"Ini teh nya kang!" kata Hana menyimpan secangkir teh hangat.
"Ikhlas?"
"Ikhlas!"
"Duduk dan buka kembali cadarnya!"
Tanpa membantah,Hana langsung duduk dan membuka cadarnya.
Selain dingin dan ngeselin dia juga nyebelin
"Kok wajah kamu seperti kesal?"
"Emh apa? tidak kok!"
"Saya hanya ingin mengetes pengetahuan kamu,kamu akan naik jabatan!"
"Apa? tidak kang,saya gak mau!"
"Kenapa?"
"Saya emh saya tidak mau pokoknya!"
"Tapi,bukankah sudah menjadi aturan pesantren?"
"Iya kang,tapi saya tidak mau!"
"Artinya kamu melanggar aturan,dan kamu harus di hukum!"
"Astagfirullah,ya sudah tidak apa apa,saya di hukum saja!"
"Tapi hukumannya berat!"
"Apa hukumannya?"
"Cium pipi saya setiap hari!"
"Apa? tidak mau kang,itu dosa!"
"Tidak,malahan jika kamu mencium pipi atau jidat saya,maka kamu akan mendapat ganjaran seperti mencium hajar aswad!"
"Aish,emangnya akang suami saya?"
"Emh,sepertinya begitu!"
"Astagfirullah,saya lebih baik naik jabatan dan mengemban tanggung jawab berat dari pada harus berbuat dosa!"
"Benarkah?"
"Iya!"
Tadinya,aku mengaguminya,tapi setelah melihat sifat aslinya yang mesum,aku jadi ilfil.
"Ya sudah,mulai besok,datang keruangan ku jam delapan pagi dan jangan lupa,bawakan secangkir teh hangat!"
"Saya boleh pergi?"
"Boleh,tapi jangan lupa besok!"
"Iya!"
Kang Hatim mengulurkan tangannya.Tanpa berbicara Hana langsung mencium tangan kang Hatim.
"Assalamualaikum!" sambil melangkah pergi.
"Waalaikumusalam istriku!" jawab Kang Hatim agak pelan agar tidak terdengar oleh Hana.
"Aku tidak menyangka!" kata teh Alvi yang memang dari tadi memperhatikan percakapan keduanya.Dan keduanya juga tidak ada yang tahu.
"Eh Teh,tidak menyangka apa?" tanya kang Hatim sambil mencium tangan kakaknya.
"Kenapa gak langsung di beri tahu saja?"
"Emh,aku takut dia kaget dan dan dan jantungan dan dan dan masuk rumah sakit karena kaget!"
"Hus,jangan bicara sembarangan.Ingat,ucapan adalah doa!"
"Astagfirullah,aku lupa,semoga tidak terjadi!"
"Berikan alasan yang jelas!"
"Aku takut dia menolaknya!"
"Tapi,secara tidak langsung,kamu telah membuatnya jijik padamu,kamu seolah olah menunjukan sifat aslimu yang terkesan seperti mesum!"
"Apa? benarkan?"
"Iya,pasti dia ilfil!"
"Astagfirullah,bagaimana kalau dia semakin menjauh?"
"Rubah sikapmu! aku tahu sikap kamu begitu karena kamu gugup.Tapi,kamu menginginkan nya!"
"Iya benar!"
"Pakai sikap dingin mu di depan Hana!"
"Tapi Hana tidak suka dingin!"
"Iya aku tahu,semua wanita seperti itu,tapi kalau orang yang dingin menjadi so hangat,malah jadi ngeselin dan lucu!"
"Jadi,aku harus bagaimana?"
"Bersikap biasa saja!"
"Tapi aku gak bisa.Aku selalu gugup jika dekat dengannya!"
"Kalau begitu,beri tahu dia bahwa kau sudah menjadi suaminya!"
"Aku ingin dia mencintaiku dulu!"
"Terserah,dan apa maksud mu ingin menaikan jabatannya?"
"Iya,kan dia istriku,otomatis naik jabatan!"
"Lalu,kenapa harus di tes dulu?"
"Karena aku ingin mengetahui kemampuannya.Aku ingin mengajarinya.Aku ingin dia tahu yang aku tahu!"
"Lalu?"
"Aku ingin menjadi suami yang baik,bukankah salah satu kewajiban suami itu mengajari istrinya tentang agama? nah aku akan mengajari itu terlebih dahulu!"
"Lalu,masalah nafkah?"
"Aku akan memberikannya besok,namun aku tidak akan uang itu dariku,tapi akan aku bilang kalau uang itu dari ayahnya!"
"Nafkah batin?"
"Itu mah nanti aja dulu!"
"Gak akan dosa?"
"Siapa?"
"Istrimu!"
"Tidak,selama aku ridho!"
"Aku tahu kamu sudah besar,jadi terserah saja.Kamu pasti tahu yang terbaik!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 326 Episodes
Comments
RistaRia
ceritanya q suka banget selain lucu juga banyak pelajaran yang di dapat di dalam ceritanya..semangat thor
2023-07-07
2
ㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
jarang banget ketemu novel islami yg mengajarkan banyak ilmu kayak novel ini 😻😻😻
kebanyakan yg romantis 🤦🏻♀️
2022-08-09
0
ㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
kang Hatim kenapa blom dijelasin
gregetan deh
2022-08-09
0