Hukuman

**Hay semua, para readers.

Jangan lupa like, coment dan vote yah.

terima kasih..

happy reading guys**...

Penatu Li yang melihat Lian Wei seolah olah meminta persetujuan, dan Lian Wei hanya menganggukkan kepalanya setuju. Mengapa karena dia sedang menyamar jadi tak ada orang yang bisa mengenalinya.

"Yang membuat pil tersebut nona yang berada di atas sana, dia adalah seorang master alkemis" Ucap Penatua Li sambil mengarahkan telunjuk ke arah tempat Lian Wei.

Semua pandangan kini tertuju oleh Lian Wei, sedangkan yang di tatap hanya acuh tak acuh, dan tetap santai sambil meminum tehnya.

"Bukankah itu Gadis yang membuat pil regenerasi juga?"

"Wah sungguh keberuntungan aku bisa melihatnya secara langsung"

"Apakah dia sudah menikah?"

"Aku akan menjadikannya menantuku"

Para pengunjung asik berbisik-bisik membicarakan seorang gadis, sedangkan sang empunya hanya cuek tak peduli.

"Siapa gadis misterius itu? kalau aku dekat dengannya dan menjadikannya selirku aku pasti orang yang tidak tertandingi " Kata Putra Mahkota Feng Xui dalam hati sambil menunjukkan seringainya.

"Baiklah mari kita lanjutkan acara pelelangan ini" Ucap pembawa acara mengalihkan perhatian pengunjung yang masih menatap Lian Wei.

Seketika para pengunjung teralihkan ke arah pembawa acara. Dan acaranya pun di mulai.

"Nuan apa kau tahu, mengapa pelelangan ini disebut pasar hantu?"Tanya Liam Wei tanpa mengalihkan pandangannya ke arah pelelangan.

"Hem, menurut yang saya dengar nona, kenapa pelelangan ini disebut pasar hantu karena pasar ini hanya terbuka pada malam hari, dan setiap pelelangan ini terjadi, pasti akan ada pertumpahan darah akibat perebutan barang yang ingin di miliki. Konon katanya orang yang mati disini akan menjadi hantu nona. itulah kenapa pasar ini disebut sebut sebagai pasar hantu" Jelas Nuan yang hanya mendengar desas desus saat mereka tiba tadi di kerajaan Feng ini

Lian Wei yang mendengarkan secara serius hanya menganggukkan kepalanya paham. Setelah beberapa jam pelelangan pun selesai Lian Wei dan Nuan mengambil hasil dari pelelangan pil yang di buatnya. Dan segera keluar dari pasar hantu tersebut.

Di tengah jalan mereka di hadang oleh putra mahkota feng xui yang dari tadi membuntuti Lian Wei dan Nuan.

"Salam nona, perkenalkan nama saya Putra mahkota Feng Xui, kalau nona berkenan saya mengajak nona ke istana saya" Ucap Putra mahkota Feng xui lembut namun ada nada kesombongan di dalamnya.

"Maaf saya tidak tertarik dan saya banyak urusan" Ucap Lian Wei datar.

"Tapi no-"

Putra mahkota Feng Xui baru saja ingin menjawab perkataan Lian Wei, tetapi Lian Wei tiba-tiba menghilang bersama dengan Nuan menggunakan ilmu jurus telerportasi

Swushh....

"Ah sial, dasar gadis sombong. Lihat saja aku akan mendapatkan dirimu dan kau akan bertekuk lutut di hadapanku" Teriak Putra mahkota Feng xui dengan wajah merah padam merasa di permalukan meskipun tak ada yang melihat mereka. Baru kali ini ada yang menolaknya.

Tiba-tiba Lian Wei dan Nuan muncul di kamar Lian Wei pesan.

"Untung saja, kita berhasil kabur dari laki-laki brengsek itu" Sinis Lian We saat mengingat wajah lelaki yang sudah membuang Lian Wei

"Benar nona, aku pun sama sekali tidak menyukai laki-laki seperti itu. Sudah bertunangan tapi masih mencari wanita lagi. Seandainya nona tidak segera menggunakan jurus ilmu teleportasi. Mungkin dia sudah babak belur ku hajar" Ucap Nuan jengkel.

"hahaha, sudahlah ayo kita bersihkan diri lalu kita tidur. Kau disini saja tidurnya ok " Ucap Lian Wei.

"Hah? ok itu apa nona? "Tanya Nuan bingung.

"ok itu bisa di bilang "iya" jawab Lian Wei

"oh ok nona " Jawab Nuan sambil melangkah ke kamar mandi membersihkan diri

Setelah mereka membersihkan diri mereka pun ke tempat tidur untuk istirahat. Di saat Nuan telah terlelap Lian Wei masih memikirkan perkataan hanzo yang berada dalam kalung dimensi.

"Jeni aku tak sangka kau mengkhianati ku, semoga mama dan papa cepat menemukan bukti kejahatan mu " Gumam Lian Wei mengepalkan tangannya kuat-kuat, hingga dia pun ikut terlelap ke alam mimpinya.

************

Di suatu tempat yang sangat jauh

Setelah kecelakaan Clara terjadi, Alex yaitu Papa Clara sangat terpukul. Tetapi dia tidak mau berlarut larut dalam kesedihan. Dia harus segera menemukan pelakunya.

Dia sangat yakin kalau kecelakaan Clara bukanlah murni kecelakaan melainkan ada yang menyabotase nya. Di kantornya dia menelfon seseorang.

"Halo?

"Iya boss, ada pekerjaan apa?"

"Cari pelaku yang sudah membunuh putriku. Segera tangkap dia tapi jangan kau bunuh dulu" Ucap Alex

"Baik boss"

tit tit tit.. sambungan telfon dimatikan.

"Clara papa minta maaf nak, tidak bisa menjagamu. Maafkan papa yang tidak becus. Papa janji akan menangkap pelaku secepatnya" Ucap Alex sendu menatap foto sang anak.

Di sebuah mall yang sangat besar, keluarlah seorang wanita yang berpakaian seksi dengan membawa paper bag, menuju ke parkiran mobil.

Tapi belum sempat wanita itu masuk ke dalam mobilnya dia langsung di bius oleh seseorang menggunakan sapu tangan dan wanita itupun pingsan dan di bawa masuk ke dalam mobil orang itu.

Di sebuah bangunan besar, di kelilingi oleh hutan dan dijaga ketat oleh para pengawal yang berbadan kekar. Tempat itu dijadikan penyiksaan oleh seorang mafia. Jika ada yang berkhianat maka disinilah tempatnya.

Di dalam bangunan itu terdapat seorang wanita yang di ikat tangan dan kakinya, yang masih dalam keadaan pingsan.

"Bangunkan dia "Ucap seseorang dengan nada dingin aura membunuh sudah menguar dari tubuhnya

"Baik boss"

Byur...

"Akh., tolong tolong" Teriak wanita tersebut dan bangun dari pingsannya setelah bangun dia melihat dua orang yang dikenalnya.

"Papa mama?" Ucap wanita itu terkejut dengan mata melotot.

"Jangan kau panggil aku dengan sebutan itu Jeni. Kau tidak pantas menyebut kami orang tua mu" Bentak sang papa yang ternyata orang tua Clara dan yah orang yang di ikat itu adalah Jeni sahabat Clara sekaligus saudara angkatnya.

"Hiks hiks hiks... papa mama apa salah Jeni?? Tanya Jeni memulai sandiwaranya.

Plak..

Satu tamparan keras di pipi Jeni, dan orang yang menamparnya adalah Ibu Clara yaitu Maya.

"Jangan pernah kau panggil kami dengan sebutan itu. Dasar wanita tidak tahu malu " Hardik Maya, mama Clara mencengkram dagu Jeni dengan kukunya yang runcing.

"Apa maksud mama? "Ucap Jeni gugup pura-pura tidak tahu

"Oh masih tidak mau mengaku, Robert perlihatkan dia!" Perintah Alex dengan suara dinginnya

"Baik boss" berjalan keluar ruangan tersebut dan masuk kembali membawa seorang pria yang sudah mengenaskan akibat di pukuli..

Brak..

Laki-laki itu di lempar ke arah Jeni. Jeni yang melihat laki-laki itu langsung pucat pasi dan berkeringat dingin, dia tak menyangka akan ketahuan secepat ini.

"Kenapa laki-laki sialan ini tertangkap, aku kira dia sudah pergi keluar negri untuk melarikan diri. Akh sialan Batin Jeni mengutuk lelaki didepannya.

"Kau masih tak mau mengaku hah? "Bentak Alex, papa Clara.

"Papa aku tak mengenalnya" Elak Jeni berbohong, walaupun dia sudah ketahuan

"Oh masih mau bermain-main rupanya " Ucap Maya, mama Clara.

Dor.. Dor.. Dor.. Dor

Empat tembakan meluncur ke arah laki-laki tersebut. Dan yang menembaknya adalah Maya, mama Clara.

Semasa kuliah dulu, mama Clara adalah wanita tomboy dan semenjak dia di jodohkan dengan Alex dia merubah dirinya menjadi wanita lembut. Tetapi karena menyangkut anak semata wayangnya, dia berubah menjadi singa betina yang siap menerkam.

Arghh...

Teriak Jeni, ketakutan...

BERSAMBUNG...

**Halo para readers, mohon maaf yah beberapa hari ini tidak up, karena jaringan yang tidak bagus.

Jangan lupa like, coment dan vote yah.

Kalau perlu beri hadiah juga yah.

Terima kasih sudah mampir**.

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

semoga ortunya Clara dpt anak angkat yg kayak Clara ya biar mereka gak kesepian di hari tuanya

2025-01-04

0

Siti solikah

Siti solikah

yes akhirnya orang tua Clara tahu kalo jeni adalah penyebab kematian clara

2025-02-11

0

Ruby Jane

Ruby Jane

nah gini penjahat di dunia modern dpt balasan.. biasanya ga.

2024-12-15

0

lihat semua
Episodes
1 1. Awal Mula
2 Memulai Hidup Baru
3 Kalung Dimensi
4 Rahasia
5 Gadis cantik misterius
6 Menolong Keluarga Tang
7 Menyembuhkan Tang Ju
8 Rencana Bisnis
9 Awal Bisnis
10 Pemutusan Hubungan
11 Pembunuh Bayaran
12 Gadis sombong
13 Pamit
14 Pengacau
15 Ibukota kerajaan Feng
16 Terungkap
17 Pasar Hantu
18 Hukuman
19 Hukuman II
20 Teman Baru
21 Desa Tuotuo
22 Mengobati anak Paman Liang
23 Keluarga Liang
24 Merampok?
25 Hutan Kematian
26 Siluman Pohon
27 Black Tiger
28 Phoniex Api
29 Kultivasi Ganda??
30 Penyerangan
31 Makan bersama
32 Tiba di Kekaisaran Shao
33 Pengobatan Kaisar Shao
34 Pengobatan Kaisar Shao 2
35 Keributan Selir Sun Yi
36 Kesembuhan Kaisar Shao
37 Sebuah Kenyataan
38 Huan Wei Yu
39 Pesta
40 Membuka Tabir Rahasia
41 Senjata Makan Tuan
42 Lian Miao berulah
43 Jebakan
44 Siapa Yang Dijebak
45 Mengakui Perbuatannya
46 Menjatuhkan Hukuman
47 Hukuman Nona Bing Qing
48 Undangan Minum Teh
49 Menjalankan Rencana
50 Terbongkar
51 Dalang ke 2
52 Paman Lu
53 Hadiah
54 Rubah Ekor Sembilan
55 Darah terakhir Dewa Agung Kuno
56 Perjalanan Ke Kekaisaran Lian
57 Pasukan Kegelapan?
58 PENGUMUMAN
59 Tiba Di Kekaisaran Lian
60 Dua Pelayan Rendahan
61 Ulang Tahun Kaisar Lian
62 Kejadian
63 Sekali Mendayung Dua-tiga Pulau terlampaui
64 Hukuman Permaisuri Fu Mei
65 Berkunjung Ke Restoran
66 Tiga Tujuan Satu Misi
67 Putri Huan Wei Pamit
68 Meninggalkan Kekaisaran Lian
69 Penculikan
70 Menyelamatkan
71 Mereka Mulai bergerak
72 Bukan Jiwa Asli, Pemilik Raga
73 Zihan
74 Kemalangan Zihan
75 Masuk Akademi
76 Hari Pertama Belajar
77 Tergiur
78 Pertandingan
79 Pertandingan 2
80 Pelajaran Untuk Liang Mei
81 Hari Tenang
82 Kaisar Muchen dan Putri Huan Wei
83 Hari Perburuan
84 Beast Monster
85 Pertarungan
86 Misi Cari Jodoh
87 Diculik
88 Kaisar Iblis
89 Sejarah yang Diubah
90 Dewa Langfei
91 Zilong
92 Para Kaisar Berkumpul
93 Putri Huan Wei Frustasi
94 Akhir Pengeran Feng Xui
95 Ritual
96 Kelakuan Dua Kaisar
97 Kibarkan Bendera Perang
98 Menjadi Clara?
99 Ilusi Dewa
100 Perang Di mulai
101 Keputusasaan
102 Sadar
103 Perang berlanjut
104 Pengorbanan Kaisar Muchen
105 Ending
106 PENGUMUMAN
107 Extra Chapter
108 Extra chapter 2
109 Extra Chapter 3
Episodes

Updated 109 Episodes

1
1. Awal Mula
2
Memulai Hidup Baru
3
Kalung Dimensi
4
Rahasia
5
Gadis cantik misterius
6
Menolong Keluarga Tang
7
Menyembuhkan Tang Ju
8
Rencana Bisnis
9
Awal Bisnis
10
Pemutusan Hubungan
11
Pembunuh Bayaran
12
Gadis sombong
13
Pamit
14
Pengacau
15
Ibukota kerajaan Feng
16
Terungkap
17
Pasar Hantu
18
Hukuman
19
Hukuman II
20
Teman Baru
21
Desa Tuotuo
22
Mengobati anak Paman Liang
23
Keluarga Liang
24
Merampok?
25
Hutan Kematian
26
Siluman Pohon
27
Black Tiger
28
Phoniex Api
29
Kultivasi Ganda??
30
Penyerangan
31
Makan bersama
32
Tiba di Kekaisaran Shao
33
Pengobatan Kaisar Shao
34
Pengobatan Kaisar Shao 2
35
Keributan Selir Sun Yi
36
Kesembuhan Kaisar Shao
37
Sebuah Kenyataan
38
Huan Wei Yu
39
Pesta
40
Membuka Tabir Rahasia
41
Senjata Makan Tuan
42
Lian Miao berulah
43
Jebakan
44
Siapa Yang Dijebak
45
Mengakui Perbuatannya
46
Menjatuhkan Hukuman
47
Hukuman Nona Bing Qing
48
Undangan Minum Teh
49
Menjalankan Rencana
50
Terbongkar
51
Dalang ke 2
52
Paman Lu
53
Hadiah
54
Rubah Ekor Sembilan
55
Darah terakhir Dewa Agung Kuno
56
Perjalanan Ke Kekaisaran Lian
57
Pasukan Kegelapan?
58
PENGUMUMAN
59
Tiba Di Kekaisaran Lian
60
Dua Pelayan Rendahan
61
Ulang Tahun Kaisar Lian
62
Kejadian
63
Sekali Mendayung Dua-tiga Pulau terlampaui
64
Hukuman Permaisuri Fu Mei
65
Berkunjung Ke Restoran
66
Tiga Tujuan Satu Misi
67
Putri Huan Wei Pamit
68
Meninggalkan Kekaisaran Lian
69
Penculikan
70
Menyelamatkan
71
Mereka Mulai bergerak
72
Bukan Jiwa Asli, Pemilik Raga
73
Zihan
74
Kemalangan Zihan
75
Masuk Akademi
76
Hari Pertama Belajar
77
Tergiur
78
Pertandingan
79
Pertandingan 2
80
Pelajaran Untuk Liang Mei
81
Hari Tenang
82
Kaisar Muchen dan Putri Huan Wei
83
Hari Perburuan
84
Beast Monster
85
Pertarungan
86
Misi Cari Jodoh
87
Diculik
88
Kaisar Iblis
89
Sejarah yang Diubah
90
Dewa Langfei
91
Zilong
92
Para Kaisar Berkumpul
93
Putri Huan Wei Frustasi
94
Akhir Pengeran Feng Xui
95
Ritual
96
Kelakuan Dua Kaisar
97
Kibarkan Bendera Perang
98
Menjadi Clara?
99
Ilusi Dewa
100
Perang Di mulai
101
Keputusasaan
102
Sadar
103
Perang berlanjut
104
Pengorbanan Kaisar Muchen
105
Ending
106
PENGUMUMAN
107
Extra Chapter
108
Extra chapter 2
109
Extra Chapter 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!