4 RENCANA PERNIKAHAN

Tanpa sadar, Freya dan Arby bergandengan tangan.

"Aaa ... lepas!"

Itu suara Nania.

Bugh bugh bugh

"Aw, sakit woy!"

"Siapa, lu?"

"Ini aku, Marcell!"

"Marcell senior kita yang sok cakep itu?" tanya Nuna.

"Coba nyalain lampunya," perintah Aruna.

Lampu langsung menyala, membuat pandangan mereka sedikit silau.

"Ini apa?" tanya Freya.

Nuna, Nania dan Aruna memandang Freya.

"Happy birth day!"

Taman itu dipenuhi dengan lampu warna-warni, balon, pita dan hiasan lainnya.

"Jadi tadi bohongan atau gimana, sih?"

"Kami nungguin kamu lama banget, sih. Kenapa yang datang jadi dia?" tanya Nania.

"Aku lihat hantu, terus ada yang ngelitikin tengkuk aku."

"Hahaha, itu kami, Ya. Lagian sejak kapan kamu kadi penakut?"

"Dih, selama kita di sini kan, kita nonton film thriller terus. Mana lagi tidur teru tiba-tiba mati lampu, kalian juga teriak-teriak."

"Ayo tiup lilinya dan berdoa. Habis Itu potong kue!"

Freya meniup lilin dan berdoa dalam hatinya.

Semoga impianku untuk bisa kuliah di luar negri dapat terwujud dan berjalan dengan lancar. Aku akan terus bersahabat dengan Nania, Nuna dan Aruna. Aamiin ....

Freya memotong kue itu lalu membagikannya kepada sahabat-sahabatnya.

"Kalian ngapain masih di sini?" tanya Nuna pada para cowok.

"Iya, ya. Kok mereka bisa ada di sini juga?"

"Kita liburan ke Bali. Terus tadi jalan-jalan buat uji nyali," jawab Arby.

"Ya sudah, sana kembali ke habitat kalian," perintah Aruna.

"Kita juga mau dong kue ulang tahunnya. Masa kalian habisin semua, enggak takut gemuk?" Vian berusaha menakut-nakuti cewek-cewek itu.

"Iya, ini sudah malam loh. Biasanya kalau malam ngemil yang manis-manis bisa bikin gemuk," Ikram ikut mengompori.

Yang perempuan berkumpul, berbisik-bisik dan mencapai kata mufakat.

"Ya sudah, kalian boleh di sini. Tapi kalian yang harus manggang ayam, seafood, jagung dan yang lain ya!" perintah Freya.

"Oke!" jawab Arby cepat.

Ayam, udang, kepiting, cumi-cumi, kepiting, daging, ubi, singkong, kentang dan berbagai jenis makanan lainnya siap untuk diolah oleh para ABG pria itu.

Mereka mendengkus, kok bisa ya cewek makannya banyak begini. Dengan kehadiran mereka saja, makanan ini masih bisa dibilang banyak, apalagi tanpa kehadiran mereka, mungkin besok pagi baru habis.

Selagi para pria membakar, yang cewek asik menonton film korea. Kali ini film romantis. Para ABG labil itu sibuk senyum-senyum sendiri, ngoceh sendiri, dan yang pasti, pikiran mereka ikut menghayal. Bagaimana rasanya dicium oleh pemuda tampan pujaan hati mereka.

Sambil mengolah makanan, mulut para cowok juga sibuk. Sibuk mengunyah, tepatnya.

"Jangan keenakan makan, woy. Ingat noh, ada empat dedemit yang siap menerkam kita kalau makanan mereka kita habisin," sewot Marcell.

Arby melihat ke arah empat gadis itu, lebih tepatnya ke salah satu dari mereka. Gadisnya sedang tertawa, sangat cantik dan mendebarkan hati. Cinta monyet, cinta pertama atau apapun namanya, yang dia tahu dia ingin selalu bersamanya.

"Ayo kita ke sana, makanannya pasti sudah jadi," ajak Aruna.

"Makan-makan ...."

Mereka menghampiri para koki dadakan itu.

"Tahu saja mereka, makanan udah jadi."

Mata Ikmal menyipit, tapi tak lama kemudian tersenyum menampilkan deretan gigi putihnya.

Freya lebih dulu mengambil udang yang ditaburi saos asam manis.

"Oya Frey, selamat ulang tahun ya," ucap Arby datar.

"Hm," balas Freya tak kalah datarnya.

Mereka menikmati acara barbeque itu dengan rusuh, bukannya dengan suka cita. Nania dan Marcell yang selalu adu mulut ditambah Nuna yang galak ikut mengompori.

Aruna yang lebih kalem, lalu Freya yang masa bodo hanya menonton.

"Sudah, Cell!"

Arby menghela nafas, sebenarnya ingin sekali dia romantis-romantisan denan gadis incarannya, tapi apa daya, dua pasangan MTM (Mantan Terus Musuhan) itu masih asyik membuat layar tancap bergenre roman thriller.

Sedangkan Ikmal dan Vian, benar-benar tidak mau rugi mereka, ngunyah terus dari tadi.

Tidak lama ponsel Freya berbunyi. Freya membaca deretan pesan masuk melalui sosial media miliknya.

"Siapa, Ya?"

"Biasa."

"Tuh cowok-cowok masih suka chat kamu?"

"Tiap hari, kali."

Freya menghela nafas.

Sahabat-sahabatnya membuat kejutan ukang tahun untuknya. Orang lain, yangbkebanyakan cowok juga tidak luoa mengucapkan selamat kepadanya. Sedangkan keluarganya? Tidak satu pRamon,Nania menghentikan adu mulutnya dengan Marcell. Ketiga sahabatnya itu lalu menepuk pelan pundak Freya.

💞💞💞

Mereka telah kembali ke Jakarta. Sisa liburan ini akan Freya habiskan untuk membuat menu baru juga belajar. Seperti biasa, Freya kembali mendapat juara umum dengan nilai yang sangat memuaskan.

Freya menyimpan hadiah-hadiah ulang tahun yang di dapat dari sahabat-sahabatnya. Bahkan F4 kw (Arby cs) itu juga memberinya hadiah.

Selama dia di Bali, dia sering berkomunikasi dengan para bule yang berasal dari berbagai negara, untuk melatih confersationnya.

Freya mencoba menstranlate lagu dari berbagai negara ke dalam bahasa Indonesia, sambil ikut bernyanyi dengan mengikuti cengkok yang tepat. Dia memang tidak boleh bermain-main untuk memperoleh cita-citanya. Dia harus bisa menjadi dokter dan pengusaha, kuliah di luar negeri dengan beasiswa.

Tidak ada yang boleh menggagalkannya

🍁🍁🍁

Di kediaman Abraham

"Arby, papi mau bicara dengan kamu."

Arlan Abraham, ayah dari Arby Erlangga Abraham itu menatap wajah putra semata wayangnya. Sedangkan maminya, Elya Ramon, duduk di sebelah suaminya.

"Ini tentang perjodohan kamu."

"Tapi pi ...."

"Papi akan urus secepatnya!"

Arby mengangkat kepalanya, mencoba memahami perkataan papinya itu.

Secepatnya ....

Secepatnya ....

Secepatnya ....

Apakah itu berarti dia akan menikah dalam waktu dekat ini?

Arby tidak tahu harus berkata apa lagi. Dia hanya mengangguk, lalu masuk ke dalam kamarnya dan menguncinya.

Diraihnya ponsel dan membuka galery pribadinya yang penuh dengan foto seorang gadis. Bibirnya mengecup foto gadis itu. Jantungnya berdetak kencang, gejolak anak muda yang dilanda asmara, namun bingung bagaimana menyampaikannya, hanya mampu dipendamnya dalam hati, namun kini dia harus menikah muda.

Tanpa proses panjang, dirinya yang sekarang masih remaja akan segera beralih menjadi suami untuk seorang gadis yang usianya juga masih muda.

Apa yang akan terjadi dalam pernikahannya nanti?

Yang jelas, mentalnya harus kuat. Dia harus menyiapkan diri lahir batin, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk istri dan anaknya.

Eh, anaknya?

Ya ampun, dia masih sangat muda tapi sudah memikirkan anak?

Mukanya memerah, lalu dia menggelengkan kepalanya.

Bagaimana nanti kalau sahabat-sahabatnya tahu bahwa sebentar lago dia akan menjadi seorang suami? Pasti dia akan ditertawakan habis-habisan.

Kembali dia melihat foto berwajah cantik itu, lalu menghela nafas panjang.

Bagaimana keadaanmu di sana? Tahu kah kamu kalau aku sangat merindukanmu?

Maafkan aku yang harus memilih menikah, aku terpaksa melakukan ini untuk orang tuaku.

Walau bagaimana pun, aku anak mereka satu-satunya. Aku ingin membuat mereka bahagia.

Tunggu aku, sayangku. Aku akan bersamamu ....

Love you so much ❤❤❤

Terpopuler

Comments

Fikavindia

Fikavindia

itu dia yg diintilin sampai bali

2022-07-12

0

Nyu'nyun Halus-

Nyu'nyun Halus-

penasaran cwe yg di taksir Arby

2022-07-11

0

lihat semua
Episodes
1 1 Hari Pertama Sekolah
2 2 Bertemu Dengan Arlan Dan Elya
3 3 Liburan Ke Bali
4 4 RENCANA PERNIKAHAN
5 5 Pertemuan Dua Keluarga
6 6 KABUR
7 7 Masih Mencari
8 8 Kembali Pulang
9 9 Khayalan Freya
10 10 Akad Nikah
11 11 Menyesal
12 12 Cincin Kawin
13 13 Sahabat Tak Berakhlak
14 14 Dendam Dan Air Mata
15 15 Curi-Curi Pandang
16 16 Mico
17 17 Cerai
18 18 Pertengkaran Para Sahabat
19 19 Cewek Serigala
20 20 Egois
21 21 Selingkuhan Arby
22 22 Hancurnya Persahabatan
23 23 Perubahan Freya
24 24 Ruang Kepala Sekolah
25 25 Seperti Balon
26 26 Aset Keluarga
27 27 Menghapus Jejakmu
28 28 Rahasia Freya
29 29 Perkelahian (Lagi)
30 30 Ruang BK
31 31 Harga Yang Harus Dibayar Mahal
32 32 Menyesal?
33 33 Tragedi Kedua
34 34 Antara Nyata Dan Ilusi
35 35 Mimpi
36 36 Bunglon
37 37 Masalah Baru
38 38 Merasa Iba
39 39 Arby VS Mico
40 40 Freya VS Arby
41 41 Say Goodbye
42 42 Dingin
43 43 Fakta 1
44 44 Perdebatan Dengan Dokter
45 45 Kecemasan
46 46 Dikurung
47 47 Gadis Nakal
48 48 Ketiga Kalinya
49 49 Penjelasan
50 50 Langkah Pertama
51 51 Memulai
52 52 Pesan
53 53 P3K
54 54 Menu Freya
55 55 Ancaman Freya
56 56 Keinginan Freya
57 57 Marcell
58 58 Freya
59 59 Bohong
60 60 Ulang Tahun Nania
61 61 Kabar Buruk Atau Baik?
62 62 Arby
63 63 Cincin
64 64 Ngidam
65 65 Flashback (Revisi)
66 66 Sejarah Empat Anak
67 67 Peraturan Yang Membosankan
68 68 Janji Freya dan Nuna - Pesan Oppa
69 69 Hidup Baru
70 70 Awal Permusuhan
71 71 Karena Nania dan Marcell
72 72 Dalam Ingatan Arby
73 73 Gadis Pujaan Arby - Rahasia Di Balik Rahasia
74 74 Cerita Arby
75 75 Semakin Kukejar Semakin Kau Jauh
76 76 Makan Tengah Malam
77 77 Heboh
78 78 Awal Baru Menjadi Orang Tua
79 79 Baby Blues, Postpartum Depression (PPD), Dan Gangguan Cemas
80 80 Awal Atau Akhir?
81 81 Epilog
82 2 - 1 Ketua Osis Baru
83 2 - 2 Hamil
84 2 - 3 Di Rumah Sakit
85 2 - 4 Keluarga Somplak
86 2 - 5 Papa Mama
87 2 - 6 Ghibah Suami Istri
88 2 - 7 Obrolan Pagi
89 2 - 8 Yuri Sakit
90 2 - 9 PR Yuri
91 2 - 10 Dijajanin Om-Om
92 2 - 11 Harta Karun Deo
93 2 - 12 Kekesalan Deo
94 2 - 13 Terlambat
95 2 - 14 Bisnis Kecil-Kecilan
96 2 - 15 Sedekah
97 2 - 16 Di UKS
98 2 - 17 Ngomongin Ketua Osis
99 2 - 18 Sepi
100 2 - 19 Nenek
101 2 - 20 Apa Kabar Otong?
102 2 - 21 Ijin Pada Suami
103 2 - 22 IPK
104 2 - 23 Tuyul
105 2 - 24 Rusuh
106 2 - 25 Gara-Gara Toilet
107 26 Pantai
108 27 Iri
109 28 Kapal Bergoyang
110 29 Bali
111 30 Resepsi?
112 31 Baby?
113 32 Gagal
114 33 Grup Baru Membawa Bencana
115 34 Senang Menjadi Wali Kelas
116 35 Musuh Dalam Selimut
117 36 Menikah Setelah Lulus
118 37 Kebun Binatang
119 38 Keajaiban Dunia
120 39 Kehilangan Induknya
121 40 Ini Itu Sakit
122 41 Bercerai?
123 42 Drama Rumah Tangga
124 43 Tidak Kompak
125 44 Ada Apa Dengan Yuri?
126 45 Salah Aku?
127 2 - 46 Jangan Marah
128 2 - 47 Tamu Merepotkan
129 2 - 48 Demo
130 2 - 49 Jadian
131 2 - 50 Sombong Tapi Enggak Sombong?
132 2 - 51 Di Mana Yuri?
133 2 - 52 Takut
134 2 - 53 Hantu
135 2 - 54 Phobia
136 2 - 55 Detektif Muda
137 2 - 56 Video
138 2 - 57 Tekad
139 2 - 58 Dalam Pelukannya
140 2 - 59 Kangen
141 2 - 60 Deo Cemburu
142 2 - 61 Si Mantan OSIS Dan Wakilnya
143 2 - 62 Saingan
144 2 - 63 Impian Masing-Masing
145 2 - 64 Makan Bersama
146 2 - 65 Tinggal Kenangan
147 2 - 66 Pilu
148 2 - 67 Yang Ter ....
149 2 - 68 Terima Kasih
150 2 - 69 Bikin Iri
151 2 - 70 Akhir
Episodes

Updated 151 Episodes

1
1 Hari Pertama Sekolah
2
2 Bertemu Dengan Arlan Dan Elya
3
3 Liburan Ke Bali
4
4 RENCANA PERNIKAHAN
5
5 Pertemuan Dua Keluarga
6
6 KABUR
7
7 Masih Mencari
8
8 Kembali Pulang
9
9 Khayalan Freya
10
10 Akad Nikah
11
11 Menyesal
12
12 Cincin Kawin
13
13 Sahabat Tak Berakhlak
14
14 Dendam Dan Air Mata
15
15 Curi-Curi Pandang
16
16 Mico
17
17 Cerai
18
18 Pertengkaran Para Sahabat
19
19 Cewek Serigala
20
20 Egois
21
21 Selingkuhan Arby
22
22 Hancurnya Persahabatan
23
23 Perubahan Freya
24
24 Ruang Kepala Sekolah
25
25 Seperti Balon
26
26 Aset Keluarga
27
27 Menghapus Jejakmu
28
28 Rahasia Freya
29
29 Perkelahian (Lagi)
30
30 Ruang BK
31
31 Harga Yang Harus Dibayar Mahal
32
32 Menyesal?
33
33 Tragedi Kedua
34
34 Antara Nyata Dan Ilusi
35
35 Mimpi
36
36 Bunglon
37
37 Masalah Baru
38
38 Merasa Iba
39
39 Arby VS Mico
40
40 Freya VS Arby
41
41 Say Goodbye
42
42 Dingin
43
43 Fakta 1
44
44 Perdebatan Dengan Dokter
45
45 Kecemasan
46
46 Dikurung
47
47 Gadis Nakal
48
48 Ketiga Kalinya
49
49 Penjelasan
50
50 Langkah Pertama
51
51 Memulai
52
52 Pesan
53
53 P3K
54
54 Menu Freya
55
55 Ancaman Freya
56
56 Keinginan Freya
57
57 Marcell
58
58 Freya
59
59 Bohong
60
60 Ulang Tahun Nania
61
61 Kabar Buruk Atau Baik?
62
62 Arby
63
63 Cincin
64
64 Ngidam
65
65 Flashback (Revisi)
66
66 Sejarah Empat Anak
67
67 Peraturan Yang Membosankan
68
68 Janji Freya dan Nuna - Pesan Oppa
69
69 Hidup Baru
70
70 Awal Permusuhan
71
71 Karena Nania dan Marcell
72
72 Dalam Ingatan Arby
73
73 Gadis Pujaan Arby - Rahasia Di Balik Rahasia
74
74 Cerita Arby
75
75 Semakin Kukejar Semakin Kau Jauh
76
76 Makan Tengah Malam
77
77 Heboh
78
78 Awal Baru Menjadi Orang Tua
79
79 Baby Blues, Postpartum Depression (PPD), Dan Gangguan Cemas
80
80 Awal Atau Akhir?
81
81 Epilog
82
2 - 1 Ketua Osis Baru
83
2 - 2 Hamil
84
2 - 3 Di Rumah Sakit
85
2 - 4 Keluarga Somplak
86
2 - 5 Papa Mama
87
2 - 6 Ghibah Suami Istri
88
2 - 7 Obrolan Pagi
89
2 - 8 Yuri Sakit
90
2 - 9 PR Yuri
91
2 - 10 Dijajanin Om-Om
92
2 - 11 Harta Karun Deo
93
2 - 12 Kekesalan Deo
94
2 - 13 Terlambat
95
2 - 14 Bisnis Kecil-Kecilan
96
2 - 15 Sedekah
97
2 - 16 Di UKS
98
2 - 17 Ngomongin Ketua Osis
99
2 - 18 Sepi
100
2 - 19 Nenek
101
2 - 20 Apa Kabar Otong?
102
2 - 21 Ijin Pada Suami
103
2 - 22 IPK
104
2 - 23 Tuyul
105
2 - 24 Rusuh
106
2 - 25 Gara-Gara Toilet
107
26 Pantai
108
27 Iri
109
28 Kapal Bergoyang
110
29 Bali
111
30 Resepsi?
112
31 Baby?
113
32 Gagal
114
33 Grup Baru Membawa Bencana
115
34 Senang Menjadi Wali Kelas
116
35 Musuh Dalam Selimut
117
36 Menikah Setelah Lulus
118
37 Kebun Binatang
119
38 Keajaiban Dunia
120
39 Kehilangan Induknya
121
40 Ini Itu Sakit
122
41 Bercerai?
123
42 Drama Rumah Tangga
124
43 Tidak Kompak
125
44 Ada Apa Dengan Yuri?
126
45 Salah Aku?
127
2 - 46 Jangan Marah
128
2 - 47 Tamu Merepotkan
129
2 - 48 Demo
130
2 - 49 Jadian
131
2 - 50 Sombong Tapi Enggak Sombong?
132
2 - 51 Di Mana Yuri?
133
2 - 52 Takut
134
2 - 53 Hantu
135
2 - 54 Phobia
136
2 - 55 Detektif Muda
137
2 - 56 Video
138
2 - 57 Tekad
139
2 - 58 Dalam Pelukannya
140
2 - 59 Kangen
141
2 - 60 Deo Cemburu
142
2 - 61 Si Mantan OSIS Dan Wakilnya
143
2 - 62 Saingan
144
2 - 63 Impian Masing-Masing
145
2 - 64 Makan Bersama
146
2 - 65 Tinggal Kenangan
147
2 - 66 Pilu
148
2 - 67 Yang Ter ....
149
2 - 68 Terima Kasih
150
2 - 69 Bikin Iri
151
2 - 70 Akhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!