Bab Dua belas

Melati menyusun barang belanjaannya di dapur dan memasukan ke kulkas. Setelah itu ia segera menyiapkan semua bahan buat makan malam malam.

Jino yang duduk dekat meja makan memperhatikan semua yang dilakukan Melati.

"Kenapa Melati tampak lebih cantik semenjak ia hamil. Dan juga aku kenapa selalu saja ingin dekat dengannya. Padahal aku sudah mencoba menghilangkan rasa ini, aku tak ingin mengkhianati Nia dengan perasaan ini. Aku yang telah membuat Nia menjadi wanita cacat,karena tak bisa hamil untuk selamanya."

Ketika Melati akan memasak ia mengucir rambutnya agar tak mengganggu.

Jino yang melihat Melati dengan rambut dikucir langsung menelan ludahnya.

Leher jenjang Melati yang putih tampak sangat seksi dimata Jino.

Jino berdiri dan mendekati Melati, lalu memeluk pinggangnya dari belakang.

Melati yang sedang memasak, menjadi kaget. Ia menoleh ke belakang sehingga pipinya menempel ke bibir Jino.

"Kamu cantik banget, Mela" gumam Jino dan mengecup pipi Melati.

"Mas, aku sedang masak"

"Emang kenapa..."

"Nanti masakannya bisa gosong mas. Lepaskan pelukan mas dulu"

"Sebentar lagi ya. Aku ingin sesaat memelukmu begini"

Melati lalu mengecilkan api kompornya agar ayam kecap yang sedang dibuatnya tidak gosong.

Jino membalikan tubuh Melati menghadap dirinya, dan mengecup bibir Melati lagi.

Kecupan yang awalnya lembut, lama lama menjadi menuntut. Ia ******* bibir Melati dengan rakus hingga Melati tampak sesak baru Jino melepaskan lumatannya.

"Mas..."

"Jangan pernah meninggalkan aku walau aku sering menyakitimu" bisik Jino dan mengecup telinga Melati

"Aku tidak akan meninggalkan kamu, mas"

"Terima kasih...."

Jino melepaskan pelukannya dan ia berjalan menuju kamar. Ia membaringkan tubuhnya sambil memandangi langit kamar.

"Ya Tuhan, apa sebenarnya yang aku rasakan saat ini. Aku mencintai Nia, tapi aku juga tak bisa melepaskan Melati jika ia ingin pergi meninggalkanku. Kenapa aku sangat kuatir terjadi sesuatu dengannya. Seperti hari ini, aku langsung menuju rumah ini setelah melihat beberapa panggilan tak terjawab darinya. Aku takut sesuatu yang buruk menimpa dirinya. Aku tak boleh punya perasaan begini, walau berat aku harus bisa merelakan dan melepaskan Melati jika Nia tak menginginkan kehadirannya lagi. Aku tak mau kehadiran Melati jadi merusak rumah tanggaku dengan Nia. Aku harus membuang jauh perasaan ini"

Setelah semua masakan telah matang dan disusun di meja makan. Melati masuk kamar. Ia melihat Jino yang sedang terbaring dengan tangan diatas dahinya.

Melati lalu berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah mandi Melati mengepang rambutnya.

Jino yang telah bangun melihat ke arah Melati yang sedang berdandan. Ia lalu mendekati Melati dan memeluknya.

"Kamu tuh sebenarnya cantik banget, tapi mengapa mau melakukan ini. Kenapa kamu mau menjual rahimmu. Kamu bisa mendapatkan pria yang mapan seandainya kamu pandai merayu dan mendekati seorang pria"

Jino tersenyum dan menggendong Melati ke tempat tidur. Ia menghempaskan tubuh Melati secara pelan.

Jino membaringkan tubuhnya disamping tubuh Melati. Ia memeluk pinggang Melati agar tubuh mereka makin merapat.

Melati yang berada dalam dekapan dada Jino menengadahkan kepalanya memandangi wajah tampan suaminya.

"Kamu sebenarnya sangat tampan jika saja kamu tidak jutek dan kejam"

Melati tanpa sadar mengelus wajah Jino, membuat pria itu makin melebarkan senyumnya.

"Kenapa...aku memang tampan. Jangan terpana begitu"

Melati langsung menarik tangannya dari wajah Jino. Ia menenggelamkan wajahnya di dada pria itu.

"Melati, aku punya prinsip dari dulu...jika aku menikah, aku tak akan pernah menduakan istriku kecuali jika memang ia tak pantas lagi buat dipertahankan. Misalnya ia selingkuh, baru aku melepaskannya dan tak akan pernah memaafkannya. Jadi aku tak mungkin mencintai wanita lain selain istriku. Apa lagi Nia , istri yang baik. Tak ada alasan bagiku untuk menduakan dirinya. Jadi sekali lagi aku ingatkan kamu, jangan pernah jatuh cinta padaku. Karena aku tak akan pernah membalasnya. Aku sedikit menghargaimu karena kamu lagi mengandung anakku. Dan selagi Nia masih menginginkan anak dariku, aku akan menghamilimu. Tapi ketika Nia mengatakan cukup anak dariku, maka saat itu juga kamu harus pergi dari kehidupanku. Jangan pernah menampakan atau hadir lagi di dalam kehidupanku. Aku tak mau kehadiranmu membuat rumah tanggaku jadi terganggu. Anggap saja kamu tak pernah melahirkan bayi. Aku akan memberi uang sebagai modal buat kehidupanmu...."

Melati mendengar semua ucapan Jino dengan menarik nafasnya. Ia tak bisa berkata apa apa lagi. Dadanya terasa sesak. Semua ucapan Jino terasa menusuk ke jantung.

"Ya Tuhan, apa aku tak ada hak sedikitpun untuk bertemu anakku setelah mereka tak menginginkan aku lagi. Apa segitu hinanya aku dimata mereka. Padahal aku tak ada sedikitpun niat untuk merusak rumah tangga mas Jino dan mbak Nia, aku hanya ingin melihat perkembangan anakku kelak"

Melati melepaskan pelukan Jino dan membalikan badannya. Akhirnya tangisan Melati pecah.

Jino mendengar tangisan Melati, ia lalu memeluk tubuh Melati dari belakang. Saat ia akan membujuk Melati, ponselnya berdering.

Jino melihat nama Nia yang tertera, ia langsung duduk dan mengangkatnya.

"Ada apa sayang...."

"Jino jemput aku. Aku tadi nggak bawa mobil, aku mggak mau menggunakan taksi. Aku takut..."

"Kamu dimana, sayang"

"Aku ada di kafe X. Tadi aku ada janjian bertemu dengan temanku. Apa kamu lupa, aku udah izinkan kemarin"

"Iya sayang, aku jemput sekarang. Kamu tunggu ya"

"Iya, Jino...hati hati"

Sambungan ponselnya dimatikan Nia. Ia lalu memandangi Alex yang duduk disampingnya.

"Aku akan dijemput Jino, jadi kamu bisa pergi sekarang"

"Maaf, aku nggak bisa mengantarmu, sayang. Aku benar benar ada keperluan keluarga, aku harus hadir secepatnya agar tak telat" ujar Alex

"Iya , nggak apa sayang. Kamu pergilah. Hati hati. Sampaikan salamku pada ibumu, calon mertuaku"

"Baik, sayang..." ucap Alex dan mengecup bibir Nia.

Alex segera meninggalkan kafe X, tanpa Nia tahu ternyata Alex akan mengadakan pertemuan keluarga yang membahas perjodohannya dengan seorang wanita.

Keluarga Alex berencana menjodohkannya dengan anak sahabat ayahnya.

Jino langsung pergi tanpa pamit pada Melati yang masih menangis. Ia mengambil kunci mobil dan meninggalkan rumah Melati dengan kecepatan tinggi. Ia tak ingin Nia menunggu lama.

Tangisan Melati makin pecah setelah ia mendengar suara mesin mobil yang bergerak meninggalkan rumahnya.

"Ya Tuhan, tolong beri aku kekuatan untuk dapat menerima semua jalan hidupku. Aku tahu semua ini juga salahku, karena aku yang mau menerima pernikahan ini. Tapi aku yakin dibalik semua yang aku alami ini tersimpan rahasia. Aku yakin Tuhan, jika Engkau tak akan memberi cobaan pada umatmu melebihi dari kemampuannya. Dan aku yakin juga Engkau telah menyiapkan suatu yang indah buatku kelak jika aku bisa menjalani semua ini dengan sabar dan tabah. Aku yakin semua ini adalah garis dari kehidupanku. Jika nanti memang aku ditakdirkan berpisah dengan anakku, hanya satu permohonanku pada Mu Tuhan...tolong jaga anak anakku. Buatlah mbak Nia mencintai anakku seperti anak kandungnya sendiri. Dan berilah kebahagiaan buat anak anakku. Dan izinkan aku bisa bertemu dengan anakku suatu saat kelak"

*****************

Terima kasih...

Terpopuler

Comments

watashi tantides

watashi tantides

Jino semoga kamu sadar bahwa Melati lah yang pantas kamu cintai🥹 karena Nis sudah berselingkuh sama Alex teman dekatmu sendirii😭

2025-01-13

0

watashi tantides

watashi tantides

Sakit hati banget aku dengernya ya Alloh sesakit ini😭💔 kasiam Melati

2025-01-13

0

Jasmine

Jasmine

Aihhh...Jino spt budaknya Nia..disuruh apa aja mau...dan tak curiga sedikit pun...terus budget keuangannya tak di monitor bisa percaya 100%...wah laki2 super goblok...makan tuh cinta

2023-01-12

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 BabTujuh
8 Bab Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam belas
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas.
20 Bab Dua puluh
21 Bab Dua puluh Satu
22 Bab Dua puluh Dua
23 Bab Dua puluh Tiga
24 Bab Dua puluh Empat
25 Bab Dua puluh Lima
26 Bab Dua puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua puluh Delapan
29 Bab Dua puluh Sembilan
30 Bab Tiga puluh
31 Bab Tiga puluh Satu
32 Bab Tiga puluh Dua
33 Bab Tiga puluh Tiga
34 Bab Tiga puluh Empat
35 Bab Tiga puluh Lima
36 Bab Tiga puluh Enam
37 Bab Tiga puluh Satu
38 Bab Tiga puluh Tujuh
39 Bab Tiga puluh Delapan
40 Bab Tiga puluh Sembilan
41 Bab Empat Puluh
42 Bab Empat puluh Satu
43 Bab Empat puluh Dua
44 Bab Empat puluh Tiga.
45 Bab Empat puluh Empat
46 Bab Empat puluh Lima
47 Bab Empat puluh Enam
48 Bab Empat puluh Tujuh
49 Bab Empat puluh Delapan
50 Bab Empat puluh Sembilan
51 Bab Lima puluh
52 Bab Lima puluh Satu
53 Bab Lima puluh Dua
54 Bab Lima puluh Tiga
55 Bab Lima puluh Empat
56 Bab Lima puluh Lima
57 Bab Lima Puluh Enam
58 Bab Lima puluh Tujuh
59 Bab Lima puluh Delapan
60 Bab Lima puluh Sembilan
61 Bab Enam puluh
62 Bab Enam puluh Satu
63 Bab Enam puluh Dua
64 Bab Enam puluhTiga
65 Bab Enam puluh Empat
66 Bab Enam puluh Lima
67 Bab Enam puluh Enam
68 Bab Enam puluh Tujuh
69 Bab Enam puluh Delapan
70 Bab Enam puluh Sembilan
71 Bab Tujuh Puluh
72 Bab Tujuh puluh Satu
73 Bab Tujuh puluh Dua
74 Bab Tujuh puluh Tiga
75 Bab Tujuh puluh Empat
76 Bab Tujuh puluh Lima
77 Bab Tujuh puluh Enam
78 Bab Tujuh puluh Tujuh
79 Bab Tujuh puluh Delapan
80 Bab Tujuh puluh Sembilan
81 Bab Delapan puluh
82 Bab Delapan puluh Satu
83 Bab Delapan puluh Dua
84 Bab Delapan puluh Tiga
85 Bab Delapan puluh Empat
86 Bab Delapan puluh Lima
87 Bab Delapan puluh Enam
88 Bab Delapan puluh Tujuh
89 Bab Delapan puluh Delapan
90 Bab Delapan puluh Sembilan
91 Bab Sembilan puluh
92 Bab Sembilan puluh Satu
93 Bab Sembilan puluh Dua
94 Bab Sembilan puluh Tiga
95 Bab Sembilan puluh Empat
96 Bab Sembilan puluh Lima
97 Bab Sembilan puluh Enam
98 Bab Sembilan puluh Tujuh
99 Bab Sembilan puluh Delapan
100 Bab Sembilan puluh Sembilan
101 Bab Seratus
102 Bab Seratus Satu
103 Bab Seratus Dua
104 Bab Seratus Tiga
105 Bab Seratus Empat
106 Bab Seratus Lima
107 Bab Seratus Enam
108 Bab Seratus Tujuh
109 Bab Seratus Delapan
110 Bab Seratus Sembilan
111 Bab Seratus Sepuluh
112 Bab Seratus Sebelas
113 Bab Seratus Dua Belas
114 Bab Seratus Tiga belas
115 Bab Seratus Empat Belas
116 Bab Seratus Lima Belas
117 Bab Seratus Enam Belas
118 Bab Seratus Tujuh Belas
119 Bab Seratus Delapan Belas
120 Bab Seratus Sembilan Belas
121 Bab Seratus Dua Puluh
122 Novel Noda Merah Pernikahan
123 Pengumuman.
124 LOVE IS RAIN
125 Promo
126 Ratu Ketiban Duren
127 EMAK AKU PENGEN KAWIN
128 CINTA YANG DIABAIKAN
129 HASRAT TERLARANG GIGOLO by mama reni
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Bab Satu
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
BabTujuh
8
Bab Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam belas
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas.
20
Bab Dua puluh
21
Bab Dua puluh Satu
22
Bab Dua puluh Dua
23
Bab Dua puluh Tiga
24
Bab Dua puluh Empat
25
Bab Dua puluh Lima
26
Bab Dua puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua puluh Delapan
29
Bab Dua puluh Sembilan
30
Bab Tiga puluh
31
Bab Tiga puluh Satu
32
Bab Tiga puluh Dua
33
Bab Tiga puluh Tiga
34
Bab Tiga puluh Empat
35
Bab Tiga puluh Lima
36
Bab Tiga puluh Enam
37
Bab Tiga puluh Satu
38
Bab Tiga puluh Tujuh
39
Bab Tiga puluh Delapan
40
Bab Tiga puluh Sembilan
41
Bab Empat Puluh
42
Bab Empat puluh Satu
43
Bab Empat puluh Dua
44
Bab Empat puluh Tiga.
45
Bab Empat puluh Empat
46
Bab Empat puluh Lima
47
Bab Empat puluh Enam
48
Bab Empat puluh Tujuh
49
Bab Empat puluh Delapan
50
Bab Empat puluh Sembilan
51
Bab Lima puluh
52
Bab Lima puluh Satu
53
Bab Lima puluh Dua
54
Bab Lima puluh Tiga
55
Bab Lima puluh Empat
56
Bab Lima puluh Lima
57
Bab Lima Puluh Enam
58
Bab Lima puluh Tujuh
59
Bab Lima puluh Delapan
60
Bab Lima puluh Sembilan
61
Bab Enam puluh
62
Bab Enam puluh Satu
63
Bab Enam puluh Dua
64
Bab Enam puluhTiga
65
Bab Enam puluh Empat
66
Bab Enam puluh Lima
67
Bab Enam puluh Enam
68
Bab Enam puluh Tujuh
69
Bab Enam puluh Delapan
70
Bab Enam puluh Sembilan
71
Bab Tujuh Puluh
72
Bab Tujuh puluh Satu
73
Bab Tujuh puluh Dua
74
Bab Tujuh puluh Tiga
75
Bab Tujuh puluh Empat
76
Bab Tujuh puluh Lima
77
Bab Tujuh puluh Enam
78
Bab Tujuh puluh Tujuh
79
Bab Tujuh puluh Delapan
80
Bab Tujuh puluh Sembilan
81
Bab Delapan puluh
82
Bab Delapan puluh Satu
83
Bab Delapan puluh Dua
84
Bab Delapan puluh Tiga
85
Bab Delapan puluh Empat
86
Bab Delapan puluh Lima
87
Bab Delapan puluh Enam
88
Bab Delapan puluh Tujuh
89
Bab Delapan puluh Delapan
90
Bab Delapan puluh Sembilan
91
Bab Sembilan puluh
92
Bab Sembilan puluh Satu
93
Bab Sembilan puluh Dua
94
Bab Sembilan puluh Tiga
95
Bab Sembilan puluh Empat
96
Bab Sembilan puluh Lima
97
Bab Sembilan puluh Enam
98
Bab Sembilan puluh Tujuh
99
Bab Sembilan puluh Delapan
100
Bab Sembilan puluh Sembilan
101
Bab Seratus
102
Bab Seratus Satu
103
Bab Seratus Dua
104
Bab Seratus Tiga
105
Bab Seratus Empat
106
Bab Seratus Lima
107
Bab Seratus Enam
108
Bab Seratus Tujuh
109
Bab Seratus Delapan
110
Bab Seratus Sembilan
111
Bab Seratus Sepuluh
112
Bab Seratus Sebelas
113
Bab Seratus Dua Belas
114
Bab Seratus Tiga belas
115
Bab Seratus Empat Belas
116
Bab Seratus Lima Belas
117
Bab Seratus Enam Belas
118
Bab Seratus Tujuh Belas
119
Bab Seratus Delapan Belas
120
Bab Seratus Sembilan Belas
121
Bab Seratus Dua Puluh
122
Novel Noda Merah Pernikahan
123
Pengumuman.
124
LOVE IS RAIN
125
Promo
126
Ratu Ketiban Duren
127
EMAK AKU PENGEN KAWIN
128
CINTA YANG DIABAIKAN
129
HASRAT TERLARANG GIGOLO by mama reni

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!