❤️ Happy Reading ❤️
''Panggil Kevin saja.''tegas Kevin.
''Baiklah tu...eh Kevin.''jawab Sifa.
''Kamu sudah lama kerja disini?''tanya Kevin.
''Ehm lumayan.''jawab Sifa singkat karena masih merasa canggung.
''Maaf ya jadi merepotkan dan juga aku ucapin terimakasih atas kejadian tempo hari di taman.''ucap Kevin.
''Iya sama-sama dan aku juga tidak merasa direpotkan kok...aku malah seneng bisa ketemu sama anak tampan ini.''jawab Sifa sambil sedikit menarik hidung Kendra saat dia menyebutkan kata anak tampan ini.
Tok...tok...tok...
Cklek
''Pak boss.''ternyata Leo yang datang.
''Hem.''jawab Kevin.
''Om Leo...''seru Kendra.
''Hai boy,ni om bawain buah buat kamu.''kata Leo.''Kamu sakit apa boy?''tanya Leo yang kini sudah berada di ujung tempat tidur Kendra sambil mengelus kaki mungil itu.
Selain asisten...Leo adalah sahabat dari Kevin.
''Terimakasih om.''ucap Kendra.''Ehm Kendra hanya demam aja om tapi sekarang udah sembuh karena di rawat sama mommy.''ucap Kendra lagi sambil melirik kearah Sifa dan Sifa pun langsung mengelus lembut surai kepala anak itu.
''Mommy?''tanya Leo memastikan.
''Yes mommynya Kendra.''jawab Kendra dengan riang.''Mom kenalin ini om Leo...dan om Leo kenalin ini mommynya Kendra.''kata Kendra lagi memperkenalkan.
''Selamat sore pak saya Sifa.''ucap Sifa sambil menjulurkan tangannya.
''Saya Leo asisten plus sahabat daddynya Kendra.''jawab Leo sambil menjabat tangan Sifa.
Sedangkan Kevin hanya memperhatikan apa yang terjadi di depannya.
''Kamu dokter?''tanya Leo yang melihat Sifa masih memakai jas dokternya.
''Yap mommynya Kendra seorang dokter om.''bukan Sifa tapi Kendra lah yang menjawabnya.
''Ehm.''dehem Kevin sehingga ketiga orang tersebut menoleh ke arahnya.
''Ngapain lo kesini?''tanya Kevin yang tidak formal karena memang selalu begitu kalau tidak sedang berada di kantor.
''Oh iya sampek lupa.''kata Leo.''Nih aku nganterin berkas yang harus elo periksa dan tanda tangani besok pagi gue ambil kalau mau ke kantor.''jawab Leo sambil mengikuti Kevin dayang sudah terlebih dulu duduk di sofa.
Cklek
''Kendra.''seru seseorang yang baru masuk bersama dua orang laki-laki di belakangnya.
''Loh dokter Sifa kok anda di sini?''tanya dokter Vito.
''Eh iya dokter kepala.''jawab Sifa gugup karena yang sedang berada di hadapannya saat ini adalah sang atasan.
''Om Vito kenal sama mommynya Kendra?''tanya Kendra.
Vito yang mendengar kata mommy dari Kendra langsung mengernyitkan alisnya lalu menatap kearah Kevin juga Leo.
''Oya boy,kan dokter Sifa salah satu dokter yang kerja dirumah sakit om.''jawab Vito kemudian.
''Kok datengnya bisa barengan?''tanya Leo.
''Gak sengaja tadi ketemu sama mereka berdua pas mau kesini.''jawab Vito yang sudah mendudukkan bokongnya di sofa dengan kedua orang yang bersamanya.
''Ngapain pada kesini?''tanya Kevin.
''Ya mau jenguk ponakan kitalah...gitu aja pakek nanya.''jawab Riyan.
''O iya Vin ini data yang elo minta.''kata Kris sambil menyerahkan amplop coklat berukuran besar.
Kemudian mereka pun sedikit mengobrol tapi sesekali Kevin mencuri pandang kearah Sifa yang bersama Kendra dan semua itu tidak luput dari mata para sahabatnya.
''Udahlah gue mau balik.''kata Riyan.
''Sama gue juga.''sahut Kris.
Mereka berempat pun langsung berdiri.
''Elo masih punya hutang penjelasan sama kita-kita Vin.''kata Vito yang diangguki oleh lainnya.
''Hem.''jawab Kevin.
''Kendra...om pulang dulu ya.''pamit Kris besok om kesini lagi sama sikembar juga kak Al.
''Lekas sembuh ya sayang biar bisa main lagi sama kakak Roy dan kak Rey.''kata Riyan sambil menyebut nama kedua buah hatinya.
''Om juga bakal kasih tahu ke kak Vico,kak Vino juga kak Vio kalau kamu disini.''kata Vito.''Mari dokter Sifa.''pamit Vito kemudian dan diangguki oleh Sifa dengan menampilkan senyum manisnya juga.
*****
''Vit,jujur gue penasaran dengan wanita yang di anggap mommy oleh Kendra.''kata Kris saat mereka berada di lorong rumah sakit menuju keluar.
''Sama gue juga.''kata Riyan.''Leo elo kok gak pernah cerita tentang ini sama kami.''tanya Riyan.
''Gue juga sama baru tahu ini tadi.''jawab Leo.
''Dia itu dokter spesialis anak bagian VIP dan VVIP disini.''jelas Vito.
''Apa mereka menjalin hubungan?''tanya Kris.
''Semoga saja.''jawab Vito.''Karena dari yang aku dengar dari para staf yang ada disini dia itu ramah,sopan,baik dan tadi kalian lihat sendirikan dia juga cantik...dia salah satu dokter favorit di disini.''lanjut Vito.
''Aku benar-benar berharap mereka berjodoh.''kata Kris.''Kasihan Kendra dan buar Kevin bisa move on dari wanita j****g itu.''katanya lagi.
*****
Setelah para sahabat Kevin keluar Kevin sibuk memeriksa semua pekerjaannya sedangkan Sifa dengan telaten gadis itu mengelap badan Kendra.Tadi sebenarnya Kevin yang mau melakukannya tapi ditolak mentah-mentah y Kendra...mau sama mommy aja katanya.
''Wah jagoan mommy udah seger ni.''kata Sifa.
Cup
''Udah gak bau asem.''lanjutnya setelah mengecup pipi Kendra.
''Sekarang makan dulu ya nak...biar cepat sembuh terus bisa main-main lagi.''ucap Sifa lalu diangguki oleh Kendra.
Begitu Sifa akan menyuapkan sesendok makanan ke mulut Kendra dengan mata berbinar Kendra langsung melahapnya.
''Jagoan mommy pintar banget ya makannya.''ucap Sifa.
''Mom...''panggil Kendra.
''Iya sayang.''jawab Sifa.
''Terimakasih ya mom...Kendra seneng banget akhirnya Kendra bisa ngrasain bagaimana rasanya di siapin mommy,di rawat sama mommy seperti teman-teman Kendra yang lain.''ucap Kendra dengan mata berkaca-kaca.
''Shutt kok jadi sedih gini sih sayang...Kendra kan anak pintar...anak kuat...''sahut Sifa yang hatinya sedih mendengar apa yang ucapkan oleh Kendra.
''Kendra sayang mommy.''ucap Kendra kemudian lalu berhambur memeluk Sifa.
''Mommy juga sayang sama Kendra.''balas Sifa.
Semua interaksi yang mereka lakukan tak luput dari Kevin.
''Maafkan daddy sayang.''ucap Kevin dalam hati.''Maafkan daddy.''
''Sekarang habiskan dulu makannya ya nak.''pinta Sifa.''Biar kesayangan mommy cepat sehat nanti kita jalan-jalan kalau kamu udah sehat.''lanjutnya.
''Beneran mom?''tanya Kendra antusias dan dibalas dengan anggukan oleh Sifa.''Mommy janji ya...''katanya lagi.
''Yes, mommy janji.''jawab Sifa.
''Promise...''kata Kendra dengan mengacungkan jari kelingkingnya.
''Promise...''jawab Sifa dengan mengaitkan jari kelingkingnya ke jari Kendra.
Kendra melahap semua makanan yang disiapkan oleh Sifa dengan hati riang terbukti dari senyum yang selalu mengembang di bibirnya.
''Sebegitu senangnya kamu nak.''batin Kevin yang memperhatikan Kendra.''Sekali lagi maafkan daddy...Daddy janji bakal bikin kamu bahagia dengan cara apapun itu nak.''batin Kevin.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 323 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑲𝒆𝒗𝒊𝒏 𝒑𝒆𝒓𝒋𝒖𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒚𝒊𝒇𝒂 𝒏𝒚𝒂 💪💪💪
2024-06-20
0
reza indrayana
Haru bangertTt ...😥😥😥😘😘😘
2024-05-01
1
Rahma Setya Kinanti
Kenapa harus eloo sih aneh bgt
2024-04-20
0