Bab Lima Belas

"Mari aku antar kamu pulang. Tak baik wanita yang sudah bersuami jalan dengan pria lain, entah kalau memang dia wanita yang tak punya harga diri" ucap Jino

"Jino, jaga ucapanmu. Aku dan Melati tidak melakukan apa apa. Yang tak punya harga diri itu, wanita yang pura pura mencintai suaminya tapi berselingkuh dibelakang suami"

"Siapa yang kamu maksud, Raka"

"Aku tidak mengatakan siapa siapa"

"Aku tahu kamu sangat iri karena aku memiliki istri yang sangat cantik dan baik seperti Nia"

"Aku tak pernah tertarik dan berkeinginan memiliki istri seperti Nia. Aku lebih tertarik dengan Melati"

Melati langsung melototkan matanya ke arah Raka mendengar ucapannya.

"Jangan pernah menyukai istri orang. Apa kamu tak bisa mencari wanita yang single"

"Aku tidak merebut istri orang sembarangan Jino, aku masih punya harga diri. Tapi jangan salahkan jika aku mendekati wanita yang tak pernah dihargai oleh pasanganya"

"Itu sama saja, Raka. Melati pulanglah, jangan buat suami kamu murka dan marah. Kamu tak mau dihukum suami kamukan...." perintah Jino

"Suami macam apa yang menghukum istrinya yang sedang hamil. Dan itu juga bukan salah Melati. Kenapa ia membiarkan istrinya pergi sendirian. Melati, aku yang akan antar kamu. Bukankah kamu datang bersamaku. Kamu bisa jelaskan pada suami Melati, jika ia pergi dengan sepupu kamu, Jino"

"Raka, aku biar pakai taksi saja"

"Melati, jangan pakai taksi. Kamu sedang hamil. Bahaya jalan sendirian. Biar Raka yang antar. Raka benar. Jino, kamu bisa jelaskan pada suaminya jika yang mengantar Melati adalah sepupu kamu" ucap mama Jino

"Aku yang mengantarnya. Bukan Raka..." ucap Jino lagi dengan penuh penekanan

"Raka, aku dengan mas Jino saja"

"Baiklah, tapi jika suami kamu marah atau menghukummu , katakan padaku. Biar aku yang menjelaskan semuanya"

"Suamiku tak akan marah , Raka"

"Tante , aku pamit dulu..." ucap Melati menyalami dan mencium tangan Mama Jino

"Hati hati, benar apa yang Raka katakan. Jika suami kamu marah, minta ia datangi tante. Biar tante yang jelaskan dan sekalian beri nasehat"

"Terima kasih , tante"

Melati berjalan ke samping Jino. Jino meninggalkan rumahnya tanpa pamit. Melati mengikuti langkah Jino hingga masuk ke dalam mobilnya.

Di dalam mobil, Jino menarik tangan Melati dengan tangan kirinya. Sementara tangan kanannya tetap memegang setir mobil.

Ia meletakan tangan kanan Melati di samping ia duduk dan menekannya kuat.

"Mas ...sakiitt..." ucap Melati menjerit menahan sakit.

Jino tetap menekan tangan Melati , tak peduli rintihan wanita itu.

"Mas, kamu bisa mematahkan tanganku" ujar Melati mencoba menarik tangannya

"Kenapa kamu masih jalan dengan Raka" ucap Jino dan melepaskan tekanan tangannya ditangan Melati.

Melati mengusap tangannya yang membiru karena tekanan dari tangan Jino.

"Jawabb...apa sekarang telingamu udah nggak berfungsi" bentak Jino

"Raka sudah menjelaskan tadi mas, jika aku tak sengaja bertemu di rumah sakit"

"Bukankah kamu bisa menolak ajakannya"

"Aku tak enak mas, terus menolak. Padahal ia telah menolongku saat pingsan dulu"

"Alasan kamu aja. Apa kamu menyukai Raka. Apa kamu pikir Raka akan menyukai wanita mur*han sepertimu yang mau menjual rahimnya demi setumpuk uang"

"Mas, aku tak mungkin menyukai Raka. Aku hanya menghargainya karena ia sepupu kamu. Aku juga sadar diri , mas"

"Lain kali jika aku melihat kamu bertemu Raka lagi, akan aku hukum kamu yang lebih berat lagi"

Raka diam diam mengikuti Jino. Ia tak tahu jika mobil yang mengikutinya itu mobil Raka karena ia menggunakan mobil barunya.

Sampai di rumah, Jino menarik tangan Melati dan memaksanya masuk.

"Mas Jino, tanganku sakit" ucap Melati merintih.

Jino tak mendengar ucapan Melati, ia terus menarik dengan kuat pergelangan tangannya dan ketika sampai di kamar ia mendorong tubuh Melati hingga terhempas ke tempat tidur.

"Aww..." rintih Melati memegang perutnya yang terhimpit karena tubuhnya jatuh tengkurap di atas tempat tidur.

"Apa maksud kamu mendatangi rumah orang tuaku"

"Mas...kamu menyakiti anakmu" ucap Melati memegang perutnya.

"Jangan mengalihkan ucapanku. Apa kamu sengaja menarik simpati mamaku, agar ia menyukaimu dan membenci Nia"

"Mas , aku tak tahu jika Raka akan membawaku ke rumah orang tuamu"

"Jangan bohong. Kamu marah karena aku lebih memilih menemani Nia belanja dari pada menemani kamu periksa kandungan"

"Aku tak berhak marah mas. Aku sadar posisi aku ini"

"Bagus jika kamu sadar. Dan harus kamu ketahui jika kamu tak pernah ada di hatiku, sampai kapanpun aku tak akan menomor satukan kamu dari pada Nia. Jangan kamu pikir, karena kamu sedang mengandung anakku ,kamu akan mendapat simpati dariku. Kamu hanyalah istri diatas kontrak karena Nia yang menginginkan anak dariku"

"Aku sadar mas. Aku ini hanya sekedar pemuas nafsumu dan juga tempat mengandung anakmu. Aku juga tak pernah meminta agar kamu memperlakukan aku seperti mbak Nia. Aku juga tak akan pernah mengharapkan kamu menemaniku. Aku harus terbiasa melakukan semua sendiri. Aku juga sering mengingatkan hatiku untuk tidak pernah tertarik apa lagi mencintaimu. Aku selalu ingat dengan peringatanmu. Aku saat ini juga telah siap jika kamu tak menginginkan aku lagi. Aku siap kapanpun kamu usir...." teriak Melati.

Ia tak bisa menahan amarahnya karena rasa sakit hatinya pada Jino yang telah menyakiti calon anaknya.

Jino mengeram mendengar teriakan Melati, ia lalu melayangkan tangannya menampar pipi Melati dengan keras hingga sudut bibirnya mengeluarkan darah.

Melati menahan tangisnya, ia memandangi wajah Jino dengan penuh amarah.

"Kenapa berhenti...apa kamu hanya berani menamparku sekali. Kenapa tak kamu lanjutkan lagi. Kalau perlu kamu bunuh saja aku. Aku akan dengan senang hati jika kamu melakukan itu. Bukankah kamu berhak atas diriku ini. Kamu telah membeliku bukan. Jadi itu sebabnya kamu berhak atas semua yang ada pada diriku. Apa untuk sekedar bernafaspun, aku harus minta izin denganmu"

"Jangan harap kamu akan mati segera. Aku akan membunuhmu secara perlahan karena telah berani membentakku. Kamu pikir kamu bisa pergi begitu saja. Setelah kamu melahirkan anakku, kamu akan aku jadikan budakku dulu. Aku tak akan membebaskan kamu begitu saja. Ingat, kamu telah menanda tangani surat perjanjian, jika kamu kabur...aku akan menyeret dan membawamu ke jalur hukum"

Raka yang berada di luar rumah mendengar semua pertengkaran Melati dan Jino. Ia mengeram menahan amarah.

"Aku mengerti sekarang, Nia meminta Jino menikah lagi hanya untuk menginginkan keturunan dari Jino. Apa lagi yang direncanakan wanita licik itu. Pasti ada sesuatu yang membuat ia tiba tiba ingin anak dari Jino"

*********************

Terima kasih

Terpopuler

Comments

Jasmine

Jasmine

rekam raka mjd bukti buat mama jino...biar melati bisa dilindungi mama jino

2023-01-12

2

Pricila Bianca Aidelin

Pricila Bianca Aidelin

kabur aja Mela,,buat apa lagi deket laki2 brengseng kyk gitu 😡

2022-10-10

0

Riens Zahra

Riens Zahra

sedih aku Thor ..nyesek bgtz

2022-03-15

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 BabTujuh
8 Bab Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam belas
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas.
20 Bab Dua puluh
21 Bab Dua puluh Satu
22 Bab Dua puluh Dua
23 Bab Dua puluh Tiga
24 Bab Dua puluh Empat
25 Bab Dua puluh Lima
26 Bab Dua puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua puluh Delapan
29 Bab Dua puluh Sembilan
30 Bab Tiga puluh
31 Bab Tiga puluh Satu
32 Bab Tiga puluh Dua
33 Bab Tiga puluh Tiga
34 Bab Tiga puluh Empat
35 Bab Tiga puluh Lima
36 Bab Tiga puluh Enam
37 Bab Tiga puluh Satu
38 Bab Tiga puluh Tujuh
39 Bab Tiga puluh Delapan
40 Bab Tiga puluh Sembilan
41 Bab Empat Puluh
42 Bab Empat puluh Satu
43 Bab Empat puluh Dua
44 Bab Empat puluh Tiga.
45 Bab Empat puluh Empat
46 Bab Empat puluh Lima
47 Bab Empat puluh Enam
48 Bab Empat puluh Tujuh
49 Bab Empat puluh Delapan
50 Bab Empat puluh Sembilan
51 Bab Lima puluh
52 Bab Lima puluh Satu
53 Bab Lima puluh Dua
54 Bab Lima puluh Tiga
55 Bab Lima puluh Empat
56 Bab Lima puluh Lima
57 Bab Lima Puluh Enam
58 Bab Lima puluh Tujuh
59 Bab Lima puluh Delapan
60 Bab Lima puluh Sembilan
61 Bab Enam puluh
62 Bab Enam puluh Satu
63 Bab Enam puluh Dua
64 Bab Enam puluhTiga
65 Bab Enam puluh Empat
66 Bab Enam puluh Lima
67 Bab Enam puluh Enam
68 Bab Enam puluh Tujuh
69 Bab Enam puluh Delapan
70 Bab Enam puluh Sembilan
71 Bab Tujuh Puluh
72 Bab Tujuh puluh Satu
73 Bab Tujuh puluh Dua
74 Bab Tujuh puluh Tiga
75 Bab Tujuh puluh Empat
76 Bab Tujuh puluh Lima
77 Bab Tujuh puluh Enam
78 Bab Tujuh puluh Tujuh
79 Bab Tujuh puluh Delapan
80 Bab Tujuh puluh Sembilan
81 Bab Delapan puluh
82 Bab Delapan puluh Satu
83 Bab Delapan puluh Dua
84 Bab Delapan puluh Tiga
85 Bab Delapan puluh Empat
86 Bab Delapan puluh Lima
87 Bab Delapan puluh Enam
88 Bab Delapan puluh Tujuh
89 Bab Delapan puluh Delapan
90 Bab Delapan puluh Sembilan
91 Bab Sembilan puluh
92 Bab Sembilan puluh Satu
93 Bab Sembilan puluh Dua
94 Bab Sembilan puluh Tiga
95 Bab Sembilan puluh Empat
96 Bab Sembilan puluh Lima
97 Bab Sembilan puluh Enam
98 Bab Sembilan puluh Tujuh
99 Bab Sembilan puluh Delapan
100 Bab Sembilan puluh Sembilan
101 Bab Seratus
102 Bab Seratus Satu
103 Bab Seratus Dua
104 Bab Seratus Tiga
105 Bab Seratus Empat
106 Bab Seratus Lima
107 Bab Seratus Enam
108 Bab Seratus Tujuh
109 Bab Seratus Delapan
110 Bab Seratus Sembilan
111 Bab Seratus Sepuluh
112 Bab Seratus Sebelas
113 Bab Seratus Dua Belas
114 Bab Seratus Tiga belas
115 Bab Seratus Empat Belas
116 Bab Seratus Lima Belas
117 Bab Seratus Enam Belas
118 Bab Seratus Tujuh Belas
119 Bab Seratus Delapan Belas
120 Bab Seratus Sembilan Belas
121 Bab Seratus Dua Puluh
122 Novel Noda Merah Pernikahan
123 Pengumuman.
124 LOVE IS RAIN
125 Promo
126 Ratu Ketiban Duren
127 EMAK AKU PENGEN KAWIN
128 CINTA YANG DIABAIKAN
129 HASRAT TERLARANG GIGOLO by mama reni
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Bab Satu
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
BabTujuh
8
Bab Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam belas
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas.
20
Bab Dua puluh
21
Bab Dua puluh Satu
22
Bab Dua puluh Dua
23
Bab Dua puluh Tiga
24
Bab Dua puluh Empat
25
Bab Dua puluh Lima
26
Bab Dua puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua puluh Delapan
29
Bab Dua puluh Sembilan
30
Bab Tiga puluh
31
Bab Tiga puluh Satu
32
Bab Tiga puluh Dua
33
Bab Tiga puluh Tiga
34
Bab Tiga puluh Empat
35
Bab Tiga puluh Lima
36
Bab Tiga puluh Enam
37
Bab Tiga puluh Satu
38
Bab Tiga puluh Tujuh
39
Bab Tiga puluh Delapan
40
Bab Tiga puluh Sembilan
41
Bab Empat Puluh
42
Bab Empat puluh Satu
43
Bab Empat puluh Dua
44
Bab Empat puluh Tiga.
45
Bab Empat puluh Empat
46
Bab Empat puluh Lima
47
Bab Empat puluh Enam
48
Bab Empat puluh Tujuh
49
Bab Empat puluh Delapan
50
Bab Empat puluh Sembilan
51
Bab Lima puluh
52
Bab Lima puluh Satu
53
Bab Lima puluh Dua
54
Bab Lima puluh Tiga
55
Bab Lima puluh Empat
56
Bab Lima puluh Lima
57
Bab Lima Puluh Enam
58
Bab Lima puluh Tujuh
59
Bab Lima puluh Delapan
60
Bab Lima puluh Sembilan
61
Bab Enam puluh
62
Bab Enam puluh Satu
63
Bab Enam puluh Dua
64
Bab Enam puluhTiga
65
Bab Enam puluh Empat
66
Bab Enam puluh Lima
67
Bab Enam puluh Enam
68
Bab Enam puluh Tujuh
69
Bab Enam puluh Delapan
70
Bab Enam puluh Sembilan
71
Bab Tujuh Puluh
72
Bab Tujuh puluh Satu
73
Bab Tujuh puluh Dua
74
Bab Tujuh puluh Tiga
75
Bab Tujuh puluh Empat
76
Bab Tujuh puluh Lima
77
Bab Tujuh puluh Enam
78
Bab Tujuh puluh Tujuh
79
Bab Tujuh puluh Delapan
80
Bab Tujuh puluh Sembilan
81
Bab Delapan puluh
82
Bab Delapan puluh Satu
83
Bab Delapan puluh Dua
84
Bab Delapan puluh Tiga
85
Bab Delapan puluh Empat
86
Bab Delapan puluh Lima
87
Bab Delapan puluh Enam
88
Bab Delapan puluh Tujuh
89
Bab Delapan puluh Delapan
90
Bab Delapan puluh Sembilan
91
Bab Sembilan puluh
92
Bab Sembilan puluh Satu
93
Bab Sembilan puluh Dua
94
Bab Sembilan puluh Tiga
95
Bab Sembilan puluh Empat
96
Bab Sembilan puluh Lima
97
Bab Sembilan puluh Enam
98
Bab Sembilan puluh Tujuh
99
Bab Sembilan puluh Delapan
100
Bab Sembilan puluh Sembilan
101
Bab Seratus
102
Bab Seratus Satu
103
Bab Seratus Dua
104
Bab Seratus Tiga
105
Bab Seratus Empat
106
Bab Seratus Lima
107
Bab Seratus Enam
108
Bab Seratus Tujuh
109
Bab Seratus Delapan
110
Bab Seratus Sembilan
111
Bab Seratus Sepuluh
112
Bab Seratus Sebelas
113
Bab Seratus Dua Belas
114
Bab Seratus Tiga belas
115
Bab Seratus Empat Belas
116
Bab Seratus Lima Belas
117
Bab Seratus Enam Belas
118
Bab Seratus Tujuh Belas
119
Bab Seratus Delapan Belas
120
Bab Seratus Sembilan Belas
121
Bab Seratus Dua Puluh
122
Novel Noda Merah Pernikahan
123
Pengumuman.
124
LOVE IS RAIN
125
Promo
126
Ratu Ketiban Duren
127
EMAK AKU PENGEN KAWIN
128
CINTA YANG DIABAIKAN
129
HASRAT TERLARANG GIGOLO by mama reni

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!