Bab Sembilan Belas.

Dua bulan kemudian

Sejak Alex dijodohkan , ia memang jarang bertemu Nia. Alex lebih memilih jalan bersama calon tunangannya.

Sebulan lagi pertunangan Alex dan Dewi , wanita yang dijodohkan orang tuanya.

Alex harus menerima perjodohan itu, karena orang tua Dewi akan memberi modal buat ia membuka usaha baru.

Nia yang tak tahu harus melakukan apa, meminta Jino untuk pergi liburan selama seminggu.

Ia akan menghukum Alex karena tidak mau menemuinya, jadi ia pun akan pergi bersama Jino.

"Kamu tak bisa mengabaikan aku begitu saja Alex, aku juga bisa melakukan hal yang sama. Jika aku tau kamu mengabaikanku karena wanita lain, aku tak akan tinggal diam. Selam ini aku telah melakukan apapun untuk kita dapat bersatu"

"Sayang, kenapa tiba tiba pengin liburan" ucap Jino sambil bermain di tubuh Nia.

"Aku bosan. Kalau Melati udah lahiran pasti aku tak akan kesepian lagi. Ada anak yang akan menemaniku"

"Kamu sabar ya sayang, tak lama lagi Melati akan melahirkan buah hati kita. Aku juga nggak sabar ingin melihat kamu menggendong bayi. Pasti kamu akan tampak lebih cantik dengan bayi ditanganmu"

"Jino, kamu selalu saja bisa membuat aku senang dengan pujianmu itu. Aku makin cinta denganmu"

"Kita pergi liburannya lusa aja ya...besok aku akan selesaikan dulu kerjaanku di kantor"

"Baiklah...."

"Aku akan memakanmu setiap saat selama liburan. Jadi kamu siap siap aja tak bisa jalan nantinya"

"Aku tak akan menyerah, aku yang akan buat kamu lelah melayaniku"

"Kamu memang selalu memuaskan aku baik dalam urusan ranjang dan lainnya" ucap Jino dan kembali bermain dengan tubuh Nia.

Mereka melakukan pergulatan di malam itu dengan panasnya. Tapi dipikiran Nia hanya ada Alex.

................

Hari ini Jino dan Nia akhirnya berangkat pergi ke Bali buat liburan. Nia sedang kesal karena sudah berapa hari ini Alex tak mengangkat telepon dan tak membalas pesannya.

Jino tak mengabari Melati, padahal saat ini ia sedang hamil besar dan hanya menunggu saat melahirkan.

Sore harinya Melati menunggu kedatangan Jino. Hingga larut malam tapi Jino tak juga muncul.

Melati akhirnya masuk ke kamar dan mulai memejamkan matanya. Tapi ia merasakan sakit dipinggang dan pinggulnya.

Sakit itu terkadang datang dan terkadang menghilang. Melati tidur dengan gelisah.

Menjelang subuh rasa sakit itu makin terasa. Melati mengambil ponselnya dan mencari diinternet apa apa saja tanda wanita yang akan melahirkan.

Semua yang Melati baca menunjukan jika yang dialaminya saat ini sama dengan tanda ibu hamil yang mengalami kontraksi.

Ia mencoba menghubungi Nia. Tapi ponselnya tak aktif. Begitu juga Jino, ponselnya juga tak aktif.

Melati mrncoba tenang, seperti yang ia baca tadi. Ibu hamil yang mengalami tanda tanda akan melahirkan sebaiknya menenangkan pikirannya.

Ia mengganti pakaiannya. Dan menyiapkan pakaian yang akan ia bawa. Melati mengambil tas dan perlengkapan bayinya.

Melati merasakan ada air yang mengalir dipahanya dari jalan rahim.

Melati memegangnya dan melihat air itu bewarna keruh dan sedikit bau amis. Melati ingat perkataan dokter jika wanita akan melahirkan mengeluarkan air yang dinamakan ketuban.

"Apa ini yang dinamakan air ketuban...Ya Tuhan, aku harus segera ke rumah sakit. Aku tak mau terjadi sesuatu dengan bayi yang ada dalam kandunganku"

Melati kembali mencoba menghubungi Nia dan Jino tapi ponselnya tak aktif.

"Pasti mas Jino dan mbak Nia mematikan ponselnya agar tak ada yang mengganggunya. Aku harus minta tolong siapa. Aku takut harus sendirian ke rumah sakit. Apa aku minta tolong Raka saja . Tapi aku takut nanti mas Jino jadi marah . Ah..biar saja ia marah. Yang penting anakku selamat"

Melati lalu menghubungi Raka sambil menahan sakit. Air masih mengalir dari jalan rahimnya walaupun tidak banyak. Baru sekali Melati menghubungi, Raka langsung mengangkatnya.

"Ada apa Melati. Kamu sakit, kenapa menghubungi tengah malam begini"

"Raka...sepertinya aku akan lahiran. Aku telah mencoba menghubungi mbak Nia dan mas Jino, tapi ponselnya tidak aktif. Apa kamu bisa menolongku"

"Tunggu sebentar Melati, kamu jangan cemas. Aku segera kesana...tenang ya"

Raka langsung mematikan sambungan ponselnya. Melati membuka pintu rumahnya dan ia duduk di sofa ruang tamu menunggu Raka.

Tak berapa lama Raka telah sampai di rumah Melati. Mungkin ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Raka keluar dari mobil tanpa mematikan mesin mobilnya.

Ia berlari masuk ke rumah Melati dan melihat Melati yang duduk bersandar dengan memegang pinggangnya tampak sedang menahan sakit.

"Raka...sepertinya air ketubanku udah keluar. Dokter bilang itu berarti aku akan lahiran"

Raka tanpa bicara langsung menggendong Melati.

"Raka...aku bisa jalan sendiri" ucap Melati, ia malu karena Raka menggendongnya . Pakaiannya pasti basah karena air ketuban.

"Kamu itu udah jelas menahan sakit, mana mungkin bisa jalan dengan benar"

Raka membuka pintu dan mendudukan Melati di kursi depan. Raka kembali ke rumah dan mengambil tas yang terletak di samping sofa.

Setelah itu ia menutup pintu rumah Melati dan menguncinya.

Raka mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Beruntung jalanan sepi karena jam masih menunjukan pukul tiga pagi.

"Raka...terima kasih" ucap Melati sambil merintih menahan sakit.

"Melati, bayi yang kamu kandung itu juga ponakanku. Aku tak mau ia dalam bahaya, apa lagi kamu. Aku ingin kamu bisa bertahan dan kuat ya"

"Raka...kamu baik banget. Aku banyak berhutang denganmu"

Melati menangis terharu. Saat ia membutuhkan bantuan , Raka selalu ada. Seakan Tuhan mengirim Raka buat menolongnya.

"Melati...aku tak bisa memungkiri hatiku, aku mencintaimu. Walau aku tahu ini salah ,karena tak seharusnya aku mencintai istri dari sepupuku. Tapi aku tak bisa menepis dan menghilangkan perasaan ini. Aku juga sangat mengagumimu. Kamu wanita yang sangat kuat"

Melati memandangi Raka yang menyetir mobil dengan serius. Ia tak tahu, pada siapa ia akan minta tolong jika tak ada Raka.

"Ya Tuhan, apakah kehadiran Raka dalam hidupku merupakan bentuk pertolongan darimu. Setiap aku menghadapi kesulitan dan masalah ,ia seakan tahu dan selalu hadir. Aku percaya kalau semua ini takdir darimu. Engkau mengenalkan Raka sebagai penolong bagiku yang tidak memiliki siapa siapa lagi di dunia ini"

****************

Terima kasih.....

Terpopuler

Comments

Ibelmizzel

Ibelmizzel

sakit hati bacanya tapi terus lajut baca

2025-02-23

0

Jasmine

Jasmine

dan Tuhan mengirimkan Raka sbg bagian tulang rusukmu

2023-01-12

0

Bunbun Oke

Bunbun Oke

nyesek mewek yg kuat ya Melati
Ibu hamil itu perjuangan sangat brt dr awal sampai melahirkan nyawa taruhannya
Jgn krn nerduit membuat mati hatinya Jino n Nia
Yang seenaknya menindas Melati yg selalu sakit hati ga bahagia
Tinggalkan aja si Jino,Melati kamu patut bahagia
Jika Jino tahu dan dgn mata kepalanya melihat Nia berselingkuh dgb Raka pasti penyesalan yg akan didapat
Jangan maafkan Jino dgn mudah balas semua sakit hati yg telah kamu dptkan krnnya

2022-12-14

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 BabTujuh
8 Bab Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam belas
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas.
20 Bab Dua puluh
21 Bab Dua puluh Satu
22 Bab Dua puluh Dua
23 Bab Dua puluh Tiga
24 Bab Dua puluh Empat
25 Bab Dua puluh Lima
26 Bab Dua puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua puluh Delapan
29 Bab Dua puluh Sembilan
30 Bab Tiga puluh
31 Bab Tiga puluh Satu
32 Bab Tiga puluh Dua
33 Bab Tiga puluh Tiga
34 Bab Tiga puluh Empat
35 Bab Tiga puluh Lima
36 Bab Tiga puluh Enam
37 Bab Tiga puluh Satu
38 Bab Tiga puluh Tujuh
39 Bab Tiga puluh Delapan
40 Bab Tiga puluh Sembilan
41 Bab Empat Puluh
42 Bab Empat puluh Satu
43 Bab Empat puluh Dua
44 Bab Empat puluh Tiga.
45 Bab Empat puluh Empat
46 Bab Empat puluh Lima
47 Bab Empat puluh Enam
48 Bab Empat puluh Tujuh
49 Bab Empat puluh Delapan
50 Bab Empat puluh Sembilan
51 Bab Lima puluh
52 Bab Lima puluh Satu
53 Bab Lima puluh Dua
54 Bab Lima puluh Tiga
55 Bab Lima puluh Empat
56 Bab Lima puluh Lima
57 Bab Lima Puluh Enam
58 Bab Lima puluh Tujuh
59 Bab Lima puluh Delapan
60 Bab Lima puluh Sembilan
61 Bab Enam puluh
62 Bab Enam puluh Satu
63 Bab Enam puluh Dua
64 Bab Enam puluhTiga
65 Bab Enam puluh Empat
66 Bab Enam puluh Lima
67 Bab Enam puluh Enam
68 Bab Enam puluh Tujuh
69 Bab Enam puluh Delapan
70 Bab Enam puluh Sembilan
71 Bab Tujuh Puluh
72 Bab Tujuh puluh Satu
73 Bab Tujuh puluh Dua
74 Bab Tujuh puluh Tiga
75 Bab Tujuh puluh Empat
76 Bab Tujuh puluh Lima
77 Bab Tujuh puluh Enam
78 Bab Tujuh puluh Tujuh
79 Bab Tujuh puluh Delapan
80 Bab Tujuh puluh Sembilan
81 Bab Delapan puluh
82 Bab Delapan puluh Satu
83 Bab Delapan puluh Dua
84 Bab Delapan puluh Tiga
85 Bab Delapan puluh Empat
86 Bab Delapan puluh Lima
87 Bab Delapan puluh Enam
88 Bab Delapan puluh Tujuh
89 Bab Delapan puluh Delapan
90 Bab Delapan puluh Sembilan
91 Bab Sembilan puluh
92 Bab Sembilan puluh Satu
93 Bab Sembilan puluh Dua
94 Bab Sembilan puluh Tiga
95 Bab Sembilan puluh Empat
96 Bab Sembilan puluh Lima
97 Bab Sembilan puluh Enam
98 Bab Sembilan puluh Tujuh
99 Bab Sembilan puluh Delapan
100 Bab Sembilan puluh Sembilan
101 Bab Seratus
102 Bab Seratus Satu
103 Bab Seratus Dua
104 Bab Seratus Tiga
105 Bab Seratus Empat
106 Bab Seratus Lima
107 Bab Seratus Enam
108 Bab Seratus Tujuh
109 Bab Seratus Delapan
110 Bab Seratus Sembilan
111 Bab Seratus Sepuluh
112 Bab Seratus Sebelas
113 Bab Seratus Dua Belas
114 Bab Seratus Tiga belas
115 Bab Seratus Empat Belas
116 Bab Seratus Lima Belas
117 Bab Seratus Enam Belas
118 Bab Seratus Tujuh Belas
119 Bab Seratus Delapan Belas
120 Bab Seratus Sembilan Belas
121 Bab Seratus Dua Puluh
122 Novel Noda Merah Pernikahan
123 Pengumuman.
124 LOVE IS RAIN
125 Promo
126 Ratu Ketiban Duren
127 EMAK AKU PENGEN KAWIN
128 CINTA YANG DIABAIKAN
129 HASRAT TERLARANG GIGOLO by mama reni
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Bab Satu
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
BabTujuh
8
Bab Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam belas
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas.
20
Bab Dua puluh
21
Bab Dua puluh Satu
22
Bab Dua puluh Dua
23
Bab Dua puluh Tiga
24
Bab Dua puluh Empat
25
Bab Dua puluh Lima
26
Bab Dua puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua puluh Delapan
29
Bab Dua puluh Sembilan
30
Bab Tiga puluh
31
Bab Tiga puluh Satu
32
Bab Tiga puluh Dua
33
Bab Tiga puluh Tiga
34
Bab Tiga puluh Empat
35
Bab Tiga puluh Lima
36
Bab Tiga puluh Enam
37
Bab Tiga puluh Satu
38
Bab Tiga puluh Tujuh
39
Bab Tiga puluh Delapan
40
Bab Tiga puluh Sembilan
41
Bab Empat Puluh
42
Bab Empat puluh Satu
43
Bab Empat puluh Dua
44
Bab Empat puluh Tiga.
45
Bab Empat puluh Empat
46
Bab Empat puluh Lima
47
Bab Empat puluh Enam
48
Bab Empat puluh Tujuh
49
Bab Empat puluh Delapan
50
Bab Empat puluh Sembilan
51
Bab Lima puluh
52
Bab Lima puluh Satu
53
Bab Lima puluh Dua
54
Bab Lima puluh Tiga
55
Bab Lima puluh Empat
56
Bab Lima puluh Lima
57
Bab Lima Puluh Enam
58
Bab Lima puluh Tujuh
59
Bab Lima puluh Delapan
60
Bab Lima puluh Sembilan
61
Bab Enam puluh
62
Bab Enam puluh Satu
63
Bab Enam puluh Dua
64
Bab Enam puluhTiga
65
Bab Enam puluh Empat
66
Bab Enam puluh Lima
67
Bab Enam puluh Enam
68
Bab Enam puluh Tujuh
69
Bab Enam puluh Delapan
70
Bab Enam puluh Sembilan
71
Bab Tujuh Puluh
72
Bab Tujuh puluh Satu
73
Bab Tujuh puluh Dua
74
Bab Tujuh puluh Tiga
75
Bab Tujuh puluh Empat
76
Bab Tujuh puluh Lima
77
Bab Tujuh puluh Enam
78
Bab Tujuh puluh Tujuh
79
Bab Tujuh puluh Delapan
80
Bab Tujuh puluh Sembilan
81
Bab Delapan puluh
82
Bab Delapan puluh Satu
83
Bab Delapan puluh Dua
84
Bab Delapan puluh Tiga
85
Bab Delapan puluh Empat
86
Bab Delapan puluh Lima
87
Bab Delapan puluh Enam
88
Bab Delapan puluh Tujuh
89
Bab Delapan puluh Delapan
90
Bab Delapan puluh Sembilan
91
Bab Sembilan puluh
92
Bab Sembilan puluh Satu
93
Bab Sembilan puluh Dua
94
Bab Sembilan puluh Tiga
95
Bab Sembilan puluh Empat
96
Bab Sembilan puluh Lima
97
Bab Sembilan puluh Enam
98
Bab Sembilan puluh Tujuh
99
Bab Sembilan puluh Delapan
100
Bab Sembilan puluh Sembilan
101
Bab Seratus
102
Bab Seratus Satu
103
Bab Seratus Dua
104
Bab Seratus Tiga
105
Bab Seratus Empat
106
Bab Seratus Lima
107
Bab Seratus Enam
108
Bab Seratus Tujuh
109
Bab Seratus Delapan
110
Bab Seratus Sembilan
111
Bab Seratus Sepuluh
112
Bab Seratus Sebelas
113
Bab Seratus Dua Belas
114
Bab Seratus Tiga belas
115
Bab Seratus Empat Belas
116
Bab Seratus Lima Belas
117
Bab Seratus Enam Belas
118
Bab Seratus Tujuh Belas
119
Bab Seratus Delapan Belas
120
Bab Seratus Sembilan Belas
121
Bab Seratus Dua Puluh
122
Novel Noda Merah Pernikahan
123
Pengumuman.
124
LOVE IS RAIN
125
Promo
126
Ratu Ketiban Duren
127
EMAK AKU PENGEN KAWIN
128
CINTA YANG DIABAIKAN
129
HASRAT TERLARANG GIGOLO by mama reni

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!