika saya ingin mengganti pakaian anda, nyonya bilang biar beliau saja yang melakukannya." sahut pak Salim.

Demian nampak memijit pelipisnya yang terasa nyeri karena alkohol yang ia minum tadi.

"Lain kali awasi wanita itu, jangan sampai masuk ke kamar saya." perintahnya kemudian.

"Baik, tuan."

"Sekarang bersihkan kamar ini dan ganti seprainya, saya mau mandi." perintah Demian lagi, setelah itu ia beranjak ke dalam kamar mandinya.

Demian nampak memejamkan matanya di bawah guyuran air shower, hampir saja dirinya terpedaya oleh Monica yang sengaja merangsang tubuhnya.

Namun bayangan Ariana, sejenak menari-nari di ingatannya hingga ia tersadar kembali.

Keesokan harinya.....

"Pagi Dad." sapa Olive ketika melihat Ayahnya itu baru menuruni anak tangga.

"Pagi, sayang. Apa mau Daddy antar pagi ini ?" sahut Demian.

"Benarkah Daddy mau mengantarku sekolah ?" Olive terlihat senang.

Untuk pertama kalinya ayahnya itu mau mengantarnya tanpa ia merengek terlebih dahulu.

Monica nampak mengulas senyumnya, sepertinya suaminya itu telah menyesali perbuatannya yang hampir melenyapkan nyawanya semalam.

"Kamu tidak sarapan dulu, mas ?" tanya Monica karena suaminya itu hanya melewati meja makan begitu saja.

Demian nampak menatap padanya sejenak, setelah itu berlalu pergi.

"Cepetan Olive, Daddy buru-buru." teriak Demian sembari melangkahkan kakinya keluar rumahnya.

Olive langsung meninggalkan sarapannya yang belum di sentuhnya, kemudian ia segera menyambar tasnya.

Sedangkan Monica yang di tinggal sendiri di meja makan nampak meremas sandwich di tangannya.

Ia sengaja bangun pagi untuk menyiapkan sendiri sarapan buat sang suami, namun jangankan di sentuh, di lirik saja tidak sama laki-laki itu.

Sesampainya di sekolahnya Olive, Victor langsung mengantar bocah kecil itu masuk ke dalam kelasnya.

Sedangkan Demian nampak mengawasi setiap orang yang mengantarkan anaknya ke sekolah.

Ia sengaja berangkat pagi ke sekolahnya Olive, berharap bisa bertemu dengan Ariana.

Tak berapa lama seseorang yang Demian tunggu akhirnya datang juga, namun sepertinya pagi itu Ariana datang seorang diri ke sekolah tanpa putranya.

Beberapa saat kemudian Ariana kembali keluar dari sekolah tersebut, lalu berjalan menyeberang tepat di depan mobil Demian.

"Ariana."

Gumam Demian seraya melihat Ariana dari dalam mobilnya, setelah Ariana agak menjauh. Ia segera keluar dari mobilnya, kemudian mengikuti langkah Ariana yang nampak masuk ke dalam sebuah gang sempit.

"Loh mas kok ada di sini ?" Ariana nampak kaget ketika melihat Herman yang baru keluar dari rumahnya.

"Aku habis melihat Ricko, panasnya sangat tinggi apa kamu sudah memberikannya obat ?"

"Sudah mas, 30 menit yang lalu sebentar lagi juga turun kok demamnya. Mbak Widya masih di dalam mas ?" tanya Ariana.

"Iya, kamu selesaikan saja membuka warungmu. Biar Widya yang merawat Ricko." ujar Herman.

"Terima kasih Mas." sahut Ariana.

"Sepertinya Ricko kangen ayah kandungnya, Rin." ucap Herman kemudian.

Sedari tadi ia mendengar Ricko mengigau memanggil ayahnya.

"Tidak apa-apa, Mas. Dia kalau sakit memang seperti itu." sahut Ariana.

"Yang sabar ya Rin, ada mas dan Widya yang akan selalu bersama kalian."

"Terima kasih Mas, aku yang tidak enak sama mas. Semoga saja mas tidak terkena masalah gara-gara kemarin." ucap Ariana.

"Tidak apa-apa kok, saya tahu pak Demian orangnya profesional. Beliau tidak akan mencampur adukkan masalah pribadi dan pekerjaan." sahut Herman menenangkan.

Ariana menganggukkan kepalanya, kemudian ia bersiap-siap membuka warungnya.

Disisi lain, Demian yang melihat keakraban antara Herman dan Ariana nampak semakin geram. Sayangnya ia tidak bisa mendengar perbincangan mereka berdua.

Setelah puas menatap Ariana dari kejauhan, kemudian Demian berlalu pergi dari sana.

"Vic, suruh Herman ke ruangan saya !!" perintah Demian sesampainya di kantornya.

Demian nampak mengetuk-ngetuk pensil di atas mejanya, entah apa yang sedang ia pikirkan saat ini.

Bersambung......

.

Hay guys, sebelumnya Othor mohon maaf yang sebesar-besarnya ya mulai besok Othor mohon ijin untuk hiatus ( berhenti menulis sementara waktu, sampai waktu yang tidak di tentukan ) karena kesehatan Othor yang kurang fit jadi tidak memungkinkan untuk bisa menulis seperti biasanya.

Othor memohon maaf pada semua readers, jika selama ini ada kata-kata Othor yang sengaja atau tidak sengaja sempat menyinggung perasaan kalian semua, mohon di maafkan thanks 🙏🙏🙏

Terpopuler

Comments

Mamah dini

Mamah dini

Demian awas jgn salah paham sm Herman , dia orang baik ,kalau kmu tau riko anakmu pasti kmu menyesal telah membentak NY di sekolah .

2025-02-22

0

martina melati

martina melati

semoga lekas pulih dan sehat kembali thor/Pray/

2024-12-30

0

Mamah dini

Mamah dini

semoga lekas sembuh Thor, /Pray/

2025-02-22

0

lihat semua
Episodes
1 Part~1
2 Part~2
3 Part~3
4 Part~4
5 Part~5
6 Part~6
7 Part~7
8 Part~8
9 Part~9
10 Part~10
11 Part~11
12 Part~12
13 Part~13
14 Part~14
15 Part~15
16 Part~16
17 Part~17
18 Part~18
19 Part~19
20 Part~20
21 Part~21
22 Part~22
23 Part~23
24 Part~24
25 Part~25
26 Part~26
27 Part~27
28 Part~28
29 Part~29
30 Part~30
31 Part~31
32 Part~32
33 Part~33
34 Part~34
35 Part~35
36 Part~36
37 Part~37
38 Part~38
39 Part~39
40 Part~40
41 Part~41
42 Part~42
43 Part~43
44 Part~44
45 Part~45
46 Part~46
47 Part~47
48 Part~48
49 Part~49
50 Part~50
51 Part~51
52 Part~52
53 Part~53
54 Part~54
55 Part~55
56 Part~56
57 Part~57
58 Part~58
59 Part~59
60 Part~60
61 Part~61
62 Part~62
63 Part~63
64 Part~64
65 Part~65
66 Part~66
67 Part~67
68 Part~68
69 Part~69
70 Part~70
71 Part~71
72 Part~72
73 Part~73
74 Part~74
75 Part~75
76 Part~76
77 Part~77
78 Part~78
79 Part~79
80 Part~80
81 Part~81
82 Part~82
83 Part~83
84 Part~84
85 Part~85
86 Part~86
87 Part~87
88 Part~88
89 Part~89
90 Part~90
91 Part~91
92 Part~92
93 Part~93
94 Part~94
95 Part~95
96 Part~96
97 Part~97
98 Part~98
99 Part~99
100 Part~100
101 Part~101
102 Part~102
103 Part~103
104 Part~104
105 Part~105
106 Part~106
107 Part~107
108 Part~108
109 Part~109
110 Part~110
111 Part~111
112 Part~112
113 Part~113
114 Part~114
115 Part~115
116 Part~116
117 Part~117
118 Part~118
119 Part~119
120 Part~120
121 Part~121
122 Part~122
123 Part~123
124 Part~124
125 Part~125
126 Part~126
127 Part~127
128 Part~128
129 Part~129
130 Part~130
131 Part~131
132 Part~132
133 Part~133
134 Part~134
135 Part~135
136 Part~136
137 Part~137
138 Part~138
139 Part~139
140 Part~140
141 Part~141
142 Part~142
143 Part~143
144 Part~144
145 Part~145
146 Part~146
147 Part~147
148 Part~148
149 Part~149
150 Part~150
151 Part~151
152 Part~152
153 Part~153
154 Part~154
155 Part~155
156 Part~156
157 Part~157
158 Part~158
159 Part~159
160 Part~160
161 Part~161
162 Part~162
163 Part~163
164 Part~164
165 Part~165
166 Part~166
167 Part~167
168 Part~168
169 Part~169
170 Part~170
171 Part~171
172 Part~172
173 Part~173
174 Part~174
175 Part~175
176 Part~176
177 Part~177
178 Part~178
179 Part~179
180 Part~180
181 Part~181
182 Part~182
183 Part~183
184 Part~184
185 Part~185
186 Part~186
187 Part~187
188 Part~188
189 Part~189
190 Part~190
191 Part~191
192 Part~192
193 Part~193
194 Part~194
195 Part~195
196 Part~196
197 Part~197
198 Part~198
199 Part~199
200 Part~200
201 Part~201
202 Part~202
203 Part~203
204 Part~204
205 Part~205
206 Part~206
207 Part~207
208 Part~208
209 Part~209
210 Part~210
211 Part~211
212 Part~212
213 Part~213
214 Part~214
215 Part~215
216 Part~216
217 Part~217
218 Part~218
219 Part~219
220 Part~220
221 Part~221
222 Part~222
223 Part~223
224 Part~224
225 Part~225
226 Part~226
227 Part~227
228 Part~228
229 Part~229
230 Part~230
231 Part~231
232 Part~232
233 Part~233
234 Part~234
235 Part~235
236 Part~236
237 Part~237
238 Part~238
239 Part~239
240 Part~240
241 Part~241
242 Part-242
243 Part~243
244 Part~244
245 Part~245
246 Part~246
247 Part~247
248 Part~248
249 Part~249
250 Part~250
251 Part~251
252 Part~252
253 Part~253
254 Part~254
255 Part~255
256 Part~256
257 Part~257
258 Part~258
259 Part~259
260 Part~260
Episodes

Updated 260 Episodes

1
Part~1
2
Part~2
3
Part~3
4
Part~4
5
Part~5
6
Part~6
7
Part~7
8
Part~8
9
Part~9
10
Part~10
11
Part~11
12
Part~12
13
Part~13
14
Part~14
15
Part~15
16
Part~16
17
Part~17
18
Part~18
19
Part~19
20
Part~20
21
Part~21
22
Part~22
23
Part~23
24
Part~24
25
Part~25
26
Part~26
27
Part~27
28
Part~28
29
Part~29
30
Part~30
31
Part~31
32
Part~32
33
Part~33
34
Part~34
35
Part~35
36
Part~36
37
Part~37
38
Part~38
39
Part~39
40
Part~40
41
Part~41
42
Part~42
43
Part~43
44
Part~44
45
Part~45
46
Part~46
47
Part~47
48
Part~48
49
Part~49
50
Part~50
51
Part~51
52
Part~52
53
Part~53
54
Part~54
55
Part~55
56
Part~56
57
Part~57
58
Part~58
59
Part~59
60
Part~60
61
Part~61
62
Part~62
63
Part~63
64
Part~64
65
Part~65
66
Part~66
67
Part~67
68
Part~68
69
Part~69
70
Part~70
71
Part~71
72
Part~72
73
Part~73
74
Part~74
75
Part~75
76
Part~76
77
Part~77
78
Part~78
79
Part~79
80
Part~80
81
Part~81
82
Part~82
83
Part~83
84
Part~84
85
Part~85
86
Part~86
87
Part~87
88
Part~88
89
Part~89
90
Part~90
91
Part~91
92
Part~92
93
Part~93
94
Part~94
95
Part~95
96
Part~96
97
Part~97
98
Part~98
99
Part~99
100
Part~100
101
Part~101
102
Part~102
103
Part~103
104
Part~104
105
Part~105
106
Part~106
107
Part~107
108
Part~108
109
Part~109
110
Part~110
111
Part~111
112
Part~112
113
Part~113
114
Part~114
115
Part~115
116
Part~116
117
Part~117
118
Part~118
119
Part~119
120
Part~120
121
Part~121
122
Part~122
123
Part~123
124
Part~124
125
Part~125
126
Part~126
127
Part~127
128
Part~128
129
Part~129
130
Part~130
131
Part~131
132
Part~132
133
Part~133
134
Part~134
135
Part~135
136
Part~136
137
Part~137
138
Part~138
139
Part~139
140
Part~140
141
Part~141
142
Part~142
143
Part~143
144
Part~144
145
Part~145
146
Part~146
147
Part~147
148
Part~148
149
Part~149
150
Part~150
151
Part~151
152
Part~152
153
Part~153
154
Part~154
155
Part~155
156
Part~156
157
Part~157
158
Part~158
159
Part~159
160
Part~160
161
Part~161
162
Part~162
163
Part~163
164
Part~164
165
Part~165
166
Part~166
167
Part~167
168
Part~168
169
Part~169
170
Part~170
171
Part~171
172
Part~172
173
Part~173
174
Part~174
175
Part~175
176
Part~176
177
Part~177
178
Part~178
179
Part~179
180
Part~180
181
Part~181
182
Part~182
183
Part~183
184
Part~184
185
Part~185
186
Part~186
187
Part~187
188
Part~188
189
Part~189
190
Part~190
191
Part~191
192
Part~192
193
Part~193
194
Part~194
195
Part~195
196
Part~196
197
Part~197
198
Part~198
199
Part~199
200
Part~200
201
Part~201
202
Part~202
203
Part~203
204
Part~204
205
Part~205
206
Part~206
207
Part~207
208
Part~208
209
Part~209
210
Part~210
211
Part~211
212
Part~212
213
Part~213
214
Part~214
215
Part~215
216
Part~216
217
Part~217
218
Part~218
219
Part~219
220
Part~220
221
Part~221
222
Part~222
223
Part~223
224
Part~224
225
Part~225
226
Part~226
227
Part~227
228
Part~228
229
Part~229
230
Part~230
231
Part~231
232
Part~232
233
Part~233
234
Part~234
235
Part~235
236
Part~236
237
Part~237
238
Part~238
239
Part~239
240
Part~240
241
Part~241
242
Part-242
243
Part~243
244
Part~244
245
Part~245
246
Part~246
247
Part~247
248
Part~248
249
Part~249
250
Part~250
251
Part~251
252
Part~252
253
Part~253
254
Part~254
255
Part~255
256
Part~256
257
Part~257
258
Part~258
259
Part~259
260
Part~260

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!