Chapter 08. Pindah Rumah?

Boy

kembali ke rumah dengan perasaan bahagia. Ia senang bisa bekerja dengan

ayahnya. Meski awalnya sempat berdebat karena ayahnya tak mau mengalah, tapi

akhirnya di deduksi terakhir mereka berdua mengemukakan pendapat yang sama. Dan

membuat pelaku pembunuhan jasad tadi terbongkar.

“Ada

apa, sayang? Kau terlihat sangat senang setelah kembali dari rumah sakit.” Tanya

Lian sambil menyiapkan makan siang.

“Iya,

Ma. Tadi aku kembali melakukan autopsi. Dan Mama tahu, aku bekerja bersama

siapa?”

“Siapa

memangnya?”

“Dokter

Roy.”

“Dokter

Roy?” Lian mengernyitkan kening.

“Vincent

Roy Avicenna, Ma. Dia dokter forensic yang sangat terkenal.”

Lian

tersedak ketika mendengar nama Roy.

“Ada

apa, Ma?”

“Ti-tidak

apa-apa.” Entah kenapa wajah Lian menjadi panic ketika mendengar nama Roy. Padahal

mereka saling mengenalpun tidak. Mereka hanya tak sengaja bertemu saat ponsel

Lian tertinggal di resto hotel.

“Kau

makanlah dulu, ya. Mama mau ke kamar mandi.” Lian segera bergegas menuju kamar

mandi.

Lian

memandangi wajahnya di cermin. “Ada apa denganku? Kenapa aku jadi gugup saat

mendengar nama pria itu?” Lian memegangi wajahnya. “Astaga!!!”

Lian

mencuci wajahnya agar terlihat lebih segar. Dia berusaha menetralkan detak

jantungnya yang tak beraturan.

“Keluarga

Avicenna adalah keluarga yang sangat terpandang, Lian. Kau harus sadar siapa

dirimu. Bahkan memikirkannya saja kau tak pantas. Huft!!!”

,

,

,

“Aku

tidak tahu sebenarnya ini pantas untuk kukatakan atau tidak. Tapi, aku ingin

mempermudah pekerjaan putramu.” Jelas Patrick.

“Jadi,

apa maksudmu?” Tanya Lian tak paham.

“Akan

lebih mudah untukku mengawasi Boy jika kami tinggal berdekatan.”

“Maksudmu…”

“Ikutlah

pindah ke apartemenku!”

“Hah?!

Apa maksudmu?!” sungut Lian.

“Jangan

salah sangka dulu, Nona. Maksudku bukan tinggal satu unit apartemen denganku,

tapi berbeda unit.”

“Lalu?”

“Aku

sudah menyiapkan apartemen untuk Boy. Dia akan bekerja dengan lebih baik. Aku

menyiapkan satu kamar khusus untuknya.”

Lian

menghela nafasnya. “Kenapa kau melakukan ini?”

“Karena

ini adalah tugasku sebagai pembimbing Boy.”

Lian

terdiam dan tidak menjawab.

“Kau

pikirkan saja dulu, Nona. Kau bisa pindah bersama temanmu juga.”

,

,

,

“Pindah?”

Riana berjingkat antusias. “Kurasa itu ide yang bagus juga!” Ia meringis

memperlihatkan deretan giginya.

“Ish,

kau ini!”

“Rejeki

mana boleh ditolak sih, Li!”

“Tapi…

aku merasa tidak enak hati dengannya. Kami bahkan baru sebulan ada disini.”

“Mungkin

dia lelah harus bolak balik kemari. Apartemen apa yang dia tawarkan?”

“Prince

Town.”

“What?!

Prince Town! Kau serius, Li? Itu adalah apartemen mewah di kota ini. ayolah,

Li, kita pindah saja kesana!” rengek Riana pada Lian.

“Ish,

kau!” Lian ingin sekali memukul gadis manis yang merajuk pada dirinya itu.

“Lagipula

kurasa itu adalah imbalan untuk pekerjaan Boy. Benar, ‘kan?”

“Entahlah.”

Lian memutar bola matanya malas.

“Kau

beruntung memiliki Boy dalam hidupmu, Li.”

“Dia

adalah cahaya hidupku, Ri. Aku tidak tahu bagaimana hidupku jika tanpanya.”

Riana

memeluk sahabatnya itu. Riana tahu bagaimana perjuangan Lian di saat-saat

sendiri mengandung Boy tanpa seorang suami di usia yang masih amat muda. Ia mengusap

punggung Lian lembut.

“Kau

sudah menuai hasil yang manis sekarang. Jangan memikirkan apapun lagi. Oke?”

Lian

mengangguk. “Terima kasih, Ri. Aku tidak tahu bagaimana hidupku tanpa dirimu.”

.

.

.

Esok

harinya, Lian menghubungi Patrick dan mengatakan jika dirinya bersedia pindah

bersama Boy juga Riana. Dan hari ini mereka sedang mengemas barang-barang yang

akan dibawa. Patrick dan Kenzo pun ikut membantu membawa barang pindahan milik

Lian dan Boy.

“Kau

tidak perlu membawa banyak barang, Nona. Apartemen itu dilengkapi fasilitas

yang lengkap.” Terang Patrick. Lian mengangguk paham.

Sekitar

45 menit perjalanan menuju apartemen Prince Town di tengah kota. Lian terkesima

melihat unit apartemen yang cukup mewah itu. Dominasi warna krem membuat hati

menjadi tenang. Lian menyukai warna yang lembut.

Lian

menuju dapur. Tempat ini adalah tempat favoritnya setelah menjadi seorang ibu.

“Kau

suka memasak?” Tanya Patrick.

“Hmm,

begitulah.” Jawab Lian singkat.

“Kalau

begitu kau bisa masak untukku?”

“Eh?”

Sejenak tatapan mata mereka bertemu. Lian melihat ketenangan dalam tatapan

Patrick.

“Umm,

maksudku… masak untuk kami semua. Tidak hanya untukku.” Patrick menggaruk

tengkuknya yang tak gatal. Ia gugup setelah saling bertatapan dengan Lian.

Lian

tersenyum. Senyumnya sangat manis. “Tentu saja. Aku akan membuatkan makanan

untukmu setiap hari. Tapi ada syaratnya.”

“Heh?

Apa syaratnya?”

“Kau

tidak boleh membuang makanannya. Kau harus menghabiskannya.”

Patrick

tertawa. “Hanya itu saja syaratnya? Tentu saja aku akan melakukannya.”

“Terima

kasih.” Ucap Lian.

“Untuk

apa?”

“Semuanya.

Kau orang yang baik, Tuan Hensen.” Jawab Lian kemudian menghampiri Riana dan

Kenzo yang sedang berbenah.

.

.

.

Setelah

seharian memindahkan barang-barang, Patrick dan Kenzo memutuskan untuk

bersantai dan meminum kopi di café apartemen di lantai bawah. Meski barang

milik Lian dan Boy tidak terlalu banyak, tetap saja mereka merasa lelah.

Saat

sedang menyesap kopinya, netra Patrick tertuju pada seseorang yang tidak asing.

Kenzo yang melihat ekspresi sahabatnya berubah, segera mengikuti kemana arah

mata Patrick memandang.

“Astaga,

Pat! Kau memandanginya sampai matamu akan terlepas.” Ledek Kenzo.

“Jangan

asal bicara! Kau tahu kenapa bosmu ada disini?”

“Maksudmu

dokter Roy?”

Patrick

memutar bola matanya malas. “Siapa lagi?”

“Dia

memang tinggal disini.” Balas Kenzo santai.

“Dia?

Benarkah? Sejak kapan?” Patrick sangat terkejut.

“Sebelum

kau pindah kemari, dia sudah tinggal disini, Pat.”

Patrick

berusaha menetralkan deru nafasnya. Orang yang ia bicarakan kini telah

menghilang tertutup pintu lift yang membawanya naik.

“Ada

apa, Pat?”

“Tidak

ada.” Patrick memalingkan wajahnya.

Kenzo

mengedikkan bahunya. Ia tak mau ikut campur urusan sahabatnya itu. Masa lalu

yang berusaha Patrick kubur bersama kenangan pahitnya kini kembali menyeruak. Terkadang

ia sendiri bingung, apakah keputusannya untuk kembali ke Negara ini adalah

benar atau tidak.

.

.

.

Wanita

cantik itu menerobos masuk sebuah ruangan laboratorium yang sudah lama

terbengkalai. Dia adalah Zara, yang sedang mencari bukti tentang apa yang

dilakukan kakeknya 7 tahun lalu. Bertahun-tahun mencari bukti yang konkret

namun masih belum ia temukan hingga akhirnya ia bertemu dengan Boy.

Firasatnya

tidak mungkin salah. “Ada sesuatu dengan anak itu yang terhubung dengan

peristiwa 7 tahun lalu.”

Zara

menggeram kesal karena tak menemukan apapun.

“Arrrggghhh!!!

Dasar kakek tua! Dimana kau sembunyikan semua bukti-bukti itu!”

Wanita

cantik itu kini berubah menyeramkan hanya karena ingin menemukan bukti dari

masa lalu.

“Aku

tidak akan melepaskan perempuan itu dan juga anaknya jika sampai semua itu

benar. Kau lihat saja, kakek. Kau akan menyesal karena sudah melakukan ini

padaku!”

#bersambung

Terpopuler

Comments

bibuk duo nan

bibuk duo nan

jangan jangan yg membunuh tuan Gerald adalah zara

2024-06-22

1

N⃟ʲᵃᵃ࿐DHE-DHE"OFF🎤🎧

N⃟ʲᵃᵃ࿐DHE-DHE"OFF🎤🎧

ternyata oh ternyata Zara jahat juga ya
pasti dia ngga suka karena Roy sudah menolak nya,

2022-09-14

1

Desak Putu

Desak Putu

wah jd zara ini yg d ceritain roy ma kakek ny donald utk gk tw klo roy nanam benih ke rahim lian buat jd pewaris avicena ya... krn zara suka roy ..

2022-01-06

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01. The Genius Project
2 Chapter 02. Pregnant and Runaway
3 Chapter 03. My Boy
4 Chapter 04. The First Meeting
5 Chapter 05. Misi Rahasia Boy
6 Chapter 06. NOC (Non Official Cover)
7 Chapter 07. Like Father, Like Son
8 Chapter 08. Pindah Rumah?
9 Chapter 09. Rencana Helena
10 PENGUMUMAN REVISI
11 Chapter 10. Namaku Belinda
12 Chapter 11. Dia adalah Ayahku!
13 Chapter 12. Pertemuan Kembali
14 Chapter 13. Apakah Dia Anakku?
15 Chapter 14. Penjelasan Donald
16 Chapter 15. Aku Ingin Pulang
17 Chapter 16. Kesedihan Belinda
18 Chapter 17. Ingin Mengenalnya
19 Chapter 18. Rencana Pernikahan
20 Chapter 19. Bekerja Bersama
21 Chapter 20. Katakan yang Sebenarnya!
22 Chapter 21. Kebohongan Belinda
23 Chapter 22. Permintaan Belinda
24 Chapter 23. Kekhawatiran Belinda
25 Chapter 24. Kemarahan Boy
26 Chapter 25. Menguak Fakta Masa Lalu
27 Chapter 26. Siapa Kawan, Siapa Lawan
28 Chapter 27. Melakukan Tes DNA
29 Chapter 28. Fakta yang Terkuak
30 Chapter 29. Cerita tentang Roy
31 Chapter 30. Kedekatan Roy dan Boy
32 Chapter 31. Kenangan Pahit
33 Chapter 32. Dari Hati ke Hati
34 Chapter 33. Bertemu Kakek Donald
35 Chapter 34. Getaran yang Berbeda
36 Chapter 35. Berdamai dengan Masa Lalu
37 Chapter 36. Memutuskan Hubungan
38 Chapter 37. Kejujuran Hati
39 Chapter 38. Mengungkap Rahasia
40 Chapter 39. Rencana Licik
41 Chapter 40. Belinda Menghilang
42 Chapter 41. Penjelasan Patrick
43 Chapter 42. Peringatan Keras
44 Chapter 43. Finding Belinda
45 Chapter 44. Cerita dari Gerald
46 Chapter 45. Berita Kematian Gerald
47 Chapter 46. Kesaksian Belinda
48 Chapter 47. Sang Pewaris
49 Chapter 48. Julian Patrick Avicenna
50 Chapter 49. Siapa Belinda?
51 Chapter 50. Kesakitan Julian
52 Chapter 51. Permainan Zara
53 Chapter 52. Putri Berlian is Back!
54 Chapter 53. I Marry You
55 Chapter 54. Kebenaran dan Kejujuran
56 Chapter 55. Kacau Galau
57 Chapter 56. Kacau Galau (2)
58 Chapter 57. Untitled
59 Chapter 58. Balas Dendam Julian
60 Chapter 59. Untitled 2
61 Chapter 60. Kepingan Masa Lalu
62 Chapter 61. Tak Ada Gunanya Berdebat
63 Chapter 62. Untitled 3
64 Chapter 63. Serpihan Dendam Masa Lalu
65 Chapter 64. Kesedihan Roy
66 Chapter 65. Pengakuan Helena
67 Chapter 66. Rahasia Keluarga Avicenna
68 Chapter 67. Konferensi Pers
69 Chapter 68. Sebuah Keberhasilan
70 Chapter 69. Julian yang Tak Terkendali
71 Chapter 70. Nasib Tragis Belinda
72 Chapter 71. Pukulan Berat
73 Chapter 72. Untitled 4
74 Chapter 73. Mencari Titik Terang
75 Chapter 74. H U K U M A N
76 Chapter 75. Pada Akhirnya
77 Chapter 76. Waktu Cepat Berlalu
78 Chapter 77. Hal yang Berubah
79 Chapter 78. Rahasia yang Tersimpan
80 Chapter 79. Apa yang Kau Sembunyikan?
81 Chapter 80. Hanya Kita yang Tahu
82 Chapter 81. Kerinduan yang Terpendam
83 Chapter 82. Rindu Ibu
84 Chapter 83. Aku Tahu Tentangmu
85 Chapter 84. Bersabarlah, Cinta!
86 Chapter 85. Terlalu Berat, Terlalu Sulit
87 Chapter 86. Jiwa yang Rapuh
88 Chapter 87. Kejutan untuk Berlian
89 Chapter 88. Kartika Butik
90 Chapter 89. Cinta atau Persahabatan
91 Chapter 90. Seperti yang Kau Minta
92 Chapter 91. Mulai Beraksi
93 Chapter 92. Terbongkar (1)
94 Chapter 93. Terbongkar (2)
95 Chapter 94. Terbongkar (3)
96 Chapter 95. Terbongkar (4)
97 Chapter 96. Terbongkar (5)
98 Chapter 97. Duka dan Kesedihan
99 Chapter 98. Menelan Pil Pahit
100 Chapter 99. Hubungan Tak Kasat Mata
101 Chapter 100. Secercah Harapan
102 Chapter 101. Teriakan Batin
103 Chapter 102. George Langdon
104 Chapter 103. Sebongkah Kebahagiaan
105 Chapter 104. Pembalasan Zara
106 Chapter 105. Menghapus Jejakmu
107 Chapter 106. Kebahagiaan Julian
108 Chapter 107. Pura-pura Lupa
109 Chapter 108. Kepulangan Kenzo
110 Chapter 109. Dokter Kecil yang Tampan
111 Chapter 110. Debaran Pertama
112 EXTRA PART : Many Things Happen
113 Chapter 111. Meminang
114 Chapter 112. Sibuk
115 Chapter 113. Sakit
116 Chapter 114. Mabuk Cinta
117 Chapter 115. E G O
118 Chapter 116. Viral
119 Chapter 117. Bukti Cinta
120 Chapter 118. Dilemma
121 Chapter 119. Takut Kehilangan
122 Chapter 120. Suara Hati Nathan
123 Chapter 121. Hari Pertunangan
124 Chapter 122. Desa Selimut
125 Chapter 123. Boy vs Aleya
126 Chapter 124. Pesona Gadis Desa
127 Chapter 125. Sisi Lain Boy
128 Chapter 126. Suara Hati Aleya
129 Chapter 127. Dag Dig Dug Debaran Aneh
130 Chapter 128. Malam-malam Terakhir
131 Chapter 129. Malam Api Unggun
132 Chapter 130. Sweet Mistake
133 Chapter 131. Kembali
134 Chapter 132. Pertikaian
135 Chapter 133. Purnama Merindu
136 Chapter 134. Kesempatan
137 Chapter 135. Waktu yang Tak Akan Terulang
138 Chapter 136. Distance
139 Chapter 137. Lembar Hidup Baru
140 Chapter 138. Sebuah Kisah
141 Chapter 139. Baik-baik Saja
142 Chapter 140. Malaikat Kecil
143 Chapter 141. Harapan
144 Chapter 142. Dia Lagi, Dia Lagi
145 Chapter 143. Ada Apa Denganmu?
146 Chapter 144. Amarah
147 Chapter 145. M A A F
148 Chapter 146. MAAF Lagi
149 Chapter 147. Kecurigaan
150 Chapter 148. Panik
151 Chapter 149. Aku Baru Tahu
152 Chapter 150. Mulai Terbongkar
153 Chapter 151. Hasil Pemeriksaan
154 Chapter 152. Ego yang Tak Berujung
155 Chapter 153. Sebuah Tamparan
156 Chapter 154. Sebuah Pengakuan - Sebuah Fakta
157 Chapter 155. Viral Lagi
158 Chapter 156. Tertuduh
159 Chapter 157. Balas Dendam Terindah
160 Chapter 158. Dibalik Peristiwa
161 Chapter 159. Tak Lagi Sama
162 Chapter 160. Kekacauan Baru
163 Chapter 161. Cerita Boy tentang Aleya
164 Chapter 162. Takut Kehilangan Lagi
165 Chapter 163. Datang dan Pergi
166 Chapter 164. Badai Pasti Berlalu
167 Chapter 165. Aku Bukan Jodohnya
168 Chapter 166. Sebuah Drama
169 Chapter 167. Mendadak
170 Chapter 168. Kesan Pertama
171 Chapter 169. Kembali Pulang
172 Chapter 170. Perjodohan Tak Terduga
173 Chapter 171. Pendekatan
174 Chapter 172. Memilih Pergi
175 Chapter 173. Penyesalan
176 Chapter 174. Kisah Baru Aleya
177 Chapter 175. Diam-diam Suka
178 Chapter 176. Bertemu Kembali
179 Chapter 177. Pengakuan Cinta
180 Chapter 178. Memori Berkasih
181 Chapter 179. Bentuk Cinta
182 Chapter 180. Sang Penguasa
183 Chapter 181. Petualang Cinta
184 Chapter 182. Kelahiran Si Kembar
185 Chapter 183. Pilihanku
186 Chapter 184. Hari Bahagia
187 Chapter 185. Menuju Bahagia (Rion - Shelo)
188 Chapter 186. Hari Bahagia Bersama (END)
189 BONUS EPISODE
190 SUARA HATI AUTHOR
191 AUDIO BOOK JHSDT
192 Anak Baru DDHSM (Dendam dan Hasrat Sang Mafia)
193 Sekuel JHSDT "My Culun CEO"
194 NEW RELEASE
Episodes

Updated 194 Episodes

1
Chapter 01. The Genius Project
2
Chapter 02. Pregnant and Runaway
3
Chapter 03. My Boy
4
Chapter 04. The First Meeting
5
Chapter 05. Misi Rahasia Boy
6
Chapter 06. NOC (Non Official Cover)
7
Chapter 07. Like Father, Like Son
8
Chapter 08. Pindah Rumah?
9
Chapter 09. Rencana Helena
10
PENGUMUMAN REVISI
11
Chapter 10. Namaku Belinda
12
Chapter 11. Dia adalah Ayahku!
13
Chapter 12. Pertemuan Kembali
14
Chapter 13. Apakah Dia Anakku?
15
Chapter 14. Penjelasan Donald
16
Chapter 15. Aku Ingin Pulang
17
Chapter 16. Kesedihan Belinda
18
Chapter 17. Ingin Mengenalnya
19
Chapter 18. Rencana Pernikahan
20
Chapter 19. Bekerja Bersama
21
Chapter 20. Katakan yang Sebenarnya!
22
Chapter 21. Kebohongan Belinda
23
Chapter 22. Permintaan Belinda
24
Chapter 23. Kekhawatiran Belinda
25
Chapter 24. Kemarahan Boy
26
Chapter 25. Menguak Fakta Masa Lalu
27
Chapter 26. Siapa Kawan, Siapa Lawan
28
Chapter 27. Melakukan Tes DNA
29
Chapter 28. Fakta yang Terkuak
30
Chapter 29. Cerita tentang Roy
31
Chapter 30. Kedekatan Roy dan Boy
32
Chapter 31. Kenangan Pahit
33
Chapter 32. Dari Hati ke Hati
34
Chapter 33. Bertemu Kakek Donald
35
Chapter 34. Getaran yang Berbeda
36
Chapter 35. Berdamai dengan Masa Lalu
37
Chapter 36. Memutuskan Hubungan
38
Chapter 37. Kejujuran Hati
39
Chapter 38. Mengungkap Rahasia
40
Chapter 39. Rencana Licik
41
Chapter 40. Belinda Menghilang
42
Chapter 41. Penjelasan Patrick
43
Chapter 42. Peringatan Keras
44
Chapter 43. Finding Belinda
45
Chapter 44. Cerita dari Gerald
46
Chapter 45. Berita Kematian Gerald
47
Chapter 46. Kesaksian Belinda
48
Chapter 47. Sang Pewaris
49
Chapter 48. Julian Patrick Avicenna
50
Chapter 49. Siapa Belinda?
51
Chapter 50. Kesakitan Julian
52
Chapter 51. Permainan Zara
53
Chapter 52. Putri Berlian is Back!
54
Chapter 53. I Marry You
55
Chapter 54. Kebenaran dan Kejujuran
56
Chapter 55. Kacau Galau
57
Chapter 56. Kacau Galau (2)
58
Chapter 57. Untitled
59
Chapter 58. Balas Dendam Julian
60
Chapter 59. Untitled 2
61
Chapter 60. Kepingan Masa Lalu
62
Chapter 61. Tak Ada Gunanya Berdebat
63
Chapter 62. Untitled 3
64
Chapter 63. Serpihan Dendam Masa Lalu
65
Chapter 64. Kesedihan Roy
66
Chapter 65. Pengakuan Helena
67
Chapter 66. Rahasia Keluarga Avicenna
68
Chapter 67. Konferensi Pers
69
Chapter 68. Sebuah Keberhasilan
70
Chapter 69. Julian yang Tak Terkendali
71
Chapter 70. Nasib Tragis Belinda
72
Chapter 71. Pukulan Berat
73
Chapter 72. Untitled 4
74
Chapter 73. Mencari Titik Terang
75
Chapter 74. H U K U M A N
76
Chapter 75. Pada Akhirnya
77
Chapter 76. Waktu Cepat Berlalu
78
Chapter 77. Hal yang Berubah
79
Chapter 78. Rahasia yang Tersimpan
80
Chapter 79. Apa yang Kau Sembunyikan?
81
Chapter 80. Hanya Kita yang Tahu
82
Chapter 81. Kerinduan yang Terpendam
83
Chapter 82. Rindu Ibu
84
Chapter 83. Aku Tahu Tentangmu
85
Chapter 84. Bersabarlah, Cinta!
86
Chapter 85. Terlalu Berat, Terlalu Sulit
87
Chapter 86. Jiwa yang Rapuh
88
Chapter 87. Kejutan untuk Berlian
89
Chapter 88. Kartika Butik
90
Chapter 89. Cinta atau Persahabatan
91
Chapter 90. Seperti yang Kau Minta
92
Chapter 91. Mulai Beraksi
93
Chapter 92. Terbongkar (1)
94
Chapter 93. Terbongkar (2)
95
Chapter 94. Terbongkar (3)
96
Chapter 95. Terbongkar (4)
97
Chapter 96. Terbongkar (5)
98
Chapter 97. Duka dan Kesedihan
99
Chapter 98. Menelan Pil Pahit
100
Chapter 99. Hubungan Tak Kasat Mata
101
Chapter 100. Secercah Harapan
102
Chapter 101. Teriakan Batin
103
Chapter 102. George Langdon
104
Chapter 103. Sebongkah Kebahagiaan
105
Chapter 104. Pembalasan Zara
106
Chapter 105. Menghapus Jejakmu
107
Chapter 106. Kebahagiaan Julian
108
Chapter 107. Pura-pura Lupa
109
Chapter 108. Kepulangan Kenzo
110
Chapter 109. Dokter Kecil yang Tampan
111
Chapter 110. Debaran Pertama
112
EXTRA PART : Many Things Happen
113
Chapter 111. Meminang
114
Chapter 112. Sibuk
115
Chapter 113. Sakit
116
Chapter 114. Mabuk Cinta
117
Chapter 115. E G O
118
Chapter 116. Viral
119
Chapter 117. Bukti Cinta
120
Chapter 118. Dilemma
121
Chapter 119. Takut Kehilangan
122
Chapter 120. Suara Hati Nathan
123
Chapter 121. Hari Pertunangan
124
Chapter 122. Desa Selimut
125
Chapter 123. Boy vs Aleya
126
Chapter 124. Pesona Gadis Desa
127
Chapter 125. Sisi Lain Boy
128
Chapter 126. Suara Hati Aleya
129
Chapter 127. Dag Dig Dug Debaran Aneh
130
Chapter 128. Malam-malam Terakhir
131
Chapter 129. Malam Api Unggun
132
Chapter 130. Sweet Mistake
133
Chapter 131. Kembali
134
Chapter 132. Pertikaian
135
Chapter 133. Purnama Merindu
136
Chapter 134. Kesempatan
137
Chapter 135. Waktu yang Tak Akan Terulang
138
Chapter 136. Distance
139
Chapter 137. Lembar Hidup Baru
140
Chapter 138. Sebuah Kisah
141
Chapter 139. Baik-baik Saja
142
Chapter 140. Malaikat Kecil
143
Chapter 141. Harapan
144
Chapter 142. Dia Lagi, Dia Lagi
145
Chapter 143. Ada Apa Denganmu?
146
Chapter 144. Amarah
147
Chapter 145. M A A F
148
Chapter 146. MAAF Lagi
149
Chapter 147. Kecurigaan
150
Chapter 148. Panik
151
Chapter 149. Aku Baru Tahu
152
Chapter 150. Mulai Terbongkar
153
Chapter 151. Hasil Pemeriksaan
154
Chapter 152. Ego yang Tak Berujung
155
Chapter 153. Sebuah Tamparan
156
Chapter 154. Sebuah Pengakuan - Sebuah Fakta
157
Chapter 155. Viral Lagi
158
Chapter 156. Tertuduh
159
Chapter 157. Balas Dendam Terindah
160
Chapter 158. Dibalik Peristiwa
161
Chapter 159. Tak Lagi Sama
162
Chapter 160. Kekacauan Baru
163
Chapter 161. Cerita Boy tentang Aleya
164
Chapter 162. Takut Kehilangan Lagi
165
Chapter 163. Datang dan Pergi
166
Chapter 164. Badai Pasti Berlalu
167
Chapter 165. Aku Bukan Jodohnya
168
Chapter 166. Sebuah Drama
169
Chapter 167. Mendadak
170
Chapter 168. Kesan Pertama
171
Chapter 169. Kembali Pulang
172
Chapter 170. Perjodohan Tak Terduga
173
Chapter 171. Pendekatan
174
Chapter 172. Memilih Pergi
175
Chapter 173. Penyesalan
176
Chapter 174. Kisah Baru Aleya
177
Chapter 175. Diam-diam Suka
178
Chapter 176. Bertemu Kembali
179
Chapter 177. Pengakuan Cinta
180
Chapter 178. Memori Berkasih
181
Chapter 179. Bentuk Cinta
182
Chapter 180. Sang Penguasa
183
Chapter 181. Petualang Cinta
184
Chapter 182. Kelahiran Si Kembar
185
Chapter 183. Pilihanku
186
Chapter 184. Hari Bahagia
187
Chapter 185. Menuju Bahagia (Rion - Shelo)
188
Chapter 186. Hari Bahagia Bersama (END)
189
BONUS EPISODE
190
SUARA HATI AUTHOR
191
AUDIO BOOK JHSDT
192
Anak Baru DDHSM (Dendam dan Hasrat Sang Mafia)
193
Sekuel JHSDT "My Culun CEO"
194
NEW RELEASE

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!