Kedua anak kembar Zeline yaitu Mars dan Starla sedang sibuk dengan aktivitas mereka. Starla yang menjadi bintang tamu dalam program acara yang menampilkan suaranya menyanyi di panggung studio AWTV. Kemenangannya bersama Zeline membawa Starla semakin bersinar di dunia hiburan. Nama Starla semakin terkenal dengan penyanyi solo berbakat ditambah dengan wajahnya yang imut dan cantik serta lucu, jadi semua orang menyukainya.
Dari kejauhan Bara melihat penampilan Starla yang sangat memukau hingga Bara mengaguminya. Diakui Bara bahwa anak itu sangat luar biasa berbakat.
"Kalau Zeline tidak menikah, lalu Starla anak siapa? Zeline bilang mereka adalah anak-anaknya. Ah ... ya Tuhan, ini sangat membingungkan!" gumam Bara yang tampak stres dengan keadaannya yang membuat dia serba salah. Di satu sisi dia takut lambat laun masalahnya akan ketahuan oleh orang tuanya dan juga Jeny.
Mars yang mempunyai hobi bermain catur serta seni bela diri, saat di Jakarta dia ditemani oleh pelatihnya Jery yang selalu membantunya dari latihan hingga menuju olimpiade catur Internasional. Tapi sekarang ini Mars sedang latihan bela diri saat mendapat libur dari pelatihnya, Jery. Jika ada waktu senggang setelah berlatih catur, Mars menyempatkan diri untuk berolahraga dengan kekuatan fisiknya.
Mars yang selalu ditemani asisten pribadinya, pak Min setiap kali menemani Mars pergi kemana saja. Mars memiliki sifat jahil selalu membuat pak Min kuwalahan. Jika sedang bosan terkadang Mars selalu mengajak pak Min untuk berlatih bela diri dan pada akhirnya pak Min bisa dilumpuhkan oleh anak sekecil Mars.
"Pak Min, ayo lawan Mars!" pinta Mars.
"Aduh, Aden ... Pak Min nyerah deh, Pak Min bukan tandingan Aden. Mending cari lawan tanding yang sepadan Aden saja, ya?" tolak pak Min lembut, jujur pak Min benar-benar tidak berani untuk bertanding bela diri dengan Mars untuk kesekian kalinya.
"Huh, Pak Min payah! Masa gitu saja nyerah," ujar Mars sedikit kesal.
Setelah berhari-hari hingga dua minggu kemudian, Bara sudah mengerahkan semua kemampuannya untuk bisa bersaing maju dengan perusahaan JMS GROUP ternyata usahanya tidak membuahkan hasil. Saat ini perusahaan JMS GROUP meningkat drastis menjadi urutan pertama perusahaan terbaik di Indonesia. Sedangkan perusahaan WANGSA GROUP berada di urutan kedua. Bara sangat kecewa karena dia telah kalah dari Zeline yang pernah dia hina.
Berita perusahaan WANGSA GROUP yang mengalami penurunan membuatnya sedikit stres belum lagi berita lainnya yang Bara belum mengetahuinya. Jika Bara tahu tentang sesuatu hal yang lain, mungkin saja Bara bisa syok.
Kris datang menemui Bara di ruang kerjanya dengan memberikan kabar penting yang tak bisa ditunda lagi. Kris mendekati Bara dan memberikan hasil laporan yang selama ini Bara inginkan. Bara dan Kris menyelidiki kehidupan Zeline dan anaknya selama mereka tinggal di Singapura. Setelah sekian lama, akhirnya Kris bisa mendapatkan biodata Zeline juga ketiga anak kembarnya.
"Tuan, ada hal penting yang harus saya bicarakan pada Tuan sekarang, tapi jika Tuan belum mau mendengarnya, saya bisa membicarakannya jika Tuan Bara sudah siap," kata Kris menjelaskan dengan izin Bara terlebih dahulu.
"Ada apa sih, kenapa musti menunggu saya siap? Kalau mau bicara ya katakan saja!" seru Bara dengan suara datar dan tak bersemangat.
"Begini Tuan, ini mengenai nona Zeline, Tuan!" ucap Kris memberi tahu.
"Zeline, Zeline, Zeline terus yang dibahas. Kenapa semua orang di luar sana membicarakan Zeline dimana-mana. Arghhh ... Zeline sekarang pasti sedang mentertawakan saya atas kemenangannya, sialll," teriak Bara dengan kesal.
Kris terdiam tidak berani mengeluarkan kata-katanya lagi saat Bara sedang dalam emosi.
"Cepat katakan ada berita apa tentang Zeline!" ujar Bara yang masih kesal.
"Emm ... ini Tuan. Lebih baik Tuan baca sendiri saja biodata tentang nona Zeline dan anak anda, Tuan!" Kris akhirnya menyerahkan berkas laporan biodata Zeline beserta anak-anaknya.
Bara sedikit ragu untuk melihat biodata itu tetapi keingintahuan Bara begitu besar sehingga Bara meraih berkas itu dari Kris. Bara membukanya perlahan dan membacanya, ada yang dia tak pahami pada biodatanya. Bara tak ingin salah mengerti jadi dia menanyakan kepada Kris untuk lebih jelasnya.
"I-ini apa maksudnya Kris, saya nggak paham. Bisa kau menjelaskannya?" tanya Bara gugup yang sebentar lagi mungkin dia tak akan sanggup mendengarnya.
Kris pun meraih kembali berkas biodata yang diberikan oleh Bara. Dengan ragu Kris menjelaskannya kepada bosnya itu pelan.
"Begini Tuan, ternyata nona Zeline selama ini adalah seorang single mom dan dia belum pernah menikah. Dan lagi ... dia mempunyai tiga anak bernama Jupiter, Mars dan Starla. Ketiga anak itu adalah anak kembar. Nona Zeline melahirkan anak kembar dan itu berarti ... ketiga anak kembar itu adalah anak Tuan Bara," jelas Kris dengan sedikit rasa takut.
Deg
Bara memejamkan matanya sambil mengusap-usap keningnya untuk menenangkan sejenak pikirannya.
"Bagaimana bisa Zeline melahirkan anak kembar? Apa kau tidak salah Kris? Coba kau selidiki lagi, jangan sampai ada kesalahan," pinta Bara yang sudah tidak bisa konsentrasi dengan baik.
"Ini hasil yang sebenarnya dan bukan rekayasa," ujar Kris meyakinkan kembali.
"Arghhh ... bagaimana bisa tiga anak sekaligus. Apa yang harus aku lakukan sekarang? Bagaimana kalau papi sampai tahu hal ini? Pasti papi marah besar belum lagi Jeny, arghhh...!!" teriak Bara panik dan seakan semua impiannya ke depan hancur.
"Itu semua bukan salah Tuan, itu semua murni kecelakaan dan bila dibicarakan baik-baik pasti mereka mengerti, Tuan!" Kris sedikit menenangkan hati Bara.
Bara menghela nafasnya dengan berat, apa yang dikatakan oleh Kris menurutnya benar. Mau mengelak pun Bara tetap ayah dari ketiga anak kembar Zeline. Bara harus berlapang dada menerima apa yang sudah terjadi padanya.
"Bisa kau jelaskan bagaimana sifat dan kelakuan ketiga anak kembar itu? Saya ingin tahu bagaiman Zeline melahirkan keturunan Adiwangsa," tanya Bara yang seolah-olah peduli pada ketiga anak kembarnya.
"Baik Tuan. Ketiga anak ini memiliki kecerdasan yang luar biasa, bisa dikatakan mereka ini genius karena mereka memiliki IQ yang tinggi melebihi Tuan Bara. Jupiter yang pandai berbisnis dan mampu menciptakan teknologi informasi. Mars yang sangat ahli bermain catur serta bela diri. Starla yang merupakan penyanyi luar biasa dengan kamampuan diberbagai genre musik. Dan mereka bertiga juga sangat cerdas dalam pelajaran," jelas Kris secara rinci sesuai fakta.
Dalam hati Bara, dia sangat beruntung memiliki anak genius seperti mereka. Tapi Bara masih takut untuk mengakuinya.
"Tuan, lalu bagaimana sekarang?" tanya Kris.
"Siapkan mobil, aku ingin ke JMS GROUP sekarang!" perintah Bara.
Di Paris, seorang laki-laki yang sedang berbicara pada asistennya lewat telepon untuk meminta penjelasan tentang apa yang telah terjadi pada perusahaan WANGSA GROUP yang telah membesarkan nama keluarga Adiwangsa.
"Bagaimana ini bisa terjadi, apa yang telah dilakukan oleh Bara selama ini? Kenapa WANGSA GROUP mengalami penurunan drastis? Pokoknya awasi Bara mulai dari aktivitasnya hingga keseharian dia di Jakarta. Pasti ada sesuatu yang terjadi padanya," perintah Jaya pada asistennya yang bekerja di WANGSA GROUP Jakarta yang dia percayai untuk memata-matai Bara.
Jaya Adiwangsa adalah pemilik asli perusahaan WANGSA GROUP dan merupakan ayah kandung dari Barata Adiwangsa. Jaya Adiwangsa seorang duda yang ditinggal mati istrinya lima tahun lalu sehingga dia menetap di Paris untuk suasana baru. Jaya mempercayai Bara untuk menangani perusahaan WANGSA GROUP di Jakarta sedangkan Jaya mengurus perusahaannya di Paris.
"Kesalahan apa yang Bara lakukan sehingga perusahaan menjadi kacau seperti ini? Awas saja dia!" gumam Jaya merutuki Bara dengan kesal.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Litaalzhaazzila Azzila
saya bantuin pak buat ngejambak rambutnya si bara 😂😂😂
2022-02-27
3
Ssaeda Aditia
jngn smpai zeline memaafakn bara.. buat bara menyesal seumur hidupnya
2022-01-10
4
pink lee
bara bikin kesel🙄
2021-12-03
0