Part~6

"Bawa apa, Nak ?" tanya Demian memastikan pendengarannya.

"Klepon Dad, itu loh makanan aneh yang berbentuk bulat-bulat hijau." sahut Olive.

Mendengar ucapan sang putri, Demian nampak menghela napasnya pelan. Klepon adalah makanan kesukaan Ariana, dahulu Demian juga pernah merasa jijik dengan makanan itu.

Namun Ariana senang sekali memaksanya makan dan lambat laun dia juga menyukainya.

"Daddy juga menyukainya kok." sahut Demian yang langsung membuat semua orang menatapnya tak percaya.

"Beneran, Dad ?" tanya Olive.

"Sangat suka bahkan." sahut Demian.

"Sejak kapan anaknya mama menyukai makanan kampung ?" sindir nyonya Anggoro.

"Itu makanan khas Indonesia, Ma. Bukannya kita harus menyukai produk dalam negeri." sahut Demian.

Nyonya Anggoro semakin menatap curiga pada putranya yang bersikap aneh, sepertinya jiwa keponya terhadap anak lelakinya itu mulai muncul.

"Bibik, buatkan Olive kue Klepon sekarang." teriak Olive yang nampaknya sangat penasaran setelah mendengar perkataan Ayahnya.

"Sayang, kamu tidak perah makan itu, nanti sakit perut loh." tegur Monica.

"Klepon tidak akan membuat sakit perut, kecuali basi." tegas Demian dengan nada tak suka dan itu membuat ibunya semakin menatap aneh padanya.

"Seperti bukan Demian saja, aku harus segera mencari tahu apa perubahannya itu ada hubungannya dengan seorang wanita."

Gumam nyonya Anggoro dalam hati dan itu membuat tuan Anggoro yang diam-diam meliriknya nampak menggelengkan kepalanya.

Laki-laki paruh baya itu sangat hafal bagaimana watak sang istri, jika sudah penasaran maka akan melakukan berbagai cara untuk mengobati rasa penasarannya.

Beberapa saat kemudian, seorang ART nampak membawa nampan berisi sepiring klepon. Demian yang melihatnya segera mengambilnya.

"Aku sangat merindukanmu, Ariana." gumamnya seraya memakan Klepon tersebut.

Sedangkan Olive dan ibunya nampak enggan untuk mencicipinya.

"Apa tidak ada yang mau nyoba ?" ucap Demian.

Olive dan Ibunya langsung mengambil sebiji, begitu juga dengan nyonya Anggoro. Sedangkan tuan Anggoro meski baru mencobanya sepertinya langsung menyukainya, beliau nampak memakan beberapa buah.

"Siapa orang itu Nak, yang membuatmu menyukai makanan kampung ini."

Gumam nyonya Anggoro sembari memperhatikan Demian makan dengan lahap.

Beberapa saat kemudian ketika Demian sedang membahas pekerjaan dengan Ayahnya di ruang kerja, nyonya Anggoro nampak melangkahkan kakinya keluar.

Sepertinya ia akan mencari tahu melalui Victor, asistennya sang putra. Ketika Victor sedang duduk di bangku taman, nyonya Anggoro langsung menghampirinya.

Ehmmm

Mendengar suara deheman, Victor yang sedang bermain ponsel lalu mengangkat kepalanya untuk melihatnya.

"Nyonya besar." ucapnya sembari beranjak dari duduknya.

"Ada yang ingin ku tanyakan pada mu." sahut nyonya Anggoro, sepertinya beliau tidak suka berbasa-basi pada bawahannya.

"Silakan, nyonya."

"Apa selama ini Demian tidak pernah dekat dengan seorang wanita ?" cercah nyonya Anggoro penuh selidik.

"Setahu saya tidak ada nyonya, setelah menikah dengan nyonya Monica, tuan sangat setia." sahut Victor.

"Lalu sebelum menikah, apa pernah ia dekat dengan seorang wanita ?"

"Kalau itu banyak nyonya, nyonya tahu sendirikan tuan Demian dulu seperti apa."

"Ya saya tahu, dia banyak mengencani wanita. Tapi di antara mereka apa ada salah satu yang nyangkut di hati anakku ?"

"Sepertinya tidak nyonya, tuan Demian hanya melakukan hubungan satu malam tanpa menggunakan hati."

"Kamu tidak berbohong kan ?" selidik nyonya Anggoro.

"Benar nyonya."

"Lalu apa dia pernah berhubungan atau mengenal seorang wanita dari kelas bawah? ya meski pun itu mustahil ya. Karena dari kecil saya mendidiknya agar bergaul dengan orang-orang yang sederajat dengannya."

"Pernah nyonya."

Mendengar perkataan Victor, nyonya Anggoro nampak terkejut. "Apa ?" ucapnya.

"Benar nyonya, tapi itu dulu jauh sebelum menikah dengan nyonya Monica. Karena sebuah taruhan dari tuan Gilang, tuan Demian terpaksa bergaul dengan tukang sapu jalanan selama beberapa bulan. Tapi setelah itu mereka sepertinya tidak pernah bertemu kembali." sahut nyonya Anggoro.

"Seorang Wanita ?" selidik nyonya Anggoro.

"Benar nyonya."

Nyonya Anggoro nampak menghela napasnya tak menyangka, pantas sang putra banyak berubah. Pikirnya.

Takut terjadi kesalahpahaman, Victor langsung membuka suaranya kembali.

"Tapi itu terjadi jauh sebelum menikah dengan nyonya Monica, nyonya besar." ucapnya meyakinkan.

"Jadi selama ini Demian tidak pernah membahas wanita itu lagi ?"

"Tidak nyonya." tegas Demian.

Apapun yang terjadi, tentu saja Victor akan membela Demian. Apalagi melihat sikap orang tua Demian yang sangat angkuh dan sombong.

Sebelum pencariannya terhadap Ariana belum berhasil, Victor akan menutup mulut serapat mungkin dan menyembunyikan kisah masa lalu atasannya itu.

"Baiklah." sahut nyonya Anggoro.

Tanpa basa-basi wanita paruh baya tersebut langsung berlalu pergi meninggalkan Victor. Sepertinya sikap angkuh Demian sangat menurun dari kedua orangtuanya.

"Penyapu jalanan? ada-ada saja, mustahil Demian menyukai wanita itu lagipula itu sudah lama banget."

Beberapa hari kemudian...

Sudah beberapa hari ini Olive seperti mempunyai mainan baru, ia sangat penasaran dengan Ricko teman baru di kelasnya.

Bagaimana bisa anak kampung itu mempunyai otak yang brilian menurutnya, padahal sering sekali tertidur di sekolah di saat jam pelajaran.

Namun jika guru memberikan soal pertanyaan selalu di jawab dengan benar beserta penjelasannya.

"Woi sedang ngapain ?" Angel sahabat Olive, nampak menepuk punggung sahabatnya itu yang terlihat melamun.

"Ngapain sih ngelihatin anak kampung itu terus ?" lanjutnya lagi.

"Kamu penasaran nggak sih kenapa anak kampung itu bisa sepintar itu." sahut Olive.

"Nggak ngapain, nggak penting." sahut Angel.

"Penasaran saja, aku yang banyak les saja tidak sepintar dia dan malasnya setiap kali ku ajak bicara, dia hanya menjawab seperlunya saja sombong banget." keluh Olive.

"Sepertinya kamu ingin di perhatikan ya sama dia." ledek Angel.

"Apaan sih." sahut Olive.

"Aku punya caranya agar kamu di perhatikan sama anak kampung itu."

"Apa ?" Olive nampak penasaran.

"Nanti tunggu waktu jam olahraga."

Pelajaran olahraga hari itu sepertinya sang guru sedang mengajari anak-anak didiknya bermain bassball yaitu sejenis permainan bola menggunakan tongkat.

Ketika giliran Ricko yang mendapatkan giliran melemparkan bola, tiba-tiba Angel yang berada di pinggir lapangan langsung mendorong Olive ke tengah lapangan. Hingga tanpa sengaja bocah kecil itu terkena lemparan bola dari Ricko.

Bukkk

Olive langsung terjatuh ketika pipinya terkena lemparan dari bola Ricko yang cukup keras.

Ricko langsung panik begitu juga dengan teman-temannya dan juga gurunya.

"Kamu tidak apa-apa ?" tanya Ricko khawatir, namun itu justru membuat Olive langsung senang meski nampak memar di pipinya.

"Ayo bubar semua, bapak akan membawa Olive ke ruang UKS. Ricko kamu juga ikut bapak." ujar guru olahraga tersebut seraya menggendong Olive yang terlihat kesakitan.

Beberapa saat kemudian setelah Olive di obati, Ricko nampak menghampiri gurunya tersebut.

"Pak saya minta maaf, tadi saya tidak sengaja." ucapnya dengan penuh penyesalan.

"Bapak akan menghubungi orangtua kamu, karena ini sudah menyangkut kekerasan."

"Tapi pak....."

"Benar pak, Olive tidak apa-apa kok." potong Olive.

"Tidak bisa Olive, pipi kamu memar nanti bagaimana kalau orang tuamu bertanya. Bapak juga akan memanggil orangtua mu kesini, semoga saja masalah ini bisa di selesaikan secara kekeluargaan." ujar guru olahraga tersebut.

"Bagaimana ini."

Gumam Ricko dan Olive bersamaan dengan pemikiran yang berbeda tentunya. Ricko yang takut karena akan mengecewakan ibunya, sedangkan Olive sangat tahu bagaimana watak kedua orangtuanya yang pasti akan memperpanjang masalah ini.

Terpopuler

Comments

Mamah dini

Mamah dini

aneh ni guru mungkin semua orang tau itu MH GK sengaja kok di perpanjang , GK bijak nii guru , cek cctv aja Oliv itu di dorong temen nya , kok GK bisa ngebedain, atau gurunya LGI lengah GK perhatiin murid2 nya .

2025-02-22

0

martina melati

martina melati

maaf thor, koq guru gk bersikap bijak sih...
wajarkn jika memar krn olahraga beda kisah jika tawuran/berantem baru ortu dlibatkn

2024-12-30

0

Ima Kristina

Ima Kristina

waduh .... takutnya yg datang bukan Demian melainkan Monica kasihan Ariana dong Thor... keluarga Demian sombong gitu

2024-11-27

0

lihat semua
Episodes
1 Part~1
2 Part~2
3 Part~3
4 Part~4
5 Part~5
6 Part~6
7 Part~7
8 Part~8
9 Part~9
10 Part~10
11 Part~11
12 Part~12
13 Part~13
14 Part~14
15 Part~15
16 Part~16
17 Part~17
18 Part~18
19 Part~19
20 Part~20
21 Part~21
22 Part~22
23 Part~23
24 Part~24
25 Part~25
26 Part~26
27 Part~27
28 Part~28
29 Part~29
30 Part~30
31 Part~31
32 Part~32
33 Part~33
34 Part~34
35 Part~35
36 Part~36
37 Part~37
38 Part~38
39 Part~39
40 Part~40
41 Part~41
42 Part~42
43 Part~43
44 Part~44
45 Part~45
46 Part~46
47 Part~47
48 Part~48
49 Part~49
50 Part~50
51 Part~51
52 Part~52
53 Part~53
54 Part~54
55 Part~55
56 Part~56
57 Part~57
58 Part~58
59 Part~59
60 Part~60
61 Part~61
62 Part~62
63 Part~63
64 Part~64
65 Part~65
66 Part~66
67 Part~67
68 Part~68
69 Part~69
70 Part~70
71 Part~71
72 Part~72
73 Part~73
74 Part~74
75 Part~75
76 Part~76
77 Part~77
78 Part~78
79 Part~79
80 Part~80
81 Part~81
82 Part~82
83 Part~83
84 Part~84
85 Part~85
86 Part~86
87 Part~87
88 Part~88
89 Part~89
90 Part~90
91 Part~91
92 Part~92
93 Part~93
94 Part~94
95 Part~95
96 Part~96
97 Part~97
98 Part~98
99 Part~99
100 Part~100
101 Part~101
102 Part~102
103 Part~103
104 Part~104
105 Part~105
106 Part~106
107 Part~107
108 Part~108
109 Part~109
110 Part~110
111 Part~111
112 Part~112
113 Part~113
114 Part~114
115 Part~115
116 Part~116
117 Part~117
118 Part~118
119 Part~119
120 Part~120
121 Part~121
122 Part~122
123 Part~123
124 Part~124
125 Part~125
126 Part~126
127 Part~127
128 Part~128
129 Part~129
130 Part~130
131 Part~131
132 Part~132
133 Part~133
134 Part~134
135 Part~135
136 Part~136
137 Part~137
138 Part~138
139 Part~139
140 Part~140
141 Part~141
142 Part~142
143 Part~143
144 Part~144
145 Part~145
146 Part~146
147 Part~147
148 Part~148
149 Part~149
150 Part~150
151 Part~151
152 Part~152
153 Part~153
154 Part~154
155 Part~155
156 Part~156
157 Part~157
158 Part~158
159 Part~159
160 Part~160
161 Part~161
162 Part~162
163 Part~163
164 Part~164
165 Part~165
166 Part~166
167 Part~167
168 Part~168
169 Part~169
170 Part~170
171 Part~171
172 Part~172
173 Part~173
174 Part~174
175 Part~175
176 Part~176
177 Part~177
178 Part~178
179 Part~179
180 Part~180
181 Part~181
182 Part~182
183 Part~183
184 Part~184
185 Part~185
186 Part~186
187 Part~187
188 Part~188
189 Part~189
190 Part~190
191 Part~191
192 Part~192
193 Part~193
194 Part~194
195 Part~195
196 Part~196
197 Part~197
198 Part~198
199 Part~199
200 Part~200
201 Part~201
202 Part~202
203 Part~203
204 Part~204
205 Part~205
206 Part~206
207 Part~207
208 Part~208
209 Part~209
210 Part~210
211 Part~211
212 Part~212
213 Part~213
214 Part~214
215 Part~215
216 Part~216
217 Part~217
218 Part~218
219 Part~219
220 Part~220
221 Part~221
222 Part~222
223 Part~223
224 Part~224
225 Part~225
226 Part~226
227 Part~227
228 Part~228
229 Part~229
230 Part~230
231 Part~231
232 Part~232
233 Part~233
234 Part~234
235 Part~235
236 Part~236
237 Part~237
238 Part~238
239 Part~239
240 Part~240
241 Part~241
242 Part-242
243 Part~243
244 Part~244
245 Part~245
246 Part~246
247 Part~247
248 Part~248
249 Part~249
250 Part~250
251 Part~251
252 Part~252
253 Part~253
254 Part~254
255 Part~255
256 Part~256
257 Part~257
258 Part~258
259 Part~259
260 Part~260
Episodes

Updated 260 Episodes

1
Part~1
2
Part~2
3
Part~3
4
Part~4
5
Part~5
6
Part~6
7
Part~7
8
Part~8
9
Part~9
10
Part~10
11
Part~11
12
Part~12
13
Part~13
14
Part~14
15
Part~15
16
Part~16
17
Part~17
18
Part~18
19
Part~19
20
Part~20
21
Part~21
22
Part~22
23
Part~23
24
Part~24
25
Part~25
26
Part~26
27
Part~27
28
Part~28
29
Part~29
30
Part~30
31
Part~31
32
Part~32
33
Part~33
34
Part~34
35
Part~35
36
Part~36
37
Part~37
38
Part~38
39
Part~39
40
Part~40
41
Part~41
42
Part~42
43
Part~43
44
Part~44
45
Part~45
46
Part~46
47
Part~47
48
Part~48
49
Part~49
50
Part~50
51
Part~51
52
Part~52
53
Part~53
54
Part~54
55
Part~55
56
Part~56
57
Part~57
58
Part~58
59
Part~59
60
Part~60
61
Part~61
62
Part~62
63
Part~63
64
Part~64
65
Part~65
66
Part~66
67
Part~67
68
Part~68
69
Part~69
70
Part~70
71
Part~71
72
Part~72
73
Part~73
74
Part~74
75
Part~75
76
Part~76
77
Part~77
78
Part~78
79
Part~79
80
Part~80
81
Part~81
82
Part~82
83
Part~83
84
Part~84
85
Part~85
86
Part~86
87
Part~87
88
Part~88
89
Part~89
90
Part~90
91
Part~91
92
Part~92
93
Part~93
94
Part~94
95
Part~95
96
Part~96
97
Part~97
98
Part~98
99
Part~99
100
Part~100
101
Part~101
102
Part~102
103
Part~103
104
Part~104
105
Part~105
106
Part~106
107
Part~107
108
Part~108
109
Part~109
110
Part~110
111
Part~111
112
Part~112
113
Part~113
114
Part~114
115
Part~115
116
Part~116
117
Part~117
118
Part~118
119
Part~119
120
Part~120
121
Part~121
122
Part~122
123
Part~123
124
Part~124
125
Part~125
126
Part~126
127
Part~127
128
Part~128
129
Part~129
130
Part~130
131
Part~131
132
Part~132
133
Part~133
134
Part~134
135
Part~135
136
Part~136
137
Part~137
138
Part~138
139
Part~139
140
Part~140
141
Part~141
142
Part~142
143
Part~143
144
Part~144
145
Part~145
146
Part~146
147
Part~147
148
Part~148
149
Part~149
150
Part~150
151
Part~151
152
Part~152
153
Part~153
154
Part~154
155
Part~155
156
Part~156
157
Part~157
158
Part~158
159
Part~159
160
Part~160
161
Part~161
162
Part~162
163
Part~163
164
Part~164
165
Part~165
166
Part~166
167
Part~167
168
Part~168
169
Part~169
170
Part~170
171
Part~171
172
Part~172
173
Part~173
174
Part~174
175
Part~175
176
Part~176
177
Part~177
178
Part~178
179
Part~179
180
Part~180
181
Part~181
182
Part~182
183
Part~183
184
Part~184
185
Part~185
186
Part~186
187
Part~187
188
Part~188
189
Part~189
190
Part~190
191
Part~191
192
Part~192
193
Part~193
194
Part~194
195
Part~195
196
Part~196
197
Part~197
198
Part~198
199
Part~199
200
Part~200
201
Part~201
202
Part~202
203
Part~203
204
Part~204
205
Part~205
206
Part~206
207
Part~207
208
Part~208
209
Part~209
210
Part~210
211
Part~211
212
Part~212
213
Part~213
214
Part~214
215
Part~215
216
Part~216
217
Part~217
218
Part~218
219
Part~219
220
Part~220
221
Part~221
222
Part~222
223
Part~223
224
Part~224
225
Part~225
226
Part~226
227
Part~227
228
Part~228
229
Part~229
230
Part~230
231
Part~231
232
Part~232
233
Part~233
234
Part~234
235
Part~235
236
Part~236
237
Part~237
238
Part~238
239
Part~239
240
Part~240
241
Part~241
242
Part-242
243
Part~243
244
Part~244
245
Part~245
246
Part~246
247
Part~247
248
Part~248
249
Part~249
250
Part~250
251
Part~251
252
Part~252
253
Part~253
254
Part~254
255
Part~255
256
Part~256
257
Part~257
258
Part~258
259
Part~259
260
Part~260

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!