Terungkap

**Hay semua, para readers.

Jangan lupa like, coment dan vote yah.

terima kasih..

happy reading guys**...

Setelah selesai membersihkan diri Lian Wei memanggil hanzo untuk menanyakan satu hal yang sejak dari dulu dia penasaran.

"Hanzo! " teriak Lian Wei hingga suaranya menggelegar karena menggunakan energi spritual.

"iya weiwei ada apa? " tanya hanzo sambil menutup telinganya.

"kenapa kau menutup telingamu ada apa? " Ucap Lian Wei polos.

"Bagaimana saya tidak mau menutup telinga weiwei, suara weiwei hampir membuat telingaku pecah" Gerutu Hanzo mengerucutkan bibirnya

"Hehehehe, maaf aku terlalu bersemangat " Ucap Lian Wei cengengesan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"iya tak apa-apa weiwei, hmm... ada apa weiwei memanggilku? "tanya hanzo.

"Oiya aku hampir lupa, ayo kita duduk di dalam pondok lalu aku ingin menanyakan sesuatu!! "Ucap Lian Wei sambil melangkah masuk ke dalam pondok besarnya.

"Sebentar aku akan membawakan cemilan dan minuman " Ucap Lian Wei sambil berjalan mengarah ke dapur

"ada apa weiwei, apa yang weiwei ingin tanyakan?" Tanya Hanzo setelah duduk di sofa setelah Lian Wei datang membawa cemilan dan duduk di depan hanzo.

"hemm... begini, apakah kau tahu siapa nenek yang memberikan aku kalung dimensi ini? " Tanya Lian Wei penasaran.

"Apakah nona tidak ingat? yang memberikan kalung ini nenek Su. "Ucap Hanzo polos

"Aduh..(sambil menepuk dahinya) aku tahu nenek Su, maksudku Siapa nenek Su itu? Kenapa dia memberikan aku kalung ini? Kenapa bukan kepada yang lain? "Tanya Lian Wei beruntun dengan wajah bingungnya

"Oh, Nenek Su itu penjaga kalung ini weiwei, beliau sudah di tunjuk langsung oleh pemilik sebelumnya yang sudah lama meninggal dan menitipkan untuk menjaga kalung ini sampai dia menemukan seseorang yang cocok untuk manjadi pemilik selanjutnya, dan orang itu weiwei.

Kalung ini tidak di turunkan secara turun temurun, kalung ini akan memilih siapa yang akan menjadi pemilik selanjutnya dengan cara kalung ini akan bersinar jika di teteskan darah oleh seseorang, seperti weiwei pertama kali meneteskan darah weiwei ke kalung ini" Jelas Hanzo panjang lebar menjelaskan secara perlahan tidak tergesa-gesa dalam berbicara.

"Jadi maksudmu nenek Su itu sudah berumur ratusan tahun? "Tanya Lian Wei tidak percaya

"Bukan ratusan tahun lagi, malahan nenek Su itu sudah hidup 5000 tahun Weiwei. "Ucap Hanzo

"WHAT??? teriak Lian Wei terkejut, hanzo yang sedang minum didepan Lian Wei pun ikut terkejut dan tersedak air yang dia minum karena suara Lian Wei yang cukup memekakkan telinga.

Bagaimana mungkin ada manusia bisa hidup ribuan tahun. Hey di dunia modern hanya bisa hidup sampai 130 tahun yang dia tahu.

"eh,maaf hanzo, aku kelepasan. hehehehe " Ucap Lian Wei cengengesan.

"oiya kenapa umur nenek Su sudah sangat tua'?? " Tanya Lian Wei.

"Orang yang diberikan kepercayaan untuk menjaga kalung itu akan di beri umur yang panjang sampai menemukan pemilik selanjutnya dan orang yang bisa mendapatkan kalung dimensi itu harus berhati baik dan tidak serakah. "jawab Hanzo.

"Tapi kenapa pada hari itu nenek Su langsung memberikan kalung itu padaku, dan bisa mengetahui namaku " Tanya Lian Wei.

"Itu karena nenek Su sudah diberi tahu oleh pemilik sebelumnya bahwa orang yang menjadi pemilik kalung selanjutnya itu adalah orang yang sudah meninggal dan digantikan oleh jiwa dari zaman lain, dan waktu itu nenek Su sudah mengamati weiwei dari dulu sebelum weiwei di asingkan di gubuk itu. "Jawab hanzo

"Ja..jadi kau sudah tahu kalau aku bukan Lian Wei yang asli? " Tanya Liam Wei menatap Hanzo, Lian Wei berpikir apakah hanzo sudah tahu semua tentang dirinya.

"Iya weiwei, saya sudah tahu dari dulu sebelum weiwei datang ke zaman ini. dan pondok ini sebagai contohnya karena mengikuti pemiliknya sekarang jadi barang-barang yang ada disini seperti di zamannya weiwei"Jawab Hanzo.

Lian Wei tertegun mendengar pernyataan hanzo, Dia tak menyangka jika ada orang lain yang tahu jati dirinya yang sebenarnya.

"Itu sebabnya, semua yang ada di pondok ini seperti berada di dunia modern? "Tanya Lian Wei masih tak percaya.

"Iya benar weiwei. " jawab Hanzo menganggukkan kepalanya membenarkan

"Jadi semua yang ku alami di zaman modern dan terbawa kesini itu semua adalah takdir?? "Tanya Lian Wei dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

Hanzo hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban yang diminta Lian Wei.

"Maafkan aku mama papa, karena takdirku kalian pasti sedih disana". Batin Lian Wei sedih dengan mata menerawang mengingat orang tuanya.

"Nona! nona!" sambil melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Lian Wei yang melamun.

"eh iya ada apa hanzo? Tanya Lian Wei sadar dari lamunannya.

"Sebelum pemilik kalung dimensi ini meninggal, dia juga mengatakan bahwa orang yang dari zaman lain akan meninggal di zamannya, di karenakan kecelakaan akibat ulah dari saudara angkatnya sendiri yang serakah " Ucap Hanzo mengingat pesan pemilik kalung dimensi ini.

Lian wei yang mendengarnya mengepalkan tangannya erat erat, wajah kini memerah karena marah. Dia tak menyangka ternyata orang yang selama ini dia percaya dan disayangi ternyata dalang di balik semua kejadian itu.

"Bagaimana aku harus membalas kau Jeni? bagaimana keadaan orang tuaku disana, apakah di baik-baik saja bersama dengan wanita licik seperti itu" Batin Lian Wei yang wajahnya berubah menjadi khawatir bercampur amarah

"Itu berarti kau sudah lama berada di kalung ini? Bagaimana kau bisa berada disini? Tanya Lian Wei

"Benar weiwei, saya sudah lama tersegel di dalam kalung ini, itu karena pemilik kalung ini menyegel diriku kedalam kalung ini saat itu kami bertiga sangat terluka parah, karena takut orang serakah ingin mengambilku dan saudaraku akhirnya dia menyegel ku lalu diberikan kepada nenek Su dan untuk phoniex api dia disegel di dalam gunung kematian tepatnya gunung berapi disana untuk memulihkan kekuatannya hingga sekarang. " Jedah Nya

"Oleh karena itu kita kesana untuk menjemputnya, dia pasti sudah lama menungguku. "Lanjutnya panjang lebar.

"Tunggu tunggu? kalian bertiga terluka parah? siapa yang kalian lawan?? Tanya Lian Wei penasaran,

"Iya weiwei, saat itu kami bertiga sedang berperang melawan bangsa iblis, bangsa iblis itu sangat kuat, tapi kami bertiga mampu membunuhnya tetapi untuk keturunannya mereka berhasil meloloskan diri

"Hingga sekarang bangsa iblis sudah mulai bangkit kembali dan pernah berperang melawan semua kekaisaran yang ada di benua Xifeng ini untuk membalaskan dendam leluhurnya dan ingin menguasai dunia ini.

Tetapi pada saat peperangan itu dimenangkan oleh seluruh kekaisaran yang bersatu melawan Raja Iblis terdahulu. "Ucap Hanzo panjang lebar menjelaskan secara perlahan lahan agar mudah dimengerti oleh Lian Wei.

"Jadi apakah bangsa iblis itu masih ada? Tanya Lian Wei penasaran

"Benar sekali weiwei, Raja iblis dahulu, sekarang di gantikan oleh anaknya, karena Raja iblis terlebih dahulu telah terbunuh. "Jawab hanzo sambil meneguk air minum karena merasa haus setelah menjelaskan semuanya.

BERSAMBUNG.

Maaf yah semuanya, awalnya mau crazy up tapi karena proses review nya agak lama, jadi nggk jadi hehehe.

Hay semua readers.

terima kasih telah mampir di novelku.

Jangan lupa tinggalkan jejak yah, seperti like, koment dan vote yah.

kalau boleh kasih hadiah juga yah.. hehhee.

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

jd nasib Jeni gimana nih 🤔🤔

2025-01-04

1

Siti solikah

Siti solikah

gimana cara Lian Wei balas dendam ke jeni

2025-02-11

0

Bzaa

Bzaa

cerita yg menarik

2025-01-13

0

lihat semua
Episodes
1 1. Awal Mula
2 Memulai Hidup Baru
3 Kalung Dimensi
4 Rahasia
5 Gadis cantik misterius
6 Menolong Keluarga Tang
7 Menyembuhkan Tang Ju
8 Rencana Bisnis
9 Awal Bisnis
10 Pemutusan Hubungan
11 Pembunuh Bayaran
12 Gadis sombong
13 Pamit
14 Pengacau
15 Ibukota kerajaan Feng
16 Terungkap
17 Pasar Hantu
18 Hukuman
19 Hukuman II
20 Teman Baru
21 Desa Tuotuo
22 Mengobati anak Paman Liang
23 Keluarga Liang
24 Merampok?
25 Hutan Kematian
26 Siluman Pohon
27 Black Tiger
28 Phoniex Api
29 Kultivasi Ganda??
30 Penyerangan
31 Makan bersama
32 Tiba di Kekaisaran Shao
33 Pengobatan Kaisar Shao
34 Pengobatan Kaisar Shao 2
35 Keributan Selir Sun Yi
36 Kesembuhan Kaisar Shao
37 Sebuah Kenyataan
38 Huan Wei Yu
39 Pesta
40 Membuka Tabir Rahasia
41 Senjata Makan Tuan
42 Lian Miao berulah
43 Jebakan
44 Siapa Yang Dijebak
45 Mengakui Perbuatannya
46 Menjatuhkan Hukuman
47 Hukuman Nona Bing Qing
48 Undangan Minum Teh
49 Menjalankan Rencana
50 Terbongkar
51 Dalang ke 2
52 Paman Lu
53 Hadiah
54 Rubah Ekor Sembilan
55 Darah terakhir Dewa Agung Kuno
56 Perjalanan Ke Kekaisaran Lian
57 Pasukan Kegelapan?
58 PENGUMUMAN
59 Tiba Di Kekaisaran Lian
60 Dua Pelayan Rendahan
61 Ulang Tahun Kaisar Lian
62 Kejadian
63 Sekali Mendayung Dua-tiga Pulau terlampaui
64 Hukuman Permaisuri Fu Mei
65 Berkunjung Ke Restoran
66 Tiga Tujuan Satu Misi
67 Putri Huan Wei Pamit
68 Meninggalkan Kekaisaran Lian
69 Penculikan
70 Menyelamatkan
71 Mereka Mulai bergerak
72 Bukan Jiwa Asli, Pemilik Raga
73 Zihan
74 Kemalangan Zihan
75 Masuk Akademi
76 Hari Pertama Belajar
77 Tergiur
78 Pertandingan
79 Pertandingan 2
80 Pelajaran Untuk Liang Mei
81 Hari Tenang
82 Kaisar Muchen dan Putri Huan Wei
83 Hari Perburuan
84 Beast Monster
85 Pertarungan
86 Misi Cari Jodoh
87 Diculik
88 Kaisar Iblis
89 Sejarah yang Diubah
90 Dewa Langfei
91 Zilong
92 Para Kaisar Berkumpul
93 Putri Huan Wei Frustasi
94 Akhir Pengeran Feng Xui
95 Ritual
96 Kelakuan Dua Kaisar
97 Kibarkan Bendera Perang
98 Menjadi Clara?
99 Ilusi Dewa
100 Perang Di mulai
101 Keputusasaan
102 Sadar
103 Perang berlanjut
104 Pengorbanan Kaisar Muchen
105 Ending
106 PENGUMUMAN
107 Extra Chapter
108 Extra chapter 2
109 Extra Chapter 3
Episodes

Updated 109 Episodes

1
1. Awal Mula
2
Memulai Hidup Baru
3
Kalung Dimensi
4
Rahasia
5
Gadis cantik misterius
6
Menolong Keluarga Tang
7
Menyembuhkan Tang Ju
8
Rencana Bisnis
9
Awal Bisnis
10
Pemutusan Hubungan
11
Pembunuh Bayaran
12
Gadis sombong
13
Pamit
14
Pengacau
15
Ibukota kerajaan Feng
16
Terungkap
17
Pasar Hantu
18
Hukuman
19
Hukuman II
20
Teman Baru
21
Desa Tuotuo
22
Mengobati anak Paman Liang
23
Keluarga Liang
24
Merampok?
25
Hutan Kematian
26
Siluman Pohon
27
Black Tiger
28
Phoniex Api
29
Kultivasi Ganda??
30
Penyerangan
31
Makan bersama
32
Tiba di Kekaisaran Shao
33
Pengobatan Kaisar Shao
34
Pengobatan Kaisar Shao 2
35
Keributan Selir Sun Yi
36
Kesembuhan Kaisar Shao
37
Sebuah Kenyataan
38
Huan Wei Yu
39
Pesta
40
Membuka Tabir Rahasia
41
Senjata Makan Tuan
42
Lian Miao berulah
43
Jebakan
44
Siapa Yang Dijebak
45
Mengakui Perbuatannya
46
Menjatuhkan Hukuman
47
Hukuman Nona Bing Qing
48
Undangan Minum Teh
49
Menjalankan Rencana
50
Terbongkar
51
Dalang ke 2
52
Paman Lu
53
Hadiah
54
Rubah Ekor Sembilan
55
Darah terakhir Dewa Agung Kuno
56
Perjalanan Ke Kekaisaran Lian
57
Pasukan Kegelapan?
58
PENGUMUMAN
59
Tiba Di Kekaisaran Lian
60
Dua Pelayan Rendahan
61
Ulang Tahun Kaisar Lian
62
Kejadian
63
Sekali Mendayung Dua-tiga Pulau terlampaui
64
Hukuman Permaisuri Fu Mei
65
Berkunjung Ke Restoran
66
Tiga Tujuan Satu Misi
67
Putri Huan Wei Pamit
68
Meninggalkan Kekaisaran Lian
69
Penculikan
70
Menyelamatkan
71
Mereka Mulai bergerak
72
Bukan Jiwa Asli, Pemilik Raga
73
Zihan
74
Kemalangan Zihan
75
Masuk Akademi
76
Hari Pertama Belajar
77
Tergiur
78
Pertandingan
79
Pertandingan 2
80
Pelajaran Untuk Liang Mei
81
Hari Tenang
82
Kaisar Muchen dan Putri Huan Wei
83
Hari Perburuan
84
Beast Monster
85
Pertarungan
86
Misi Cari Jodoh
87
Diculik
88
Kaisar Iblis
89
Sejarah yang Diubah
90
Dewa Langfei
91
Zilong
92
Para Kaisar Berkumpul
93
Putri Huan Wei Frustasi
94
Akhir Pengeran Feng Xui
95
Ritual
96
Kelakuan Dua Kaisar
97
Kibarkan Bendera Perang
98
Menjadi Clara?
99
Ilusi Dewa
100
Perang Di mulai
101
Keputusasaan
102
Sadar
103
Perang berlanjut
104
Pengorbanan Kaisar Muchen
105
Ending
106
PENGUMUMAN
107
Extra Chapter
108
Extra chapter 2
109
Extra Chapter 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!