Di gedung Mou Group.
"Sayang, akhirnya kamu datang juga." Sapa Yuki yang telah lama menunggu Presdir Lee diruangannya. "Kenapa terlambat? Apa kau melakukannya, kamu jahat!" Sambungnya kesal.
"Apa yang kamu pikirkan, Sayang. Aku tidak mungkin menyentuh gadis buta itu." Jelas Presdir Lee meyakinkan Yuki.
"Apa ucapanmu bisa dipercaya?" Tanya Yuki melengeoskan wajahnya marah.
"Sayang percayalah, kau tau sendiri dia bukan tipeku, apalagi dia adalah wanita buta. Melihatnya saja aku sudah jijik, mana mungkin aku menyentuhnya." Tutur Presdir Lee menjelaskan kepada Yuki. "Sudahlah, lupakan masalah gadis buta itu, aku belum sarapan dan aku sangat lapar. Lebih baik hidangkan makannan yang kamu bawa dan kita makan bersama. Jangan lagi membahas gadis buta itu, kalau tidak ingin aku kehilangan selera makanku." Sambungnya menarik tangan Yuki menuju Sofa yang berada di ruangannya. Walau masih cemberut, tapi Yuki tetap menyajikan makanan untuk sang Suami tercinta.
"Ini, makanlah. Aku membuatkan Sushi salmon kesukaanmu." Ucap Yuki tersenyum manis. Itulah hal yang paling Lee sukai dari Yuki. Bukan hanya cantik dan modis, tetapi Yuki mengetahui dan mengerti apa yang dia sukai dan apa yang tidak dia sukai. Tanpa harus Lee jelaskan terlebih dahulu.
Sushi adalah makanan kelas berat, yang harusnya disantap untuk makan siang ataupun makan malam. Tapi berbeda dengan Lee, dia sudah terbiasa memakan Sushi untuk sarapan. Dan dia, hanya menyukai Sushi buatan Yuki. Menurutnya, rasa Sushi yang Yuki buat sangat berbeda dengan Sushi yang pernah dia makan sebelumnya.
"Aaak," ujar Yuki akan menyuapi Presdir Lee. Tanpa menunggu lama, Presdir Lee langsung menerima uluran suapan Yuki. "Bagaimana? Enak bukan." Sambung Yuki.
"Sangat enak, sungguh enak , dan benar-benar enak." Jawab Presdir Lee mencubit hidung mencung Yuki. "Apa Syutingmu sudah selesai? Kau tau, aku sangat merindukanmu, Sayang." Ujar Presdir Lee sambil mengunyah makanannya.
"Sudah beres semuanya, Sayang. Tenang saja, aku pasti akan menemanimu. Kamu maunya dimana? Ruang tamu, dapur, kamar mandi, kamar kita atau ... atau disini." Goda Yuki sambil meremas aset Presdir Lee.
"Kalau begitu, kau akan menjadi makannan penutupnya." Serang Presdir Lee membuat Yuki merasa amat senang.
"Sayang, kau akan tetap mencintaiku bukan?" Tanya Yuki dengan napasnya yang tersengal.
"Hemmm," jawab Presdir Lee tetap fokus pada urusannya.
"Gadis buta itu, kau tau tubuhnya lebih bagus dariku. Wajahnya juga lebih cantik dariku. Kau yakin, kau tidak akan tergoda bila dia menggodamu?" Tanya Yuki lagi.
"Kau tenang saja, Sayang. Kau adalah tipeku, menurutku ukuranmu adalah ukuran yang paling ideal. Wanita buta itu terlalu gemuk untukku. Aku tidak menyukai wanita yang terlalu gemuk." Bohongnya, jelas dia tergoda dengan tubuh sempurna Kaili.
"Sudahlah, kau terlalu banyak bertanya, Sayang. Lebih baik kita fokus pada urusan kita." Sambung Presdir Lee tidak ingin fantasinya buyar hanya karena membayangkan tubuh Kaili.
***
"Tuan, ada berita penting yang ingin saya sampaikan." Ujar Dokter Ling yang kini sudah berada di ruangannya—di rumah sakit. Saat ini, dia tengah melakukan panggilan telepon dengan Tuan Shilin.
"Tentang apa?" Tanya Tuan Shilin penasaran.
"Tentang mata Noda Kaili, Tuan." Jawab Dokter Ling serius.
"Ada apa dengan matanya? Katakan saja, Ling." Seru Tuan Shilin tak sabaran.
Bersambung.
Halo semuanya🤗
Othor merasa sedih waktu baca komentar di bab 05. Akhinya Othor pindahin lagi novel ini ke NT. Tapi bagi yang nggk sabaran untuk kelanjutannya, bisa langsung baca di aplikasi sebelah, karena disana udah mau tamat.
CATATAN PENTING :
Novel ini akan Othor ubah judul dan covernya. Jadi, Othor harap kalian masukkan ke rak buku atau klik Favorit. Agar tidak kehilangan jejak.
judulnya akan Othor Ubah ke 'ISTRI BUTA PRESDIR DINGIN' Sedangkan di aplikasi sebelah tetap dengan judul lama yaitu poligami Dengan gadis buta.
Ini Cover barunya. Othor harap kalian catat judulnya ya, supaya nggk kehilangan jejak🤗😊
Kalau mau Othor publish sampe TAMAT di sini, tolong like, komen, vote, dan hadiahnya. Biar Othor semangat 🤗😍
Terima kasih reader semua🙏🙏🙏😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Nur Lizza
ternyata dokter ling dn tuan sheen menyelidiki tentng mata kai.bagus
2023-04-09
0
Ayang Said
semangat terus tor...🙂💪
2022-03-08
0
Eka ELissa
pntesan ko di rak aku....
tu gk asiing truus aku baca udh part50 yk liatin tryata prnh diri mu boyong pindh lapak tho thor...
dgn judul yg bda tapi crita sama
semngat ya thor poko nya akoh ikut kmu di cini.....
lok ke sblh...🙏🙏🙏maaf gk bisa ikut
2021-10-19
0