"bunda, bunda ,bunda Kinara, Assalamualaikum" panggil bunda Shasha dari luar pagar
"iya bund, waalaikumsalam, masuk aja bund, ngak di kunci, ini lagi kasih Kinara makan siang," sahut bunda Kinara dari dalam rumah
"maaf ya bund, ganggu hehehe" bunda Shasha
"ngak ganggu kok, orang ngak ngapa ngapa in, malahan senang kali, Kinara punya teman main" jawab bunda kinara
"Shasha makan yok, ayok sekalian bunda suap" sambung bunda Kinara sambil menyuap Shasha.
"kenapa bund, kayak orang linglung aja, ada masalah" tanya bunda Kinara
"nanti la bund, aku cerita tunggu anak anak siap makan dulu " jawab bunda Shasha
"hmm" bunda Kinara sambil memain kan matanya. Anak anak telah selesai makan, mereka sibuk bermain dalam rumah, main tenda tenda an dan lain lain nya.
"kenapa bunda" tanya bunda Kinara
"ini Lo bund, tapi bunda jangan kaget ya, aku bingung mau bilang ke orang nya atau ngak soalnya ngak ada bukti" jawab bunda Shasha
"kenapa sch, cerita aja pelan pelan, kalau perlu hehehe " jawab bunda Kinara sambil bercanda
"bund, suami nya warna papa nya Akbar punya WIL" tutur bunda Shasha
"WIL , sejenis minuman itu bund" bunda Kinara dengan nada serius nanya
"Wil bund, wanita idaman lain, selingkuh dia bund " jelas bunda Shasha
"ha' serius bund? jangan fitnah Lo bund, ini masalah berat lo bund, kasihan Lo nanti mama Akbar, lagi hamil pula Lo" jawab bunda Kinara terkejut
"serius aku bunda, bunda tahu kan ayah Shasha sama papa Akbar satu PT dan satu direktur ? semua karyawan sudah tahu bunda , sudah heboh bunda " jawab bunda Shasha
"Ya Allah, kasihan mama Akbar , mana lagi hamil lagi, itu lelaki kurang ajar banget sich, udah tahu istri hamil, mau main main pula, anak sudah dua tampan tampan lagi" kata bunda Kinara dengan nada kesal
"itulah bund, tapi aku takut bilang bund, karena ngak punya bukti " jawab bunda Shasha
"iya bunda, kita ngak bisa bilang tanpa bukti, takutnya nanti takut di bilang fitnah dan nanti kita jadi salah paham" bunda Kinara
"Tapi bunda, bunda ngak ada kan bilang ke siapa siapa" bunda Kinara
" ngak ada bunda, ini baru ku bilang ke bunda, serius" jawab bunda Shasha dengan nada serius
"syukur la bunda, jangan bilang bilang ke siapa siapa ya bund, kasihan warna, nanti heboh se perumahan , kalau kita menjaga aib saudara, InshaAllah aib kita nanti di jaga Allah " tutur bunda Kinara
"iya bunda, aku karena buntu aja ini makanya, aku cerita ke bunda, solusinya gimana ya" tanya bunda Shasha
"sejujurnya bund, aku ngak suka ikut campur urusan orang lain, apa lagi kehidupan rumah tangga orang, karena aku juga ngak suka orang lain ikut campur dalam persoalan hidup aku bund " tutur bunda Kinara
"iya bunda, aku pun begitu, tapi warna kawan kita bund, bukan kah jahat kita kalau ngak kasih tahu " tanya bunda Shasha
"iya juga bund, tapi kita ngak ada bukti bunda" jawab bunda Kinara
" iya bunda, sebenarnya ada adik karyawan kantin tempat ayah shasha kerja, nama nya Sisil satu kerja dengan selingkuhannya papa Akbar itu bund" jelas bunda Shasha
"kayak nya dia ,adalah bukti itu bund" sambung bunda Shasha
"memang mu kenal dia bund" tanya bunda Kinara
"ngak kenal bund, tapi aku kenal Kaka nya, Kaka nya itu yang jaga kantin tempat orang kerja ini, Kaka Yuli namanya " jawab bunda Shasha
POV bunda Shasha
Malam itu , aku terkejut mendengar cerita dari suami ku, dia menceritakan suami kak warna, tetangga ku yang sudah ku anggap Kaka sendiri, berselingkuh.
Aku bingung, aku harus apa, satu sisi aku tidak mau ikut campur, di satu sisi lainnya , aku tidak tega menyembunyikan kesalahan suami kak warna, yang sudah ku anggap saudara.
Tidak ada jalan lain, mungkin aku harus minta pendapat ke bunda Kinara, karena sejauh yang ku kenal, bunda Kinara sosok yang bisa menjaga omongan, bahkan yang ku tahu dia tidak pernah ikut ikutan lomba ghibah, walaupun dia punya banyak teman, dia juga termasuk humble, jadi rasanya tidak salah kalau aku bercerita ke bunda kinara.
minta vote, like dan dukunganya ya readers
bab 10 belum di ACC ya 🙏😊
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 104 Episodes
Comments
ipeeeeehhhhhh
1 pov aurhor aja udah cukup.kali kk othor....pembaca udah paham artinya....gk perlu malah di pov semua nya bikin males jd nya....sampe hbis begitukah ????
2025-03-01
0
Karyani Yani
kenapa ceritanya diulang2
2024-07-15
0