Kini saatnya Zeline dan ketiga anak kembarnya menjalankan misi pertama. Saat ini stasiun TV milik Bara, AWTV mengadakan lomba bernyanyi bertema Mom and Kids. Zeline yang sudah lama menanti kesempatan ini dan mengawasi perusahaan Bara dari kejauhan atas bantuan orang suruhannya, akhinya dalam kesempatan ini Zeline dan Starla akan mengikuti lomba tersebut. Zeline tak peduli bila Bara mengetahui keberadaan dirinya yang berani muncul di hadapan lelaki itu setelah sekian lamanya.
"Mama dan Starla pokoknya kalian harus menampilkan suara emas kalian agar kalian menang. Dengan begitu kalian akan terkenal dan semua orang tahu betapa luar biasanya kalian. Dan papa harus tahu itu," ucap Mars si anak kedua dengan bersemangat.
"Untuk urusan yang lainnya, serahkan saja pada Piter. Piter akan melakukan misi selanjutnya untuk perusahan kita JMS GROUP agar bersaing dengan WANGSA GROUP dan mengetahui kelemahannya," ucap Jupiter meyakinkan.
"Baiklah, tapi kalian tetap hati-hati ya, sayang!" ujar Zeline memberi pesan.
"Tenang saja, Ma. Sudah ada para bodyguard dan orang yang ahli dalam bidang ini untuk membantu Piter," ucap Jupiter percaya diri.
"Kak Piter, Kak Mars ... aku pergi dulu ya, bye!" ucap Sarla saat hendak berangkat ke tempat lomba yang akan berlangsung.
Barata Adiwangsa, CEO dari WANGSA GROUP dan AWTV berjalan memasuki perusahaan besarnya dengan langkah tegap dan berwajah tegas serta berwibawa tapi sifatnya yang dingin dan angkuh serta tak ingin terkalahkan membuat semua orang tunduk padanya.
Diusianya saat ini yang terbilang muda, 28 tahun dia sangat mahir dalam bidang teknologi, lulusan luar negeri dengan predikat terbaik dan mempunyai IQ tinggi. Karena kepintarannya jarang orang yang bisa menandingi usahanya untuk maju dalam mengembangkan perusahaannya.
Bara telah memasuki ruangannya diikuti oleh sekretaris setianya bernama Kris. Bara memiliki banyak sekretaris tetapi Bara hanya menginginkan Kris yang menjadi sekretaris pribadinya.
"Bagaimana situasi di AWTV? Apa semua berjalan dengan lancar?" tanya Bara yang sedang duduk di kursi kebesarannya sambil memainkan tangannya di meja.
"Situasinya sangat aman, Tuan. Siang nanti saya akan mengecek ke sana melihat program acara tersebut, Tuan!" sahut Kris menjelaskan.
"Oh ya, setelah jam istirahat siang nanti saya akan ke Bandara menjemput Jeny. Jadi saya ingin kamu jangan mengganggu saya untuk hari ini jika bukan urusan yang sangat penting, mengerti?" ucap Bara sambil memberi pesan pada Kris.
"Baik, Tuan."
Pukul 14.00 siang, pembawa acara Mom and Kids baru saja memanggil nama Zeline dan Starla. Zeline dan Starla menaiki panggung dan siap untuk bernyanyi dengan busana yang mewah dan wajah cantik dari keduanya membuat orang terpesona.
Zeline dan Starla pun mulai menyanyi dengan membawakan lagu perpaduan antara pop dan seriosa. Semua orang bertepuk tangan dengan meriah setelah mendengar suara tinggi dari Starla. Starla yang masih berusia 5 tahun mampu untuk menyanyikan lagu seriosa sungguh luar biasa, banyak orang yang mengaguminya.
Saat Kris mendengar suara Zeline dan Starla menyanyi, Kris mendekat dan melihat penampilan mereka secara langsung. Kris begitu teliti melihat rupa Zeline dan mengingat-ingat wajah cantik itu.
"Siapa wanita itu, kenapa wajahnya begitu tidak asing?" Kris belum mampu mengingatnya.
Dengan rasa penasarannya, Kris menghampiri pembawa acara tersebut.
"Maaf mengganggu sebentar, saya mau tanya, bisa kau beri tahu siapa nama wanita yang sedang bernyanyi itu?" tanya Kris yang tidak sabar ingin mengetahuinya.
"Oh mereka itu Zeline dan Starla, Pak!" jawabnya singkat.
"Terima kasih, ya!"
Kris langsung menjauh dari panggung saat penampilan Zeline dan Starla telah selesai.
"Nggak salah lagi, wanita itu pekerja hotel yang tidur dengan tuan Bara 6 tahun yang lalu. Ini gawat, aku harus beri tahu tuan Bara secepatnya," Kris langsung meraih ponsel dari sakunya dan mendial nomor tuannya itu.
"Sial, nomornya nggak aktif. Pasti tuan Bara sedang bersama kekasihnya," gumam Kris lalu menghela nafasnya kesal.
Di kantor JMS GROUP, Jupiter dan Mars serta orang-orang yang juga handal dalam berbagai bidang telah dipekerjakan oleh Jupiter dan Zeline selama beberapa tahun ini.
"Wow, ternyata WANGSA GROUP begitu luar biasa, wajar saja perusahaan itu berkembang pesat. Mereka memaksa para pebisnis lain bergabung dengan cara licik," ucap Jupiter sembari melihat foto yang diberikan oleh salah satu anak buahnya yang mengikuti gerak-gerik karyawan WANGSA GROUP.
"Lalu apa yang akan kita lakukan selanjutnya, Kak? Bukankah papa itu orang yang sangat cerdas juga?" tanya Mars yang masih kurang yakin.
"Walaupun papa orang cerdas, tapi dia tidak bisa mengalahkanku, Mars. Sudah jelas papa salah dalam menjalankan bisnisnya, kepintarannya itu dia salah gunakan untuk reputasinya agar selalu dipuja. Aku akan menghancurkan WANGSA GROUP perlahan Mars, dengan begitu papa akan tahu siapa kita tanpa dirinya selama ini," kata Jupiter menjelaskan pada Mars.
"Caranya bagaimana, Kak?"
"Pertama-tama kita rebut semua rekan bisnis dari WANGSA GROUP!" seru Jupiter menyeringai.
"Lalu aku harus melakukan apa, Kak?" tanya Mars.
"Kau fokus saja pada olimpiade caturmu, urusan JMS GROUP biar kakak yang menanganinya," ujar Piter.
"Baiklah, Kak!" ucap Mars patuh.
Di studio AWTV tempat perlombaan berlangsung akhirnya telah menemukan finalis-finalis terbaik untuk maju ke tahap final tiga besar. Saat pengumuman tiba, beruntungnya Zeline dan Starla masuk ke dalam final tiga besar itu.
"Selamat ya Zeline dan Starla, sayang. Tante yakin kalian akan memenangkan lomba ini. Di luar negeri kalian banyak memenangkan tropi apalagi di Jakarta," ucap Intan, sahabat Zeline yang setia menemaninya sejak dulu saat Zeline susah.
"Terima kasih ya, Tante."
"Terima kasih, Intan. Ayo kita pulang!" ucap Zeline sambil memegang tangan Starla dan mereka pun berlalu dari studio AWTV.
Kris tak lepas memandang Zeline dan Starla dari kejauhan. Sedari tadi pun Kris menghubungi Bara masih tak tersambung juga.
"Tuan Bara, kenapa anda mematikan ponsel anda di waktu yang sangat penting seperti ini," gumam Kris begitu cemas.
Kris pergi ke apartemen Bara, jika kekasihnya pulang ke Indonesia pasti Bara akan menginap di apartemennya.
Ting... ting... ting...
Pintu pun terbuka dengan wajah Bara yang sangat tampak kesal dan matanya yang tajam.
"Ada apa sih, sudah saya bilang jangan ganggu saya jika itu bukan hal penting. Kalau masalah kantor, mending kamu pulang. Besok saja bahasnya!" dengan kesal Bara hendak menutup pintunya kembali.
"Ini masalah Zeline, Tuan."
Bara menghentikan gerakannya menutup pintu saat dia mendengar Kris mengucapakan nama Zeline.
"Maksud kamu?" tanya Bara.
"Zeline pekerja hotel yang tidur dengan Tuan Bara 6 tahun yang lalu telah kembali di Jakarta dan dia tadi mengikuti lomba Mom and Kids di AWTV," ucap Kris menjelaskan pada tuannya itu.
"Apaaa...?" Bara kaget dan dengan cepat beralih ke luar dan menutup pintu apartemennya, takut jika kekasihnya mendengarkan pembicaraan Bara dan Kris.
"Katakan, kenapa bisa seperti itu? Kenapa wanita itu bisa masuk ke AWTV, bukankah dia sudah aku peringatkan tentang kedudukanku di AWTV, bahkan aku sudah memberinya uang 1 miliar. Ternyata dia tidak takut padaku," ucap Bara dengan suara pelan dan berharap kekasihnya tidak mencurigainya.
"Aku juga tidak tahu kenapa wanita itu bisa muncul di sana dan juga dia bersama seorang anak perempuan. Mereka juga lolos masuk final tiga besar, Tuan."
"Apa dia sudah menikah? Pokoknya kau cari tahu kenapa wanita itu datang ke Jakarta dan atur jadwalku untuk bertemu dengannya saat final nanti," perintah Bara yang harus dipatuhi.
"Baik, kalau begitu saya permisi, Tuan!" ucap Kris dan berlalu pergi.
"Sial, kenapa wanita itu harus muncul setelah sekian lama? Aghhh...!!" kesal Bara sembari meremas rambutnya dengan perasaan was-was.
"Ada apa sayang? Kenapa kau begitu terlihat sangat kesal?" tanya Jeny, kekasihnya Bara yang tiba-tiba muncul dari dalam apartemen menyapa Bara.
"Emm ... tidak ada apa-apa, sayang. Hanya ada masalah kecil di kantor, ayo masuk!" ujar Bara berbohong.
"Sial, kalau Jeny tahu tentang Zeline bisa gawat ini," batin Bara yang masih cemas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Sa Rang
wow salut👍
2023-09-02
0
Sajak Indah
Wak keren ini nihhh😍
2023-06-13
0
Kikan Tuners
wah kerennnnn😍
2023-04-20
0