Perkenalan

Jojo memperhatikan wajah laki-laki berseragam itu dengan seksama, jika dilihat dari cara memakai seragam dan gayanya, bocah itu terlihat sebagai anak yang sulit di atur.

"Apa kalau bukan maling!" sentak balik bocah laki-laki itu.

Dari arah luar, Pak Lin datang saat mendengar keributan, rupanya ia lupa memberitahu penghuni rumah ini jika akan ada penghuni baru.

"Maaf, dia maid baru yang di kirim nyonya besar, Tuan," ujar Pak Lin.

"Oh, maid baru." Bocah laki-laki berseragam itu mengangguk dan berlalu pergi, saat belum terlalu jauh, ia menoleh sambil berkata, "Buatkan aku susu dan sereal, aku lapar!"

Jojo mengangguk, ia berterima kasih pada Pak Lin karena sudah menyelamatkannya dari tuduhan kejam penghuni rumah ini.

Setelah Pak Lin pergi, Jojo segera mengambil kotak sereal dan membuat segelas susu, ia menyiapkannya di meja makan.

Tidak berselang lama, bocah laki-laki itu kembali datang setelah mengganti pakaiannya dan langsung duduk, menikmati apa yang sudah Jojo siapkan.

"Siapa namamu?" tanya bocah laki-laki itu dengan ketus, tanpa menoleh Jojo yang berdiri di pinggiran meja dapur.

"Jojo," jawab Jojo singkat. "Apa namamu Kalingga?" Jojo balik bertanya.

"Itu nama kakakku," jawabnya.

"Ah, berarti namamu Kaivan?" tebak Jojo. "Jika anak bungsunya sebesar ini, lalu setua apa kira-kira anak sulungnya. Ah, bagaimana bisa aku menjadi pengasuh para bujangan," batin Jojo.

"Panggil aku Kai!" seru Kai. Jojo mengangguk. Setelah kenyang, Kai kembali ke kamarnya.

Di dalam kamar, Kai langsung mencari ponselnya dan menelpon seseorang, rupanya ia memberitahu semua kakak-kakaknya jika di rumah mereka ada penghuni baru yang di kirim oleh Merlinda.

Kaivan, anak bungsu di rumah ini adalah remaja berusia delapan belas tahun, ia bersekolah di salah satu sekolah menengah atas populer di kota ini. Sifatnya yang sulit di atur dan suka membangkang, membuat setiap maid yang di pekerjakan oleh Merlinda di rumah ini tidak betah, semua mengundurkan diri meski dengan gaji yang lumayan besar.

Menjelang malam, Kai keluar dari kamar, ia mendapati Jojo sedang sibuk di dapur, rupanya gadis itu asik memotong sayur dan bumbu untuk di masak.

"Hei, Jojo. Berapa umurmu?" tanya Kai, ia melompat dan duduk di atas meja dapur, mengambil apel tanpa permisi dan membuat Jojo terkejut.

"Kau harus hati-hati," ujar Jojo, pisau yang ia pegang hampir mengiris jarinya.

"Hei, ini rumahku. Jangan mengaturku!" seru Kai.

Jojo menghela nafas panjang, melihat Kai sambil menampakkan wajah seramah mungkin.

"Umurku dua puluh tiga tahun, bagaimana denganmu?" Jojo bertanya balik.

"Hah, yang benar saja. Mama mengirimmu bekerja disini untuk menjadi maid dan mengurus kami. Mengurus dirimu sendiri saja kau belum tentu bisa," ejek Kai.

Jojo tidak memperdulikan tanggapan Kai yang meremehkan dirinya, ia tidak peduli bagaimana orang lain menilainya, asalkan dia berusaha bekerja dengan baik, maka orang lain bisa membungkam mulut mereka sendiri.

"Dari mana asalmu? bagaimana kau bisa bertemu mamaku?" tanya Kai.

"Oh ya, apa pendidikan terakhirmu? sekolah menengah pertama?" tanya Kai lagi, pertanyaan bertubi-tubi membuat Jojo malas menanggapi. Dari awal, Kai memang meremehkannya.

Jojo bangkit dari duduknya dan membawa potongan sayur ke wastafel, ia dengan santai mencuci tangan seolah-olah hanya ada dia di dapur ini.

"Hei, kau tuli? aku bicara denganmu!" Kai melotot, ia kesal karena Jojo acuh padanya.

"Oh, kau bicara padaku? maaf."

"****!!!" Kai pergi sambil mengumpat.

Selepas kepergian Kai dari dapur, Jojo bernafas lega. Kini ia mulai sedikit memahami sifat Kai yang mungkin akan sangat menjengkelkan dan merepotkan hidupnya. Namun, ini baru satu anak, Jojo penasaran dengan anak-anaknya yang lain.

Usai memasak, Kai meminta Jojo untuk membersihkan kamarnya. Kai juga memberi penjelasan tentang seragam-seragam sekolah yang ia pakai setiap hari, ia ingin Jojo menyiapkan semuanya setiap pagi. Dengan senang hati, Jojo menyanggupinya. Sambil menunggu Jojo merapikan kamar miliknya, Kai pergi ke dapur.

🖤🖤🖤

Pukul enam petang, satu persatu anak asuh Jojo pulang. Dengan cepat, Jojo menyiapkan makanan dan semua yang sudah ia masak ke atas meja makan. Gadis itu berharap, masakan yang sudah ia buat akan membuat kesan baik untuk hari pertamanya bekerja.

Ke empat kamar laki-laki di rumah ini berada di lantai dua, Jojo menanti penuh harap di meja makan.

Kalingga, anak tertua di keluarga ini berwajah datar, tak terlihat senyum di bibirnya meski hanya sekilas. Namun, ke empat laki-laki itu memiliki kemiripan, yaitu bentuk hidung yang sama.

"Ah, mereka semua tampan," batin Jojo memuji. Ia memang pernah membayangkan hidup di kelilingi pria tampan, namun bagaimana bisa jika ia harus menjadi pengasuh mereka.

Semua penghuni rumah sudah duduk di kursinya masing-masing. Kalingga, sebagai anak tertua, memperhatikan Jojo dari ujung rambut ke ujung kaki.

"Hai, kenapa berdiri di sana? ayo, duduk dan ikut makan bersama kami," ucap salah satu dari mereka.

"Hah? aku? makan bersama?" tanya Jojo gugup.

"Ya, apa kau akan berdiri di sana dan hanya memandangi kami makan?" lanjutnya.

Jojo mengedarkan pandangan pada semua orang yang duduk mengelilingi meja makan, tidak ada reaksi, namun laki-laki yang sedari tadi bersikap ramah padanya, terus tersenyum dan memaksanya duduk untuk makan bersama.

"Silahkan makan," ucap Jojo sopan. Semua anak asuhnya dengan antusias mengambil makanan untuk mengisi piring mereka.

"Cuih, masakan apa ini?" tanya Kai sambil membanting sendok di tangannya.

"A-ada apa? kenapa?" tanya Jojo panik.

"Coba saja sendiri!" seru Kai.

Jojo mencicipi kuah sayur yang Kai coba, ia mengernyit karena rasa yang sangat asin.

"Maaf, tapi tadi rasanya tidak seasin ini," keluh Jojo. Ia tidak mengerti, kenapa sayur ini berubah menjadi sangat asin, padahal ia masih ingat jika ia hanya menambahkan sedikit garam.

Jojo menyisihkan sayuran di mangkok kaca, kesan pertama yang ingin ia dapatkan, sudah hancur.

"Apa kau tidak bisa masak?" tanya Kai membentak.

Semua orang di meja makan nampak melihat Jojo dengan pandangan aneh, pandangan itu seakan menguliti Jojo dengan rasa malu.

"Maaf," gumam Jono lirih.

"Tidak apa-apa, kita bisa makan yang lain," sela laki-laki yang sedari awal sudah berbicara ramah pada Jojo.

Tidak ada yang bicara, semua yang sudah terlanjur mencampur nasi mereka dengan kuah sayur asin, kini sudah Jojo singkirkan, mereka bisa makan dengan daging dan ikan yang lain.

"Perkenalkan dirimu." Kalingga, anak tertua mulai bicara. Ia menunggu semua orang kenyang dan siap mengintrogasi maid baru mereka.

"Aku?" tanya Jojo, ia tersenyum lalu mengangguk, merasa jika tidak ada lagi orang yang Kalingga maksud selain dirinya.

"Perkenalkan, namaku Jovanka. Panggil saja Jojo," ujar Jojo sopan.

"Hai Jojo, aku Keenan. Senang berkenalan denganmu," ujar Keenan dengan ramah.

"Kalingga," sela Kalingga datar.

"Kylan." Laki-laki di samping Kai bicara, ia hanya tersenyum tipis.

"Kau jelas tahu namaku," ucap Kai dengan bibir mencebik.

"Terima kasih, ini adalah hari pertamaku bekerja. Maaf jika masakanku kurang enak, aku akan belajar lagi," ujar Jojo. Ia mengangguk pada semua orang dan bergegas membereskan sisa makanan di atas meja.

🖤🖤🖤

Terpopuler

Comments

Al_nindra

Al_nindra

pasti keusilan kaivan, karena waktu jojo mberesin kamar dia ke dapur 😒😒😒😒😒😒

2024-12-20

0

Yasinta Ardiansyah

Yasinta Ardiansyah

kgn kai jd tak bc lg ni novel kak

2023-10-01

0

Dedew

Dedew

pada minta di pites nih bocah

2022-11-08

0

lihat semua
Episodes
1 Jovanka
2 Kaivan
3 Perkenalan
4 Keenan Atau Ken Caessa
5 Ancaman Kai
6 Kylan & Jojo
7 Kai
8 Alasan Kai
9 Mie Instan
10 Hukuman Kai
11 Kalingga demam
12 Menjaga Kalingga
13 Jam Jaga
14 Tertangkap Basah
15 Siapa wanita itu?
16 Kedatangan Olivia
17 Perasaan Bimbang
18 Mengaku Sebagai Kakak Ipar
19 Datang Ke Sekolah Kaivan
20 Ken Caessa, Pacarku!
21 Merasa Bersalah
22 Hukuman Ringan
23 Drama Saat Pagi
24 Unek-unek Kaivan
25 Memenangkan Hati Semua Orang
26 Siapa Yang Paling Tampan?
27 Pesta Penayangan Film Keenan
28 Makan Malam
29 April
30 Hanya Berempat
31 Gosip Keenan
32 Pencapaian Besar
33 Rencana Pergi
34 Pergi Bersama
35 Mengagumi Dalam Diam
36 Jantung Berdebar
37 Perasaan Ini
38 Beruntung?
39 Lain Dari Yang Lain
40 Jangan Terlalu Baik
41 Pengalaman Memalukan
42 Kembali Ke Rutinitas
43 Oleh-oleh
44 Kai Mencurigakan
45 Aura Mempesona Di Kampus
46 Jojo Hilang
47 Kai Kembali Berulah
48 Menerima Tawaran
49 Menemani Keenan
50 Menemani Keenan part II
51 Kecurigaan Kai
52 Kalingga Menjengkelkan
53 Pengalaman Pertama
54 Brengsek Berkelas
55 Paket Lengkap
56 Mengagumi Dalam Diam
57 Wifi
58 Poliandri?
59 A gift
60 Pembukaan Gerai
61 Dukungan Kai
62 Rayuan Maut "K" Bersaudara
63 Mendadak Terkenal
64 Peringatan Merlinda
65 Kekesalan Kylan
66 Sayang Semuanya
67 Bagaimana Jika Aku Menyukaimu?
68 Keberanian Untuk Memastikan
69 Perasaan Keenan
70 Ungkapan tiba-tiba
71 Calon Adik Ipar Yang Licik
72 Park Chanyeol
73 Kesempatan
74 Tuduhan Kai
75 Berkebun
76 Jadilah Pantas
77 KAI (Tembus Pandang)
78 Kontrak Kerjasama
79 Cemburu Buta
80 Memastikan
81 Jangan menyentuh Laki-laki lain
82 Kedatangan Merlinda
83 Pertengkaran Hebat
84 Kemarahan Kalingga
85 Perasaan Yang Sama
86 Sayang!
87 (Irene) Angkat aku jadi adikmu!
88 Kabar Baik Berdatangan
89 Makan Besar
90 Orang Ketiga Adalah Setan
91 Uji Pengetahuan
92 Drama Pagi
93 Introgasi
94 Hari Sidang Skripsi
95 Hari Sidang Skripsi (2)
96 Hadiah
97 Hadiah Dari Semua Orang
98 Rencana Melamar Jojo
99 Happy Birthday
100 Sikap Callista
101 Pagelaran Fashion
102 Melamarnya
103 Tidak Bisa Menolak!
104 Calon Menantu
105 Rencana Pulang Kampung
106 Calon Nyonya Rumah
107 Memberi Kejutan
108 Menuju Rumah Olivia
109 Keputusan Bram
110 Akan Datang Melamar
111 Jati Diri
112 Pulang Kampung
113 Perjalanan Pulang
114 Kedatangan Calon Menantu
115 Berkeliling Desa
116 Di rumah Mertua
117 Kembali Pulang
118 Basah Atau Banjir?
119 Melawan Olivia
120 Kemenangan
121 Kediaman Johnathan
122 Restu dan Rahasia
123 Prewedding
124 Kai Yang Ternoda
125 Kedatangan Orang Tua Jojo
126 Hari Wisuda Jojo
127 Wedding Party
128 Kylan Tertolak
129 Penyesalan 4K
130 Malu-Malu Mau
131 Be Your Wife
132 Merlinda
133 Harapan Hidup
134 Membuka Rahasia
135 Waktu Telah Berakhir
136 Kalimat Perpisahan
137 Rumah Tak Bernyawa
138 Berangsur Membaik
139 Mengintip Bersama
140 Malam Yang Tertunda
141 Pengakuan Keenan
142 Berbelanja Bersama Kai
143 Kylan Dan Mantan Pacarnya
144 Dugaan Kai
145 Tanda-Tanda Something
146 Dugaan Kehamilan
147 POSITIF!!!
148 Mencicilnya Sebelum Menikah?
149 Honeymoon
150 Di Pulau Kelapa
151 Perasaan Bersalah
152 Memenuhi Keinginan Jojo
153 Siapa Yang Lebih Gila?
154 ART
155 Drama Es Buah
156 Kylan dan Sunny
157 Menonton Film Horor
158 Keinginan Keponakan
159 Permintaan Aslan
160 Keluarga Adalah Segalanya
161 Pekerjaan Kylan
162 Drama Pohon Mangga
163 Mangga Muda
164 Angelina & Keenan
165 Aroma Menyenangkan
166 Mempersiapkan Kelahiran
167 Menjelang Persalinan
168 Kencan Ke-7
169 Tertangkap Basah
170 Kelahiran Baby Girl
171 Jola Queen Rossa
172 Sembilan Nyawa Kylan
173 Queen Atau Jola?
174 Petak Umpet
175 Liburan keluarga
176 Harta Paling Berharga
177 Tugas Malam
178 Berlibur Ria
179 Hadiah Kehangatan
180 Kedatangan April
181 Kejujuran Kalingga
182 Jadilah anggota keluargaku
183 Menjadi Satu-satunya
184 Kecurigaan Semua Orang
185 Rencana Pesta Pertunangan
186 Kekanak-kanakan
187 Pesta Pertunangan
188 Usai Pesta
189 Hadiah Pernikahan
190 Wedding Keenan & Angelina
191 Pesta Telah Berakhir
192 Beberapa Tahun Kemudian
193 Pergi Bersama Queen
194 Perayaan Kelulusan Kai
195 Berakhir Dengan Cinta
196 BONCHAP 1
197 BONCHAP-2
198 BONCHAP-3
199 BONCHAP-4
200 BONCHAP-5
201 HAPPY NEW YEAR
202 Novel Baru
Episodes

Updated 202 Episodes

1
Jovanka
2
Kaivan
3
Perkenalan
4
Keenan Atau Ken Caessa
5
Ancaman Kai
6
Kylan & Jojo
7
Kai
8
Alasan Kai
9
Mie Instan
10
Hukuman Kai
11
Kalingga demam
12
Menjaga Kalingga
13
Jam Jaga
14
Tertangkap Basah
15
Siapa wanita itu?
16
Kedatangan Olivia
17
Perasaan Bimbang
18
Mengaku Sebagai Kakak Ipar
19
Datang Ke Sekolah Kaivan
20
Ken Caessa, Pacarku!
21
Merasa Bersalah
22
Hukuman Ringan
23
Drama Saat Pagi
24
Unek-unek Kaivan
25
Memenangkan Hati Semua Orang
26
Siapa Yang Paling Tampan?
27
Pesta Penayangan Film Keenan
28
Makan Malam
29
April
30
Hanya Berempat
31
Gosip Keenan
32
Pencapaian Besar
33
Rencana Pergi
34
Pergi Bersama
35
Mengagumi Dalam Diam
36
Jantung Berdebar
37
Perasaan Ini
38
Beruntung?
39
Lain Dari Yang Lain
40
Jangan Terlalu Baik
41
Pengalaman Memalukan
42
Kembali Ke Rutinitas
43
Oleh-oleh
44
Kai Mencurigakan
45
Aura Mempesona Di Kampus
46
Jojo Hilang
47
Kai Kembali Berulah
48
Menerima Tawaran
49
Menemani Keenan
50
Menemani Keenan part II
51
Kecurigaan Kai
52
Kalingga Menjengkelkan
53
Pengalaman Pertama
54
Brengsek Berkelas
55
Paket Lengkap
56
Mengagumi Dalam Diam
57
Wifi
58
Poliandri?
59
A gift
60
Pembukaan Gerai
61
Dukungan Kai
62
Rayuan Maut "K" Bersaudara
63
Mendadak Terkenal
64
Peringatan Merlinda
65
Kekesalan Kylan
66
Sayang Semuanya
67
Bagaimana Jika Aku Menyukaimu?
68
Keberanian Untuk Memastikan
69
Perasaan Keenan
70
Ungkapan tiba-tiba
71
Calon Adik Ipar Yang Licik
72
Park Chanyeol
73
Kesempatan
74
Tuduhan Kai
75
Berkebun
76
Jadilah Pantas
77
KAI (Tembus Pandang)
78
Kontrak Kerjasama
79
Cemburu Buta
80
Memastikan
81
Jangan menyentuh Laki-laki lain
82
Kedatangan Merlinda
83
Pertengkaran Hebat
84
Kemarahan Kalingga
85
Perasaan Yang Sama
86
Sayang!
87
(Irene) Angkat aku jadi adikmu!
88
Kabar Baik Berdatangan
89
Makan Besar
90
Orang Ketiga Adalah Setan
91
Uji Pengetahuan
92
Drama Pagi
93
Introgasi
94
Hari Sidang Skripsi
95
Hari Sidang Skripsi (2)
96
Hadiah
97
Hadiah Dari Semua Orang
98
Rencana Melamar Jojo
99
Happy Birthday
100
Sikap Callista
101
Pagelaran Fashion
102
Melamarnya
103
Tidak Bisa Menolak!
104
Calon Menantu
105
Rencana Pulang Kampung
106
Calon Nyonya Rumah
107
Memberi Kejutan
108
Menuju Rumah Olivia
109
Keputusan Bram
110
Akan Datang Melamar
111
Jati Diri
112
Pulang Kampung
113
Perjalanan Pulang
114
Kedatangan Calon Menantu
115
Berkeliling Desa
116
Di rumah Mertua
117
Kembali Pulang
118
Basah Atau Banjir?
119
Melawan Olivia
120
Kemenangan
121
Kediaman Johnathan
122
Restu dan Rahasia
123
Prewedding
124
Kai Yang Ternoda
125
Kedatangan Orang Tua Jojo
126
Hari Wisuda Jojo
127
Wedding Party
128
Kylan Tertolak
129
Penyesalan 4K
130
Malu-Malu Mau
131
Be Your Wife
132
Merlinda
133
Harapan Hidup
134
Membuka Rahasia
135
Waktu Telah Berakhir
136
Kalimat Perpisahan
137
Rumah Tak Bernyawa
138
Berangsur Membaik
139
Mengintip Bersama
140
Malam Yang Tertunda
141
Pengakuan Keenan
142
Berbelanja Bersama Kai
143
Kylan Dan Mantan Pacarnya
144
Dugaan Kai
145
Tanda-Tanda Something
146
Dugaan Kehamilan
147
POSITIF!!!
148
Mencicilnya Sebelum Menikah?
149
Honeymoon
150
Di Pulau Kelapa
151
Perasaan Bersalah
152
Memenuhi Keinginan Jojo
153
Siapa Yang Lebih Gila?
154
ART
155
Drama Es Buah
156
Kylan dan Sunny
157
Menonton Film Horor
158
Keinginan Keponakan
159
Permintaan Aslan
160
Keluarga Adalah Segalanya
161
Pekerjaan Kylan
162
Drama Pohon Mangga
163
Mangga Muda
164
Angelina & Keenan
165
Aroma Menyenangkan
166
Mempersiapkan Kelahiran
167
Menjelang Persalinan
168
Kencan Ke-7
169
Tertangkap Basah
170
Kelahiran Baby Girl
171
Jola Queen Rossa
172
Sembilan Nyawa Kylan
173
Queen Atau Jola?
174
Petak Umpet
175
Liburan keluarga
176
Harta Paling Berharga
177
Tugas Malam
178
Berlibur Ria
179
Hadiah Kehangatan
180
Kedatangan April
181
Kejujuran Kalingga
182
Jadilah anggota keluargaku
183
Menjadi Satu-satunya
184
Kecurigaan Semua Orang
185
Rencana Pesta Pertunangan
186
Kekanak-kanakan
187
Pesta Pertunangan
188
Usai Pesta
189
Hadiah Pernikahan
190
Wedding Keenan & Angelina
191
Pesta Telah Berakhir
192
Beberapa Tahun Kemudian
193
Pergi Bersama Queen
194
Perayaan Kelulusan Kai
195
Berakhir Dengan Cinta
196
BONCHAP 1
197
BONCHAP-2
198
BONCHAP-3
199
BONCHAP-4
200
BONCHAP-5
201
HAPPY NEW YEAR
202
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!