Mereka tertawa terbahak bahak bersama.
'Sudah lama sekali aku tidak merasakan kebahagiaan seperti ini, saudara bai seorang yang sangat baik setahun ini kami selalu berlatih bersama' ucap Thian long dalam hati
' Saudara long, terima kasih atas ilmu tapak buddha yang kamu ajarkan, aku bai long tidak tahu bagaimana membalas budi baikmu'
setelah mengucapkan itu ,Bai long berlutut dihadapan Thian long.
'Tidak perlu seperti itu saudara bai, bagiku kamu sudah aku anggap saudaraku sendiri' ucap thian long membangunkan bai long.
'Saudara long, bagaimana kalau kita menjadi saudara, kita bisa saling mengangkat saudara, aku akan menjadi adik angkatmu, dan kau kakak angkatku, apakah kau setuju?'
'Tentu... tentu saja aku setuju saudara bai' ucap thian long penuh haru'
'Baiklah mari kita saling mengucapkan sumpah sekarang kakak long!'
'Baiklah adik bai' Jawab thian long
' Disaksikan langit dan bumi, kami berdua bersumpah saling mengikat saudara, kami akan menjadi kakak dan adik untuk selamanya, kami berjanji tidak akan saling berebut apapun dan berhianat, semoga langit dan bumi merestui ikatan persaudaraan kami'
Lalu thian long menorehkan ujung pedang ketelapak tangannya sehingga mengucurkan darah, selanjutnya diikuti oleh bai long, lalu mereka menyatukan telapak tangan mereka yang terluka, sehingga darah mereka jatuh bercampur ketanah.
Mereka saling berpelukan dan menangis terharu, mereka sekarang sudah menjadi saudara angkat, walaupun mereka tidak dilahirkan melalui orang tua yang sama, namun takdir menyatukan kedua kakak beradik ini.
Keesokan harinya Bai long menemui kakaknya, dia berkata
Kakak long, aku pergi sudah setahun meninggalkan perguruan, sepertinya aku sudah harus kembali setidaknya aku harus mengabari guru tentang dirimu agar guru tidak kahwatir, atau kakak bisa ikut denganku bertemu guru?
'Tidak sekarang adik bai, suatu saat aku pasti akan mengunjungi kalian diperguruan, ada beberapa hal yang masih aku kerjakan, dan aku terisnpirasi menciptakan jurus pedang dengan tapak buddha'
'Baiklah kalau begitu kak, sekarang aku akan pergi jaga dirimu kak, ingat kalau ada waktu segera kunjungi kami, Guru pasti akan senang dengan kedatangan kakak long.
' Baiklah adik bai, aku berjanji setelah latihanku selesai aku akan turun gunung dan menyambangi kalian'
Berhati hatilah dijalan adik bai, sampaikan salamku kepada paman guru.
Baik kak long, aku mohon diri sekarang ucap bai long sambil menunduk,
Bai long segera berkelebat pergi meninggalkan kakaknya.
Thian long menarik nafas panjang dalam hati ia berkata
'Suasana yang sempat ramai kini kembali sepi, jaga dirimu baik2 adik bai, semoga yang maha welas asih senantiasa menjaga dan melindungimu.
Baiklah sekarang sudah saatnya aku kembali berlatih, didalam kepalaku samar samar sudah ada gambaran cara berlatih ilmu pedang buddha.
Selesai berucap Thian long berkelebat pergi meninggalkan lokasi, untuk mencari tempat berlatih pedang yang ideal.
Bai long bergegas meninggalkan puncak gunung Thay san, Sepanjang perjalanan ia teringat kembali tentang saat kebersamaan mereka, dan itu membuat bai long bersedih kembali dalam hati ia berkata:
' Baik baiklah menjaga diri kak, adikmu ini kelak akan kembali kepuncak Thay san untuk menyambangimu, semoga saat itu kita bisa kembali lagi untuk bisa berlatih silat bersama'
Bai long terus berlari meninggalkan gunung thay san yang semakin jauh tertinggal dibelakangnya, seandainya saja ia tau kalau takdir menentukan lain, bahwa ia tidak akan pernah datang kembali menyambangi kakaknya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Asriawan Daranga
bai long umur brp dan thian long umur brp... ceritanya da berjalan brp tahun ni
2021-06-10
2
Mure Karisma
Bagus sy suka,lanjut
2021-04-28
3
jo carlos
sipp
2021-04-13
3