Bab Empat

Telah dua bulan berlalu sejak pernikahan Melati dan Jino. Sikap Jino masih sama. Ia hanya datang untuk menyalurkan hasratnya dan setelah puas ia akan meninggalkan Melati seorang diri.

Melati merasa tubuhnya sedikit berbeda. Ia merasa sering capek dan ingin tidur terus.

Tapi itu tak mungkin, ia hanya sendirian dirumah. Jika ia bermalas malasan pastilah rumah ini akan berantakan. Dan ia mau makan apa jika ia malas masak.

Nia menghubungi Melati , bertanya tentang kabarnya.

"Selamat siang Melati, apa kabarmu. Maaf aku belum sempat melihat keadaanmu"

"Nggak apa mbak, aku sehat sehat saja...."

"Mela, aku akan ke luar kota selama seminggu. Temanku mengadakan pesta pernikahan. Jino tak bisa ikut karena masih banyak pekerjaan yang tak bisa ia tinggalkan..."

"Oh, gitu ya mbak. Hati hati ya mbak...."

"Iya, Mela . Terima kasih. Mela....aku mau kamu melayani Jino selama aku di luar kota. Aku akan minta ia menginap dirumahmu selama tak ada aku. Aku harap kamu nggak keberatan"

"Iya ,mbak. Nggak apa. Bukankah aku memang harus melayani mas Jino"

"Melati, aku harap kamu jangan sungkan. Bukankah posisi kita sama...kita berdua istrinya Jino. Aku harap kamu bisa melayani semua kebutuhan mas Jino dari sarapan hingga ia akan tidur...."

"Baik , mbak. Boleh aku bertanya sesuatu ,mbak"

"Ya ,silakan...."

"Apa makanan yang disukai dan tak disukai mas Jino agar aku bisa menyiapkannya"

"Jino itu pemakan apa saja. Dari kami pacaran saat kuliah dulu , ia tak pernah menolak apapun makanan yang aku berikan. Jadi kamu jangan kuatir, apapun yang kamu siapkan pasti dimakannya"

"Terima kasih mbak karena sudah memberitahuku"

"Melati, udah dulu ya. Aku mau siap siap dulu. Semoga dengan kalian tinggal bersama selama seninggu ini, aku akan dapat berita baik . Semoga kamu segera hamil"

"Semoga mbak...."

"Selamat siang...jangan telat makan, jaga kesehatanmu agar kamu segera mengandung buah hati kita bertiga..."

Nia menutup sambungan ponselnya. Melati meletakan ponselnya dan memegang perutnya.

"Sudah satu minggu aku telat datang bulan. Apakah aku saat ini sedang hamil. Aku takut untuk mengeceknya dan bila ternyata aku positif. Aku belum siap jika aku hamil begitu cepatnya. Karena aku takut nanti jika aku benar hamil dan melahirkan, mereka tak mengizinkan aku bertemu dengan anakku. Membayangkan saja aku sudah tak sanggup apalagi jika semua itu menjadi kenyataan.... " gumam Melati

Sore harinya sebelum Jino pulang seperti biasanya Melati segera berdandan menyambut kedatangan suaminya itu.

Melati tampak makin cantik dengan busana yang dikenakannya saat ini. Semua pakaian Melati disiapkan Nia.

Ia membelikan Melati banyak pakaian berupa dress pendek diatas lutut.

Nia mengatakan jika Jino menyukai wanita yang selalu berpakaian seksi.

Sebenarnya Melati tidak biasa memakai dress pendek, pakaian sehari harinya selama ini hanya celana jeans dan baju kaos.

Melati akan memasak buat makan malam mereka ketika terdengar suara langkah kaki mendekat.

Melati mengurungkan niatnya buat memasak. Ia takut nanti Jino marah. Karena ia tahu Jino akan menggaulinya jika ia datang ke rumah ini.

Karena Jino akan datang hanya untuk meminta jatahnya. Setelah itu ia akan kembali ke rumah Nia dan tak pedulikan Melati.

Melati melihat Jino yang duduk bersandar di sofa dengan tangan yang satu sedang membuka dasinya.

Melati mendekati Jino dan berjongkok dihadapan Jino, ia membuka sepatu dan kaos kaki Jino.

Jino yang kaget atas apa yang dilakukan Melati memandangi Melati yang menunduk karena membuka sepatu suaminya.

Kenapa ia membuka sepatuku. Lima tahun aku telah menikahi Nia, tak pernah sekalipun ia membuka sepatuku.

"Mas Jino...." panggil Melati membuat Jino tersadar dari lamunannya.

"Mas...apa mas mau melakukan penyatuan denganku. Atau mandi dulu. Aku siapkan air panas ya buat mas. Kelihatannya mas capek.... "

"Ya, aku mandi aja dulu," ucap Jino dengan pelan.

Melati tersenyum manis dengan suaminya. Ia senang banget Jino mau menjawab perkataannya dengan lembut. Melati lalu meletakan sepatu ke rak.

Ia menyiapkan air panas. Ketika ia akan memanggil Jino, ia melihat suaminya berbering di tempat tidur.

Melati mendekati Jino dan duduk disamping suaminya yang berbaring. Ia membuka kancing baju suaminya untuk membantunya.

Jino menepis kasar tangan Melati yang membuka kancing bajunya.

"Jangan berbuat jauh Melati. Aku akan menginap di sini atas permintaan Nia dan aku harap kamu tidak berpikir yang bukan bukan. Aku juga harus mengingatkan kamu , jangan menyentuh tubuhku jika aku tak meminta. Ingat posisi kamu, kamu tak lebih dari seorang j*l*ng."

Jino bangun dari tidurnya dan membuka pakaiannya menyisakan pakaian dalamnya.

Jino tanpa malu masuk ke kamar mandi dengan tubuh polosnya.

Melati menarik nafasnya. Ia menahan rasa sakit kepala yang seminggu ini dirasakannya.

Setelah mandi Jino mendekati Melati yang duduk bersandar di kepala ranjang.

"Kenapa wajahmu terlihat pucat. Apa kamu masih takut jika aku menggaulimu."

"Bukan mas. Sudah satu minggu aku merasakan sakit kepala."

"Apa ini alasanmu agar tak melayaniku saat ini. "

"Bukan mas, aku tak bohong. Tapi mas jangan takut, aku akan tetap melayani mas."

Melati membuka satu persatu kain yang menutupi tubuhnya hingga ia saat ini polos.

Melati selalu ingat perkataan Jino untuk ia membuka sendiri bajunya.

Jino memandangi tubuh Melati tanpa kedip. Jino mengakui jika Melati memiliki bentuk tubuh yang bagus.

"Mas...aku siap" ucap Melati. Ia telah terbiasa menerima perlakuan kasar Jino setiap melakukan penyatuan tubuh mereka.

Jino langsung membuka handuknya dan menaiki tubuh Melati untuk melakukan penyatuan.

Melati merasakan sedikit sakit di bawah perutnya ketika Jino melakukan penyatuan dengannya secara kasar.

Setelah mencapai klimaksnya, Jino menjatuhkan tubuhnya disamping Melati.

"Mas, aku mandi dulu baru masak buat makan malam ya"

"Hhhmmmm" dehem Jino.

Melati melihat Jino yang memejamkan matanya. Tampak sekali jika Jino kurang semangat.

Apa Jino lesu karena Nia pergi. Apakah ia begitu sangat mencintai Nia sehingga ia begitu sedihnya saat Nia pergi. Padahal Nia hanya pergi selama seminggu, bagaimana jika Nia meninggalkannya. Apa yang akan Jino lakukan.

Dengan perlahan Melati bangun, ia mencoba menghilangkan rasa sakit kepalanya. Ia segera mandi agar bisa masak buat makan malamnya.

Sementara di sebuah hotel di kota Bandung tampak Nia sedang duduk di atas ranjang menunggu seseorang yang mandi.

Seorang pria keluar dari kamar mandi dan mendekati Nia. Ia mengecup dahi Nia lembut.

"Akhirnya aku bisa berdua denganmu lagi. Sudah lama aku menantikan saat saat ini"

"Maaf, aku baru bisa keluar lagi sekarang. Karena aku tak mau Jino kembali curiga. Apa kamu lupa saat kita hampir ketahuan oleh Jino"

Nia memeluk pinggang pria yang berdiri dihadapannya dan membenamkan kepalanya di perut pria itu.

*****************

Terima kasih

Terpopuler

Comments

Jasmine

Jasmine

Jino lbh baik bersikap baik pd Melati,,Nia istrimu ternyata tukang selingkuh makanya rela menyuruhmu menikah lg tuk menutupi kelakuan nazisnya

2023-01-12

0

Jasmine

Jasmine

aataga selingkuh toh...sama berondong pula ya

2023-01-12

0

@InunAnwar

@InunAnwar

eaaalaah dalah istri yg di sanjung² ternyata yg jalang😂😂😂😂

2022-11-25

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 BabTujuh
8 Bab Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam belas
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas.
20 Bab Dua puluh
21 Bab Dua puluh Satu
22 Bab Dua puluh Dua
23 Bab Dua puluh Tiga
24 Bab Dua puluh Empat
25 Bab Dua puluh Lima
26 Bab Dua puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua puluh Delapan
29 Bab Dua puluh Sembilan
30 Bab Tiga puluh
31 Bab Tiga puluh Satu
32 Bab Tiga puluh Dua
33 Bab Tiga puluh Tiga
34 Bab Tiga puluh Empat
35 Bab Tiga puluh Lima
36 Bab Tiga puluh Enam
37 Bab Tiga puluh Satu
38 Bab Tiga puluh Tujuh
39 Bab Tiga puluh Delapan
40 Bab Tiga puluh Sembilan
41 Bab Empat Puluh
42 Bab Empat puluh Satu
43 Bab Empat puluh Dua
44 Bab Empat puluh Tiga.
45 Bab Empat puluh Empat
46 Bab Empat puluh Lima
47 Bab Empat puluh Enam
48 Bab Empat puluh Tujuh
49 Bab Empat puluh Delapan
50 Bab Empat puluh Sembilan
51 Bab Lima puluh
52 Bab Lima puluh Satu
53 Bab Lima puluh Dua
54 Bab Lima puluh Tiga
55 Bab Lima puluh Empat
56 Bab Lima puluh Lima
57 Bab Lima Puluh Enam
58 Bab Lima puluh Tujuh
59 Bab Lima puluh Delapan
60 Bab Lima puluh Sembilan
61 Bab Enam puluh
62 Bab Enam puluh Satu
63 Bab Enam puluh Dua
64 Bab Enam puluhTiga
65 Bab Enam puluh Empat
66 Bab Enam puluh Lima
67 Bab Enam puluh Enam
68 Bab Enam puluh Tujuh
69 Bab Enam puluh Delapan
70 Bab Enam puluh Sembilan
71 Bab Tujuh Puluh
72 Bab Tujuh puluh Satu
73 Bab Tujuh puluh Dua
74 Bab Tujuh puluh Tiga
75 Bab Tujuh puluh Empat
76 Bab Tujuh puluh Lima
77 Bab Tujuh puluh Enam
78 Bab Tujuh puluh Tujuh
79 Bab Tujuh puluh Delapan
80 Bab Tujuh puluh Sembilan
81 Bab Delapan puluh
82 Bab Delapan puluh Satu
83 Bab Delapan puluh Dua
84 Bab Delapan puluh Tiga
85 Bab Delapan puluh Empat
86 Bab Delapan puluh Lima
87 Bab Delapan puluh Enam
88 Bab Delapan puluh Tujuh
89 Bab Delapan puluh Delapan
90 Bab Delapan puluh Sembilan
91 Bab Sembilan puluh
92 Bab Sembilan puluh Satu
93 Bab Sembilan puluh Dua
94 Bab Sembilan puluh Tiga
95 Bab Sembilan puluh Empat
96 Bab Sembilan puluh Lima
97 Bab Sembilan puluh Enam
98 Bab Sembilan puluh Tujuh
99 Bab Sembilan puluh Delapan
100 Bab Sembilan puluh Sembilan
101 Bab Seratus
102 Bab Seratus Satu
103 Bab Seratus Dua
104 Bab Seratus Tiga
105 Bab Seratus Empat
106 Bab Seratus Lima
107 Bab Seratus Enam
108 Bab Seratus Tujuh
109 Bab Seratus Delapan
110 Bab Seratus Sembilan
111 Bab Seratus Sepuluh
112 Bab Seratus Sebelas
113 Bab Seratus Dua Belas
114 Bab Seratus Tiga belas
115 Bab Seratus Empat Belas
116 Bab Seratus Lima Belas
117 Bab Seratus Enam Belas
118 Bab Seratus Tujuh Belas
119 Bab Seratus Delapan Belas
120 Bab Seratus Sembilan Belas
121 Bab Seratus Dua Puluh
122 Novel Noda Merah Pernikahan
123 Pengumuman.
124 LOVE IS RAIN
125 Promo
126 Ratu Ketiban Duren
127 EMAK AKU PENGEN KAWIN
128 CINTA YANG DIABAIKAN
129 HASRAT TERLARANG GIGOLO by mama reni
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Bab Satu
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
BabTujuh
8
Bab Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam belas
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas.
20
Bab Dua puluh
21
Bab Dua puluh Satu
22
Bab Dua puluh Dua
23
Bab Dua puluh Tiga
24
Bab Dua puluh Empat
25
Bab Dua puluh Lima
26
Bab Dua puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua puluh Delapan
29
Bab Dua puluh Sembilan
30
Bab Tiga puluh
31
Bab Tiga puluh Satu
32
Bab Tiga puluh Dua
33
Bab Tiga puluh Tiga
34
Bab Tiga puluh Empat
35
Bab Tiga puluh Lima
36
Bab Tiga puluh Enam
37
Bab Tiga puluh Satu
38
Bab Tiga puluh Tujuh
39
Bab Tiga puluh Delapan
40
Bab Tiga puluh Sembilan
41
Bab Empat Puluh
42
Bab Empat puluh Satu
43
Bab Empat puluh Dua
44
Bab Empat puluh Tiga.
45
Bab Empat puluh Empat
46
Bab Empat puluh Lima
47
Bab Empat puluh Enam
48
Bab Empat puluh Tujuh
49
Bab Empat puluh Delapan
50
Bab Empat puluh Sembilan
51
Bab Lima puluh
52
Bab Lima puluh Satu
53
Bab Lima puluh Dua
54
Bab Lima puluh Tiga
55
Bab Lima puluh Empat
56
Bab Lima puluh Lima
57
Bab Lima Puluh Enam
58
Bab Lima puluh Tujuh
59
Bab Lima puluh Delapan
60
Bab Lima puluh Sembilan
61
Bab Enam puluh
62
Bab Enam puluh Satu
63
Bab Enam puluh Dua
64
Bab Enam puluhTiga
65
Bab Enam puluh Empat
66
Bab Enam puluh Lima
67
Bab Enam puluh Enam
68
Bab Enam puluh Tujuh
69
Bab Enam puluh Delapan
70
Bab Enam puluh Sembilan
71
Bab Tujuh Puluh
72
Bab Tujuh puluh Satu
73
Bab Tujuh puluh Dua
74
Bab Tujuh puluh Tiga
75
Bab Tujuh puluh Empat
76
Bab Tujuh puluh Lima
77
Bab Tujuh puluh Enam
78
Bab Tujuh puluh Tujuh
79
Bab Tujuh puluh Delapan
80
Bab Tujuh puluh Sembilan
81
Bab Delapan puluh
82
Bab Delapan puluh Satu
83
Bab Delapan puluh Dua
84
Bab Delapan puluh Tiga
85
Bab Delapan puluh Empat
86
Bab Delapan puluh Lima
87
Bab Delapan puluh Enam
88
Bab Delapan puluh Tujuh
89
Bab Delapan puluh Delapan
90
Bab Delapan puluh Sembilan
91
Bab Sembilan puluh
92
Bab Sembilan puluh Satu
93
Bab Sembilan puluh Dua
94
Bab Sembilan puluh Tiga
95
Bab Sembilan puluh Empat
96
Bab Sembilan puluh Lima
97
Bab Sembilan puluh Enam
98
Bab Sembilan puluh Tujuh
99
Bab Sembilan puluh Delapan
100
Bab Sembilan puluh Sembilan
101
Bab Seratus
102
Bab Seratus Satu
103
Bab Seratus Dua
104
Bab Seratus Tiga
105
Bab Seratus Empat
106
Bab Seratus Lima
107
Bab Seratus Enam
108
Bab Seratus Tujuh
109
Bab Seratus Delapan
110
Bab Seratus Sembilan
111
Bab Seratus Sepuluh
112
Bab Seratus Sebelas
113
Bab Seratus Dua Belas
114
Bab Seratus Tiga belas
115
Bab Seratus Empat Belas
116
Bab Seratus Lima Belas
117
Bab Seratus Enam Belas
118
Bab Seratus Tujuh Belas
119
Bab Seratus Delapan Belas
120
Bab Seratus Sembilan Belas
121
Bab Seratus Dua Puluh
122
Novel Noda Merah Pernikahan
123
Pengumuman.
124
LOVE IS RAIN
125
Promo
126
Ratu Ketiban Duren
127
EMAK AKU PENGEN KAWIN
128
CINTA YANG DIABAIKAN
129
HASRAT TERLARANG GIGOLO by mama reni

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!