Mengaku Sebagai Kakak Ipar

Mata Jojo membulat dengan mulut menganga. Ide gila yang ia sampaikan bahkan berbalik dan menyeretnya dalam masalah baru.

"Kenapa harus aku?" tanya Jojo. Bagaimana bisa Kai terpikir untuk menyuruh Jojo datang ke sekolahnya sebagai wali murid.

"Siapa lagi yang bisa membantuku dengan gratis kalau bukan kamu. Jojo, Please!" Kai memohon. Bocah laki-laki itu menampakkan wajah sedih.

"Sepertinya itu ide buruk. Jangan libatkan aku!" tolak Jojo. Gadis itu berdiri saat mendengar suara berisik di dapur. Kai menahan lengan Jojo dan berpura-pura akan menangis.

"Aku akan lakukan apapun jika kau mau membantuku," ujar Kai. Sepertinya bocah laki-laki itu sudah kehilangan cara lain selain membawa Jojo untuk menyelesaikan masalahnya.

"Ah ...." Jojo mengeluh sambil menghentakkan kakinya di lantai. Mengapa bocah itu bisa terlibat masalah seperti ini, sungguh merepotkan.

"Aku akan mencuci piring setiap selesai makan malam, aku akan mengepel lantai setiap pulang sekolah selama tiga hari. Setuju?" tanya Kai.

"Apa kita sedang membuat kesepakatan?" tanya balik Jojo. Ia menyipit, mengamati dengan seksama ucapan bocah di depannya.

"Satu minggu!" seru Jojo.

"Itu terlalu lama, Jo. Lima hari," tolak Kai.

"Satu minggu atau tidak sama sekali," ucap Jojo. Ia mengeluarkan kertas pemberian Kai dari dalam sakunya dan meletakkan itu di meja dekat pintu.

"Oke, fine. Satu minggu!" Kai setuju dengan terpaksa. Paling tidak, Jojo mampu menyelamatkan uang jajannya.

"Deal!" Jojo dan Kai bersalaman.

Setelah membuat kesepakatan dan Kai berjanji akan membantunya melakukan tugas rumah. Jojo keluar kamar, namun tiba-tiba Keenan sudah duduk di meja makan sambil menyantap menu makan malam yang Jojo siapkan.

Karena letak kamar Jojo di dekat dapur dan bersebelahan dengan ruang makan, Keenan terkejut sekaligus penasaran melihat Jojo dan Kai keluar dari kamar bersamaan.

"Sedang apa kalian?" tanya Keenan.

"Ah, kami baru saja berdiskusi," jawab Kai. Bocah laki-laki itu tersenyum lebar. Keenan mengabaikan mereka, ia melanjutkan makan malamnya seorang diri.

Setelah Kai kembali ke kamarnya, Jojo membuat segelas susu hangat untuk Keenan. Laki-laki itu selalu saja pulang bekerja larut malam dan berangkat pagi.

Jojo meletakkan segelas susu di dekat Keenan dan duduk bersebrangan dengan laki-laki itu. Ia menunggu Keenan sampai selesai makan dan membereskan piringnya.

"Bagaimana kuliahmu hari ini?" tanya Keenan.

"Ya, begitulah, Kak. Bagaimana syuting hari ini? sampai kapan kau akan pulang larut, Kak? tidak baik untuk kesehatanmu," ucap Jojo.

"Perkiraan syuting akan selesai satu minggu lagi. Setelah itu tinggal pemotretan untuk cover dan jumpa pers," jawab Keenan.

"Kamu hebat, Kak. Aku rasa sebagian besar teman kampusku mengidolakanmu. Aku pernah beberapa kali diajak mereka menonton film-film yang kau bintangi sebelumnya," ujar Jojo.

"Benarkah? apa kau sering menontonku?" tanya Keenan.

"Aku menolak ajakan mereka. Kau tahu sendiri, uang untuk membeli tiket bioskop bisa ku pakai untuk makan selama beberapa hari," jelas Jojo.

Keenan tersenyum mendengar keluhan gadis itu. Semua orang punya masalahnya masing-masing. Jojo dengan kehidupan sederhananya, sementara keluarga Keenan dengan masalah orang tuanya.

"Jangan sedih. Aku akan mengajakmu menonton filmku ini. Kemungkinan akan tayang perdana bulan depan," ucap Keenan menyanggupi.

"Ah, serius?" tanya Jojo. "Wow, aku akan menonton film dan duduk bersama pemeran utamanya. Keren sekali!" seru Jojo.

Keenan hampir tertawa. Sesenang itukah Jojo meski hanya di janjikan menonton film bersama?

Meskipun kini uang yang Jojo hasilkan dari pekerjaan ini cukup banyak. Ia tidak akan menuruti kehidupan modern dengan berfoya-foya. Jojo bertekad membiayai pengobatan orang tuanya hingga tuntas, lalu menabung untuk membeli sawah juga mendirikan toko untuk usaha sampingan ibunya. Karena satu petak sawah yang dimiliki orang tuanya sudah terjual untuk biaya pengobatan sebelumnya. Apa lagi, kini Jojo juga punya pemikiran untuk merenovasi rumahnya di desa. Ia harus tetap berhemat dan bekerja keras demi memperbaiki perekonomian keluarganya.

Mereka mengobrol cukup lama. Keenan menceritakan proses syuting beberapa hari terakhir. Jojo sebagai pendengar setia, selalu memberi komentar saat cerita Keenan terdengar mengasyikkan.

"Kau pasti sangat bangga karena punya banyak fans, Kak. Apa lagi, fansmu pasti sembilan puluh sembilan persen perempuan semua. Ah, mereka pasti bercita-cita menjadi pacarmu!" seru Jojo.

"Tidak juga, pasti ada saja yang membenciku. Aku mendapatkan hasil dari kerja kerasku selama ini, Jo. Orang lain cuma tahu senangnya, mereka nggak akan tahu bagaimana usahaku untuk sampai di posisiku saat ini," jelas Keenan.

"Dari seratus wanita, pasti hanya satu yang membencimu, Kak. Kamu kan tampan, kaya, populer. Keren lah pokoknya!" puji Jojo.

"Hahaha, jangan melebih-lebihkan. Begini-begini, aku masih jomblo, Jo!"

"Wow, kau serius, Kak?" tanya Jojo tidak percaya. Bagaimana seorang Ken Caessa hidup tanpa kasih sayang wanita. Sungguh fakta yang meragukan.

"Sudahlah, terima kasih atas susu dan makan malamnya. Aku akan naik dan beristirahat. Kau juga harus tidur," ujar Keenan. Ia bangkir dari kursi dan meninggalkan Jojo.

Sepeninggal Keenan, Jojo langsung masuk ke dalam kamar. Ia mengecek puluhan pesan dan panggilan tak terjawab dari Leon. Laki-laki itu bahkan tidak bisa membiarkannya hidup damai selama beberapa menit saja. Ia hampir menelpon setiap jam setiap menit, membuat kepala Jojo berdenyut nyeri. Ia sedang memikirkan cara lain agar Leon menjauhinya.

Malam semakin larut, Jojo mematikan daya ponselnya dan tidur. Ia butuh mengistirahatkan otaknya agar tidak berpikir terlalu keras. Mengurus empat anak sekaligus ternyata sangat melelahkan. Tidak hanya badan, melainkan pikiran.

🖤🖤🖤

Pagi-pagi buta, Jojo sudah memasak, menyapu lantai bawah dan mengepelnya hingga bersih dan wangi. Ia juga membersihkan beberapa guci besar dan foto-foto yang terpajang.

Hari ini, ia harus tiba di sekolah Kai pukul delapan. Jika waktunya tidak mencukupi, maka Jojo terpaksa harus datang terlambat untuk ke kampusnya.

Jojo berusaha meyakinkan diri jika tindakannya ini bukanlah sebuah kesalahan. Ia hanya berusaha menjauhkan anak bungsunya dari masalah yang semakin rumit.

Pagi ini Kalingga memutuskan untuk pergi bekerja. Ia sudah merasa cukup beristirahat dan harus kembali mengurus pekerjaannya yang menggunung. Kylan pun kembali pada rutinitasnya sebagai fotografer, setelah beberapa hari mengambil libur demi menggantikan Kalingga di perusahaan.

Jojo menyusul anak-anaknya ke kamar masing-masing. Keenan sudah turun lebih dulu sementara Kylan dan Kalingga masih mandi. Jojo berada di kamar Kai selama beberapa menit untuk menyusun rencana. Bocah laki-laki itu menyuruhnya berpakaian lebih bagus dan mengaku sebagai kakak iparnya demi mengelabuhi guru-guru di sekolahnya.

Sementara Jojo berada di dalam kamar Kai, Keenan sudah di dapur dan mencari keberadaan gadis itu. Secara tidak sengaja, Keenan melihat pintu kamar Jojo yang sedikit terbuka, laki-laki itu berusaha memanggil Jojo dan membuka penuh pintu kamarnya.

🖤🖤🖤

Terpopuler

Comments

Yen Margaret Purba

Yen Margaret Purba

walau sukses diluar ttp makan dirumah yah

2022-05-25

0

Desrina Tobing

Desrina Tobing

penasrnn KK ..siapaaa lh ank aduh ny tuu yg bisaa jatuh hati smaa Jojo...😊😊👍

2022-02-20

0

Siti Rohmah

Siti Rohmah

iihhh... penasaran dah... jangan2 kalingga juga seneng nih

2021-11-23

0

lihat semua
Episodes
1 Jovanka
2 Kaivan
3 Perkenalan
4 Keenan Atau Ken Caessa
5 Ancaman Kai
6 Kylan & Jojo
7 Kai
8 Alasan Kai
9 Mie Instan
10 Hukuman Kai
11 Kalingga demam
12 Menjaga Kalingga
13 Jam Jaga
14 Tertangkap Basah
15 Siapa wanita itu?
16 Kedatangan Olivia
17 Perasaan Bimbang
18 Mengaku Sebagai Kakak Ipar
19 Datang Ke Sekolah Kaivan
20 Ken Caessa, Pacarku!
21 Merasa Bersalah
22 Hukuman Ringan
23 Drama Saat Pagi
24 Unek-unek Kaivan
25 Memenangkan Hati Semua Orang
26 Siapa Yang Paling Tampan?
27 Pesta Penayangan Film Keenan
28 Makan Malam
29 April
30 Hanya Berempat
31 Gosip Keenan
32 Pencapaian Besar
33 Rencana Pergi
34 Pergi Bersama
35 Mengagumi Dalam Diam
36 Jantung Berdebar
37 Perasaan Ini
38 Beruntung?
39 Lain Dari Yang Lain
40 Jangan Terlalu Baik
41 Pengalaman Memalukan
42 Kembali Ke Rutinitas
43 Oleh-oleh
44 Kai Mencurigakan
45 Aura Mempesona Di Kampus
46 Jojo Hilang
47 Kai Kembali Berulah
48 Menerima Tawaran
49 Menemani Keenan
50 Menemani Keenan part II
51 Kecurigaan Kai
52 Kalingga Menjengkelkan
53 Pengalaman Pertama
54 Brengsek Berkelas
55 Paket Lengkap
56 Mengagumi Dalam Diam
57 Wifi
58 Poliandri?
59 A gift
60 Pembukaan Gerai
61 Dukungan Kai
62 Rayuan Maut "K" Bersaudara
63 Mendadak Terkenal
64 Peringatan Merlinda
65 Kekesalan Kylan
66 Sayang Semuanya
67 Bagaimana Jika Aku Menyukaimu?
68 Keberanian Untuk Memastikan
69 Perasaan Keenan
70 Ungkapan tiba-tiba
71 Calon Adik Ipar Yang Licik
72 Park Chanyeol
73 Kesempatan
74 Tuduhan Kai
75 Berkebun
76 Jadilah Pantas
77 KAI (Tembus Pandang)
78 Kontrak Kerjasama
79 Cemburu Buta
80 Memastikan
81 Jangan menyentuh Laki-laki lain
82 Kedatangan Merlinda
83 Pertengkaran Hebat
84 Kemarahan Kalingga
85 Perasaan Yang Sama
86 Sayang!
87 (Irene) Angkat aku jadi adikmu!
88 Kabar Baik Berdatangan
89 Makan Besar
90 Orang Ketiga Adalah Setan
91 Uji Pengetahuan
92 Drama Pagi
93 Introgasi
94 Hari Sidang Skripsi
95 Hari Sidang Skripsi (2)
96 Hadiah
97 Hadiah Dari Semua Orang
98 Rencana Melamar Jojo
99 Happy Birthday
100 Sikap Callista
101 Pagelaran Fashion
102 Melamarnya
103 Tidak Bisa Menolak!
104 Calon Menantu
105 Rencana Pulang Kampung
106 Calon Nyonya Rumah
107 Memberi Kejutan
108 Menuju Rumah Olivia
109 Keputusan Bram
110 Akan Datang Melamar
111 Jati Diri
112 Pulang Kampung
113 Perjalanan Pulang
114 Kedatangan Calon Menantu
115 Berkeliling Desa
116 Di rumah Mertua
117 Kembali Pulang
118 Basah Atau Banjir?
119 Melawan Olivia
120 Kemenangan
121 Kediaman Johnathan
122 Restu dan Rahasia
123 Prewedding
124 Kai Yang Ternoda
125 Kedatangan Orang Tua Jojo
126 Hari Wisuda Jojo
127 Wedding Party
128 Kylan Tertolak
129 Penyesalan 4K
130 Malu-Malu Mau
131 Be Your Wife
132 Merlinda
133 Harapan Hidup
134 Membuka Rahasia
135 Waktu Telah Berakhir
136 Kalimat Perpisahan
137 Rumah Tak Bernyawa
138 Berangsur Membaik
139 Mengintip Bersama
140 Malam Yang Tertunda
141 Pengakuan Keenan
142 Berbelanja Bersama Kai
143 Kylan Dan Mantan Pacarnya
144 Dugaan Kai
145 Tanda-Tanda Something
146 Dugaan Kehamilan
147 POSITIF!!!
148 Mencicilnya Sebelum Menikah?
149 Honeymoon
150 Di Pulau Kelapa
151 Perasaan Bersalah
152 Memenuhi Keinginan Jojo
153 Siapa Yang Lebih Gila?
154 ART
155 Drama Es Buah
156 Kylan dan Sunny
157 Menonton Film Horor
158 Keinginan Keponakan
159 Permintaan Aslan
160 Keluarga Adalah Segalanya
161 Pekerjaan Kylan
162 Drama Pohon Mangga
163 Mangga Muda
164 Angelina & Keenan
165 Aroma Menyenangkan
166 Mempersiapkan Kelahiran
167 Menjelang Persalinan
168 Kencan Ke-7
169 Tertangkap Basah
170 Kelahiran Baby Girl
171 Jola Queen Rossa
172 Sembilan Nyawa Kylan
173 Queen Atau Jola?
174 Petak Umpet
175 Liburan keluarga
176 Harta Paling Berharga
177 Tugas Malam
178 Berlibur Ria
179 Hadiah Kehangatan
180 Kedatangan April
181 Kejujuran Kalingga
182 Jadilah anggota keluargaku
183 Menjadi Satu-satunya
184 Kecurigaan Semua Orang
185 Rencana Pesta Pertunangan
186 Kekanak-kanakan
187 Pesta Pertunangan
188 Usai Pesta
189 Hadiah Pernikahan
190 Wedding Keenan & Angelina
191 Pesta Telah Berakhir
192 Beberapa Tahun Kemudian
193 Pergi Bersama Queen
194 Perayaan Kelulusan Kai
195 Berakhir Dengan Cinta
196 BONCHAP 1
197 BONCHAP-2
198 BONCHAP-3
199 BONCHAP-4
200 BONCHAP-5
201 HAPPY NEW YEAR
202 Novel Baru
Episodes

Updated 202 Episodes

1
Jovanka
2
Kaivan
3
Perkenalan
4
Keenan Atau Ken Caessa
5
Ancaman Kai
6
Kylan & Jojo
7
Kai
8
Alasan Kai
9
Mie Instan
10
Hukuman Kai
11
Kalingga demam
12
Menjaga Kalingga
13
Jam Jaga
14
Tertangkap Basah
15
Siapa wanita itu?
16
Kedatangan Olivia
17
Perasaan Bimbang
18
Mengaku Sebagai Kakak Ipar
19
Datang Ke Sekolah Kaivan
20
Ken Caessa, Pacarku!
21
Merasa Bersalah
22
Hukuman Ringan
23
Drama Saat Pagi
24
Unek-unek Kaivan
25
Memenangkan Hati Semua Orang
26
Siapa Yang Paling Tampan?
27
Pesta Penayangan Film Keenan
28
Makan Malam
29
April
30
Hanya Berempat
31
Gosip Keenan
32
Pencapaian Besar
33
Rencana Pergi
34
Pergi Bersama
35
Mengagumi Dalam Diam
36
Jantung Berdebar
37
Perasaan Ini
38
Beruntung?
39
Lain Dari Yang Lain
40
Jangan Terlalu Baik
41
Pengalaman Memalukan
42
Kembali Ke Rutinitas
43
Oleh-oleh
44
Kai Mencurigakan
45
Aura Mempesona Di Kampus
46
Jojo Hilang
47
Kai Kembali Berulah
48
Menerima Tawaran
49
Menemani Keenan
50
Menemani Keenan part II
51
Kecurigaan Kai
52
Kalingga Menjengkelkan
53
Pengalaman Pertama
54
Brengsek Berkelas
55
Paket Lengkap
56
Mengagumi Dalam Diam
57
Wifi
58
Poliandri?
59
A gift
60
Pembukaan Gerai
61
Dukungan Kai
62
Rayuan Maut "K" Bersaudara
63
Mendadak Terkenal
64
Peringatan Merlinda
65
Kekesalan Kylan
66
Sayang Semuanya
67
Bagaimana Jika Aku Menyukaimu?
68
Keberanian Untuk Memastikan
69
Perasaan Keenan
70
Ungkapan tiba-tiba
71
Calon Adik Ipar Yang Licik
72
Park Chanyeol
73
Kesempatan
74
Tuduhan Kai
75
Berkebun
76
Jadilah Pantas
77
KAI (Tembus Pandang)
78
Kontrak Kerjasama
79
Cemburu Buta
80
Memastikan
81
Jangan menyentuh Laki-laki lain
82
Kedatangan Merlinda
83
Pertengkaran Hebat
84
Kemarahan Kalingga
85
Perasaan Yang Sama
86
Sayang!
87
(Irene) Angkat aku jadi adikmu!
88
Kabar Baik Berdatangan
89
Makan Besar
90
Orang Ketiga Adalah Setan
91
Uji Pengetahuan
92
Drama Pagi
93
Introgasi
94
Hari Sidang Skripsi
95
Hari Sidang Skripsi (2)
96
Hadiah
97
Hadiah Dari Semua Orang
98
Rencana Melamar Jojo
99
Happy Birthday
100
Sikap Callista
101
Pagelaran Fashion
102
Melamarnya
103
Tidak Bisa Menolak!
104
Calon Menantu
105
Rencana Pulang Kampung
106
Calon Nyonya Rumah
107
Memberi Kejutan
108
Menuju Rumah Olivia
109
Keputusan Bram
110
Akan Datang Melamar
111
Jati Diri
112
Pulang Kampung
113
Perjalanan Pulang
114
Kedatangan Calon Menantu
115
Berkeliling Desa
116
Di rumah Mertua
117
Kembali Pulang
118
Basah Atau Banjir?
119
Melawan Olivia
120
Kemenangan
121
Kediaman Johnathan
122
Restu dan Rahasia
123
Prewedding
124
Kai Yang Ternoda
125
Kedatangan Orang Tua Jojo
126
Hari Wisuda Jojo
127
Wedding Party
128
Kylan Tertolak
129
Penyesalan 4K
130
Malu-Malu Mau
131
Be Your Wife
132
Merlinda
133
Harapan Hidup
134
Membuka Rahasia
135
Waktu Telah Berakhir
136
Kalimat Perpisahan
137
Rumah Tak Bernyawa
138
Berangsur Membaik
139
Mengintip Bersama
140
Malam Yang Tertunda
141
Pengakuan Keenan
142
Berbelanja Bersama Kai
143
Kylan Dan Mantan Pacarnya
144
Dugaan Kai
145
Tanda-Tanda Something
146
Dugaan Kehamilan
147
POSITIF!!!
148
Mencicilnya Sebelum Menikah?
149
Honeymoon
150
Di Pulau Kelapa
151
Perasaan Bersalah
152
Memenuhi Keinginan Jojo
153
Siapa Yang Lebih Gila?
154
ART
155
Drama Es Buah
156
Kylan dan Sunny
157
Menonton Film Horor
158
Keinginan Keponakan
159
Permintaan Aslan
160
Keluarga Adalah Segalanya
161
Pekerjaan Kylan
162
Drama Pohon Mangga
163
Mangga Muda
164
Angelina & Keenan
165
Aroma Menyenangkan
166
Mempersiapkan Kelahiran
167
Menjelang Persalinan
168
Kencan Ke-7
169
Tertangkap Basah
170
Kelahiran Baby Girl
171
Jola Queen Rossa
172
Sembilan Nyawa Kylan
173
Queen Atau Jola?
174
Petak Umpet
175
Liburan keluarga
176
Harta Paling Berharga
177
Tugas Malam
178
Berlibur Ria
179
Hadiah Kehangatan
180
Kedatangan April
181
Kejujuran Kalingga
182
Jadilah anggota keluargaku
183
Menjadi Satu-satunya
184
Kecurigaan Semua Orang
185
Rencana Pesta Pertunangan
186
Kekanak-kanakan
187
Pesta Pertunangan
188
Usai Pesta
189
Hadiah Pernikahan
190
Wedding Keenan & Angelina
191
Pesta Telah Berakhir
192
Beberapa Tahun Kemudian
193
Pergi Bersama Queen
194
Perayaan Kelulusan Kai
195
Berakhir Dengan Cinta
196
BONCHAP 1
197
BONCHAP-2
198
BONCHAP-3
199
BONCHAP-4
200
BONCHAP-5
201
HAPPY NEW YEAR
202
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!