Bab Tiga

Sampai di rumah Jino langsung menuju kamar dan melihat Nia yang telah terlelap.

Ia membuka selimut yang menutupi tubuh Nia dan memeluk tubuh istrinya.

Jino mengecup bibir Nia membuat istrinya terbangun dan membuka matanya.

Nia melihat Jino yang tersenyum dan mulai menaiki tubuhnya.

"Kenapa ada di sini. Seharusnya kamu berada di rumah Melati karena ini malam pertamumu bukan. Kalau kamu terus begini, kapan kamu memberi aku bayi," ucap Nia manja sambil melingkarkan tangannya di leher Jino dan mengecup bibirnya.

"Aku sudah menunaikan kewajibanku sebagai suaminya. Aku tak bisa tidur , membayangkan kamu sendirian di rumah...."

"Kamu nih, bukan hanya sekali aku tidur sendiri. Saat kamu di kantor atau harus ke luar kota aku juga sendirian."

"Itu beda sayang. Aku merasa bersalah jika aku tidur dan bermalam dengan wanita lain."

"Aku nggak apa apa , sayang. Itu juga atas permintaanku. Aku tahu kamu suami yang setia dan baik. Kamu tak akan mengkhianati cintaku. Aku tahu hatimu hanya untukku."

"Aku tak akan mencintai wanita lain. Cintaku telah kuserahkan semuanya untukmu.... "

Jino mengecup bibir Nia lagi. Setelah itu turun ke leher dan meninggalkan banyak jejak.

Puas dengan leher Nia, Jino turun ke dada Nia. Ia melecuti seluruh pakaian yang menutup tubuh indah istrinya.

Jino memandangi tubuh istrinya dengan intens. Lalu tersenyum.

"Tubuhmu tetap indah dan menarik walau sudah berapa tahun aku nikmati. Kamu tetap yang terbaik, sayang."

Nia mengecup bibir Jino mendengar pujian dari suaminya.

"Kamu juga tetap sama seperti saat malam pertama kita... kamu juga yang terbaik."

Jino mulai menurunkan kecupannya diperut Nia dan terus turun ke bagian inti tubuhnya.

Ia bermain lama dengan tubuh Nia sebelum menyatukan tubuh mereka. Jino melakukan penyatuan tubuh dengan lembut seolah ia takut Nia merasa kesakitan.

Sangat berbeda ketika ia melakukan penyatuan tubuh dengan Melati.

Jino sebenarnya termasuk pria hipers*ks, itulah salah satu alasan kenapa Nia mengizinkan Jino menikah , selain alasan ingin mendapat keturunan.

Nia mendesah menikmati setiap sentuhan yang dilakuakan Jino. Ia juga dapat mendengar erangan kepuasan dari mulut Jino.

Jino melenguh setelah mendapatkan klimaksnya. Ia mengecup dahi dan bibir Nia setelah melepaskan penyatuan tubuh mereka.

Jino menjatuhkan tubuhnya kesamping Nia dan memeluk punggung terbuka istrinya. Tak lama terdengar suara nafas yang teratur pertanda Jino telah terlelap.

Pagi harinya Melati mencoba kembali berjalan, perih dibagian inti tubuhnya sudah sedikit berkurang. Ia kedapur dan memasak sarapan buat dirinya.

Sementara di rumah kediamannya Nia sedang menyantap sarapan paginya bersama Jino.

Setelah sarapan , Jino mengecup pipi istrinya pamit akan berangkat kerja.

"Jangan lupa mampir ke rumah Melati, bagaimanapun ia juga istrimu. Aku tak mau kamu berbuat tak adil," ucap Nia sambil memeluk Jino

"Ini yang membuat aku makin mencintaimu. Kamu wanita yang baik banget.... " ucap Jino mengecup bibir Nia.

Ia mengendarai mobilnya menuju kantor. Seharian Jino sibuk dengan urusan kantor. Nia mengingatkan Jino agar mampir ke rumah Melati.

Pulang kerja Jino langsung menuju rumah Melati. Ia langsung masuk tanpa mengetuk pintu. Jino juga memiliki kunci rumah ini.

Saat ia masuk ke kamar, ia melihat Melati yang hanya menggunakan pakaian dalam sehabis mandi.

Melati ingin mengambil pakaiannya menjadi kaget karena kehadiran Jino. Ia langsung mengambil handuk yang ada di lantai untuk menutupi tubuhnya.

Jino melihatkan senyum smirknya pada Melati dan mendekatinya.

"Kenapa ditutupi. Aku sudah melihatnya kemarin. Tubuhmu tidak ada istimewanya dibandingkan Nia. Ia memiliki tubuh yang jauh lebih indah darimu," bisik Jino dan menggigit telinga Melati

Melati hanya bisa menunduk mendengar ucapan Jino. Dadanya terasa sesak mendengar penghinaan Jino.

Jino menarik handuk yang digunakan Melati dan membuangnya kesembarang tempat.

Ia menarik tangan Melati dan membawanya menuju tempat tidur. Jino mendorong tubuh Melati hingga terlentang di atas kasur.

Jino menatap tubuh Melati dari atas hingga bawah dengan intens.

Sebenarnya ia memiliki tubuh yang juga sangat indah , tapi tertutupi dengan penampilan sederhananya. Tubuhnya tak kalah indah dibandingkan Nia...uuhh...kenapa aku jadi membandingkan Melati dengan Nia. Tentu saja Nia yang terbaik. Wanita ini hanyalah jal*ng yang menjual rahimnya. Tapi ia masih perawan.

Jino menarik paksa bra Melati hingga putus dan melemparnya. Melati tampak ketakutan. Rasa perih kemarin belum hilang, apakah Jino akan melakukan lagi dengan kasar, pikir Melati.

"Bisakah kamu melakukan penyatuan dengan pelan, aku masih terasa perih."

"Apa ada hak bagimu untuk menentukan apa yang harus aku lakukan. Kamu dibayar untuk melayaniku agar di rahim kamu tumbuh benihku. Jangan mengatur bagaimana aku bersikap," ucap Jino dengan wajah yang tampak marah.

"Ya, aku tahu. Aku akan melayani kapanpun kamu mau. Aku cuma ingin kamu melakukan dengan sedikit pelan. Kemarin pertama bagiku."

"Jangan melunjak, kamu tak lebih dari seorang pel*cur, yang menjual diri untuk disetubuhi," ucap Jino marah.

Ia lalu naik ke atas tubuh Melati dan melakukan penyatuan tubuh mereka dengan kasar tanpa pemanasan.

Melati menggigit bibirnya hingga terluka menahan sakit yang ia rasakan. Ia menangis menahan perih dan sakit hatinya.

Jino menatap wajah Melati yang mengeluarkan air mata tapi tak ia pedulikan. Ia tetap melakukannya.

Setelah ia mencapai puncak kenikmatannya ,ia langsung berdiri dan masuk ke kamar mandi tanpa peduli dengan Melati.

Jino memakai bajunya yang ada di lemari. Nia telah menyediakan semuanya.

"Aku ingatkan kamu, jangan pernah menangis saat aku melakukan penyatuan tubuh lagi. Jika kamu tak mau melihat aku berbuat kasar. Aku membayar tubuhmu bukan untuk menangis. Dan ingat aku akan datang setiap sore, jadi persiapkan dirimu selalu. Aku mau kamu bersih dan rapi saat aku datang..."

Setelah mengatakan itu, Jino langsung keluar dari kamar. Tak lama Melati mendengar suara mobil yang berjalan menjauhi rumahnya.

Melati menjerit setelah ia yakin mobil Jino telah menjauh.

"Apa aku tak berhak meminta, aku juga tidak meminta sesuatu yang aneh. Aku hanya ingin kamu sedikit lembut dalam penyatuan. Aku juga manusia walau mungkin aku ini terlihat hina dimatamu. Aku hanya terpaksa melakukan semua ini," teriak Melati sambil menangis

******************

Terima kasih

Terpopuler

Comments

Jasmine

Jasmine

pelacur.aja msh diperlakukan baik saat pertama bermain..apalagi org yg hipersex.itu foreplaying dulu, pemanasan biar makin lama makin hot dan bibit yg dikeluarkan tdk sia2

2023-01-12

1

Jasmine

Jasmine

leher jino gigit sampai berdarah biar impas sm2 menyakiti

2023-01-12

0

мєσωzα

мєσωzα

thor.. itu kenapa jino tega banget sama melati?? kenapa dia diperlakukan lebih hina dari pelacur 😭😭😭

2022-08-30

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 BabTujuh
8 Bab Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam belas
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas.
20 Bab Dua puluh
21 Bab Dua puluh Satu
22 Bab Dua puluh Dua
23 Bab Dua puluh Tiga
24 Bab Dua puluh Empat
25 Bab Dua puluh Lima
26 Bab Dua puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua puluh Delapan
29 Bab Dua puluh Sembilan
30 Bab Tiga puluh
31 Bab Tiga puluh Satu
32 Bab Tiga puluh Dua
33 Bab Tiga puluh Tiga
34 Bab Tiga puluh Empat
35 Bab Tiga puluh Lima
36 Bab Tiga puluh Enam
37 Bab Tiga puluh Satu
38 Bab Tiga puluh Tujuh
39 Bab Tiga puluh Delapan
40 Bab Tiga puluh Sembilan
41 Bab Empat Puluh
42 Bab Empat puluh Satu
43 Bab Empat puluh Dua
44 Bab Empat puluh Tiga.
45 Bab Empat puluh Empat
46 Bab Empat puluh Lima
47 Bab Empat puluh Enam
48 Bab Empat puluh Tujuh
49 Bab Empat puluh Delapan
50 Bab Empat puluh Sembilan
51 Bab Lima puluh
52 Bab Lima puluh Satu
53 Bab Lima puluh Dua
54 Bab Lima puluh Tiga
55 Bab Lima puluh Empat
56 Bab Lima puluh Lima
57 Bab Lima Puluh Enam
58 Bab Lima puluh Tujuh
59 Bab Lima puluh Delapan
60 Bab Lima puluh Sembilan
61 Bab Enam puluh
62 Bab Enam puluh Satu
63 Bab Enam puluh Dua
64 Bab Enam puluhTiga
65 Bab Enam puluh Empat
66 Bab Enam puluh Lima
67 Bab Enam puluh Enam
68 Bab Enam puluh Tujuh
69 Bab Enam puluh Delapan
70 Bab Enam puluh Sembilan
71 Bab Tujuh Puluh
72 Bab Tujuh puluh Satu
73 Bab Tujuh puluh Dua
74 Bab Tujuh puluh Tiga
75 Bab Tujuh puluh Empat
76 Bab Tujuh puluh Lima
77 Bab Tujuh puluh Enam
78 Bab Tujuh puluh Tujuh
79 Bab Tujuh puluh Delapan
80 Bab Tujuh puluh Sembilan
81 Bab Delapan puluh
82 Bab Delapan puluh Satu
83 Bab Delapan puluh Dua
84 Bab Delapan puluh Tiga
85 Bab Delapan puluh Empat
86 Bab Delapan puluh Lima
87 Bab Delapan puluh Enam
88 Bab Delapan puluh Tujuh
89 Bab Delapan puluh Delapan
90 Bab Delapan puluh Sembilan
91 Bab Sembilan puluh
92 Bab Sembilan puluh Satu
93 Bab Sembilan puluh Dua
94 Bab Sembilan puluh Tiga
95 Bab Sembilan puluh Empat
96 Bab Sembilan puluh Lima
97 Bab Sembilan puluh Enam
98 Bab Sembilan puluh Tujuh
99 Bab Sembilan puluh Delapan
100 Bab Sembilan puluh Sembilan
101 Bab Seratus
102 Bab Seratus Satu
103 Bab Seratus Dua
104 Bab Seratus Tiga
105 Bab Seratus Empat
106 Bab Seratus Lima
107 Bab Seratus Enam
108 Bab Seratus Tujuh
109 Bab Seratus Delapan
110 Bab Seratus Sembilan
111 Bab Seratus Sepuluh
112 Bab Seratus Sebelas
113 Bab Seratus Dua Belas
114 Bab Seratus Tiga belas
115 Bab Seratus Empat Belas
116 Bab Seratus Lima Belas
117 Bab Seratus Enam Belas
118 Bab Seratus Tujuh Belas
119 Bab Seratus Delapan Belas
120 Bab Seratus Sembilan Belas
121 Bab Seratus Dua Puluh
122 Novel Noda Merah Pernikahan
123 Pengumuman.
124 LOVE IS RAIN
125 Promo
126 Ratu Ketiban Duren
127 EMAK AKU PENGEN KAWIN
128 CINTA YANG DIABAIKAN
129 HASRAT TERLARANG GIGOLO by mama reni
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Bab Satu
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
BabTujuh
8
Bab Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam belas
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas.
20
Bab Dua puluh
21
Bab Dua puluh Satu
22
Bab Dua puluh Dua
23
Bab Dua puluh Tiga
24
Bab Dua puluh Empat
25
Bab Dua puluh Lima
26
Bab Dua puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua puluh Delapan
29
Bab Dua puluh Sembilan
30
Bab Tiga puluh
31
Bab Tiga puluh Satu
32
Bab Tiga puluh Dua
33
Bab Tiga puluh Tiga
34
Bab Tiga puluh Empat
35
Bab Tiga puluh Lima
36
Bab Tiga puluh Enam
37
Bab Tiga puluh Satu
38
Bab Tiga puluh Tujuh
39
Bab Tiga puluh Delapan
40
Bab Tiga puluh Sembilan
41
Bab Empat Puluh
42
Bab Empat puluh Satu
43
Bab Empat puluh Dua
44
Bab Empat puluh Tiga.
45
Bab Empat puluh Empat
46
Bab Empat puluh Lima
47
Bab Empat puluh Enam
48
Bab Empat puluh Tujuh
49
Bab Empat puluh Delapan
50
Bab Empat puluh Sembilan
51
Bab Lima puluh
52
Bab Lima puluh Satu
53
Bab Lima puluh Dua
54
Bab Lima puluh Tiga
55
Bab Lima puluh Empat
56
Bab Lima puluh Lima
57
Bab Lima Puluh Enam
58
Bab Lima puluh Tujuh
59
Bab Lima puluh Delapan
60
Bab Lima puluh Sembilan
61
Bab Enam puluh
62
Bab Enam puluh Satu
63
Bab Enam puluh Dua
64
Bab Enam puluhTiga
65
Bab Enam puluh Empat
66
Bab Enam puluh Lima
67
Bab Enam puluh Enam
68
Bab Enam puluh Tujuh
69
Bab Enam puluh Delapan
70
Bab Enam puluh Sembilan
71
Bab Tujuh Puluh
72
Bab Tujuh puluh Satu
73
Bab Tujuh puluh Dua
74
Bab Tujuh puluh Tiga
75
Bab Tujuh puluh Empat
76
Bab Tujuh puluh Lima
77
Bab Tujuh puluh Enam
78
Bab Tujuh puluh Tujuh
79
Bab Tujuh puluh Delapan
80
Bab Tujuh puluh Sembilan
81
Bab Delapan puluh
82
Bab Delapan puluh Satu
83
Bab Delapan puluh Dua
84
Bab Delapan puluh Tiga
85
Bab Delapan puluh Empat
86
Bab Delapan puluh Lima
87
Bab Delapan puluh Enam
88
Bab Delapan puluh Tujuh
89
Bab Delapan puluh Delapan
90
Bab Delapan puluh Sembilan
91
Bab Sembilan puluh
92
Bab Sembilan puluh Satu
93
Bab Sembilan puluh Dua
94
Bab Sembilan puluh Tiga
95
Bab Sembilan puluh Empat
96
Bab Sembilan puluh Lima
97
Bab Sembilan puluh Enam
98
Bab Sembilan puluh Tujuh
99
Bab Sembilan puluh Delapan
100
Bab Sembilan puluh Sembilan
101
Bab Seratus
102
Bab Seratus Satu
103
Bab Seratus Dua
104
Bab Seratus Tiga
105
Bab Seratus Empat
106
Bab Seratus Lima
107
Bab Seratus Enam
108
Bab Seratus Tujuh
109
Bab Seratus Delapan
110
Bab Seratus Sembilan
111
Bab Seratus Sepuluh
112
Bab Seratus Sebelas
113
Bab Seratus Dua Belas
114
Bab Seratus Tiga belas
115
Bab Seratus Empat Belas
116
Bab Seratus Lima Belas
117
Bab Seratus Enam Belas
118
Bab Seratus Tujuh Belas
119
Bab Seratus Delapan Belas
120
Bab Seratus Sembilan Belas
121
Bab Seratus Dua Puluh
122
Novel Noda Merah Pernikahan
123
Pengumuman.
124
LOVE IS RAIN
125
Promo
126
Ratu Ketiban Duren
127
EMAK AKU PENGEN KAWIN
128
CINTA YANG DIABAIKAN
129
HASRAT TERLARANG GIGOLO by mama reni

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!